35. Apabila Garam Telah Menjadi Tawar
|

35. Apabila Garam Telah Menjadi Tawar

AYAT ALKITAB : Luk 14 : 34-35.

I.       GARAM SEBENARNYA BAIK

1.      Umat Kristian adalah garam dunia (Mat 5 : 13).

2.      Umat Kristian disucikan dengan darah Tuhan (Why 1 : 5-6).

3.      Umat Kristian adalah Bait Roh Kudus (1 Kor 3 : 16;  6 : 19-20).

II.     SETELAH MENJADI TAWAR TIDAK DAPAT ASIN KEMBALI

1.      Apabila umat Kristian sejati murtad lagi, tidak mungkin dibaharui lagi (Ibr 6 : 4-6).

2.      Barangsiapa yang sengaja berbuat dosa, tidak dapat diselamatkan (Ibr 10 : 26-27).

3.      Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman (Ibr 6 : 7-8;  10 : 27).

III.    KESIMPULAN :

1.      Tidak dapat digunakan dalam ladang – Gereja (1 Kor 5 : 1-2, 9-13, 6).

2.      Dalam sampah (di tengah-tengah orang kafir) juga tidak sesuai (Rm 2 : 21-24).

3.      Lebih baik dibuang dan diinjak orang (Mat 5 : 13b).

  • Di luar pintu Kasih Karunia (Rm 2 : 5-9).
  • Di luar pintu Syurga (2 Tes 1 : 7-9).
34. Hidup Yang Berpengharapan
|

34. Hidup Yang Berpengharapan

Kehidupan umat Kristian yang sesungguhnya adalah kehidupan yang berpengharapan (Ef 2 : 12-13;  1 Ptr 1 : 3-4).

I.       KEHIDUPAN YANG SUKACITA

1.      Memandang dunia seperti sampah, merasa cukup apabila ada pakaian dan makanan (Flp 3 : 8;  1 Tim 6 : 7-10).

2.      Penderitaan apapun juga tidak difikirkan (Rm 8 : 18;  2 Kor 4 : 17).

3.      Pergi, diam dengan Kristus memang lebih baik (2 Kor 5 : 1-2, 6-9;  Flp 1 : 23).

  • Merasa cukup, tidak takut menderita, mati lebih baik, apakah kehidupan yang demikian tidak senang?

II.     KEHIDUPAN YANG DIPELIHARA

1.      Semuanya adalah anak-anak terang (1 Tes 5 : 5-11).

2.      Menyiapkan akal budi (1 Ptr 1 : 13;  Ams 4 : 23).

3.      Melatih tubuh dan menguasai seluruhnya (1 Kor 9 : 27;  Rm 8 : 13).

  • Menjaga kesucian selamanya (2 Ptr 3 : 14;  1 Yoh 3 : 2-3).

III.    KEHIDUPAN YANG BERSEMANGAT UNTUK MEMPEROLEH KEMAJUAN

1.      Giat berlari-lari kepada tujuan (Flp 3 : 10-14;  Ibr 4 : 11).

2.      Melayani Tuhan seumur hidup tanpa malas (Rm 12 : 11).

3.      Tidak berputus asa melakukan kebajikan (Gal 6 : 9-10).

4.      Giat mengerjakan pekerjaan Tuhan (1 kor 15 : 58).

5.      Lebih rajin menyelamatkan manusia (1 Kor 9 : 22-23;  2 Tim 4 : 1-2;  Pkh 11 : 6).

  • Pasti masuk dalam Kerajaan Allah dengan berlimpah-limpah (2 Ptr 1 : 10-11).

 

33. Contoh Kerajaan Israel Yang Binasa
|

33. Contoh Kerajaan Israel Yang Binasa

Sejak zaman raja Salomo, maka Kerajaan Israel dibagi menjadi selatan dan utara (dua bagian), iaitu Kerajaan Israel sebelah utara dan Kerajaan Yehuda sebelah selatan.

Setelah terpecah, oleh kerana Kerajaan Israel banyak dosa-dosa kejahatannya, maka setelah 240 tahun lebih, lalu dimusnahkan oleh Allah.

Dan kini sebab dari kebinasaan Kerajaan tersebut, telah dijadikan sebagai contoh.

AYAT ALKITAB : 2 Raj 17 : 7-18.

I.       KERANA MENYEMBAH BERHALA SEHINGGA BERDOSA TERHADAP ALLAH (7, 9-10)

 1.      Menyembah kepada berhala merupakan pelanggaran terhadap hukum Allah (Kel 20 : 4-6).

 2.      Berhala apa pun jangan disembah (Im 26 : 1).

 3.      Barangsiapa yang menyembah berhala, Allah pasti akan menghukumnya (Kel 20 : 5;  1 Raj 21 : 21-26).

  • Berhala yang tidak berbentuk (wang, kedudukan dan nama) juga jangan disembah (Mat 6 : 24;  Hab 1 : 11).

II.     KERANA MENCONTOH PERBUATAN JAHAT ORANG KAFIR (8, 11)

1.      Mencontoh kepada orang kafir adalah pelanggaran terhadap perintah Allah (Im 18 : 3).

2.      Perbuatan orang kafir jangan dicontoh (Im 18 : 30;  20 : 23-24).

3.      Hendaklah melepaskan yang lama, ganti yang baru (Ef 4 : 17-24).

  • Janganlah menuruti hawa nafsu (1 Tes 4 : 5).

III.    KERANA TIDAK MENDENGAR NASIHAT ALLAH DAN NABI (12-14)

1.      Nabi mewakili perkataan dari Allah (Yer 1 : 4-10).

2.      Mendengar/menurut pada nabi, barulah dapat berhasil (2 Taw 20 : 20).

3.      Yang tidak menurut pada nabi pasti akan menerima hukuman (2 Raj 7 : 19;  Neh 9 : 30).

  • Jangan menganggap rendah terhadap nubuat para nabi (1 Tes 5 : 20).

IV.    KERANA MENINGGALKAN HUKUM TAURAT ALLAH (15-16)

1.      Hukum itu ditulis oleh Allah (Kel 31 : 18;  32 : 15-16).

2.      Yang memegang hukum Taurat pasti berhasil (1 Raj 2 : 2).

3.      Yang tidak memegang hukum Taurat akan ditolak oleh Allah (Im 20 : 22).

  • Hendaklah taat serta rindu akan Firman Allah (Mzm 119 : 60-64;  Yer 15 : 16;  1 Ptr 2 : 1-2).

V.     ANAK-ANAKNYA DIKORBANKAN DALAM API, SERTA MELAKUKAN TENUNG DAN TELAAH (17)

1.      Allah memerintahkan agar jangan mempersembahkan anak-anak dalam api (Im 18 : 21).

  • Jangan menggunakan telaah (Im 19 : 26).

2.      Bagi yang melakukan hal tersebut akan dihukum mati dan dilenyapkan (Im 20 : 1-6).

3.      Jangan lari mengikuti kebiasaan kafir yang jahat (Ul 18 : 9-14).

32. Barzilai Yang Sangat Kaya
|

32. Barzilai Yang Sangat Kaya

Ketika Daud melarikan diri ke tanah Gilead, maka pasukan Absalom juga datang ke tanah itu (2 Sam 17 : 26).  Tetapi Barzilai dengan berani menolong Daud, sehingga Daud kembali ke istana dengan selamat.  Meskipun ia sudah berusia lanjut, namun tidak berlelah kerana mengantarkan Daud.

Barzilai dapat dinyatakan sebagai umat yang saleh (2 Sam 17 : 27-28).

I.       MENYONGSONG RAJA DENGAN BERANI

 1.      Mengenali kebaikan dan kejahatan, petanda milik raja.

  • Hendaklah membezakan baik dan jahat, serta mengasihi Tuhan dengan hati yang tulus (Flp 1 : 10;  Rm 12 : 9).

 2.      Mengaku Tuhan di hadapan semua orang dan seteru.

  • Harus mengaku Tuhan dengan berani (Mat 10 : 32-33).

3.      Mengantarkan raja dengan tak mengenal lelah (2 Sam 17 : 27-28;  19 : 31-32).

  • Menderita bersama Tuhan adalah kemuliaan (1 Ptr 2 : 21;  4 : 16).

II.     MEMBERI DENGAN HATI YANG RELA

1.      Kaya namun tidak sombong (2 Sam 19 : 32).

  • Menjadi kaya dalam perkara kebajikan (1 Tim 6 : 18-19).

2.      Melalui kesusahan menolong Daud (2 Sam 17 : 27-28).

  • Berbuat baik selama ada kesempatan (Gal 6 : 9-10).

3.      Menolong dengan kerelaan hati.

  • Dengan semampunya akan diperkenan oleh Allah (Ul 15 : 7-8;  2 Kor 9 : 7).

III.    CUKUP RENDAH HATI (2 Sam 19 : 33-37)

1.      Sudah tua namun rendah hati dan mengantarkan raja (2 Sam 19 : 32).

  • Harus melayani Tuhan dengan rendah hati dalam segala perkara.

2.      Tidak mencari kedudukan (2 Sam 19 : 37).

  • Jangan gila hormat di dunia (Gal 5 : 26).

3.      Rasa cukup dalam segala perkara (2 Sam 19 : 33-38).

  • Dalam ibadah disertai rasa cukup (1 Tim 6 : 6-10).

IV.    KEUNTUNGAN DIBERIKAN KEPADA ORANG LAIN

1.      Sebenarnya dapat bersenang-senang (2 Sam 19 : 33).

  • Jangan mencari keuntungan sendiri (1 Kor 13 : 5).

2.      Membiarkan hambanya pergi dengan raja (2 Sam 19 : 37b).

  • Harus memperhatikan orang lain (Flp 2 : 4).

3.      Keuntungan yang cuma-cuma, diberikan bagi orang.

  • Memperoleh dengan cuma-cuma, diberikan dengan cuma-cuma (Mat 10 : 8).

 

31. Raja Yosafat Mengalahkan Orang Moab
|

31. Raja Yosafat Mengalahkan Orang Moab

I.       PROSES : 2 Taw 20 : 1-30.

II.     SEBAB :

A.      MENGAMBIL KEPUTUSAN MENCARI ALLAH (3-4)

1.      Berdoa dan berpuasa (3b).

2.      Memohon dengan sehati (4).

B.      PERCAYA AKAN KEKUATAN ALLAH (6-13)

1.      Percaya akan janji Allah (7-11).

2.      Mengakui kelemahan sendiri (12-13).

C.      MENURUT PADA NABI (15-20)

1.      Taat akan nabi (18).

2.      Bersandar akan Allah dengan berani (20).

D.     MENGENAKAN PAKAIAN KUDUS MEMUJI ALLAH (21)

1.      Mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk memuji Allah (21a).

2.      Mengenakan pakaian kudus dan menyanyi di muka orang-orang bersenjata (21b).

III.    AKHIRNYA

1.      Allah mengutus tentara Syurga untuk membunuh seteru (22).

2.      Allah membuat seteru saling bunuh-membunuh (23).

3.      Semua seteru binasa (24).

4.      Memperoleh harta, kerajaan aman (25, 30).

IV.    NASIHAT

1.      Ketika dalam kesulitan harus mencari Allah (Mzm 3 : 5-7;  46 : 1).

2.      Tidak bersandar pada akal sendiri, namun hanya bersandar kepada Allah (Mzm 124 : 8;  Ams 3 : 5).

3.      Janganlah menganggap rendah akan nubuat nabi (1 Tes 5 : 20).

30. Empat Macam Cara Melayani Orang
|

30. Empat Macam Cara Melayani Orang

Tuhan bersabda : “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” (Luk 6 : 31-38).

I.       ADA ORANG YANG MEMBALAS KEBAIKAN DENGAN KEJAHATAN

1.      Hal itu adalah perbuatan orang-orang jahat (Mzm 109 : 2-5).

2.      Seperti Nabal terhadap Daud (1 Sam 25 : 4-11;  21).

3.      Seperti Yudas terhadap Tuhan Yesus (Yoh 10 : 31-32).

4.      Siapa yang membalas kebaikan dengan kejahatan, maka pasti akan menerima malapetaka (Ams 17 : 13).

II.     ADA ORANG YANG MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEJAHATAN

1.      Dari orang yang jahat timbul perkara yang jahat (1 Sam 24 : 13).

2.      Tuhan Yesus menegur perbuatan Yakobus dan Yohanes (Luk 9 : 51-55).

3.      Daud tidak membalas kejahatan terhadap Saul (1 Sam 24 : 8-12).

4.      Umat Kristian jangan membalas kejahatan dengan kejahatan (1 Tes 5 : 15;  1 Ptr 3 : 9;  Ams 20 : 22;  24 : 17;  Rm 12 : 17).

III.    ADA ORANG YANG MEMBALAS KEBAIKAN DENGAN KEBAIKAN

1.      Hal itu adalah perbuatan orang pada umumnya (Mat 5 : 46-47;  Luk 6 : 32-36).

2.      Seperti persahabatan Daud dengan Yonatan (1 Sam 18 : 1;  2 Sam 1 : 26).

3.      Seperti hubungan antara raja Tirus dengan raja Salomo (1 Raj 5 : 1-6).

4.      Umat Kristian harus mengundang kepada orang yang tidak mampu untuk membalasnya (Luk 14 : 12-14).

IV.    ADA ORANG YANG MENGALAHKAN KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN

1.      Perbuatan anak-anak Allah (Mat 5 : 44-45).

2.      Seperti pelayanan Yusuf terhadap para kakaknya (Kej 50 : 15-21).

3.      Seperti Elisa terhadap orang Aram (2 Raj 6 : 8-23).

4.      Tuhan terhadap umat manusia (Luk 23 : 34;  Rm 5 : 7-8).

5.      Siapa yang mengalahkan kejahatan pasti akan memperoleh upah (Ams 25 : 21-22).

  • Jangan kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan (Rm 12 : 21).