Views: 176

Pendahuluan:

Sikap dan prinsip yang harus ada dalam melayani manusia.

A. Jangan memandang muka (Yak 2: 1)
1. Manusia salah menilai Kristus yang mulia menurut ukuran manusia. (2 Kor 5: 16; Yes 53: 2 – 3)
2. Paulus dilihat bersikap lemah dan perkataan-perkataannya tidak bererti. (2 Kor 10: 9 – 10; 1 Kor 4: 13)

  • Manusia melihat apa yang di depan mata, Tuhan melihat hati. (1 Sam 16: 7)

B. Jangan memandang berat akan yang kaya dan memandang ringan akan yang miskin (Yak 2: 2 – 3)
1. Miskin dan kaya adalah buatan tangan Tuhan. (Ayb 34: 19; Ams 22: 2)
2. Tidak membezakan antara mulia atau hina berdasarkan miskin atau kaya. (Ul 1: 17; Mzm 113: 7 – 8; Ams 15: 20)

  • Jangan menindas orang miskin. (Ams 14: 21, 31)

C. Jangan membuat pembedaan di dalam hati (Yak 2: 4)
1. Jangan hanya mendengar dari satu pihak. (Ams 18: 17)
2. Jangan memandang bulu. (Ams 24: 23 – 24, 28: 21)

  • Jangan ada niat peribadi atau prasangka. (1 Tim 5: 21)

D. Jangan bertindak sebagai hakim dengan pemikiran yang jahat (Yak 2: 4)
1. Penghakiman yang kejam meruntuhkan manusia. (Mat 7: 1 – 5; Yak 4: 11 – 12)
2. Nasihat dan dorongan kasih membangunkan manusia. (Ams 27: 5 – 9; 2 Kor 13: 10)

  • Jangan menghakimi. (Luk 6: 36 – 37)

E. Jangan menahan upah (Yak 5: 4 – 5)
1. Jangan berhutang dengan orang lain. (Im 19: 3)
2. Layanan antara tuan dan hamba. (Kol 4: 1; Ef 6: 5 – 9)

  • Janganlah berhutang apa-apa kepada siapa pun juga. (Rm 13: 8)

F. Prinsip Tuhan dalam melayani manusia (Yak 2: 5 – 8)
1. Tuhan tidak membedakan orang. (Kis 10: 34)
2. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Mrk 12: 30 – 31)
Kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kol 3: 12 – 14)

Kesimpulan:

Tuhan Yesus berkata: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.”(Mat 7: 12)

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *