Dasar Iman Dan 3 Ciri Pokok Gereja Yesus Sejati
|

Dasar Iman Dan 3 Ciri Pokok Gereja Yesus Sejati

DASAR IMAN DAN 3 CIRI POKOK GEREJA YESUS SEJATI
Setiap bangunan yang hendak berdiri kokoh haruslah dibangun di atas pondasi yang kokoh pula. Demikian juga halnya dengan Gereja, harus dibangun di atas dasar yang teguh yaitu : diatas ajaran para rasul dan para nabi serta Yesus Kristus sebagai batu penjurunya. ( Ef 21 : 19-20 ; Why 21 : 12-14 ; 22 : 18-19 ). Dengan demikian barulah gereja mampu untuk mengemban amanat agung dari Tuhan Yesus Kristus, yaitu pergi keseluruh penjuru dunia untuk menjadikan semua bangsa sebagai murid Yesus ( Mat 28 : 19-20 ).

Dengan dan oleh bimbingan Roh Kudus, Gereja Yesus Sejati telah dibangun diatas dasar yang kuat sebagaimana dikemukakan diatas. Dan dalam melaksanakan Amanat Agung juga tidak mengabaikan tentang :

1. Memberikan peringatan bagi umat manusia bahwa keadaan masa seperti masa Nuh hidup, banyak yang melakukan kejahatan. Gereja sebagai bahtera akhir zaman hadir untuk menyelamatkan setiap orang yang mau menerima panggilan keselamatan dari Allah ( Kej 6 : 5 ; 2 Pte 2 : 5 ; 3 : 6-7 ).

2. Menggembalakan umat manusia ang telah menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamatnya. Mencari yang terhitung, yang sakit disembuhkan, membalut yang terluka, yang lemah dikuatkan, yang sesat dibawa pulang dengan tidak mengabaikan memberikan perlindungan kepada yang gemuk dan kuat. ( Yeh 34 : 16 ).

3. melakukan penuaian dimana tuaian telah menguning tanda siap untuk dituai yang sudah dipersiapkan oleh Tuhan sehingga semua, baik penabur maupun penuai sama-sama memperoleh suka-cita. ( Yoh 4 : 35-36 ).

 

MAKNA “ GEREJA YESUS SEJATI”

Pemberian nama : “Gereja Yesus Sejati” tentulah ada dasarnya, yaitu Alkitab :
^ Zaman Perjanjian Lama Allah memberkati tempat dimana namaNya ditegakkan ( Kel 20 : 24 ; Ul 12 : 5 ). Gereja adalah milik Yesus ( Ef 1 : 23 ), maka nama Yesus harus dijunjung tinggi dan dimasyhurkan.
^ Allah yang mendirikan gerejaNya yaitu Kemah Sejati dibumi ini; Yesus adalah Allah Yang Benar ( 1 Yoh 5 : 20 ) maka digunakanlah nama Gereja Yesus Sejati ( Ibr 8 : 2 ; 2 Kor 11 : 4 ; Mat 24 : 5 ).
GEREJA YESUS SEJATI MEMILIKI 3 CIRI POKOK

1. Gereja harus disertai Roh Kudus yang sama seperti yang diterima para Rasul ( Kis 10 : 44-47 ; 11 : 15-16 ). Ada Roh Kudus untuk membuktikan bahwa suatu gereja itu milik Kristus, milik Allah dan menjadi anak-anak Allah. Dan Roh Kudus sekaligus sebagai legimitasi dari Allah ( Rm 8 : 9 ;8 : 14-16 ; Yoh 20 : 20-22 ; Kis 1 : 8 ).

2. Gereja harus memberitakan Firman Kebenaran yang sama dengan yang diberitakan oleh para Rasul ( 2 Tim 1 : 13 ; Gal 1 : 6-9 ; 2 Yoh 1 : 9 ).

3. Gereja harus ada kuasa Allah, sebab Allah sudah menjanjkan bahwa tanda-tanda heran ( mujizat ) akan menyertai gerejaNya, untuk meneguhkan kesaksian Firman yang disampaikan ( Mrk 16 : 17-20 ; Ibr 2 : 4 ).

Sejarah Kemah Doa Kuching
|

Sejarah Kemah Doa Kuching

SEJARAH KEMAH DOA KUCHING
Dulu, tahun 1979 belasan jemaat Gereja Yesus Sejati berkebaktian di rumah Sdr. Lie, pada lokasi kompleks Hui Sing Kuching, Sarawak.

Tahun 1980-an, kebaktian rumah tangga pindah ke rumah Sdri. Wu, kerana tidak ada gembala siding, jadi kebaktian hanya diisi dengan doa. Saat itu karena Sdri. Wu usia tua ikut putrinya pindah ke Hongkong maka kebaktianpun ditiadakan lagi.

Sejak tahun 1997,beberapa jemaat mulai kebaktian dirumah Sdr. Chan, sebuah kota yang berpenduduk sekitar 500,000 jiwa hanya beberapa keluarga kami sebagai jemaat. Semua merasa susah betul kalau tidak ada gereja. Oleh karena itu, jemaat sangat rajin berkebaktian dan tekun berdoa.

Saat Mei 1998,Negara jiran Jakarta, Indonesia terjadi kerusuhan, tidak sedikit jemaat Indonesia mengirimkan anak-anaknya sekolah, kuliah dan bekerja di Kuching. Seorang jemaat Pontianak, Sdr. Lay, dibawah bimbingan Tuhan sering berkomunikasi dengan kami, akhirnya yang hadir berkebaktian semakin banyak, karena biasanya hanya kurang lebih 10 orang, ini juga berarti memberikan kesempatan bagi kami melakukan pelayanan.

Tahun 1998, Pusat Internasional mengetahui kota Kuching ada kegiatan kebaktian, Maka dibentuk sebuah komisi khusus, gabungan pelayanan bersama dari Malaysia, Singapura, Indonesia serta Sabah. Puji syukur kasih Tuhan. Setiap bulan secara bergiliran,tetap diatur pandeta, penginjjil datang di Kuching untuk melayani pekerjaan Tuhan di Kuching.

Pada tahun 1999 terasa tempat ibadah kurang mampu menampung lagi, maka pada bulan Mei tahun 1999 berkat anugerah dan perencanaan Tuhan, dengan banuan dana dari tiga Gereja Pusat ( Malaysia, Singapura dan Indonesia ) menyewa sebagian lantai III bangunan di komplek pusat perdagangan Hui Sing, untuk kebaktian. Tuhan tahu dombanya, sekalipun sedikit tapi sangat memerlukan tempat ibadah yang ideal. Puji syukur pada Tuhan selain mampu menanggung biaya sewa gereja,ternyata bukan itu saja, kami selain masih sanggup menanggung ribuan ringgit pengeluaran biaya operasional setiap bulannya bahkan terdapat saldo pula…

Pada Oktober 2002, dengan harga RM 176,000.00 telah dibelinya bagian lantai IV sebuah bangunan dengan luas 1.900 M2 dijadikan Gereja Yesus Sejati Kuching dan jumlah jemaat sekarang sekitar 30 jiwa. Pada Januari 2003 gedung baru mulai dipakai untuk kebaktian. Pada bulan Mei 2004 Gereja baru ini Ditahbiskan.

Kata Penghantar Penerbit
|

Kata Penghantar Penerbit

KATA PENGANTAR PENERBIT
Dalam nama Tuhan Yesus menyampaikan kata pengantar. Puji syukur kepada Tuhan atas bimbinganNya serta bantuan doa saudara seiman berbagai daerah, sehingga berkat Tuhan telah menganugerahan rumah bagi domba di Kuching.

Sekalipun hanya 30 jiwa dari kota berpenduduk sekitar 500,000 penduduk, tapi Tuhan telah merencanakan bahkan, menyiapkan tempat ibadah yang begitu ideal dengan luas sekitar 131.5 meter persegi. Misi Tuhan sangat jelas, yaitu bermaksud agar warga masyarakat kota Kuching berkesempatan mengenal Tuhan Yesus, bersama-sama menikmati kasih Tuhan.

Rumah ini, berhasil dibangun atas dasar kasih Tuhan, Kerana Dia telah menggerakkan hati jemaat daerah lain aktif persembahan. Uang Tuhan seperti bunga salju tertiup kemari. Apalagi kerja keras saudara-saudari negeri jiran, menyisihkan tugas pekerjaan mereka, dengan menempuh jalan darat dengan jarak tempuh kurang lebih 400 km, bahu membahu memikul tanggung jawab pelayanan untuk Tuhan dan Gereja. Semoga Tuhan memberkati tugas dan misi saudara-saudari dalam pengembalaan domba rohanimu diatas bumi ini.

Betapa susah sekian tahun lamanya kami tidak memiliki rumah, kini berkat Tuhan telah tiba, yang paling merasakan nikmat adalah jemaat Kuching. Semmoga melalui penerbitan khusus ini, agar saudara seiman memahami sejarah perkembangan dan turut merasakan susah payah dan nikmat yang dilalui.

Semoga segala kemuliaan kita panjatkan untuk Tuhan Yesus Kristus.

Pentahbisan Gereja Kuching: Isi Kandungan
|

Pentahbisan Gereja Kuching: Isi Kandungan

PENTAHBISAN GEREJA YESUS SEJATI KUCHING
29 May 2004

SUBLOT 31, 3RD FLOOR,
TABUAN STUTONG COMMERCIAL CENTRE
93350 KUCHING, SARAWAK, MALAYSIA.

TEL : 082-367167

Isi Kandungan

Kata Penghantar Penerbit Mesej Badan penerbit

Sejarah Kemah Doa Kuching

Dasar Iman Dan Ciri Pokok Gereja Yesus Sejati

Kata Sambutan

Ketua Majelis GYB Sabah Oleh Diaken Nathen Khoo

Ketua Majelis Pusat Indonesia Oleh Sdr. Sutrisna Subrata

Ketua Majelis Cabang Pontianak Oleh Sdr. Tony Jurnawan

Ucapan Syukur

Gereja Yesus Sejati Yang Pertama Di Sawarak Oleh Pdt. Thomas Kam

Foto Kegiatan

Pentahbisan Gereja Kuching Oleh Diaken Jonah Yap

Bangunan Manusia, Tuhan Lindungi Oleh Pdt. Thomas Fung

Tonggak Utama Telah Dipancangkan Oleh Pdt. Dede I Godjali

Semangat Ibadah Jemaat Kuching Sangat Tinggi Oleh Pdt. Andrea Halingkar

Kesanku Selama Pelayanan Di Kuching Oleh Pdt. Barnabas Sutrisna

Informasi

Laporan Keuangan Pembangunan Gereja

Ahli Jawatan Kuasa (Anggota Pengurus ) Kemah Doa Kuching

Kesaksian

Jadwal Kegiatan Pengabaran Injil dan Pentahbisan Gereja

Ucapan Selamat

Sejarah Divisi Pendidikan Agama Sandakan
|

Sejarah Divisi Pendidikan Agama Sandakan

SEJARAH DIVISI PENDIDIKAN AGAMA SANDAKAN

 

Sejarah perkembangan Gereja Yesus Benar Sandakan, Sabah bermula pada tahun 1964. Atas permintaan Gereja Yesus Benar Sabah, Diaken John Yong dan Diaken Lim Fung San dari Taiwan datang ke Sabah dengan amanat serta membantu kerja-kerja suci di Sabah. Dalam masa lawatan, mereka telah berkunjung ke gereja Sandakan dan menitikberatkan kepentingan menubuhkan kelas pendidikan agama bagi tujuan mengajarkan doktrin-doktrin gereja ini serta pendidikan agama kepada para remaja dan belia. Pada masa tersebut, kelas kanak-kanak yang pertama didirikan. Penguasanya ialah Saudara Pang Fook Tshu. Kelas kanak-kanak ini lebih kurang seramai dua puluh orang. Guru-gurunya adalah Saudara Pang Fook Tshu, Saudara Pang Ming Todd ( Penguasa gereja masa kini, Diaken Timotius Pang ) dan Saudari Pang Fong Hang. Tempat kelas adalah di tepi gereja iaitu halaman rumah mendiang serentak dengan kebaktian hari Sabat.

Kelas belia ditubuhkan pada kali kedua lawatan Diaken Lim ke Sandakan pada tahun 1986. Penguasa kelas belia dijawat oleh Saudara Pang Fook Tshu dan kelas ini dimulakan sejurus selepas kebaktian hari Sabat. Penguasa kelas kanak-kanak dijawat oleh Saudara Pang Ming Todd. Sesudah itu, kelas kanak-kanak dibahagikan kepada kelas rendah bawah dan kelas rendah atas.

Pada tahun 1972 gereja dibina semula. Pada masa yang sama didirikan dua buah bilik sementara bagi menempatkan dua buah kelas kanak-kanak. Kelas belia masih mengadakan kelasnya selepas kebaktian hari Sabat.

Pada pertengahan tahun1977, sebuah bangunan pendidikan agama dua tingkat didirikan. Kemudahan termasuk enam buah bilik kelas serta sebuah bilik perpustakaan. Divisi pendidikan agama bermula dari kelas tadika ke kelas menengah bawah. Disebabkan bilangan murid semakin bertambah, pada tahun 1984 dua buah bilik kelas baru dibina. Pada masa yang sama jawatankuasa eksekutif gereja telah meluluskan pembelian tiga buah kereta begi mengambil dan menghantar kanak-kanak yang mengikuti kelas pendidikan agama. Kelas Bahasa Malaysia ditubuhkan pada tahun1986. Oleh sebab kekurangan guru-guru serta bilik-bilik kelas, kelas belia mengadakan kelas pada pukul 7.30 hingga ke 9.15 malam hari Sabat. Sementara kelas kanak-kanak mengadakan kelasnya pada 8.15 hingga ke 10.45 pagi hari Ahad. Setiap penghujung tahun akan diadakan Kebaktian akhir tahun. Tujuannya adalah supaya para ibu bapa memahami keadaan pemelajar anak-anak mereka sepanjang tahun tersebut. Gereja juga mengadakan Kebaktian Penyempurnaan Rohani kelas rendah atas dan kelas menengah bawah bagi tujuan membanguankan kerohanian murid-murid serta memberikan peluang kepada mereka mengambil bahagian dalam pekerjaan suci gereja.

Bersyukur kepada Tuhan! Asrama dan bilik-bilik kelas gereja Sibuga telah disiapkan pada tahun 1988. Kelas-kelas divisi pendidikan agama telah berpindah ke tempat baru ini. Bilik-bilik asrama serta kelas dibahagikan kepada dua tingkat. Terdapat sebanyak empat belas buah bilik kelas (tiga belas kelas bahasa cina, taiga kelas Bahasa Malaysia ), sebuah bilik perpustakaan, sebuah bilik muzik ( oleh sebab bilik kelas tidak mencukupi telah digunakan sebagai bilik kelas rendah atas ), sebuah bilik kraftangan ( tersedia kemudahan kraftangan serta lukisan bagi pendidikan agama ), sebuah bilik mesyuarat serta sebuah bilik pejabat. Divisi pendidikan agama telah menyediakan kemudahan yang serba lengkap serta suatu suasana yang baik dan bersistem bagi kanak-kanak serta belia mempelajari firman benar. Pada masa kini bilangan murid telah bertambah sehingga seramai 165 orang. Penguasa divisi dijawat oleh saudara Liau Zhung Zheng.

Bilangan guru lebih kurang seramai 37 orang dan pembantu guru seramai 15 orang. Walaupun demikian, divisi ini masih kekurangan guru. Oleh itu, guru-guru yang diagihkan ke setiap kelas satu hingga dua orang sahaja. Oleh sebab murid-murid semakin bertambah, bilangan kereta telah bertambah sehingga enam buah. Walau bagaimanapun, kereta-kerata yang mengambilhantar kanak-kanak masih tidak mencukupi. Oleh itu, pihak gereja menggalakkan para ibu bapa yang memiliki kereta membantu mengambilhantar anak-anak mereka masing-masing yang menghadiri kelas pendidikan agama. Masa pendidikan agama ialah pada setiap pagi hari Ahad jam 8.45 hingga 11.00. Demi tidak membazirkan masa ibu bapa yang menunggu tamatnya kelas pendidikan agama, gereja telah mengaturkan kelas mengkaji Alkitab supaya para ibubapa mempelajari firman benar. Persekutuan saudari yang pengasih menyediakan makanan pada pukul 10.00 pagi agar semua sama-sama menikmatinya.

Pada tahun 1994, gereja Sandakan telah mendirikan sebuah khemah doa serta pendidikan agama di Bukit Garam yang terletak sejauh 50 batu lebih dari Bandar Sandakan. Oleh sebab bilangan belia dan kanak-kanak kurang, mereka berkumpul dalam satu kelas. Para guru adalah guru-guru pendidikan gereja ini yang mengembara secara bergilir-gilir.Masa kelas adalah pada petang hari Sabat pukul 3.30 hingga 4.30 petang.
Bersyukur kepada Tuhan! Pendidikan agama Sandakan memulakan kelasnya 33 tahun yang lalu dari gereja yang serba usang dan ringkas berkembang maju sehingga hari ini. Bilik-bilik kelas yang mempunyai kemudahan serta kelengkapan yang serba lengkap sesuai digunakan untuk memperkembangkan pendidikan agama serta menganjurkan pelbagai kebaktian yang berpestij,.Semoga Tuhan memperingati pendidikan agama agar terus berkembang maju. Semoga semua kemuliaan diberikan kepada Tuhan di syurga.

Situasi Terkini Di Rumah Tumpangan Telupid
|

Situasi Terkini Di Rumah Tumpangan Telupid

SITUASI TERKINI DI RUMAH TUMPANGAN TELUPID

Telupid terletak di 135 km antara jalan Sandakan dan Ranau. Setiap kali semasa pendeta melawat ke khemah doa Penangah, mereka pasti akan melawati tempat ini.

Pada suatu ketika, semasa Pendeta Timotius melawat tempat beliau terjumpa dengan saudara Roy Wong lalu menasihatinya agar kembali ke gereja mendekati Tuhan. Seterusnya diadakan kebaktian Hari Sabat di rumahnya.

Demikianlah mulanya pekerjaan suci di Telupid. Setelah lapan bulan, sewaktu Pendeta kaleb menjalankan penggembalaan di situ, beliau terjumpa dengan saudara Jafali dan memberitahu bahawa adanya kebaktian di Telupid.

Demikianlah saudara Jafali membawa seisi keluarganya menghadiri kebaktian. Kebaktian akhirnya diadakan di rumah saudara Jafali. Pada masa itu, terdapat dua saudari menerima Roh Kudus.

Memohon Tuhan memimpin agar domba-dombaNya yang sesat dapat kembali ke pangkuanNya. Semoga Tuhan terus memberkati pekerjaan suci di rumah tumpangan Telupid agar InjilNya dapat disebarkan ke sekitar kawasan tersebut.