Views: 528
Similar Posts
Komentar Kitab Kidung Agung
[dflip id="7739"][/dflip]
Memberikan penerangan yang lebih jelas akan pengajaran rohani yang terkandung di dalam Kitab Kidung Agung
Matius 14:13-36
Matius. 14:13-36
Memberi makan orang banyak dan berjalan di atas air
Dasar pemahaman
Latar belakang
Walaupun ditolak oleh orang-orang sekotaNya dan bahaya dari Herodes, Tuhan Yesus melanjutkan pelayananNya. Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari dua mujizatNya yang terkenal, dan belajar bersama-sama para murid akan pentingnya iman. Kita juga akan mengamati perbuatan-perbuatan Kristus dan belajar dari hatiNya yang penuh kasih.
Ayat kunci
“Segera Yesus mengulurkan tanganNya, memegang dia dan berkata “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”” (14:31)
Tahukah anda…?
1. Roti dan ikan (14:17) adalah makanan pokok di Galilea, terutama bagi orang-orang miskin. Yohnaes. 6:9 dan 13 secara khusus menyebutkan roti jelai- yaitu roti yang lebih kasar dan murah. 6/341
2. Giliran jaga malam ke-empat (14:25): (dalam Alkitab NKJV dituliskan the fourth watch untuk menjelaskan jam 3 malam-red) dunia Ibrani Kuno membagi waktu giliran jaga malam dari matahari tenggelam hingga terbit dalam tiga waktu (Hak. 7:19; Rat. 2:19), tetapi orang-orang Romawi menggunakan empat waktu. Jadi Yesus mendekati kapal kira-kira antara jam 3 hingga 6 pagi. 6/344
3. Genesaret (14:34): Entah dataran sempit selebar 4×2 mil di sebelah Danau Galilea dekat hujung utara (utara Magdala), atau sebuah kota di dataran itu. Dataran itu dianggap sebagai daerah yang subur di Palestina dan diairi dengan baik. 8/1461
Pengamatan
Garis besar
(14:13-21)
(14:22-32)
(14:34-36)
Kata kunci/ ungkapan
Analisis bagian
14:13-21
1. Menurut anda, mengapa Yesus sendirian menyingkirkan diri ke tempat yang terpencil?
2a. Apakah yang ada pada orang-orang banyak yang menggerakkan belas kasihan Yesus?
2b. Mengapa disebutkannya belas kasihan Yesus pada awal kisah memberi makan banyak orang ini penting?
3. Menurut anda, mengapa Yesus meminta murid-muridNya memberi makan orang banyak (16)?
4a. Pelajaran apakah yang dapat kita peroleh dari mujizat ini?
4b. Fikirkanlah tentang sebuah kejadian ketika Allah juga memenuhi kebutuhan anda dengan sumber daya yang sangat terbatas. Apakah yang anda pelajari dari pengalaman itu?
5. Mengapa sikap menengadah ke atas dalam cerita itu penting?
14:22-33
6a. Kata “memerintahkan” di ayat 22 adalah kata kerja yang kuat, yang dapat diterjemahkan sebagai “memaksa”. Mengapa Tuhan “memaksa” murid-murid untuk segera naik ke kapal?
6b. Apakah yang dapat kita pelajari dari tindakan ini?
7. Apakah yang penting dalam mencatat Yesus berdoa sendirian? Mengapa penting bagi Yesus untuk berdoa sendirian?
8. Perhatikan dan catatlah perbedaan antara Yesus dengan murid-muridNya.
9. petunjuk apakah dalam cerita ini yang menunjukkan kekuasaan Yesus?
10a. Menurut anda, mengapa Petrus ingin pergi menghampiri Tuhan? Dari sini apakah yang kita dapat ketahui mengenai sifatnya?
10b. Mengapa Petrus mulai tenggelam? Apakah pelajaran yang dapat kita petik?
11. Apakah yang dapat kita pelajari tentang Yesus dalam tiga ayat yang menyebutkan “segera” (22,27,31)?
12. Apakah pentingnya penyembahan murid-murid (33)?
13a. Dari cerita ini, apakah yang dapat kita pelajari dari Yesus?
13b. Apakah yang diajarkan orang-orang Genesaret tentang mencari pertolongan Allah?
Matius 26:1-35
Matius. 26:1-35
Pengkhianatan dan pengadilan Yesus (1)
Dasar pemahaman
Latar belakang
Bagi Tuhan Yesus, penyalibanNya sudah tinggal beberapa hari lagi. Ia memilih untuk menghabiskan sisa waktunya menyepi bersama murid-muridNya. Segalanya akan terjadi sesuai dengan perkiraanNya. Ia telah diurapi untuk mempersiapkan penguburanNya; Ia makan perkamuan Paskah dengan murid-murid; Ia dikhianati oleh muridNya sendiri. Sembari membaca ayat-ayat ini, gambarkanlah diri anda bersama-sama dengan Yesus di saat-saat akhir itu, dan rasakanlah perasaan mendalam yang mengiringi cerita ini.
Ayat kunci
“Sebab inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (26:28)
Tahukah anda…?
1. Paskah (passover)(26:2): Paskah dimulai pada hari Khamis sore dengan penyembelihan anak domba 6/523 Perayaan Yahudi ini memperingati peristiwa ketika malaikat Tuhan melawati (passover) rumah orang-orang bangsa Isreal, tidak membunuh anak sulung mereka seperti yang dilakukannya di rumah orang-orang bangsa Mesir (lihat Kel. 12:13,23,27). Anak domba yang dipersembahkan dalam perayaan ini disembelih pada hari ke-14 bulan Nisan (Mac-April), dan dagingnya dimakan di sore yang sama antara waktu matahari tenggelam hingga tengah malam. Kerana hari orang Yahudi dimulai dari matahari terbenam, perayaan Paskah diadakan mulai pada hari ke-15 bulan Nisan.8/1519
2. Kayafas (26:3): imam besar di tahun 18-36 Masehi dan menantu Hanas (Yoh. 18:13),mantan imam besar yang menjabat dari tahun 6-15 Masehi.
3. Tiga puluh wang perak (26:15) adalah harga penebusan yang dibayarkan untuk seorang hamba (Kel. 21:32). Jumlah yang sama juga dinubuatkan sebagai upah pelayanan Gembala yang ditolak (Za. 11:12). Nilai sesungguhnya dari jumlah wang ini tidak dapat ditentukan, kerana satuan wangnya tidak disebutkan.12/82
4. Hari Raya Roti Tak Beragi (26:17): Sebagian besar pelajar Alkitab percaya bahawa kejadian-kejadian yang dicatat di Matius. 26:17-30 pertama dari hari Khamis menjelang Yesus disalibkan. Ini adalah hari pertama dari tujuh hari perayaan hari raya roti tidak beragi. Pada hari itu anak domba Paskah disembelih (Mrk. 14:12). Perayaan ini diadakan segera setelah Paskah; keseluruhan delapan hari ini kadang-kadang disebut sebagai Minggu Paskah 12/82
5. Nyanyian pujian (hymn-kidung) (26:30): Pujian yang biasanya dinyanyikan adalah bagian akhir Hallel (pss 114-118 atau 115-118). Lagu ini dinyanyikan secara sahut menyahut: Yesus sebagai pemimpin akan menyanyikan syairnya, dan murid-murid akan menjawabnya dengan “Haleluya”.6/539
Pengamatan
Garis besar
(26:1-5)
(26:6-13)
(26:14-16)
(26:17-19)
(26:20-25)
(26:26-30)
(26:31-35)
Kata kunci/ ungkapan
Analisis umum
1. Dengan cara-cara apakah Yesus menunjukkan diriNya sebagai Tuhan yang mahakuasa, yang menyerahkan diriNya sebagai persembahan, tidak sebagai korban tidak berdaya?
Analisis bagian
26:1-5
1. Mengapa disalibkannya Tuhan saat Paskah adalah bagian yang sangat penting?
2. Mengapa penulis Kitab Matius menempatkan rencana imam-imam besar, ahli-ahli Taurat, dan para tua-tua segera setelah dituliskannya nubuat Tuhan?
26:6-13
3a. Mengapa murid-murid merasa gusar?
3b. Apakah yang dapat kita ketahui tentang murid-murid dari “untuk apa pemborosan ini”?
3c. Apakah anda kadang-kadang mesra “gusar” dengan persembahan atau pelayanan orang lain kepada Allah?
4. Bandingkanlah perempuan ini dengan murid-murid dalam cerita ini.
5. Menurut Tuhan sendiri, mengapa perbuatan perempuan ini merupakan perbuatan yang baik?
6. Apakah yang dapat kita pelajari dari pujian dan janji Yesus di ayat 13?
26:14-16
7. Mungkinkah ada keterkaitan antara perbuatan Yudas dan reaksi murid-murid di ayat 8-9?
8a. Bagaimanakah Yudas bertolak belakang dengan perempuan yang menuangkan minyak kepada Yesus?
8b. Bagaimanakah kita kadang-kadang sepetti Yudas, “mengkhianati Yesus”?
26:20-25
9a. Menurut anda, mengapa Tuhan memperlihatkan bahawa salah satu muridNya akan mengkhianatiNya?
9b. Mengapa Yesus tidak secara langsung menunjuk Yudas?
10. Mengapa Yudas harus dihukum apabila pengkhianatannya memang sudah dinubuatkan (24)?
26:26-30
11a. Apakah Perjamuan Kudus hanya bersifat simbolis mewakili darah dan tubuh Kristus? Jelaskanlah jawaban anda.
11b. Apakah perjanjian baru yang disebutkan di ayat 28? Apakah hubungannya dengan darah Tuhan?
12. Apakah yang harus kita peringati ketika kita ambil bagian dalam Perjamuan Kudus?
26:31-35
13a. Apakah yang dapat kita ketahui tentang Petrus dari perkataan-perkataannya?
13b. Pernahkah anda mengucapkan janji yang tulus, tetapi tidak berhasil menepatinya? Mengapa anda mengucapkan janji itu? Mengapa anda gagal?
Kajian Kitab Amsal
Tujuan-tujuan
Kursus ini bertujuan membekalkan satu kajian secara terperinci ke atas gulungan kitab-kitab hikmat di dalam Alkitab secara amnya dan khasnya Kitab Amsal, berdasarkan kaedah tafsilan secara kritis. Para pengaji akan mempelajari tradisi hikmat dalam Israel purbakala dan menafsir secara kukuh, aspek-apsek kesusasteraan dan pengetahuan teologia Kitab Amsal. Di samping mencungkilkan inspirasi-inspirasi dari hikmat ilahi yang terkandung di dalamnya demi memanfaatkan pertumbuhan rohani setiap individu dan untuk pelayanan di dalam gereja demi kemuliaan Tuhan.
Kaedah yang diamalkan dalam kelas
Untuk Unit 4-13 yang disenaraikan dalam Sukatan ini, diskusi kelas akan memfokuskan nas-nas kitab yang berkenaan, baik di dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru dan terutamanya dari Mazmur-Mazmur Hikmat. Kaedah syarahan 75%; laporan dan diskusi 25%; Para pengaji dikehendaki membuat catatan dan nota sendiri serta mengajukan soalan-soalan yang berkenaan.
SUKATAN KELAS
Unit Satu
PENGENALAN
[1] Gariskasar Kitab Amsal
I. TAJUK, PENGENALAN, MOTO (1:1-7)
1.1 Tajuk
1.2-6 Pengenalan: faedah-faedah kitab ini.
1.7 Moto
II. PUJIAN SEORANG AYAH ATAS HIKMAT (1.8-9.18)
1.8-19 ‘Jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau……’
1.20-33 Rayuan hikmat yang penuh perasaan.
2.1-22 Khazanah dan pelindung hikmat.
3.1-35 Menjadi seorang murid dengan segenap hati.
4.1-27 Penziarahan sepanjang hayat.
5.1-23 Hikmat bekenaan pernikahan.
6.1-35 Perangkap-perangkap orang yang tidak berhati-hati.
7.1-27 Penziarahn sepanjang hayat.
8.1-36 Hujah bela hikmat
9.1-19 Perjamuan-perjamuan pihak lawan
III. KUMPULAN AMSAL-AMSAL SALOMO (10.1-22.16)
IVa. PERKATAAN-PERKATAAN ORANG-ORANG BIJAK (22.17-24.22)
IVb. PERKATAAN LANJUTAN ORANG-ORANG BIJAK (24.23-34)
V. AMSAL-AMSAL LANJUTAN SALOMO (Koleksi Hizkia) (25.1-29.17)
VI. PERKATAAN-PERKATAAN AGUR (30.1-33)
VII. PERKATAAN-PERKATAAN RAJA LEMUEL
VIII. PENGABJADAN KECERMELANGAN SEORANG ISTERI (31.10-31)
[2] Stail Amsal-Amsal
Secara keseluruhannya ia adalah berala puisi dengan menampakkan pemerhatian yang teliti ke atas keselarian atau kontras ahli-ahli yang termaktub di dalamnya. Pandangan pemikiran-pemikiran yang terkandung di dalamnya bukanlah secara bersiri ganti, melainkan tercerai antara satu sama lain dan ianya berkembang dari pandangan-pandangan yang berlainan. Secara amnya, satu ton yang seragam memenuhi keseluruhan huraian dan ide yang sama selalu diulang-ulangi, cuma dengan cara-cara penyampaian yang serba berlainan.
[3] Tujuan Amsal-Amsal
Pengarang membekalkan satu koleksi amsal-amsal, 10.1ff, dengan satu pengenalan yang menggesa dan memujikan hikmat (cf. 1.1-6), dan memberi tunjuk ajar tentang titik-titik bahaya di dalam kehidupan seperti keganasan jenayah-jenayah (11.11-18; 4.14-17) dan ketidak-sucian (2.16; 5.3-20; 6.24-35; 7.5-27; 9.13-18) juga kesilapan-kesilapan lain dalam 6.12-19.
Seperti sifat yang kurang bijak dalam manusia, akhlak-akhlak yang baik turut tertonjol. Ini dapat dilihat dari desakan untuk menjadi penanggung sesama sahabat, 6.1-5; nilai-nilai kerajinan dan kepintaran diteladani, 6.6-11. Terdapat nas-nas yang berkaitan dengan personifikasi Hikmat di fasal 8 dan 9.1-6, di mana Hikmat dibentangkan sebagai satu ajen peribadi, anak sulung Pencipta, yang berdiri di sebelah kananNya dan memberikan kesan dan pengaruh ke atas reka bentuk kreatif penciptaanNya. Sepanjang sejarah, Hikmat telah menginspirasikan raja-raja dan putera-putera dengan pemikiran mereka yang terunggul, di samping Ia sendiri mencari kesenangan dari anak-anak manusia (ayat 31) dan menjanjikan ganjaran-ganjaran yang kaya untuk setiap mereka yang rela mengabdikan diri sendiri kepada pimpinannya. Hikmat mempelawa manusia untuk menerimakan karunia-karunianya; dan huraian ini diakhiri dengan satu gambaran pihak lawannya, “Madam Folly” (Puan Bodoh), yang duduk di depan pintu rumahnya mempamerkan daya tarikan dan daya pesonanya untuk memikat orang-orang pandir yang membiarkan diri mereka terpikat olehnya (9.13ff).
Pengenalan Kitab Mazmur (1) : Fasal 19
Kemuliaan TUHAN dalam pekerjaan tangan-Nya dan dalam Taurat-Nya (Mazmur 19:1-15)
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
2. Langit menceritakan kemuliaan Allah,
dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;
3 hari meneruskan berita itu kepada hari,
dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.
4 Tidak ada berita dan tidak ada kata,
suara mereka tidak terdengar;
5 tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia,
dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.
Ia memasang kemah di langit untuk matahari.
6 yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya,
girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.
7 Dari ujung langit ia terbit,
dan ia beredar sampai ke ujung yang lain;
tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya.
8 Taurat TUHAN itu sempurna,
menyegarkan jiwa;
peraturan TUHAN itu teguh,
memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
9 Titah TUHAN itu tepat,
menyukakan hati;
perintah TUHAN itu murni,
membuat mata bercahaya.
10 Takut akan TUHAN itu suci,
tetap ada untuk selamanya;
hukum-hukum TUHAN itu benar,
adil semuanya.
11 Lebih indah dari pada emas,
bahkan dari pada banyak emas tua;
dan lebih manis dari pada madu,
bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.
12 Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu,
dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.
13 Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan?
Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.
14 Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar;
jangalah mereka menguasai aku!
Maka aku menjadi tak bercela
dan bebas dari pelanggan besar.
15 Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN,
gunung batuku dan penebusan.
Tajuk:
Ciptaan Tuhan Penuh Keajaiban
Tema:
Bapa Syurga memberitakan keajaiban perbuatan Allah melalui penciptaan, firman perkataan dan penebusan.
Latar belakang:
1. Fasal ini ditulis setelah Daud berbuat dosa dengan Batsyeba (II Sam 12), tahun 990 BC
2. Sebuah karangan mazmur yang indah, persembahan korban waktu fajar menyinsing, khasnya di sebelah timur.
3. Fasal ini jelas kelihatan dibahagikan kepada dua bahagian: bahagian pertama adalah perihal penciptaan, dimana pujangga memuji Allah Pencipta. Bahagian kedua adalah perihal Kitab Suci (Hukum Taurat) di mana pujangga menyanyi memberitakan Tuhan
4. Penggunaan perkataan ‘Allah’ di dalam kedua-dua bahagian juga berlainan. Bahagian pertama, ayat 2 hingga 7 menggunakan perkataan EL [Allah] yang mempunyai maksud kekuasaan dan keadilan; bahagian kedua menggunakan perkataan JEHOVAH [Tuhan] yang mempunyai maksud Allah mengikat perjanjian dengan manusia dan merahmati. Justeru itu, bahagian pertama menghurai tentang ‘tindakan’ Allah manakala bahagian kedua menghuraikan ‘hati’ Allah, di mana firmanNya ialah suara hatiNya. Tambahannya hukum Taurat dan perkataan dan firman Allah untuk menyampaikan keinginan hati Tuhan.
5. Daripada fasal ini boleh diketahui Tuhan bukan hanya Allah kepada bangsa Yahudi, melainkan adalah Allah atas seluruh alam semesta kerana langit dan bumi adalah diciptakanNya.
Kategori :
Nyanyian alam semulajadi (2-7); Nyanyian firman kudus (8-15)
Hubungan dengan gulungan kitab lain :
1. Fasal 8 menggambarkan bulan purnama waktu malam manakala fasal ini mengambarkan matahari terbit waktu pagi.
2. Di kitab Roma 10:17-18, Paulus memetik-gunakan Mzm 19:5 untuk mejelaskan kemuliaan kesaksiaan Tuhan adalah jelas ternyata dan meliputi manusia sejagat.
Garis kasar:
1. Keajaiban segala – sesuatu menyatakan kehendak TUhan (2-7)
a. Alam semesta memanifestasikan penciptaan Tuhan (2-3)
1) Menceritakan sifat keilahian gambar rupa Allah [kemuliaan]
2) Memberitakan kekuatan kuasa Tuhan [kaedah/medium]
b. Waktu pagi dan malam tidak henti-henti bersaksi
1) Pagi menyampaikan kekuasan, kekuatan dan kasih karunia Allah [perkataan/firman]
2) Malam menyebarkan rahsia, kemisterian dan ketertiban/susunan [pengetahuan]
c. Suara tidak terdengar tetapi gema mereka terpencar ke hujung bumi
1) Suara jelas boleh kedengaran
~ Hanyalah yang miskin di hadapan Allah dapat mendengarnya secara tenang
2) Terus menerus bersaksi sampai ke hujung bumi
d. Matahari memberitakannya dengan setia
1) Allah memasang kemah untuknya
~ Ada kasih karunia dan kemuliaan di antaranya
2) Bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya
~ Penuh kekuatan dan kegirangan
3) Dari ujung langit ini sampai ke ujung yang lain
~ Karunia meliputi segala -sesuatu
2. Oleh firman Tuhan, manusia beroleh manfaat / kebaikan (8-12)
a. khasiat firman Tuhan (8-10)
1) Taurat itu sempurna ( The Law)
~ Menyegarkan jiwa
2) Peraturan teguh (the testimony)
~ memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman
3) Titah itu tepat (The precepts)
~ Menyukakan hati
4) Perintah murni (The commandment)
~ Tetap ada untuk selamanya
5) Takut akan Tuhan itu suci ( The fear of the Lord)
~ Hukum-hukum itu benar (The ordinaces)
b. NIlai Firman Tuhan (11-12)
1) Lebih indah daripada emas tua
2) Lebih manis daripada madu
~ Madu titisan dari sarang lebah
3) Memberi upah yang besar
~ Setiap orang diperingatkan
3. Kerana kasih Allah, manusia menjadi sempurna (13-15)
a. Mengampuni kesalahan tersembunyi dan yang tidak disedari
b. Melindungi dari pelanggaran besar
c. Menebus manusia sehingga menjadi berkenan kepada Tuhan
Nota:
1. Taurat : Wahyu, perkataan untuk mendidik, justeru ini ialah pengajaran
2. Pertuturan : Segala ketetapan sewaktu beribadah kepada Tuhan (upacara persembahan korban, bahan-bahan korban, mempersembahkan korban, imam …)
3. Titah: Peraturan-peraturan kehidupan pertubuhan masyarakat
4. Perintah : Kesaksian praktikal
5. Firman : Kaedah dan araj jalan yang harus diambil
6. Hukum : Kesepuluh Firman
7. Pengajaran : Ketertiban, susunan, tatasusila
8. Court Verdict: Perkataan amaran di dalam undang-undang
9. Perkataan: Janji
10. Nasihat: Hukum Taurat
Matius 13:54-14:12
Matius. 13:54-14:12
Yesus ditolak dan Yohanes Pembaptis dihukum mati
Dasar pemahaman
Latar belakang
Nama Yesus telah tersebar di seluruh Galilea dan bahkan mencapai telinga Herodes Antipas, penguasa Galilea dan Berea. Tetapi orang-orang dari kampung halamanNya sendiri tidak senang dan menolakNya. Ketika Herodes mendengar tentang kuasa Yesus yang besar, ia percaya bahawa Yesus adalah Yohanes yang dibangkitkan dari kematian. Herodes yang merupakan alat si jahat, tidak hanya membunuh Yohanes Pmbaptis, tetapi kemudian juga berencana untuk membunuh Yesus (Luk. 13:31)
Ayat kunci
“Dan kerana ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakanNya di situ” (13:58)
Tahukah anda…?
1. Herodes raja wilayah (14:1) lahir dengan nama Antipas. Ia adalah anak ermuda dari Raja Herodes dan Malthace, dan mewarisi daerah Galilea dan Perea dari daerah kekuasan ayahnya… Dia adalah anak Herodes yang paling berbakat, dan seperti ayahnya yang adalah arsitek yang terkenal, dia membangun kota Tiberias di Danau Galilea (22M) dan dinamakan demikian sebagai penghormatan kepada Kaisar Tiberius. Dia menikahi anak Raja orang Nabat Aretas IV (q.v) , tetapi kemudian menceraikannya untuk menikah dengan Herodias (q.v), isteri dari saudara tirinya Herodes Filipus. 7/522
2. Herodias (14:3) menikah dengan Herodes Filipus (bukan Filipus raja wilayah, Lukas. 3:1), anak Herodes Agung dan Mariamme II… sehingga merupakan setengah saudara Herodes Antipas… Herodias bukan saudara ipar Antipas, tetapi juga keponakannya, anak setengah saudaranya Aristobulus. 6/388
3. Hukum Allah melarang laki-laki menikah dengan isteri saudaranya (Im. 18:16; 20:21)
4. Anak dari Herodias (14:6): Anak Herodias dari pernikahannya yang sebelumnya. Tarian yang dilakukannya mungkin bersifat sangat sensual, tetapi Alkitab tidak menuliskannya. Ini disiratkan dari moralitas keluarga Herodias yang bobrok, dan juga status rendahan para gadis penari. 6/338
Pengamatan
Garis besar
(13:54-58)
(14:1-2)
(14:3-12)
(3-5)
(6-11)
(12)
Kata kunci/ ungkapan
Analisis bagian
13:54-58
1a. Mengapa orang-orang di kota asal Yesus merasa tidak senang denganNya?
1b. Dengan jalan apa saja banyak orang hari ini tidak suka dengan Yesus?
1c. Apakah iman anda dalam Tuhan kadang-kadang menjadi lemah kerana anda mengira anda telah mengenalNya terlalu baik?
1d. Bagaimanakah kita kadang-kadang melakukan kesalahan serupa dalam menghakimi orang lain?
2a. Bagaimanakah orang-orang di kota asal Yesus menunjukkan ketidakberimanan manusia?
2b. Mengapa iman dibutuhkan agar Tuhan bekerja dalam kehidupan kita? (58)
14:1-12
3. Bayangkanlah bagaimana perasaan Herodes ketika ia berkata bahawa Yesus adalah Yohanes Pembaptis yang telah bangkit dan kematian. Menurut anda, apakah ia sungguh-sungguh ingin percaya kepada Yesus? Jelaskanlah
4a. Apakah yang disampaikan ayat-ayat ini mengenai sifat Herodes?
4b. Apakah anda melihat sebagian sifatnya dalam diri anda sendiri? Apakah yang dapat anda lakukan untuk menanggulanginya?
5a. Mengapa Herodes ingin membunuh Yohanes? Mengapa orang-orang yang hidup dalam dosa, seperti Herodes dan Herodias, ingin melenyapkan orang benar seperti Yohanes?
5b. Bagaimanakah sikap Herodes dan Herodias mencerminkan hati banyak orang yang tidak ingin menerima injil, atau bahkan mencemoohnya?
6. Apakah kesalahan yang dilakukan Herodes sehingga menyebabkan kematian Yohanes yang tragis? Apakah pengajaran di balik hal ini?
7. Bagaimanakah Yohanes menjadi teladan bagi kita dalam penderitaan dan kematiannya?
