71. Hendaklah Berperang Menjadi Tenaga Keselamatan
|

71. Hendaklah Berperang Menjadi Tenaga Keselamatan

KITAB BACAAN : Flp 2 : 21.

I.       MENGAPA?

1.      Sebab tubuh lemah (Rm 7 : 18-23).

2.      Sebab pada akhir zaman akan datang bahaya (2 Tim 3 : 1-5).

3.      Sebab iblis sedang mengaum-aum (1 Ptr 5 : 8).

II.     BAGAIMANA?

1.      Harus bersandar kepada Tuhan (Rm 7 : 25).

2.      Tidak tamak akan duniawi (1 Yoh 2 : 15-17).

3.      Taat akan Allah (Yak 4 : 7;  1 Ptr 1 : 5-9).

III.    PERBANDINGAN

1.      Perusaha menyelesaikan, serta tidak berlumba dengan percuma (Flp 2 : 6-8).

  • Seperti : Paulus (2 Tim 4 : 7-8).

2.      Yang belum menyelesaikan.

  • Seperti : Demas (2 Tim 4 : 10).

 

70. Gereja Adalah Kemuliaan Kristus
|

70. Gereja Adalah Kemuliaan Kristus

I.       HUBUNGAN GEREJA DENGAN KRISTUS

1.      Tuhan membeli dengan darah yang kudus (Kis 20 : 28).

2.      Ia adalah kepala Gereja (Ef 5 : 23).

3.      Gereja adalah tubuhNya (Ef 1 : 23;  Kel 1 : 24).

II.     BAGAIMANA GEREJA MEMULIAKAN KRISTUS

1.      Rajin berkebaktian (Ibr 10 : 25).

2.      Menambah banyak jemaat (Ams 14 : 28).

3.      Mempunyai sikap yang baik (Mat 5 : 16).

4.      Saling mengasihi (Yoh 13 : 34-35).

5.      Mempersembahkan dengan hati yang rela (Kel 35 : 29;  Mal 3 : 10).

6.      Melengkapi persediaan Bait Suci (Ruj : Kel 40 : 34-35).

III.    AKIBATNYA GEREJA YANG MEMULIAKAN TUHAN

1.      Jemaat memperoleh berkat damai sejahtera (Mzm 122 : 6-9).

2.      Gereja dipuji oleh Tuhan (2 Kor 8 : 16;  Why 2 : 8-10).

3.      Gereja dijunjung dan memperoleh pahala (Why 21 : 1-3).

69. Bagaimana Mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani
|

69. Bagaimana Mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani

I.       HENDAKLAH HATI DAN TUBUH SUCI ADANYA

1.      Sebelum bertemu dengan Allah harus menguduskan diri terlebih dahulu (Ibr 12 : 14).

  • Contoh : Kej 35 : 2-3;  Kel 9 : 10-11.

2.      Masuk ke tanah kudus, melihat tanda muzijat Allah harus menguduskan diri terlebih dahulu (Kel 3 : 5).

  • Allah tidak nampak pada dunia yang berdosa (Mat 12 : 38-39).

II.     DENGAN HATI YANG LAPAR DAN HAUS

1.      Terhadap Injil (Ams 27 : 7).

2.      Hendaknya memperhatikan dan menerimanya (Neh 8 : 1-3).

3.      Haus akan kepenuhan Roh Kudus (Yoh 7 : 37-39).

III.    HARUS DENGAN SEGENAP HATI

1.      Meletakkan segala pekerjaan duniawi (Im 23 : 33, 35).

2.      Mendengarkan Firman dengan tekun (Luk 10 : 39, 42).

3.      Berdoa dengan tekun (Mat 6 : 6).

IV.    MENARUH KASIH

1.      Saling melayani (1 Ptr 4 : 10).

  • Saling melayani dengan Kasih, tidak membezakan tempat (Ibr 13 : 1-2;  Gal 3 : 27-28).

2.      Saling mendorong (1 Tes 5 : 11-14).

3.      Mempersembahkan dengan hati yang rela (Kel 25 : 2;  35 : 21, 29).

V.     MELAKSANAKAN DENGAN TEKAD

1.      Memupuk kerohanian dengan hidup menurut roh (Gal 5 : 16-22).

2.      Melaksanakan kasih dengan sekuat tenaga (Mat 22 : 37-39;  1 Yoh 3 : 17-18).

3.      Bagi orang yang membaca, mendengarkan, dan menerima baru memperoleh berkat (Yak 1 : 22-25).

68. Empat Hal Yang Penting Untuk Mengembangkan Gereja
|

68. Empat Hal Yang Penting Untuk Mengembangkan Gereja

I.       MEMBERITAKAN INJIL

1.      Amanat (pesan Tuhan) (Mrk 16 : 15).

2.      Kewajiban umat Kristian (Mat 10 : 8;  2 Tim 4 : 4;  Ef 6 : 20).

3.      Umat yang banyak, memuliakan Allah (Ams 14 : 28).

II.     MENGERJAKAN TUGAS KUDUS

1.      Tidak menyia-nyiakan waktu (Pkh 11 : 6;  2 Tim 4 : 2).

2.      Masing-masing dengan pekerjaannya (Ams 31 : 27;  1 Ptr 4 : 10-11).

3.      Bersehati menjadi lembu (Ams 14 : 4;  Flp 1 : 5).

III.    PERSEMBAHAN PERPULUHAN

1.      Harus melakukannya (Mat 23 : 23).

2.      Untuk pekerjaan Kemah Pertemuan (Bil 18 : 21).

3.      Kebajikan yang membawa berkat (Mal 3 : 10).

IV.    BANYAK BERDOA

1.      Banyak memohon kekuatan Roh Kudus.

2.      Banyak berdoa bagi tugas suci Penginjilan (Kol 4 : 2-3;  Ef 6 : 18-20).

3.      Banyak berdoa bagi perkembangan Gereja (Mzm 122 : 6-7).

67. Bahaya Tamak Akan Harta
|

67. Bahaya Tamak Akan Harta

KITAB BACAAN : Ef 5 : 5.

I.       KEROHANIAN TIDAK MAJU

1.      Tidak dapat melayani Tuhan dengan tekun (Mat 6 : 21-24).

2.      Tidak dapat mengeluarkan buah-buah roh (Mat 13 : 22).

II.     SUKAR MASUK KERAJAAN SYURGA

1.      Sebab bersandar kepada harta (Mrk 10 : 17-22).

2.      Sebab di hadapan Allah tidak kaya (Luk 12 : 15-21).

III.    SEHINGGA BINASA

1.      Pasti menderita (1 Tim 6 : 9).

2.      Mencari kebinasaan sendiri (Kej 19 : 23-26).

  • Yudas sebagai contohnya (Kis 1 : 18-20).

IV.    SIKAP TERHADAP HARTA

1.      Jangan hanya bersandar akan harta (1 Tim 6 : 7).

  • Takut apabila telah cukup akan menjadi sombong (Ul 8 : 11-14).

2.      Cukuplah dirimu dengan apa yang ada padamu (Ibr 13 : 5).

  • Mohon Tuhan jangan memberi kemiskinan atau kekayaan (Ams 30 : 7-9).

3.      Banyak mengumpulkan harta di Syurga (1 Tim 6 : 19).

  • Paling tepat (Mat 6 : 19-20).

66. Manusia Yang Dibunuh Oleh Orang Amalek
|

66. Manusia Yang Dibunuh Oleh Orang Amalek

KITAB BACAAN : Ul 25 : 17-18.

I.       ORANG YANG LELAH

1.      Sebab perjalanan jauh dan sukar dilewati (Bil 14 : 1-4).

  • Hendaklah tahan penderitaan, dengan menyelesaikan perjalanan Syurga (Ibr 10 : 32-36).

2.      Sebab menanggung beban (Kel 12 : 37-39).

  • Hendaklah menanggalkan semua beban (Ibr 12 : 1).

3.      Sebab kekurangan makanan (Bil 11 : 4-6;  20 : 2).

  • Hendaklah berlimpah dengan santapan rohani (Kol 3 : 16;  Ef 5 : 18;  Yoh 7 : 37-39).

II.     ORANG YANG BERADA DI DELAKANG

1.      Sebab kerohaniannya masih seperti kanak-kanak (1 Kor 3 : 1-4).

  • Hendaklah tumbuh menjadi orang dewasa (Ibr 5 : 16).

2.      Sebab tidak mengikut akan Tuhan (Bil 32 : 15).

  • Hendaklah cepat-cepat pergi mengikut Tuhan (Kid 1 : 4).

3.      Sebab tidak mengejar dengan rajin (Ibr 4 : 1-2).

  • Hendaklah mengejar, jangan mengundurkan diri (Ibr 10 : 38-39).

III.    ORANG YANG LEMAH

1.      Sebab mengerti keadaan jasmani (Yak 1 : 13-15).

  • Hendaklah melaksanakan menurut Roh Kudus (Gal 5 : 16-18).

2.      Sebab tubuh menderita sakit (Yer 3 : 22;  30 : 12-15).

  • Tuhan pasti menyembuhkan (Yeh 34 : 16).

3.      Sebab lupa akan pengharapan (Kel 3 : 7-8).

  • Hendakah sabar menanti pengharapan (Rm 8 : 27-28).