|

Matius 13:54-14:12

Matius. 13:54-14:12
Yesus ditolak dan Yohanes Pembaptis dihukum mati

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Nama Yesus telah tersebar di seluruh Galilea dan bahkan mencapai telinga Herodes Antipas, penguasa Galilea dan Berea. Tetapi orang-orang dari kampung halamanNya sendiri tidak senang dan menolakNya. Ketika Herodes mendengar tentang kuasa Yesus yang besar, ia percaya bahawa Yesus adalah Yohanes yang dibangkitkan dari kematian. Herodes yang merupakan alat si jahat, tidak hanya membunuh Yohanes Pmbaptis, tetapi kemudian juga berencana untuk membunuh Yesus (Luk. 13:31)

Ayat kunci

​“Dan kerana ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakanNya di situ” (13:58)

Tahukah anda…?

1. Herodes raja wilayah (14:1) lahir dengan nama Antipas. Ia adalah anak ermuda dari Raja Herodes dan Malthace, dan mewarisi daerah Galilea dan Perea dari daerah kekuasan ayahnya… Dia adalah anak Herodes yang paling berbakat, dan seperti ayahnya yang adalah arsitek yang terkenal, dia membangun kota Tiberias di Danau Galilea (22M) dan dinamakan demikian sebagai penghormatan kepada Kaisar Tiberius. Dia menikahi anak Raja orang Nabat Aretas IV (q.v) , tetapi kemudian menceraikannya untuk menikah dengan Herodias (q.v), isteri dari saudara tirinya Herodes Filipus. 7/522

2. Herodias (14:3) menikah dengan Herodes Filipus (bukan Filipus raja wilayah, Lukas. 3:1), anak Herodes Agung dan Mariamme II… sehingga merupakan setengah saudara Herodes Antipas… Herodias bukan saudara ipar Antipas, tetapi juga keponakannya, anak setengah saudaranya Aristobulus. 6/388

3. Hukum Allah melarang laki-laki menikah dengan isteri saudaranya (Im. 18:16; 20:21)

4. Anak dari Herodias (14:6): Anak Herodias dari pernikahannya yang sebelumnya. Tarian yang dilakukannya mungkin bersifat sangat sensual, tetapi Alkitab tidak menuliskannya. Ini disiratkan dari moralitas keluarga Herodias yang bobrok, dan juga status rendahan para gadis penari. 6/338

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(13:54-58)
​​​​​​​​​​(14:1-2)
​​​​​​​​​​(14:3-12)
​​​​​​​​​​(3-5)
​​​​​​​​​​(6-11)
​​​​​​​​​​(12)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis bagian
13:54-58

​1a. Mengapa orang-orang di kota asal Yesus merasa tidak senang denganNya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1b. Dengan jalan apa saja banyak orang hari ini tidak suka dengan Yesus?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1c. Apakah iman anda dalam Tuhan kadang-kadang menjadi lemah kerana anda mengira anda telah mengenalNya terlalu baik?

​​​​​​​​​​​​​1d. Bagaimanakah kita kadang-kadang melakukan kesalahan serupa dalam menghakimi orang lain?

2a. Bagaimanakah orang-orang di kota asal Yesus menunjukkan ketidakberimanan manusia?

​​​​​​​​​​​​2b. Mengapa iman dibutuhkan agar Tuhan bekerja dalam kehidupan kita? (58)
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

14:1-12

​3. Bayangkanlah bagaimana perasaan Herodes ketika ia berkata bahawa Yesus adalah Yohanes Pembaptis yang telah bangkit dan kematian. Menurut anda, apakah ia sungguh-sungguh ingin percaya kepada Yesus? Jelaskanlah

​​​​​​​​​​​​​4a. Apakah yang disampaikan ayat-ayat ini mengenai sifat Herodes?

4b. Apakah anda melihat sebagian sifatnya dalam diri anda sendiri? Apakah yang dapat anda lakukan untuk menanggulanginya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​ ​
5a. Mengapa Herodes ingin membunuh Yohanes? Mengapa orang-orang yang hidup dalam dosa, seperti Herodes dan Herodias, ingin melenyapkan orang benar seperti Yohanes?

5b. Bagaimanakah sikap Herodes dan Herodias mencerminkan hati banyak orang yang tidak ingin menerima injil, atau bahkan mencemoohnya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

6. Apakah kesalahan yang dilakukan Herodes sehingga menyebabkan kematian Yohanes yang tragis? Apakah pengajaran di balik hal ini?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7. Bagaimanakah Yohanes menjadi teladan bagi kita dalam penderitaan dan kematiannya? ​​​​​​​​​​​

|

Matius 13:24-53

​Matius. 13:24-53
Perumpamaan Kerajaan Syurga (2)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Dalam perumpamaan pertama, yaitu perumpamaan penabur, Tuhan Yesus membicarakan 4 jawaban berbeda pada pesan Kerajaan Syurga. Ia juga menjelaskan bahawa pengaruh perumpamaan-perumpamaan ini lebih jauh lagi mengeraskan hati orang-oranf yang tidak percaya. Pada perumpamaan-perumpamaan selebihnya, kita akan melihat lebih dekat pada perluasan kerajaan Syurga dan pemisahan akhir antara orang benar dengan orang jahat.

Ayat kunci

​“Supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: “Aku mahu membuka mulutKu mengatakan perumpamaan, Aku mahu mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan”” (13:35)

Tahukah anda…?

1. Benih lalang (13:25): ilalang (darnel) yang sangat mirip dengan gandum. Keduanya hampir tak dapat dibedakan sampai mereka sungguh-sungguh matang di saat panen.1/1437

2. Biji sesawi (13:31): Biji sesawi bukan biji-bijian terkecil di dunia pada hari ini, tetapi benih paling kecil yang digunakan para petani dan peladang Palestina, dan dalam kondisi yang baik tanaman ini dapat mencapai tinggi tiga meter. 8/1458

3. Tepung terigu tiga sukat (13:33): kurang lebih ½ gantang atau 22 liter

4. “Kerajaan syurga adalah seumpama”: bukan “seumpama seorang…”, tetapi “seumpama keadaan seseorang…”; “seumpama di sini mencerminkan idiom bahasa Aram yang bererti “demikianlah pada X seperti pada Y”” 6/316

5. Menurut aturan orang-orang Yahudi, apabila seorang hamba menemukan milik tuannya yang empunya ladang. 6/328

Pengamatan

​​​​​​​​​​(13:24-30)
​​​​​​​​​​(13:31-32)
​​​​​​​​​​(13:33)
​​​​​​​​​​(13:34-36)
​​​​​​​​​​(13:37-43)
​​​​​​​​​​(13:44)
​​​​​​​​​​(13:45-46)
​​​​​​​​​​(13:47-50)
​​​​​​​​​​(13:51)​​
​​​​​​​​​​(13:52)
​​​​​​​​​​(13:53)

Kunci kata/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis bagian

​Untuk lebih memahami makna istilah “hal Kerajaan Syurga itu seumpama”, bacalah sebagai “hal kerajaan Syurga itu seperti keadaan…” Contohnya, hal kerajaan Syurga itu bukan “seumpama orang…” (24), tetapi seumpama keadaan seseorang yang menaburkan benih yang baik.

13:24-30; 37-43

1. Siapakah orang yang menaburkan benih yang baik? Bagaimanakah caranya menaburkan benih?

2. Apakah yang membeakan “anak-anak Kerajaan” dengan “anak si jahat” seperti yang membedakan gandum dengan ilalang?

3. Apakah yang diajarkan perumpamaan ini dalam hal adanya kejahatan di dunia?

4. Apakah kerajaan Syurga? Tuliskanlah definisinya sehubungan dengan perumpamaan ini.

5. Apakah perumpamaan ini mengajarkan kita untuk menoleransi kejahatan? Bila ya, apakah ini bertentangan dengan perintah untuk mengeluarkan orang-orang jahat dari gereja (I Kor. 5:1-13)?

13:31-33

​6. Jelaskanlah perumpamaan-perumpamaan ini:
​6a. “Burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya”
​​​​​​​​​​​​​6b. Khamir di balik tepung terigu
​​​​​​​​​​​​​

7. Apakah yang diajarkan dua perumpamaan ini mengenai perluasan kerajaan Syurga?

 

 

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​8. Bagaimanalah kerajaan syurga berbeda dengan apa yang difikirkan orang-orang di
masa Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

13:44-46

​10a. Apakah yang dapat kita pelajari mengenai nilai injil kerajaan Syurga?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​10b. Mengenai apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan warisan kerajaan syurga, apakah yang diajarkan oleh tindakan menjual segala hal untuk membeli tanah atau mutiara?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
11. Bagaimanakah perumpamaan tentang pukat serupa dengan perumpamaan tentang gandum dan ilalang?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
13:51-53

12a. Ahli Taurat seperti apakah yang dimaksudkan oleh Tuhan?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
12b. Apakah erti “megeluarkan harta yang baru dan lama”?
​​​​​​​​​​​​

|

Matius 13:1-23

​Matius. 13:1-23
Perumpamaan Kerajaan Syurga (1)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Menghadapi penolakan yang semakin hebat, Tuhan Yesus memberikan pengajaranNya yang ketiga, yang berlaku sebagai wakyu dan juga peringatan. Tidak seperti pengajaran-pengajaran besar sebelumnya, di sini Yesus berbicara dalam bentuk perumpamaan. Walaupun erti perumpamaan-perumpamaan ini tersembunyi dari orang-orang secara umum, erti ini diberitahukan kepada para pengikut Yesus. Menggenapi nubuat Perjanjian Lama, Tuhan membicarakan apa yang telah Allah rahasiakan sejak awal mula- kedatangan dan perwujudan akhir kerajaan Syurga.

Ayat kunci

​Jawab Yesus: “ Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia kerajaan Syurga, tetapi kepada mereka tidak” (13:11)

Tahukah anda…?

1. Perumpamaan (13:3): kata “perumpamaan” –parable berasal dari bahasa Yunani parable yang ertinya “tempat di sebelah”, yang bererti sebuah perbandingan atau ilustrasi. Perumpamaan umumnya digunakan dalam Perjanjian Baru sebagai cerita ilustrasi yang Yesus simpulkan dari alam dan kehidupan manusia. 8/1457

2. Tempat yang berbatu-batu (13:5): Bukan tanah yang tertutupi batu-batu kecil, tetapi tanah dangkal di atas lapisan bebatuan keras

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(13:1-2)
​​​​​​​​​​(13:3-9)
​​​​​​​​​​(13:10-17)
​​​​​​​​​​(13:18-23)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum

1. Apakah dua keadaan yang diceritakan Yesus dalam perumpamaan-perumpamaan ini? Siapakah dua kelompok pendengarnya?

2. Apakah anda melihat kesamaan dalam dua kelompok pada perumpamaan-perumpamaan ini?

Analisis bagian
13:3-9, 18-23

​1. Pikirkanlah sebuah scenario modern (sebagai contoh) untuk tiap jenis tanah.
​1a. Benih yang jatuh di pinggir jalan.
​​​​​​​​​​​​
​1b. Benih yang jatuh di tempat yang berbatu-batu
​​​​​​​​​​
​1c. Benih yang jatuh di antara semak duri.
​​​​​​​​​​​​
​1d. Benih yang jatuh di tanah yang baik

​​​​​​​​​​​​​2. Apakah inti dari perumpamaan ini?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​3. Bagaimanakah anda dapat menjadi tanah yang baik dan memungkinkan firman Allah berakar dalam diri anda?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4.  Apakah yang dimaksud dengan “kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan”? Bagaimanakah mereka “menghimpit” firman Allah (22)?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​5. Apakah buah yang diinginkan Tuhan untuk kita hasilkan (23)?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​6. Apakah pengajaran di balik “siapa beetelinga, hendaklah ia mendengar” (9)?

​​​​​​​​​​​
13:10-17

​7a. Apakah “rahasia kerajaan Syurga”?
​​​​​​​​​​​​​7b. Siapakah orang-orang yang diberikan pengetahuan akan miskin kerajaan Syurga (11)? Apakah yang harus kita lakukan untuk memahami firman kerajaan syurga (19, 23)?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
8a. Mengapa Yesus menggunakan perumpamaan dan tidak mengajar orang-orang secara terus terang?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
8b. Apakah ayat 15 mengajarkan bahawa Allah tidak menghendaki sebagian orang tertentu memahami misteri ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
9. Apakah gejala-gejala “hal yang degil dan telinga yang sulit untuk mendengar”? Apakah kadang-kadang anda melihat gejala ini dalam diri anda sendiri?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
10. Bagaimanakah kita diberkati sama seperti para murid (16,17)?
​​​​​​​​​​​

|

Matius 12:22-50

Matius. 12:22-50
Yesus ditolak (3)

Dasar-dasar pemahaman
Latar belakang

​Penentangan dari orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat semakin besar. Peringatan-peringatan dari Tuhan kita juga bertambah berat. Ia menunjukkan beratnya dosa penghujatan dan memperingatkan “angkatan yang jahat dan tidak sedia” tentang penghakiman yang akan datang.

Ayat kunci

​“Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu” (12:28)

Tahukah anda…?

1. Niniwe (12:41): Kota kuno yang terkenal, terletak di sisi timur Sungai Tigris, di seberang kota Mosul di zaman sekarang. Alkitab menyebutkan Nimrod sebagai pendiri kota Niniwe (Kej. 10:8-11). Di tahun 612 SM, ibu kota kerajaan Asyur yang indah ini hancur total, seperti yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Ibrani, menjadi seperti sebuah mitos, hingga ditemukan oleh Sir Austen Layard dan orang-orang lain di abad ke-19.10/924

2. Ratu dari Selatan (12:42): Di I Raja-Raja 10:1 ia disebut Ratu Syeba, sebuah negeri di barat laut Arabia, yang sekarang disebut Yaman.8/1457

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(12:22-24)
​​​​​​​​​​(12:25-37)
​​​​​​​​​​(25-28)
​​​​​​​​​​(29)
​​​​​​​​​​(30-32)
​​​​​​​​​​(33-37)
​​​​​​​​​​(12:38-42)
​​​​​​​​​​(12:43-45)
​​​​​​​​​​(12:46-50)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​
Analisis umum

1. Tema ayat-ayat ini sangat berkaitan dengan kutipan nubuatan Yesaya di ayat 18 hingga 21. Lihatlah apakah anda dapat menemukan hubungannya.

Analisis bagian
12:22-37

​1. Mengapa reaksi orang-orang Farisi terhadap penyembuhan Yesus begitu berbeda dengan orang-orang lain?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2. Jelaskanlah dengan kata-kata anda sendiri tiga pembelaan yang diberikan Yesus untuk menjawab tuduhan-tuduhan orang Farisi.
2a. 25-26
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2b. 27​​​​​​​​​​​​​​​​​​
2c. 29
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
3. Menurut ayat 28, apakah ciri-ciri kerajaan Allah?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
4a. Mengapa tuduhan orang-orang Farisi merupakan hujatan terhadap Roh Kudus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4b. Mengapa menghujat Roh Kudus adalah dosa yang tidak dapat diampuni?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

5. Jika pohon menghasilkan buah, maka ​​ menghasilkan

6. Apa yang diajarkan Yesus dalam perikop ini mengenai:
6a. KekuatanNya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​6b. Hati? ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​6c. Penghakiman?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
12:38-45

​7a. Apakah yang diminta oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi kepada Yesus? Apakah yang salah dari permintaan mereka?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​7b. Bagaimanakah kadang-kadang kita melakukan kesalahan yang sama?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​8. Apakah tanda Nabi Yunus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
9. Pelajaran dan peringatan apakah yang kita dapatkan dari orang-orang Niniwe dan Ratu Syeba?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
10a. Jelaskanlah erti dan pengajaran tentang orang yang kerasukan setan​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
10b. Apakah yang harus kita lakukan setelah “bersih tersapu dan rapih teratur”?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
12:46-50

​11. Apakah Yesus menyangkal sanak keluarganya sendiri? Jelaskanlah jawabanNya di ayat 48 hingga 50
​​​​​​​​​​​​

|

Matius 12:1-21

Matius. 12:1-21
Yesus ditolak (2)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Walaupun Yesus banyak melakukan tanda mujizat di Galilea, banyak orang masih tidak mahu bertobat. Pada bagian ini, orang-orang Farisi berusaha mencari alasan untuk menuduh Yesus. Penolakan berkembang sebegitu besar sehingga mereka mulai berencana untuk membunuh Yesus.

Ayat kunci

​“Kerana Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat” (12:8)

Tahukah anda…?

1. Memetik bulir gandum (12:1): Menurut orang-orang Farisi, memetik bulir gandum bererti menulai, menggosok bulir gandum dengan tangan itu mengirik, dan meniup kulit gandum adalah menampil. 12/45

2. Roti sajian (12:4): secara tertulis bererti “roti yang dihadapkan, roti bertuan” adalah roti yang ditaruh di hadapan Allah (Kel. 25:30; 35:13; 39:36, dsb)… Roti sajian terdiri dari 12 roti yang dipanggang, dibuat dari tepung terbaik, masing-masing dua persepuluhan efa… Roti-roti ini disusun dua kolom dan enam baris (ma’ areket, Im. 24:6)7/1183

3. Imam-imam melanggar Sabat (12:5): Apabila dilihat secara definisi, tugas-tugas imam dapat dianggap sebagai “pekerjaan”. Dalam hal ini, para imam telah menodai Sabat dengan melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan persembahan korban bakaran di hari Sabat (ref. Bil. 28:9)

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(12:1-14)
​​​​​​​​​​(1-8)
​​​​​​​​​​(9-14)
​​​​​​​​​​(12:15-21)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum

​1. Bacalah ayat-ayat di bawah ini untuk memperoleh latar belakang dan simpulkanlah setiap topic.
1a. Roti sajian: Im. 24:5-9
​​​​​​​​​​​​1b. Daud: I Sam. 21:1-6
​​​​​​​​​​​​1c. Imam-imam: Bil. 28:9-10
​​​​​​​​​​​​1d. Belas kasihan: Hos. 6:6 (lihat juga Mat. 9:13)
​​​​​​​​​​​

Analisis bagian
12:1-14

​1a. Bagaimanakah contoh Daud memakan roti sajian dan para imam di dalam Bait Allah menjawab tuduhan orang-orang Farisi?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
1b. Apa yang dimaksud Yesus dengan, “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat”?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

2. Tunjukkanlah kesalahan dalam menggunakan ayat ini untuk mendukung keyakinan bahawa Tuhan lolos dari Hukum Sabat.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
3. Bagaimanakah pertanyaan di ayat 10 dimaksudkan untuk menjebak Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
4. Apakah prinsip-prinsip dasar dalam alinea ini yang Tuhan ingin tunjukkan pada orang-orang yang menuduhNya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5. Apabila Tuhan Yesus tidak meniadakan Sabat, jenis-jenis perbuatan apa saja yang dapat kita lakukan pada hari Sabat? Dasarkanlah jawaban anda dengan ayat ini
​​​​​​​​​​​
6. Bagaimanakah kita kadang-kadang mengabaikan belas kasihan saat kita memberikan persembahan? ​
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7a. Menurut anda, apakah niat orang-orang Farisi dalam berencana melawan Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7b. Dari sini, apakah yang dapat kita pelajari dalam hal sikap kita kepada Allah dan hubungan dengan orang lain?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

12:15-21

​8. Apakah kesan anda saat membaca kata-kata Nabi Yesaya? Bacalah juga Yesaya. 42:1-4 sebagai sumber kutipan.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​9. Dengan jalan apakah Yesus menggenapi nubuat tentang Mesias ini? ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

10. Bandingkanlah orang-orang Farisi dengan Tuhan Yesus dalam sikap dan perbuatan mereka. Pelajaran apakah yang didapat dari mereka dalam hal cara yang benar untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
11. Ceritalah pengalaman anda saat menjadi seperti “buluh yang patah terkulai” dan “sumbu yang pudar”, tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada anda
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

|

Matius 11:2-30

​Matius. 11:2-30
Yesus ditolak(1)

Dasar belakang
Latar belakang

​Setelah mengutus kedua belas rasul, Tuhan Yesus melanjutkan pelayananNya. Sekali lagi kita membaca tentang Yohanes Pembaptis dan perannya dalam pelayanan Yesus.Melihat hati orang-orang ayng tidak mahu bertobat, Yesus mulai mengecam kota-kota di daerah itu. Namun setelah itu, Ia masih memanggil orang-orang untuk datang kepadaNya untuk memperoleh kelegaan.

Ayat kunci

​“Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, kerana Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (11:28-29)

Tahukah anda…?

1. Korazim, Betsaida dan Kapernaum (11:21,23): Ketiga-tiga dekat dengan pantai barat laut Danau Galilea. Kecaman yang diarahkan kepada Kapernaum dan kota-kota lain yang tidak percaya (Mat. 11:23) secara kentara tergenapi. Talhum, situs arkeologi yang dipercaya sebagai tempat Kapernaum dahulu berdiri, adalah kota tak berpenghuni empat kilometer jauhnya dari sebelah barat laut titik pertemuan antara Sungai Yordan dengan Danau Galilea. 10/209

2. Tirus dan Sidon (11:21) adalah kota-kota besar Fenisia di Mediterania yang berdekatan, dan seringkali dikecam oleh nabi-nabi Perjanjian Lama kerana penyembahan berhala mereka (Yes. 23; Yeh. 26-28; Yoel. 3:4; Amo. 1:9-10; Zak. 9:2-4)6/273

3. Kain kabung dan abu (11:21): Bangsa Israel menggunakan kain kabung untuk menandai pertobatan dan perkabungan. Warna yang gelap dan permukaan yang kasar pada bahan bulu kambing membuatnya ideal untuk tujuan itu.4/480 Abu ditambahkan untuk menandakan perkabungan yang amat sangat (ref. Ayb. 42:6; Dan. 9:3) ditaburkan di atas kepala (II Sam. 13:19; Rat. 2:10), diduduki (Yun. 3:6), berbaring di atasnya (Est. 4:3) atau bahkan berguling atasnya (Yer. 6:26; Mik. 1:10)6/273

4. Dunia orang mati- Hades (11:23): adalah tempat orang-orang mati 12/44

5. Kuk (11:29): adalah sepotong balok kayu atau tiang kayu yang berat, dibentuk untuk dipikul di atas leher dengan bagian kayu yang melengkung di sekeliling leher dan diikatkan pada tiang dan digunakan untuk mengekang sekelompok binatang penarik sehingga mereka dapat menarik beban secara merata.

Pengamatan
Garis besar
​​
​​​​​​​​​​(11:2-19)
​​​​​​​​​​(2-6)
​​​​​​​​​​(7-15)
​​​​​​​​​​(16-19)
​​​​​​​​​​(11:20-24)
​​​​​​​​​​(11:25-30)
​​​​​​​​​​(25-27)
​​​​​​​​​​(28-30)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum

1. Tuliskanlah ayat-ayat yang menunjukkan keraguan orang-orang untuk menerima injil

2. Menurut kata-kata Yesus dalam ayat-ayat ini, apakah tujuan dan peran mujizat?

Analisis bagian
11:2-6

​1. Mengapa Yohanes dipenjarakan?
​​​​​​​​​​​​​

2. Apakah yang tersirat dalam pertanyaan Yohanes?
​​​​​​​​​​​​​

3. Apakah yang membuatnya menanyakan pertanyaan ini?
​​​​​​​​​​​​
​3a. Bagaimanakah Yesus menjawab pertanyaan Yohanes? (lihat Yes. 35:5-6; 61:1)
​​​​​​​​​​​​
​3b. Bagaimanakah jawaban Yesus memberikan semangat?

​​​​​​​​​​​​​4. Jelaskanlah ayat 6 dan amalkanlah pada diri kita
​​​​​​​​​​​​

11:7-19

​5. Catatlah perkataan Yesus tentang Yohanes Pembaptis.

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​6. Kebenaran apakah yang diajarkan tentang kerajaan Syurga pada ayat-ayat ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

6a. 11
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​6b. 12
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

7. Jelaskan hal penting di ayat 13

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​8. Bagaimanakah orang-orang pada masa itu seperti anak-anak dalam perumpamaan Yesus? (lihat ayat 20)

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​9. Bandingkanlah alinea ini dengan Lukas. 7:29-35. Menurut anda, apakah atau tindakan apakah yang dimaksudkan Yesus dengan anak-anak membenarkan hikmat?
​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​10. Menurut ayat 11-19, bagaimanakah kita dapat masuk ke dalam kerajaan Syurga?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

11:20-24

​11. Mengapa penghakiman terhadap kota-kota tersebut lebih buruk daripada kota-kota​
penyembah berhala dalam Perjanjian Lama?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
12. Pengajaran apakah yang disampaikan kecaman-kecaman Yesus mengenai sikap dan
jawaban kita atas mujizat?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

11:23-30

​13. Bagaimanakah alinea ini berhubungan dengan keseluruhan perikop?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

14a. Siapakah “orang bijak dan orang pandai”, dan siapakah “orang kecil”?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​14b. Mengapa Allah menyembunyikan kehendak dan perbuatanNya dari orang bijak dan pandai, tetapi menyatakannya kepada orang-orang kecil?
​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​15. Setelah membaca Yohanes. 14:6, jelaskanlah ayat 27.

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​16a. Siapakah yang “letih lesu dan berbeban berat”?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
16b. Bagaimanakah seharusnya kita datang kepada Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

17a. Apakah kuk Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

17b. Mengapa kukNya ringan?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​17c. “Kuk” dan “Istirehat” biasanya tidak berjalan bersama-sama. Tetapi mengapa Yesus memberitahukan kita untuk memikul kukNya untuk mendapatkan istirehat bagi jiwa kita?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
18. Bagaimanakah caranya agar hati kita juga dapat menjadi “lemah lembut dan rendah hati”?
​​​​​​​​​​​​