41. Tuhan Pasti Membuat Pelitaku Bercahaya
|

41. Tuhan Pasti Membuat Pelitaku Bercahaya

KATA PENGANTAR : Mzm 18 : 28.

I.       TUJUAN :

 1.      Supaya seluruh tubuh menjadi terang (Luk 11 : 36) – menguduskan seluruhnya (1 Tes 5 : 23-24).

 2.      Mencari perak yang terhilang (Luk 14 : 8-10) – membawa orang kepada Tuhan (Kis 26 : 18).

 3.      Memuliakan nama Tuhan (Mat 5 : 16) – menyiarkan kebaikan Tuhan (1 Ptr 2 : 9).

II.     CARA

 1.      Dipenuhi Roh Kudus (Rm 8 : 1-2), seperti cahaya pelita yang penuh dengan minyak – roh yang menguduskan (2 Tes 2 : 13;  Rm 15 : 16).

 2.      Menguasai diri dengan Kasih (2 Kor 5 : 13-15) seperti api yang dinyalakan – lebih mengasihi kepada Tuhan (Yoh 21 : 15-19).

 3.      Menerima Karunia Kerohanian (1 Kor 12 : 7-11) – berkobar seperti api (2 Tim 1 : 6).

KESIMPULAN :

 Hendaklah berusaha untuk memperoleh Karunia yang paling utama (1 Kor 12 : 31), supaya cahaya pelita lebih berkobar dan bersinar keliling (Kis 1 : 8).

40. Tiga Hal Untuk Mengalahkan Musuh
|

40. Tiga Hal Untuk Mengalahkan Musuh

KATA PENGANTAR : Why 12 : 9-11.

I.       DARAH DOMBA YANG KUDUS – KAYU SALIB

 1.      Iblis yang berkuasa atas maut (Ibr 2 : 14;  Yoh 19 : 30).

 2.      Tidak dapat menggugat lagi (Rm 8 : 33-34;  Why 12 : 10).

 3.      Berkuasa mengalahkan dosa (Rm 6 : 3, 6-7, 12-13).

II.     ROH KUDUS YANG BERHARGA – FIRMAN ALLAH

 1.      Memadamkan panah api iblis (Ef 6 : 16).

 2.      Mengalahkan segala pencobaan (Mat 4 : 7-11).

 3.      Tidak berbuat dosa lagi selamanya (1 Yoh 3 : 9;  2 : 14).

III.    IMAN YANG KUAT – TIDAK TAKUT MATI

 1.      Tubuh teraniaya juga tidak takut (Mat 10 : 28;  Ibr 11 : 35-38).

 2.      Pasti dapat menyelesaikan kehendak Allah (1 Ptr 4 : 1-2;  Kis 20 : 22-24).

 3.      Pasti memperoleh mahkota kehidupan (Why 2 : 10;  2 Tim 4 : 7-8).

KESIMPULAN :

 Supaya dapat mengalahkan musuh – iblis, iaitu hanya dengan meninggikan salib (1 Kor 2 : 2) membawa Roh Kudus yang berharga, maju terus, pasti akan menang dan memperoleh kemuliaan.

39. Kehidupan Sempurna Yang Sesungguhnya
|

39. Kehidupan Sempurna Yang Sesungguhnya

Seumpama yang sesungguhnya adalah kehidupan yang paling sempurna, yakni suatu tujuan yang harus dituntut oleh manusia.

I.       KEHIDUPAN YANG SEJATI – MEMPUNYAI KEPERCAYAAN YANG BENAR

1.      Mengenal Aku yang benar (Yoh 6 : 63;  Ayb 19 : 26).

2.      Menyembah Allah yang benar (Rm 1 : 25;  Pkh 12 : 13).

3.      Memelihara Firman Kebenaran (Yak 1 : 22-25;  2 : 22).

II.     KEHIDUPAN YANG BAIK – MEMPUNYAI KASIH YANG BAIK

 1.      Mengasihi kehidupan kekal (Yoh 6 : 27;  Mat 16 : 26).

2.      Mengasihi orang seperti diri sendiri (1 Kor 9 : 19-23;  10 : 33).

3.      Mengasihi Tuhan serta memuliakan Allah (1 Kor 10 : 31;  Flp 1 : 11).

III.    KEHIDUPAN YANG INDAH – MEMPUNYAI PENGHARAPAN YANG BAIK

 1.      Mempunyai wajah Allah (Ef 4 : 20-24;  Rm 6 : 4).

2.      Rukun dengan semua orang (Rm 13 : 17-18;  Mzm 133 : 1).

3.      Melayani Tuhan sekuat tenaga (Mrk 14 : 3-9;  Mat 25 : 31-46).

KESIMPULAN :

 Kehidupan sempurna yang sesungguhnya iaitu kehidupan yang beriman, Kasih dan berpengharapan (1 Kor 3 : 13).

38. Melakukan Hal Yang Diperkenan Oleh Tuhan
|

38. Melakukan Hal Yang Diperkenan Oleh Tuhan

Dasar yang tertinggi bagi umat Kristian sejati yang melakukan sesuatu hal iaitu melakukan hal yang diperkenan oleh Allah.

I.       PASTI MEMPEROLEH KASIH ALLAH

1.      Segala perkara pasti berhasil (Yes 46 : 10;  55 : 11).

2.      Tuhan pasti menyertainya (Yoh 8 : 29;  2 Raj 18 : 5-17).

3.      Dalam permohonan doa pasti memperolehnya (1 Yoh 3 : 22;  Yes 65 : 24).

II.     HARUS BAGAIMANAKAH BARU DAPAT MELAKUKAN HAL YANG DIPERKENAN OLEH ALLAH?

1.      Ujilah dalam segala perkara (Ef 5 : 10;  Rm 12 : 2).

2.      Bersandarlah kepada Tuhan dalam segala perkara (Ams 3 : 5-6;  2 Tim 2 : 7).

3.      Berhati-hatilah melakukan sesuatu (Ef 5 : 15-17;  Ams 14 : 15).

4.      Harus berusaha (2 Kor 5 : 9;  1 Ptr 4 : 1-2).

III.    TELADAN PAULUS YANG BAIK

1.      Berusaha menyelesaikan kehendak Allah (Kis 20 : 23-24).

2.      Tuhan sering menyertainya (2 Tim 4 : 17;  Kis 27 : 22-25).

3.      Yang dimohonkan akan digenapi Allah (Flp 1 : 20).

4.      Bersandar pada Tuhan dalam segala perkara pasti berhasil (Flp 4 : 13).

5.      Mahkota Kebenaran menjadi miliknya (2 Tim 4 : 7-8).

KESIMPULAN :

Hendaklah kita sedar di dalam hikmat kerohanian untuk mengetahui kehendak Allah dengan sempurna, supaya hidup kita layak di hadapanNya serta berkenan kepadaNya dalam segala perkara, mengeluarkan buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah (Kol 1 : 9-10).

37. Berjalan Di Negeri Orang-Orang Hidup
|

37. Berjalan Di Negeri Orang-Orang Hidup

 KITAB BACAAN : Mzm 116 : 8-10.

I.       DI DUNIA TIDAK ADA ORANG HIDUP

1.      Sebab oleh dosa, maka telah mati semuanya (Rm 5 : 12, 14).

2.      Di hadapan Allah tidak ada orang benar (Rm 3 : 9-12).

  • Manusia dalam dosa kesalahan (Mzm 51 : 5).

II.     KRISTUS ADALAH YANG HIDUP SATU-SATUNYA

1.      Dilahirkan oleh Roh Kudus (Mat 1 : 18-21).

2.      Tidak pernah berbuat dosa (Ibr 4 : 15;  Luk 23 : 22).

3.      Kebangkitan jasmaninya tidak mengalami kebinasaan (Kis 2 : 31-33;  1 Kor 15 : 3-8).

  • Sebagai yang sulung dari orang-orang hidup (1 Kor 15 : 20-23).

III.    MENGIKUTI TUHAN DALAM PERJALANAN ORANG HIDUP

1.      Tuhan iaitu jalan (Yoh 14 : 4-6;  Mrk 10 : 17-22).

2.      Melaksanakan kehendak Allah Bapa (Yoh 6 : 38;  8 : 29;  Mat 7 : 21).

3.      Mencontoh kematian Tuhan (Flp 3 : 10;  1 Ptr 2 : 21).

  • Setiap hari mengikut Tuhan memikul salib (Luk 9 : 23-24).
  • Dengan penderitaan badani Kristus sebagai senjata (1 Ptr 4 : 1-2).
  • Memperoleh kemuliaan bersama-sama (Rm 8 : 17).

36. Penantian Umat Kristian Sejati
|

36. Penantian Umat Kristian Sejati

I.       MENANTIKAN SIAPA?

  • Menantikan kedatangan Juruselamat (1 Tes 1 : 9-10;  Flp 3 : 20).

II.     UNTUK PERKARA APAKAH MENANTIKAN DIA?

1.      Anugerah Keselamatan pada akhir zaman (Kej 49 : 18;  Ibr 9 : 28;  1 Ptr 1 : 13).

2.      Penebusan jasmani (Rm 8 : 23;  Flp 3 : 21;  1 Kor 15 : 42, 44).

3.      Beserta Tuhan selamanya (Yoh 14 : 2;  1 Tes 4 : 16-17).

III.    BAGAIMANA MENANTIKAN?

1.      Menantikan dengan sabar (Rm 8 : 25;  Yak 5 : 7-8).

2.      Menantikan dengan berjaga-jaga (1 Tes 5 : 1-6;  Luk 21 : 34-36).

3.      Menantikan sepanjang hari (Mzm 25 : 5;  2 Ptr 1 : 19).

IV.    MANFAAT PENANTIAN

1.      Memperoleh berkat (Yes 30 : 18)

2.      Memperoleh kekuatan (Yes 40 : 33;  Mzm 84 : 7).

3.      Memperoleh Karunia (Rat 3 : 25).