Nyanyian Kidung Rohani no. 133 (Yang dinyanyikan pada permulaan Kebaktian) :
Pada nyanyian ini memberi petunjuk mengenai pengajaran yang sangat penting.
Segala perkara di dunia selalu berubah terus, bahkan berubah semakin jahat, rosak, sehingga manusia tidak memperoleh pegangan dan kecewa; Hanya pada Alkitab memberi petunjuk bahawa “Yesus tidak berubah” adalah suatu kabar gembira; Menyuruh agar manusia hanya bersandar kepada Dia, sudah pasti ada pengharapan (Ibr 1 : 10-12; 13 : 8).
Dibawah ini dihuraikan beberapa hal mengenai pengajaran berita baik tersebut :
I. YESUS ADALAH ALLAH YANG KEKAL, MAKA TIDAK BERUBAH (Yes 9 : 6)
Yakni “Yang lanjut usianya” (Dan 7 : 9).
Tak berawal dan berkesudahan (Ibr 7 : 3).
Meskipun datang ke dalam dunia serta disalibkan, namun pada hari yang ketiga bangkit serta hidup sampai selamanya (Why 1 : 18, 8).
- Sekarang, rohnya yang hidup beserta dengan orang yang percaya kepadaNya, sering menolong, sungguh di Syurga dan di bumi hanya Dia sangat pengasih serta dapat disandalkan (Mzm 73 : 25).
II. ANUGERAH KESELAMATANNYA TIDAK BERUBAH
“Anugerah Keselamatan” iaitu Ia datang menjelma sebagai manusia menyerahkan nyawaNya untuk penebusan dosa, dan memberikan kebajikan atau kebaikan yang kekal (1 Yoh 4 : 9-10).
- Kelepasan tetap untuk selamanya (Yes 51 : 6).
Sampai sekarang masih ada pekerjaan dari Roh Kudus, sampai selamanya (Mat 24 : 14; 28 : 20) yang telah lalu, sekarang, dan yang akan datang, semuanya menyelamatkan, bahkan menyelamatkan sampai akhir (2 Kor 1 : 10; Ibr 7 : 24-25).
III. FIRMANNYA KEKAL (TIDAK BERUBAH SELAMANYA)
(1 Ptr 1 : 25; Mat 24 : 35; Mzm 119 : 89)
Firman yang diberitakan pada zaman dahulu semuanya sama dengan yang diberitakan oleh Gereja Benar, Alkitab melarang manusia mengubah Firman Tuhan (Ul 4 : 2; 12 : 32; Why 22 : 18).
Yang mengubah Injil pasti akan terkutuk (Gal 1 : 7-8).
IV. KERAJAANNYA TIDAK BERUBAH
Semua Kerajaan di atas dunia, selalu berubah terus, sehingga akhirnya lenyap, seperti yang ditunjukkan dalam penglihatan raja Babel (Dan 2 : 31-35).
Dunia ini, akan lenyap (1 Yoh 2 : 17).
Sampai pada akhir zaman nanti akan hangus dalam nyala api (2 Ptr 3 : 10).
Hanya Kerajaan Tuhan kekal selamanya, dan tidak terhapuskan (Mzm 145 : 13; Dan 2 : 44; 7 : 13-14, 21).
“Langit dan bumi yang baru, tetap selamanya” (2 Ptr 3 : 13).
Umat Kristian yang saleh, memperoleh kehidupan yang kekal, dan akan bersama-sama dengan Tuhan di dalam KerajaanNya, sampai hidup yang kekal (2 Ptr 3 : 11-13; 1 Tes 4 : 17).
V. KASIHNYA TIDAK BERUBAH (Yes 54 : 10).
Kasih manusia sebagian besar termasuk perasaan, tidak menetap seterusnya, sekalipun suami-isteri yang saling mengasihi, ayah dan anak, semuanya adalah kasih yang sementara, bahkan dapat saling membenci; Hanya Kasih Tuhan adalah Kasih yang tidak berkesudahan (Yoh 13 : 1).
Kasih dari ayah anak terhilang, yang dikatakan oleh Tuhan iaitu kasih yang demikian : Allah bertekad tidak akan membuang umatNya – sekalipun memberontak (Mzm 94 : 14). Yakni Kasih sampai akhir dan menolong sampai masuk ke dalam Syurga (2 Tim 4 : 18).
Di dalam Mzm 136, terdapat 26 kata-kata : “Kasih setiaNya untuk selama-lamanya”. Paulus menerangkan : Apabila kita mengalami penderitaan yang bagaimanapun, musuh dan bahaya, semuanya itu tidak dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan (Rm 8 : 35-39).
VI. JANJINYA PASTI DIGENAPI
“Janji Allah” adalah suatu kebahagiaan besar yang akan diberikan oleh Allah, ada janji tentu ada kegenapan. Pada zaman dahulu Allah menjanjikan seorang anak bagi Abraham, menjanjikan bangsa pilihan untuk memperoleh tanah Kanaan, menjanjikan bahawa keturunan Yehuda, akan menjadi raja, menjanjikan JuruSelamat untuk menolong semua bangsa.
Ketika Yesus memberitakan Injil, menjanjikan bahawa umatNya akan memperoleh Roh Kudus (Yoh 14 : 16-17; Luk 24 : 49; Kis 1 : 5). Hidup yang kekal (1 Yoh 3 : 28) masuk Kerajaan Syurga (Luk 12 : 32). Berhak menerima janji (Gal 3 : 29), terutama bahawa Ia pasti akan datang lagi dan menjemput para murid (Yoh 14 : 3). Semuanya pasti nyata dengan sempurna, sama sekali tidak berubah.
VII. KEPERCAYAAN KITA TIDAK BOLEH BERUBAH
Segala kebajikan yang dijanjikan oleh Tuhan, semua akan diperoleh kerana iman (Rm 5 : 2), tetapi hati manusia mudah berubah, meskipun di dalam iman kepercayaan, dapat berubah, maka tidak akan memperoleh kebahagiaan yang dijanjikan oleh Tuhan.
Di dalam Alkitab banyak nasihat tentang iman jangan berubah.
Hendaklah diperhatikan baik-baik, dengan bersandar kepada Pertolongan Roh Kudus, supaya iman diteguhkan sampai akhir, serta mentaati Firman yang dipelajari, tidak berubah selamanya, sampai kedatangan Tuhan untuk menyambut Kerajaan Syurga, merupakan nasihat yang terpenting bagi setiap umat Kristian.
Ayat Alkitab yang berhubungan dengan hal tersebut tercantum di bawah ini (Ibr 3 : 14; 10 : 22-23; Kis 11 : 22; 13 : 43; Ibr 10 : 35, 36, 39; Kol 1 : 23).
adakah kita mau biar bentuk salib terlihat di gereja atau kita turunkan salib itu….