Views: 77
SEJARAH KEMAH DOA KUCHING
Dulu, tahun 1979 belasan jemaat Gereja Yesus Sejati berkebaktian di rumah Sdr. Lie, pada lokasi kompleks Hui Sing Kuching, Sarawak.
Tahun 1980-an, kebaktian rumah tangga pindah ke rumah Sdri. Wu, kerana tidak ada gembala siding, jadi kebaktian hanya diisi dengan doa. Saat itu karena Sdri. Wu usia tua ikut putrinya pindah ke Hongkong maka kebaktianpun ditiadakan lagi.
Sejak tahun 1997,beberapa jemaat mulai kebaktian dirumah Sdr. Chan, sebuah kota yang berpenduduk sekitar 500,000 jiwa hanya beberapa keluarga kami sebagai jemaat. Semua merasa susah betul kalau tidak ada gereja. Oleh karena itu, jemaat sangat rajin berkebaktian dan tekun berdoa.
Saat Mei 1998,Negara jiran Jakarta, Indonesia terjadi kerusuhan, tidak sedikit jemaat Indonesia mengirimkan anak-anaknya sekolah, kuliah dan bekerja di Kuching. Seorang jemaat Pontianak, Sdr. Lay, dibawah bimbingan Tuhan sering berkomunikasi dengan kami, akhirnya yang hadir berkebaktian semakin banyak, karena biasanya hanya kurang lebih 10 orang, ini juga berarti memberikan kesempatan bagi kami melakukan pelayanan.
Tahun 1998, Pusat Internasional mengetahui kota Kuching ada kegiatan kebaktian, Maka dibentuk sebuah komisi khusus, gabungan pelayanan bersama dari Malaysia, Singapura, Indonesia serta Sabah. Puji syukur kasih Tuhan. Setiap bulan secara bergiliran,tetap diatur pandeta, penginjjil datang di Kuching untuk melayani pekerjaan Tuhan di Kuching.
Pada tahun 1999 terasa tempat ibadah kurang mampu menampung lagi, maka pada bulan Mei tahun 1999 berkat anugerah dan perencanaan Tuhan, dengan banuan dana dari tiga Gereja Pusat ( Malaysia, Singapura dan Indonesia ) menyewa sebagian lantai III bangunan di komplek pusat perdagangan Hui Sing, untuk kebaktian. Tuhan tahu dombanya, sekalipun sedikit tapi sangat memerlukan tempat ibadah yang ideal. Puji syukur pada Tuhan selain mampu menanggung biaya sewa gereja,ternyata bukan itu saja, kami selain masih sanggup menanggung ribuan ringgit pengeluaran biaya operasional setiap bulannya bahkan terdapat saldo pula…
Pada Oktober 2002, dengan harga RM 176,000.00 telah dibelinya bagian lantai IV sebuah bangunan dengan luas 1.900 M2 dijadikan Gereja Yesus Sejati Kuching dan jumlah jemaat sekarang sekitar 30 jiwa. Pada Januari 2003 gedung baru mulai dipakai untuk kebaktian. Pada bulan Mei 2004 Gereja baru ini Ditahbiskan.
