Hidup Yang Lebih Sempurna  Nan Indah
| | |

Hidup Yang Lebih Sempurna Nan Indah

Hidup Yang Lebih Sempurna Nan Indah

[Lin Yung Ji]

Prakata

  1. Manusia selalunya tidak henti-henti mengejari kesempurnaan, namun selalunya juga yang ideal itu tidak sepadanan dengan kenyataan; sebabnya ialah sifat manusia yang sukar diubahkan.
  2. Demi menangani sifat kelemahan manusia, ianya memerlukan iman kepercayaan yang sihat demi menjadikan kehidupan kita lebih sempurna indah, barulah ideal boleh menjadi realiti (Rm 1:17)
  3. Bagaimanakah menjadikan kehidupan lebih sempurna melalui kepercayaan yang sempurna?

[1]      Bertekad Menjadi Seorang Benar

i. Apa maksud orang benar? (I Yoh 3:7).
ii. Orang benar adalah sedikit.

 Berdasarkan perbuatan (Rm 7:18-22)

‚ Berdasarkan kepercayaan (II Kor 4:4)

iii. Orang benar perlu dilahirkan dari Allah (I Yoh 3:8-10); agar ianya dapat menunjukkan kehidupan yang lebih sempurna nan indah (I Yoh 3:13-16)

[2]      Percaya Pada Tuhan Yesus

  1. Orang-orang yang percaya pada Tuhan Yesus adalah dilahirkan Allah (I Yoh 5:1)
  2. Yesus adalah Juruselamat manusia (I Yoh 5:4-8)
  3. Orang yang percaya pada Yesus dapat mengalahkan si-jahat lalu memanifestasikan kehidupan yang lebih sempurna (I Yoh 5:19)

[3]     Kehidupan Dibaharui

  1. Percaya pada Tuhan beroleh hidup baru (I Yoh 5:12)
  2. Percaya pada Tuhan beroleh hidup kekal (I Yoh 5:13)

Penutup

Oleh iman, kehidupan orang benar beroleh pembaharuan lalu memanifestasikan nilai kehidupan (II Kor 5:17).

Cintailah Hidup, Nikmati Kebahagiaan
| | |

Cintailah Hidup, Nikmati Kebahagiaan

Cintailah Hidup, Nikmati Kebahagiaan

[Chen Wan Fa]

Nas Kitab: I Ptr 3:10-11

Prakata

Kebahagian terbesar ialah menghargai nyawa dan menerima kebahagiaan kekal di Syurga.

[1]      Jagailah Pertuturan (10a)

i. Jangan ucapkan yang jahat (10b).

ii. Jangan ucapkan yang menipu (10c).

iii. Hidup dan mati dikuasai lidah (Ams 18:21), awasilah pertuturan sendiri (Mzm 39:2).

[2]      Harus Menjauhi Yang Jahat Dan Melakukan Yang Baik (11a)

i. Jauhkan diri dari segala jenis kejahatan (I Tes 5:22).

ii. Jangan jemu-jemu berbuat baik (Gal 6:9-10).

iii. Berbuat baik akan beroleh hidup kekal (Kis 10:4, 44, 47).

[3]     Harus Mencari Perdamaian (11b)

i. Berusaha mendapatkannya (11c; Rm 12:17-18).

ii. Haruslah bersabar dan bertolak ansur (Kej 26:18-22, 28-31; Rm 12:19).

iii. Akan menjadi anak Allah (Mat 5:9).

Penutup

Berjaya mengusahakan ketiga-tiga butiran di atas, pasti beroleh berkat.

Bahagian 9: Konsep Kehidupan – Hidup Demi Tuhan
| | | | | |

Bahagian 9: Konsep Kehidupan – Hidup Demi Tuhan

Bahagian 9: Konsep Kehidupan – Hidup Demi Tuhan

Nas kitab: 5:14-21

[1]      Sebab-Musabab Hidup Demi Tuhan (5:14-15)

i. Kasih Kristus menguasai kita.

“Ia, satu orang mati untuk semua orang, maka mereka semua seudah mati” (14).

¬    Ia menjadi Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia (Yoh 1:29).

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh (I Ptr 2:23,24).

“Supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka” (15).

a) “Persembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup dan kudus dan yang berkenan kepada  Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati” (Rm 12:1, 2).

b) Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan (Rm 14:8, 9).

ii. Kita telah menjadi manusia ciptaan baru (16-17).

‘Tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia’ (16).

Tidak lagi mempunyai konsep nilai menurut pandangan mata jasmani maupun duniawi.

Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilaiNya demikian (16b).

Δ Sebelum Paulus dipanggil, dia melihat Kristus hanya dari ukuran mata jasmaninya, di mana ia melihat bahawa Kristus hanyalah datang dari Nazaret, dan berdasarkan ukuran mata jasmani juga ia menganiayai jemaat. Setelah dipanggil ia mengenali Kristus sebagai yang tak ternilai, oleh itu: sekarang kami tidak lagi menilaiNya menurut ukuran manusia.

Δ Kristus memberikan kita hidup baru, iaitu manusia ciptaan baru, oleh demikian kita harus miliki objektif baru ~ Hidup Demi Tuhan.

[2]      Amanat Hidup Demi Tuhan (5:18-21)

i. ‘Pelayanan’ mendamaikan semua orang (18a).

‘Dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan Allah’ (18a).

Δ “Oleh darah Kristus, Ia mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah”  (Ef 2:13,14).

“Dan mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami” (18b).

Δ Dengan perantaraanNya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada namaNya (Rm 1:5).

“Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka” (19a).

Δ Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma kerana penebusan dalam Kristus Yesus… untuk menunjukkan keadilan Allah, kerana Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya (Rm 3:24,25).

ii. ‘Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu (firman) kepada kami’ (19b).

Δ …pemberitaan Injil yang telah dipercayakan kepadaku sesuai dengan perintah Allah, Juruselamat kita (Tit 1:3).

Δ Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk (Mrk 16:15,16).

Δ  Pergilah dan beritakanlah……kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, kerana itu berikanlah pula dengan cuma-cuma (Mat 10:7, 8).

iii. Jadi ‘utusan’ mendamaikan manusia dengan Allah (5:20-21)

¬ Dengan sikap yang tekun, tabah dan sungguh-sungguh, para rasul menyelamatkan orang-orang  Korintus berdamai dengan Allah (20).

‘Kami ini adalah utusan-utusan Kristus’ (20a).

Δ Versi terjemahan baru: kami ini adalah utusan-utusan Kristus (20a).

‘Seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami’ (20b).

Δ Versi terjemahan baru: Allah sendiri menasihati kamu dengan perantaraan kami (20b).

Meminta kepada mereka yang berbuat dosa agar memulihkan hubungan yang normal dengan Allah.

‘Dalam nama Krsitus kami meminta padamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah’ (20c).

Δ Versi terjemahan baru: ‘Dalam nama Kristus kami meminta padamu: biarkanlah Allah mengubahkan kamu, agar kamu berdamai semula denganNya’ (5:20c).

iv. Tanda bukti mendamaikan manusia dengan Allah.

¬ ‘Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa kerana kita (21a).

Δ Versi terjemahan baru: Pada hakekatnya, Kristus tidak berdosa tetapi oleh kerana kita, Allah membiarkanNya memikul dosa kita (21a).

 ‘Supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah’ (21b).

Δ Versi terjemahan baru: supaya kita berdamai semula dengan Allah, olehNya (21b).

[10]  Hiduplah Oleh Roh (Gal 5:16-26)
| | | |

[10] Hiduplah Oleh Roh (Gal 5:16-26)

[10]  Hiduplah Oleh Roh (Gal 5:16-26)

Prakata

  1. Kerana iman, manusia mendapatkan keselamatan Kristus sehingga dibenarkan, dan menikmati kemerdekaan di dalam Kristus.
  2. Untuk mempertahankan kemerdekaan harus ada keseimbangan. yaitu takut akan Allah, mengasihi sesama manusia, dan waspada terhadap diri sendiri. Tetapi yang membuat kita menang adalah kuasa Roh Kudus. Lantas, bagaimana berbuat menurut Roh Kudus?

[1]      Mengerti Kebaikan Akan Menuruti Roh Kudus (Gal 5:16-18)

  1. Roh Kudus membuat orang tidak menuruti keinginan daging (16; Rm 7:24-8:2).
  2. Roh Kudus membuat orang melampaui hukum Taurat (17-18).
    1. Orang rohani harus mengalami proses perjuangan dikuduskan (17; II Tes 2:13; Ibr 12:14).
    2. Orang rohani tidak berada di bawah hukum Taurat: Tidak didakwa oleh hukum Taurat sehingga dapat mengalahkan dosa (Rm 6:14).

[2]      Mengerti Keburukan Akan Menuruti Keinginan Daging (Gal 5:19-21)

i. Dari segi etika agama.

    1. Percabulan.
    2. Kecemaran.
    3. Hawa nafsu.
    4. Penyembahan berhala (Kol 3:5; I Kor 10:14).
    5. Sihir (Kel 7:11; Yes 47:9, 12; Why 9:21; 18:23).
    6. Dari segi kehidupan dan hati.
      1. Perseteruan (Mat 5:44; Luk 6:27, 35; Rm 12:20).
      2. Perselisihan (I Kor 1:11; 3:3; Rm 12:18, 19; 14:17; II Kor 5:17).
      3. Iri hati (Neh 25:11; I Raj 19:10; Rm 13:13; I Kor 3:3).
      4. Amarah (II Kor 12:20; Ef 4:31; Kol 3:8).
      5. Kepentingan diri sendiri (II Kor 12:20; Yak 3:14, 16; Rm 2:8; Flp 1:9; 2:3).
      6. Percideraan (Rm 16:17).
      7. Roh pemecah (I Kor 11:19).
      8. Kedengkian (I Ptr 2:1; Mat 20:15).
    7. Yang bersangkutan dengan keadaan masyarakat.
      1. Pesta pora (Rm 13:13; I Ptr 4:3).

ii. Kemabukan.

iii. Menuruti keinginan daging tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (Ef 5:5; I Kor 6:9, 10).

[3]     Mengerti Ciri Khas Roh Kudus (Gal 5:22-23)

i. Buah Roh Kudus.

    1. Buah: kata tunggal, menunjukkan buah penyempurnaan rohani ada sembilan macam ciri khas.
    2. Buah: Menitikberatkan perbuatan konkrit yang dinyatakan setelah penyempurnaan rohani.
    3. Ciri khas buah.

a. Kepada Allah.

– Kasih (I Kor 13:1-8; Ef 5:2; Kol 3:14)

– Sukacita (Rm 5:11, 2)

– Damai Sejahtera (Flp 4:7; Kol 3:15)

b. Kepada Manusia.

- Kesabaran (Kol 1:11; 3:12).

– Kemurahan (Ef 4:32; Rm 8:22).

– Kebaikan (Yoh 1:47).

c. Kepada diri sendiri

– Kesetiaan (Mat 25:21, 23; Luk 16:10; I Kor 4:2; Neh 9:3).

– Kelemah-lembutan (Mat 11:29; 5:5).

– Penguasaan diri (Kis 24:25; II Ptr 1:6).

ii. Tidak ada hukum yang menentang buah Roh Kudus: Hukum hanya membatasi perbuatan di luar, tidak berguna untuk membangun penyempurnaan rohani, kerana itu tidak dapat menentang orang menghasilakn buah Roh.

 

[4]     Bagaimana Hidup Dipimpin Oleh Roh (Gal 5:24-26)

  1. Menyalibkan daging (24): Dibinasakan secara tuntas.
    1. Daging menunjukkan aku yang lama, sifat dosa (Rm 6:6).
    2. Melalui baptisan darah Tuhan (2:20) terpisah dari aku lama.
    3. Oleh Roh Kudus mematikan keinginan daging (Rm 6:11; Kol 3:5; Rm 8:13).
    4. Hidup oleh Roh (Rm 5:17, 21).
    5. Hidup dipimpin oleh Roh (Flp 2:1-5).
      1. Tidak gila hormat (Flp 2:3; I Yoh 2:16).
      2. Tidak saling menantang (Ef 4:25-27).
      3. Tidak saling mendengki (Yak 3:17-18).

Kata Penutup

Hendaklah hidup dipimpin oleh Roh, usahakanlah supaya mengerti kehendak Allah (Ef 5:15-20; I Yoh 4:11-12), maka kita dapat memiliki hidup dan kekuatan dari Allah, mengalahkan keinginan daging, menghasilkan buah Roh, dan menerima hidup kekal.

[5]  Orang Benar Akan Hidup Oleh Iman  (Gal 3:1-18)
| | | |

[5] Orang Benar Akan Hidup Oleh Iman (Gal 3:1-18)

[5]  Orang Benar Akan Hidup Oleh Iman (Gal 3:1-18)

Prakata

  1. Membela doktrin tentang dibenarkan kerana iman.
  2. Nasihat supaya belajar kebenaran: Banyak orang setelah percaya Tuhan masuk lagi ke dalam hukum Taurat sehingga menderita sengsara. Hal itu disebabkan mereka tidak menyelidiki Kitab Suci dengan sungguh-sungguh.

[1]      Dibenarkan Kerana Iman Bukan Kerana Perbuatan (Gal 3:1-5)

Δ Dasar bukti pengalaman iman kepercayaan orang-orang Galatia.

i. Orang yang bodoh (1a).

  1. Bodoh: Orang yang tidak mau berfikir, tidak dapat mengecap kebaikan Injil.
  2. Kerana itu imannya sering terjerumus ke dalam iman rutin, tidak mengerti dengan benar erti dibenarkan kerana iman.
  3. Mudah tersesat oleh doktrin palsu (pemikiran yang salah) (Mat 13:13, 15; Yes 6:9-10).

Δ Manusia sering berbuat atau membedakan yang benar dan yang salah berdasarkan rupa luar.

ii. Fikirkanlah salib Kristus (1b).

  1. Disalibkan: Bentuk pasif yang telah dilakukan, menunjukkan peristiwa sejarah, mempunyai khasiat yang berlangsung terus-menerus.
  2. Dilukiskan dengan terang di depanmu: Nubuat Perjanjian Lama telah menyatakan hal ini (Rm 15:4; Ef 3:3).

ii. Fikirkanlah kerana apa menerima Roh Kudus? (2)

  1. Melakukan hukum Taurat?
  2. Percaya kepada pemberitaan Injil? (Rm 8:16-17)
  3. Menerima Roh Kudus adalah cara yang baik untuk mendapatkan jawabannya (Ef 1:13-14; Why 19:7-9)

iii. Telah mulai dengan Roh, apakah diakhiri di dalam daging? (3)

  1. Orang yang mendapat kasih karunia tidak lagi berada di dalam penjara dosa (Rm 8:9-11), sudah merdeka kerana percaya kepada Kristus.
  2. Kerana iman, dalam segala hal berdoa dan menghasilkan banyak buah Roh (I Tes 5:17-19; Gal 5:25, 18-22).
  3. Apakah mau mengakhirinya di dalam daging? (Za 4:6): Manusia? Sesungguhnya dicapai dengan mengandalkan usaha manusia? Sesungguhnya, di bawah kolong langit ini tiada seorangpun yang berbuat baik dan tidak berbuat dosa (Pkh 7:10).

iv. Apakah sia-sia menderita untuk Tuhan? (4)

  1. Menderita untuk Tuhan tidak akan sia-sia (I Kor 15:58; Mat 5:10-11; I Ptr 2:20-21).
  2. Kalau tidak menurut kehendak Allah akan menjadi sia-sia: Apabila kehendak manusia lebih tinggi daripada kehendak Allah (Mat 7:21; Rm 12:1-2), sukarlah masuk ke dalam Kerjaan Allah.

v. Mengapa Allah memberi kasih karunia (melakukan tanda mujizat) (15).

  1. Meneguhkan Injil yang diberitakan (Mrk 16:15-20).
  2. Menyatakan bukti kerasulan (II Kor 12:12).
  3. Membuktikan Roh Kudus masih bekerja di antara jemaat Galatia yang percaya Injil.

[2]      Prinsip Dibenarkan Kerana Iman (Gal 3:6-14) 

Δ Kitab Perjanjian Lama sebagai dasar.

i. Abraham dibenarkan (6-9).

  1. Dibenarkan kerana iman (6) (Kej 12; 15:6; 17:24-26).
  2. Tujuan sunat: Untuk menyatakan perjanjian Allah dan dikuduskan (Kej 17:10-24), sebagai perantara, bukan penyebab dibenarkan.
  3. Siapakah anak-anak Abraham (7): Mereka yang hidup dari iman.
  4. Olehmu segala bangsa akan diberkati (8-9): Menjanjikan bangsa bukan Yahudi akan diselamatkan kerana percaya ‘Engkau’ [Kristus] (Kej 12:3).

ii. Hukum Taurat mendatangkan kutuk (10-14).

Δ Menghancurkan semua harapan terhadap hukum Taurat (10-12).

  1. Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat (10) (Ul 27:6).
  2. Melakukannya dengan sempurna baru akan beroleh hidup (Im 18:5): Menyatakan bahwa orang benar dengan jelas mengetahui bahwa beroleh hidup hanya kerana percaya Kristus, bukan kerana melakukan hukum Taurat.
  3. Tiada orang yang hidup kerana melakukan hukum Taurat: Hukum Taurat mengutamakan perbuatan, tidak melihat iman.
  4. Bagaimana menyelamatkan mereka yang dikutuk di bawah hukum Taurat (13-14)
    1. Penebusan Kristus (13; Ul 21:23): Kristus menerima kutuk ganti kita.
    2. Manusia kerana iman (4)
      1. Terlepas dari kutuk: Berkat bagai Abraham dilimpahkan kepada bangsa bukan Yahudi melalui Yesus.
      2. Mendapat Roh Kudus yang dijanjikan: Juga kerana percaya Kristus.

[3]     Berlakunya Janji Akan Dibenarkan (Gal 3:15-18)

  1. Janji berasal dari Allah, tiada seorangpun dapat menghapusnya (15; Kej 15:12)
    1. Mengadakan perjanjian dengan cara menumpahkan darah.
    2. Allah melawati daging-daging itu, Abraham tidak melawatinya, menunjukkan janji itu diadakan oleh inisiatif Allah.
    3. Menjanjikan keturunannya akan menjadi banyak seperti bintang-bintang di langit.
    4. Janji itu menunjuk kepada Kristus (16; Kol 1:16-19), hanya ‘Dia’ sebagai ahli waris segala janji.
    5. Hukum Taurat tidak dapat mengubah janji (17), janji sudah ada sebelum hukum Taurat.
    6. Menerima milik pusaka berdasarkan janji (18): Milik orang yang percaya Yesus.

Kata Penutup

  1. Hukum Taurat adalah firman Allah kepada Musa: “Kamu harus ……… kamu harus………” Janji adalah firman Allah kepada Abraham: “Aku akan …… Aku ……”.
  2. Janji berbicara tentang rencana, kasih karunia, inisiatif, dan Hukum Taurat berbicara tentang tanggung jawab, pekerjaan, kewajiban, perbuatan, dan ketaatan manusia.
  3. Janji menunjukkan kasih karunia dan iman. Hukum Taurat menunjukkan keadilan dan perbuatan baik.

Δ Hanya janji membuat orang diselamatkan.

Henokh Hidup Bergaul dengan Tuhan
| | | | |

Henokh Hidup Bergaul dengan Tuhan

Kitab Suci : Kejadian 5: 21-24

I.  Bergaul dengan Tuhan selama 300 tahun (Kej 5: 22)

1. Tahan akan ujian masa: Henokh bergaul dengan tuhan selama 300 tahun, iman sejak awal bertahan sehingga akhir, ada bahagian dalam Kristus (Ibr 3: 12-14), cukup dijadikan teladan kita.

2. Tahan akan ujian persekitaran (Yud 14-15).

a. Bergaul dengan Tuhan di zaman  yang jahat ini (Flp 2: 15).

b Menjadi saksi yang berani, tidak takut orang berdosa melawan balik, menubuat Tuhan akan membawa malaikat bersama untuk menjalankan penghakiman.

3. Kesudahan orang yang hidup bergaul dengan Tuhan (Kej 5: 24).

a. Tidak melalui kematian, diangkat oleh Tuhan. Umat percaya pada kedatangan kembali Tuhan, orang hidup pasti akan diangkat ke awan,  bertemu dengan Tuhan. (1 Tes 4:12 ~ 14)

b. Kerana iman Henokh terangkat, tidak mengalami kematian, ia memperoleh kesaksian bahawa ia berkenan kepada Tuhan (Ibr 11: 5).

c. Umat pemercaya harus memegang kepada iman, melakukan kehendak Tuhan dengan kesabaran, agar memperoleh apa yang dijanjikan itu (Ibr 10: 35-39).

II. Syarat bergaul dengan Tuhan

1. Bersatu hati dengan Tuhan: Sehati barulah dapat sejalan, umat pemercaya harus dimotivasikan dengan tekad Tuhan (Amos 3: 3)

2. Menjadi anak yang taat: tidak menuruti hawa nafsu, mengejarkan kesucian, mentaati contoh dari firman (Rom 6: 16-17).

3 Hidup bergaul dan berjalan dengan Tuhan: Ada kata pepatah: Kita menuju ke bait Tuhan, aku bergembira (Mzm 122: 1).

Kesimpulan:

1. Henokh hidup bergaul dengan Tuhan selama 300 tahun, motivasi terhadap kita.

2. Bagaimanakah umat pemercaya hidup bergaul dengan Tuhan?