Di kalangan umat Kristen hingga saat ini . ”Baptisan Air” merupakan topic yang selalu diperdebatkan. Hal-hal yang selalu diperdebatkan tentang “Baptisan Air”adalah:
1. Khasiat Baptisan Air.
2. Cara pelaksanakan Baptisan Air.
3. Baptisan Air bagi anak-anak atau bayi.
B.TENTANG KHASIAT BAPTISAN AIR.
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
1. Baptisan air tidak berkaitan atau berhubungan dengan keselamatan.Maksubnya, memperoleh keselamatan hidup kekal tidak ada hubungannya dengan menerima Baptisan Air.
2. Baptisan Air merupakan tanda dilahirkan kembali.
3. Baptisan Air merupakan tanda upacara masuk ke dalam persekutuan gereja.
4. Baptisan Air melambangkan seseorang bersatu dengan Kristus yaitu mati, dikubur dan bangkit bersama-sama dengan Kristus (Rm.6:3-5).
5. Anugerah keselamatan diberikan oleh Tuhan kepada seseorang sebelum seseorang menerima Baptisan Air.Seseorang menerima Baptisan Air hanyalah bukti bahwa Tuhan telah memberikan anugerah-Nya kepada orang tersebut.
6. Baptisan Air tidak mempunyai khasiat “mrngampuni dosa”juga tidak dapat membasuh dosa manusia.
7. Adanya hubungan peribadi dengan Kristus tidaklah ditentukan oleh Baptisan Air.Apabila seseorang sudah ada hubungan dengan Kristus,ia pasti mengasihi Kristus dan melakukan perintah Kristus yaitu memberi diri dibaptis.
8. Orang yang tidak memberi diri dibaptis juga dapat diselamatkan, hanya saja ia bukanlah seorang murid Tuhan yang taat.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
Baptisan Air berkaitan atau berhubungan dengan keselamatan.
1. Menerima Baptisan Air adalah untuk memperoleh pengampunan dosa (Kis.2:38;Kis.22:16).
2. Menerima Baptisan Air adalah untuk memperoleh status “dikuduskan”dan”dibenarkan” (I Kor 6:11). ”dikuduskan”artinya “mendapat status sebagai orang kudus”yaitu dipandang oleh Tuhan sebagai orang kudus (I Kor.1:2);”dibenarkan”artinya “mendapat status dibenarkan”yaitu dipandang oleh Tuhan sebagai orang benar (Rm.4:3-8).
3. Menerima Baptisan Air berarti mengenakan Kristus (Gal.3:27).Kristus seperti pakaian (pakaian Kebenaran) dikenakan pada diri kita.Kita yang berdosa mengenakan Kristus yang tidak berdosa.
4. Menerima Baptisan Air berarti masuk ke dalam Kristus menjadi anak-anak Allah yaitu anak sulung yang namanya terdaftar di Sorga (Gal.3:26-29; Yak.1:18; Ibr.12:22-23).
Catatan:
Yang dimaksudkan”dikuduskan”,”dibenarkan”,”masuk dalam Kristus”,”mengenakan Kristus”yaitu dosa kita ditanggung oleh Kristus sehingga kita menjadi orang yang tidak berdosa atau dipandang oleh Tuhan sebagai orang kudus.Kebenaran Kristus diberikan kepada kita,sehingga kita dipandang oleh Tuhan sebagai orang benar (Yes.53:6;II Kor 5:21).
5. Menerima Baptisan Air berarti mati, dikubur dan bangkit bersama-sama dengan Kristus (Rm.6:3-5; Kol.2:12).
6.Orang yang menerima Baptisan Air kelak diselamatkan terlepas dari kebinasaan (I Ptr.3:21;Mrk.16:16).Berdasarkan catatan sejarah,Nuh sekeluarga diselamatkan oleh Bahtera tetapi rasul Petrus dalam suratnya mengatakan bahawa Nuh sekeluarga “diselamatkan oleh air bah”(I Ptr.3:20b)dan dikatakan pula”Kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya,yaitu baptisan”(21a).Rasul Pertus memberitahukan hal ini untuk menyatakan dan menegaskan bahwa Baptisan Air yang dilakukan tepat sesuai dengan petunjuk Alkitab berkhasiat menyelamatkan kita.
7. Menerima Baptisan Air berarti mendapatkan hidup baru atau kelahiran kembali (Rm.6:3-5; Kol.2:11-13; II Kor.5:17).
8. Baptisan Air adalah syarat untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga (Yoh.3:5).
C.TENTANG CARA PELAKSANAAN BAPTISAN AIR.
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
1. Baptisan Air adalah upacara yang telah ditetapkan Allah,dilaksanakan dengan air dalam nama Bapa,Anak dan Roh Kudus(Mat.28:19).Air Baptisan boleh menggunakan air apa pun,baik air dari mata air,air sungai,air laut atau air yang ditampung dalam bak,yang penting menggunakan air.
2. Baptisan dengan cara dipercik.
Asal-usul Baptisan Percik berawal pada tahun 250,dimana ada seorang bernama Novatian,ia menderita sakit dan ia akan menerima Baptisan Air.Dalam kondisinya yang sakit,ia sukar kalau dibaptis dengan cara diselam.Lalu ia dibaptis dengan cara dipercik(Ref.Ensiklopedia Alkitab bahasa Tionghoa halaman 992).
3. Baptisan Air dilakukan dengan kepala menengadah(muka ke atas)pada saat menerima Baptisan Air.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
1.Membaptis dilakukan dalam nama Tuhan Yesus (Kis.2:38;8:16;10:48;19:5).Murid-murid Yesus semuanya membaptis orang dalam nama Tuhan Yesus,sebab merid-murid mengerti bahwa yang dimaksudkan “dalam nama Bapa,Anak dan Roh Kudus”adalah Tuhan Yesus (Mat.28:19)sebab:
i) Nama Bapa adalah Tuhan Yesus (Yoh.17:6,11-12).
ii) Nama Anak adalah Yesus (Mat.1:20-21;Luk.1:31-33;Yoh.17:5-6).
iii) Nama Roh Kudus adalah Yesus sebab Roh Kudus adalah Roh Yesus (Kis.16:6-7).
“ Nama ”dalam bahasa asal (Yunani)adalah nama tunggal,bukan jamak.
2. Dibaptis sambil berseru kepada nama Tuhan(Yesus)dan dosa-dosa kita disucikan(Kis.22:16).
3. Tuhan Yesus adalah satu-satunya Juruselamat(Kis.4:12).
4. Segala sesuatu yang kita lakukan dengan perkataan atau perbuatan harus dilakukan dalam nama Tuhan Yesus (Kol.3:17).
5. Penerima Baptisan Air menundukkan kepala sama seperti rupa kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib yaitu menundukkan kepala (Yoh.19:30;Rm.6:3,5).
i ) Pada tanggal 28 Mei 1917,Paulus Wei,pekerja masa awal Gereja Yesus Sejati mendapat wahyu dari Tuhan Yesus bahwa ia harus menerima Baptisan Air dengan kepala menunduk.Lalu ia menerima Baptisan Air di sungai Ta Hung Men dengan cara diselam dan kepala menunduk.Setelah dibaptis (keluar dari air)ketika ia mengangkat kepalanya,ia melihat Tuhan Yesus menampakkan diri sendiri kepadanya.Kemudian ia masuk ke hutan dan melihat Tuhan Yesus menampakkan diri lagi kepadanya.
ii) Semua yang dibaptis dalam Kristus adalah dibaptis dalam kematian-Nya.Rupa kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib adalah menundukkan kepala (Rm.6:3-5;Yoh.19:30).
iii) Sikap waktu menerima Baptisan Air mengandung arti rohani (Rm.6:3-5).
• “Menunduk kepala”menyatakan mati bersama-sama Tuhan.
• “Masuk ke dalam air”menyatakan dikubur bersama-sama Tuhan.
• “Keluar dari air”menyatakan bangkit bersama-sama Tuhan.
iv) Menundukkan kepala adalah sikap orang berdosa ketika memohon pengampunan dari Tuhan (Ezr.9:6;Luk.18:13-14).
6. Penerima Baptisan Air, seluruh tubuhnya diselamkan ke dalam air (Mat.3:16;Kis.8:38).
i)”Baptis”dalam bahasa asal (Yunani)artinya “Selam”air.Gereja Ortodok Yunani membaptis dengan cara diselam sebab mereka melihat ke dalam bahasa asal (Yunani)kata”Baptis”artinya “Selam”.
Ada seorang jemaat dari gereja yang melakukan Sakramen Baptisan Air dengan cara percik bertanya kepada jemaat gereja Ortobok Yunani:”Mnegapa harus dibaptis dengan cara diselam, bukan dipercik?”Ia menjawab:””Kami orang Yunani melihat Alkitab dari bahasa asal, kata”Baptis”artinya selam.Saya akan bertanya kepadamu:”Mengapa kamu melakukan Baptisan Air dengan cara dipercik?”
ii)Tuhan Yesus dibaptis selam oleh Yohanes Pembaptis(Mat.3:13-17).
iii) Filipus membaptis sida-sida, mereka keduanya turun ke dalam air,ini membuktikan bahwa Baptisan Air yang diterima oleh sida-sida adalah Baptisan selam(Kis.8:36-38).
iv) Seluruh tubuh masuk ke dalam air (diselam)barulah dapat menyatakan dikubur bersama-sama dengan Tuhan (Rm.6:3-4).
iiv) Berdasarkan Lambang:
• Bahtera Nuh diliputi oleh curahan air hujan dari langit (atas)dan air bah(bawah)yang mengelilingi Bahtera(Kej.7:11-12,17-20;I Ptr.3:20-21).
• Bangsa Israel menyeberangi laut merah, mereka semua dikelilingi oleh air laut(I Kor.10:1-2;Kel.14:21-22;Yes.43:16).
Iiiv )Berdasarkan Nubual:
• Allah melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut (Mi.7:19).
• Harus masuk ke sumber air hidup untuk membasuh dosa dan kecemaran (Za.13:1).
• Dasar laut adalah jalan yang harus dilewati oleh umat tebusan (Yes.51:10).
7. Baptisan Air harus dilakukan di air yang hidup yaitu mata air,sungai atau laut (Yoh.3:23;Kis.8:36;Mat.3:13;I Kor.10:1-2).
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim,sebab di situ banyak air,dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis(Yoh.3:23).Kata”disitu banyak air”.
Ini mungkin menunjukkan bahwa di Ainon cukup banyak air untuk melakukan Baptisan Air.Mungkin juga menunjukkan bahwa air di Ainon cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan manusia dan hewan.Ayat Alkitab dalam Yohanes.3:23 tidak dapat dipaksakan bahwa Baptisan Air yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis adalah Baptisan Selam.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
1.Perkiraan yang mengatakan Yohanes Pembaptis pergi ke Ainon kerana di situ cukup banyak air untuk melakukan Baptisan Air dan orang banyak pergi ke sana untuk menerima Baptisan Air adalah benar(Yoh.3:23)
2.Perkiraan yang mengatakan di Ainon banyak air untuk memenuhi kebutuhan mansia dan hewan adalah tidak benar sebab orang banyak pergi ke Ainon bukan untuk memenuhi kebutuhan jasmani manusia dan hewan melainkan khusus untuk menerima Baptisan Air(Yoh.3:23).
3.Kata “Ainon”(Yoh.3:23)dalam Bahasa asal berarti “sumber air”yaitu aliran air dari mata air.Kerana itu Baptisan Air harus dilaksanakan di air yang hidup seperti mata air,sungai atau laut.
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
Jika Baptisan Air harus dilakukan di air yang mengalir secara alami seperti Tuhan Yesus dibaptis di sungai Yordan (Mat.3:13).Kalau demikian halnya bukankah kita juga harus melakukan Baptisan Air di sungai Yordan?
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
1. Yohanes Pembaptis membaptis juga di Ainon.(Yoh.3:23).
2. Para rasul juga membaptis di tempat-tempat lain selain di sungai Yordan seperti sida-sida dibaptis di suatu tempat yang ada air dalma perjalanan pulang ke negerinya(Kis.8:36-38).Bberapa orang memberi diri dibaptis di Efesus(Kis.9:1-5).
3. Ini menunjukkan bahwa tempat yang sama untuk melakukan Baptisan Air tidaklah penting, yang penting tempat tersebut terdapat banyak air yang mengalir secara alami.
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
Dalam Kis.2:41 dikatakan :”Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.”
Dalam satu hari ada kira-kira 3000jiwa dibaptis dengan cara diselam akan sulit dilakukan kecuali dengan cara dipercik.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
Dalam satu hari membaptis kira-kira 3000 jiwa dengan cara diselam tidak sulit sebab Baptisan Air dengan cara selam dapat dilakukan oleh puluhan Pembaptis di sungai yang sama.
D. MASALAH BAPTISN AIR UNTUK ANAK-ANAK BAYI.
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
Anak-anak atau bayi tidak boleh menerima Baptisan Air, hal ini berdasarkan alasan-alasan:
1. Anak-anak atau bayi belum mengerti Kebenaran firman Tuhan.
2. Anak-anak atau bayi belum mempunyai iman, sedangkan seseorang sebelum menerima Baptisan Air haruslah beriman atau percaya kepada Tuhan Yesus.
3. Anak-anak atau bayi belum mengerti dan mengetahui apakah itu bertobat, sedangkan seseorang sebelum menerima Baptisan Air haruslah bertobat.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
Setuju Baptisan Air untuk anak-anak atau bayi berdasarkan alasan-alasan:
1.Bayi sejak dalam kandungan sudah ada dosa asal(Mzm.51:7;Kej.2:17;Rm.5:12).Dosa asal sesungguhnya adalah benih(sifat)dosa yang diturunkan dari orang tua.Daud mengatakan bahwa ia sudah ada dosa sejak dari Rahim ibunya.Orang yang dosanya belum diampuni,tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga,sebab upah dosa adalah maut(Rm.6:23).Maka dosa bayi pun harus diampuni melalui penerimaan Baptisan Air(Kis.2:38).
2.Baptisan Air adalah”Sunat rohani”(Kol.2:11-12;Kej.17:9-11;Gal.3:27-29;Im.12:13;Luk.2:21).Dalam Perjanjian Lama, bayi bangsa Israel ketika genap berusia delapan hari harus disunat secara jasmani untuk menjadi umat Allah.Dalam Perjanjian Baru keberadaan Sunat jasmani telah digantikan dengan Sunat Kristus yaitu Baptisan Air(Kol.2:11-12).
3. Berdasarkan petunjuk Alkitab,ketika bangsa Israel menyeberangi laut marah,mereka tidak meninggalkan anak-anak mereka di Mesir.Bangsa Israel menyeberangi laut merah bersama dengan anak-anak mereka(termasuk bayi)(Kel.10:8-11,24;Bil.14:31).Umat pilihan menyeberangi laut merah menunjukkna Baptisan Air dalma Perjanjian Baru (I Kor.10:1-2).
4. Berdasarkan iman orang tuanya (orang tuanya beriman dan telah dibaptis) (Mat.15:22,28;Yoh.4:49-51).Berdasarkan petunjuk Alkitab,Oleh kerana iman orang tuanya kepada Tuhan Yesus maka anaknya yang sakit disembuhkan.Demikian juga berdasarkan iman orang tuanya maka anak-anak/bayi boleh dibaptis sehingga dosanya diampuni dan diselamatkan(Mrk.16:18).
5. Tuhan Yesus mengasihi dan menerima anak-anak (Mat.19:13-15).
6. Berdasarkan janji Tuhan, bahwa anugerah keselamatan diberikan juga untuk keturunan umat pilihan Tuhan (anak-anak)(Kis.2:39;Kej.13:15;Mzm.115:12-13).
7. Anugerah keselamatan Tuhan diberikan juga untuk seisi rumahnya atau sekeluarga (Kis.16:31).
8. Terdapat bukti bahwa jemaat zaman rasul ada yang dibaptis seisi rumahnya atau sekeluarga (Kis.16:33; 18:8; I Kor.1:16).
9. Pada zaman bapa gereja (tahun182-251) Origenes,bapa gereja mengatakan bahwa:”Gereja telah menerima tradisi membaptis anak-anak dari rasul-rasul.”Jadi Baptisan anak-anak atau bayi telah ada pada zaman rasul-rasul dan merupakan tradisi yang diturunkan dari rasul- rasul , namun pada awal abad ke XVI tradisi ini telah dihapus oelh Zwingli(tokoh reformasi agama).