|

Matius 9:35-11:1

Matius. 9:35-11:1
Pengutusan kedua belas rasul

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Yesus pergi ke setiap kota dan desa, mengajar, mengabarkan injil, dan menyembuhkan. Melihat banyak otang yang membutuhkan pertolongan, Ia memanggil murid-muridNya kepadaNya, memberikan kuasa kepada mereka, dan menugaskan mereka untuk memberikan kuasa kepada mereka, dan menugaskan mereka untuk mengabarkan injil ke seluruh negeri. Dalam pengajaran yang kedua, Yesus memberikan peringatan-peringatan dan petunjuk kepada mereka untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan-tantangan yang menanti mereka.

Ayat kunci

​“Maka kataNya kepada murid-muridNya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit”” (9:37)

Tahukah anda…?

1. Zelot (Simon orang Zelot) (10:4): Entah menunjukkan semangat ibadah Simon, atau keanggotaannya dalam Partai Zelot, sbuah kelompok revolusioner Yahudi yang menentang kekuasaan Romawi di Palestina dengan cara kekerasan. 8/1452

2. Orang Samaria (10:5): Suku bangsa campuran dari perkahwinan campur antara bangsa Israel yang tersisa saat orang-orang kerajaan Israel utara diasingkan dan bangsa-bangsa lain ditransmigrasikan ke daerah itu oleh bangsa Asyur (II Raj. 17:24). Di masa Yesus hidup, ada permusuhan besar antara orang Yahudi dengan orang Samaria (lihat. Yoh. 4:9)8/1452

3. “Kebaskanlah debunya dari kakimu” (10:14): Ini adalah sikap simbolis, dengan maksud memperingatkan. Intinya, seperti yang diucapkan Paulus di kemudian hari, murid-murid berkata kepada mereka yang tidak mahu mendengar, “Biarlah darahmu tertumpuh ke atas kepalamu sendiri” (Kis. 18:6)2/52

4. Beelzebul (10:25): Iblis, penghulu setan-setan

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​(9:35-38)
​​​​​​​​(10:1-15)
​​​​​​​​(1-4)
​​​​​​​​(5-8)​
​​​​​​​​(9-10)
​​​​​​​​(10:16-11:1)
​​​​​​​​(16-20)​
​​​​​​​​(21-23)
​​​​​​​​(24-33)
​​​​​​​​(34-39)
​​​​​​​​(40-42)
​​​​​​​​(11:1)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum

​1a. Catatlah petunjuk yang berulang kali muncul tentang akhir zaman.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

1b. Menurut anda, mengapa petunjuk-petunjuk ini dituliskan?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2. Dengan dorongan apakah Tuhan memberikan perintah, “janganlah kamu takut terhadap mereka” (10:26)?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

​3. Menurut anda, apakah syarat yang diperlukan bagi seorang penginjil pada ayat-ayat ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Analisis bagian

9:35-38

1. Aspek-aspek apa saja yang terdapa dalam pelayanan Yesus?

2. Apa yang dapat kita pelajari dari Yesus dan pelayananNya?

3. Apakah hubungan antara perintah Tuhan di ayat 37 dengan kita pada hari ini?

10:1-15

4. Mengapa Yesus menyuruh murid-murid untuk tidak pergi kepada bangsa-bangsa lain dan orang Samaria?

5a. Tuhan mengajarkan murid-murid tentang prinsip penting yang berguna sebagai
dorongan bagi pelayanan kita. Apakah itu?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5b. Bagaimana prinsip ini berlaku bagi kita?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
6. Yesus menyuruh murid-murid untuk tidak membawa wang, bekal pakaian ekstra, atau
tongkat dalam perjalanan mereka. Mengapa perintah ini penting?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7. Apakah perintah untuk mengebas debu dari kaki bertolak belakang dengan perintah​untuk mengasihi musuh-musuh kita? Jelaskan jawaban anda.
​​​​​​​​​​​​​

10:16-23

​8. Apakah alasan di balik perintah-perintah ini?
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​9. Tuliskanlah hal-hal yang diajarkan Yesus tentang penganiayaan.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

10. Jelaskanlah ayat 16.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

11a. Ayat-ayat mana sajalah dalam Kitab Matius yang serupa dengan ayat 22 dan 23?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

11b. Apakah yang mungkin ditunjukkan oleh nubuat dalam ayat 23?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

10:24-33

​12. Jelaskanlah pengajaran di balik ayat-ayat ini menurut konteksnya:
​12a. 24,25
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​12b. 27
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​12c. 28-31
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​12d. 32,33
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
10:34-39

​13. Jenis peperangan apakah yang dibicarakan Yesus dalam 34-36?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

​14. Apakah yang diajarkan dalam ayat 37-39 tentang menjadi murid Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
10:40-11:1

​15. Amalkanlah pengajaran-pengajaran dalam ayat-ayat ini pada diri kita hari ini.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

|

Matius 9:14-34

​Matius. 9:14-34
Kuasa dan wewenang Yesus (3)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Yesus memperlihatkan kuasa dan wewenangNya melalui pesan, pemyembuhan, dan mengusir setan-setan. Tetapi pada saat yang sama, pelayananNya juga mulai menuai kritik. Pelajaran ini dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan murid-murid Yohanes Pembaptis dan melanjutkannya dengan 4 mujizat kesembuhan yang lain.

Ayat kunci

“Kerana katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubahNya, aku akan sembuh” (9:21)

Tahukah anda…?

1. Kantong kulit (9:17): Di zaman dahulu, kulit kambing digunakan menjadi kantong kulit untuk menyimpan anggur. Ketika sari buah anggur berfermentasi, anggur akan mengembang, dan kantong kulit baru akan ikut mengembang. Tetapi kantong kulit lama yang sudah mengembang, akan pecah. 8/1451

Pengamatan
Garis besa
(9:14-17)
​​​​​​​​​​(14,15)​
​​​​​​​​​​(16,17)
​​​​​​​​​​(9:18-26)
​​​​​​​​​​(9:27-31)
​​​​`​​​​​​(9:32-34)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Analisis umum

​1. Bagaimana orang-orang di bawah ini memperlihatkan iman mereka?
​1a. Kepala rumah ibadat:

​1b. Perempuan yang menderita pendarahan:​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1c. Dua orang buta:
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​2. Catatlah bagian-bagian yang menunjukkan kebutuhan kesembuhan yang mendesak
bagi orang banyak, sehingga Yesus berkata di 9:37, “Tuaian memang banyak, tetapi
pekerja sedikit”
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Analisis bagian

9:14-17

1. Jelaslah jawaban Yesus pada pertanyaan murid-murid Yohanes?

2. Apakah erti di balik perumpamaan Yesus tentang yang lama dan yang baru?

9:27-31

​3a. Menurut anda, mengapa Yesus bertanya kepada kedua orang buta, “Percayakah
kamu, bahawa Aku dapat melakukannya”?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​3b. Dari tindakan kedua orang buta dan pertanyaan Yesus kepada mereka, apakah yang
dapat kita pelajari saat mencari pertolongan Allah?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

9:32-34
​4a. Mengapa orang-orang Farisi dan orang banyak mempunyai reaksi yang berbeda
pada mujizat kesembuhan yang sama?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4b. Apakah yang dapat kita pelajari dari hal ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Pemikiran akhir

​5. Mengapa iman merupakan alasan penting dalam doa yang dijawab?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

​6. Dari sini dan kedua pelajaran sebelumnya, apakah yang disebut dengan iman sejati?
Amalkanlah ini dalam kehidupan kita hari ini.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

|

Matius 8:23-9:13

​Matius. 8:23-9:13
Kuasa dan wewenang Yesus (2)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Kejadian-kejadian ini berlangsung di daerah Danau Galilea selama pelayanan Yesus di sana. Pertama ia menyeberang menuju Gadara, dan kemudian kembali ke kampung halamanNya.

Ayat kunci

​“Tetapi supaya kamu tahu, bahawa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”- Lalu berkatalah Ia kepada orang lumpur itu: “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” (9:6)

Tahukah anda…?

1. Danau Galilea (8:24): Lokasi Danau Galilea di belahan Yordan di bawah permukaan laut dengan gunung-gunung yang tinggi di timur dan barat menyebabkan keadaan alami yang ideal untuk terjadinya badai. Udara dingin berkumpul dari ketinggian pegunungan turun dengan cepat dan kekuatan besar melalui lereng-lereng curam, menyebabkan badai yang hebat di danau. Badai seperti ini tidak jarang terjadi dan sangat berbahaya bagi kapal-kapal kecil. 9, vol 2/646

2. Daerah orang Gadara (8:28): Daerah sekitar Kota Gadara, 9, 6 kilometer di tenggara Danau Galilea. Markus dan Lukas mengenali daerah itu dari ibukotanya, Gerasa, yang terletak 56 kilometer sebelah tenggara dari Danau Galilea. 8/1450

3. Pemungut cukai (9:10): Lihat catatan dalam pelajaran 7

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(8:23-27)
​​​​​​​​​​(8:28-34)
​​​​​​​​​​(9:1-8)
​​​​​​​​​​ (1-2)
​​​​​​​​​​(3)
​​​​​​​​​​(4-8)
​​​​​​​​​​(9:9-13)
​​​​​​​​​​(9)
​​​​​​​​​​(10-13)
Kata kunci/ungkapan
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​
Analisis umum

1. Dalam bagian ini, dengan cara apakah Tuhan menunjukkan kekuasaanNya?

2. Catatlah berbagai reaksi orang-orang terhadap perkataan dan perbuatan Yesus.

3. Apa saja keberatan para ahli Taurat dan orang-orang Farisi?

Analisis bagian
8:23-27

​1a. Keadaan apakah dalam hidup anda yang memyerupai badai yang tiba-tiba?
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​1b. Apakah yang diajarkan cerita ini kepada anda dalam menghadapi keadaan-keadaan
seperti itu?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​
8:28-34

​2. Mengapa orang-orang di kota itu memohon agar Yesus meninggalkan daerah mereka?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​3. Apakah yang dapat kita pelajari dari penolakan orang-orang atas Yesus?
​​​​​​​​​​​​
9:1-8

​4. Apa itu hujat? Mengapa ahli-ahli Taurat menganggap Yesus menghujat Allah?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​5. Jelaskan 9:5-6
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
9:9-13

​6. Apakah pelajaran yang kita dapatkan dari panggilan Yesus kepada Matius, dan
ucapanNya kepada orang-orang Farisi?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​7. Jelaskanlah ayat “Bukan orang sihat yang memerlukan tabib, tetapi yang sakit” dan
“Kerana Aku datang bukan untuk memanggil orang yang benar, melainkan orang
berdosa, untuk bertobat”
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Pemikiran akhir

​8. Mengapa ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengritik Yesus? Bagaimanakah
caranya agar kita tidak mengikuti kesalahan yang sama?
​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​

|

Matius 8:1-22

​Matius. 8:1-22
Kuasa dan wewenang Yesus

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Kejadian-kejadian ini terjadi setelah pengajaran-pengajaran Yesus di bukit. Dalam tahap ini, pelayanan Yesus masih berada di wilayah Galilea

Ayat kunci

​“Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita”” (8:17)

Tahukah anda…?

1. Kusta (8:2): Penyakit kulit kronis yang menular, kemungkinan tidak sama seperti kusta di zaman sekarang. Menurut hukum Perjanjian Lama, menyentuh orang kusta akan membuat seseorang najis.1/1425 Hukum Taurat mengharuskan orang yang telah sembuh dari kusta untuk diperiksa oleh imam. Lalu imam itu akan mengadakan upacara penyucian dan mempersembahkan korban bakaran atas nama orang yang telah sembuh dari kusta.

2. Perwira (8:5): perwira yang dimaksud adalah seorang centurion, yaitu perwira tentang Roma, secara teori memimpin 100 orang. 1/1425

3. “Biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka”(8:22)… Orang Yahudi menaruh kepentingan besar dalam tugas anak-anak untuk menguburkan orang tua mereka. 8/1450

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(8:1-4)
​​​​​​​​​​(8:5-13)
​​​​​​​​​​(5-9)
​​​​​​​​​​(10-12)
​​​​​​​​​​(13)
​​​​​​​​​​(8:14-15)
​​​​​​​​​​ (8:16-17)
​​​​​​​​​​(8:18-22)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​
Analisis bagian
8:1-4

1. Mengapa Yesus menyuruh orang kusta yang Ia sembuhkan untuk tidak memberitahukan orang-orang tentang kesembuhan yang Ia berikan (lihat Mrk. 1:45; Luk. 5:15-16)

2. Apakah nilai penting perintah Yesus kepada orang kusta untuk menunjukkan dirinya kepada imam?

3. Apakah yang dapat kita pelajari dari orang kusta mengenai sikap kita dalam doa?

8:5-13
4. Bagaimanakah pemyembuhan hamba perwira menunjukkan kuasa Yesus? Perhatikanlah kata-kata Yesus dan perwira itu

5. Dengan cara apakah perwira itu menunjukkan imannya?

6. Apakah yang diajarkan dalam kata-kata Yesus pada ayat 10 hingga 12 mengenai siapa yang akan masuk dalam kerajaan Allah?

8:14-15

7. Apakah yang dapat kita pelajari dari ibu mertua Petrus?

8:18-22

8. Jelaskanlah kalimat “Biarkan orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka”

9. Dalam menerapkan firman Tuhan pada diri kita, apakah yang perlu dilakukan dalam mengikuti Yesus?

|

Matius 7:13-29

​Matius. 7:13-29
Matius kewarganegaraan Benar dalam kerajaan Allah

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Sebagai kesimpulan pengajaran-pengajaranNya di bukit, Tuhan menggunakan tiga perumpamaan yang menunjukkan perbedaan –perbedaan kentara untuk memperlihatkan siapa yang dapat masuk dan berdiri kokoh dalam kerajaan Allah.

Ayat kunci

​“Bukan setiap orang berseru kepadakU: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Syurga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di Syurga” (7:21)

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(7:13-14)
​​​​​​​​​​(7:15-23)
​​​​​​​​​​(15-20)
​​​​​​​​​​(21-23)
​​​​​​​​​​(7:24-27)
​​​​​​​​​​(7:28-29)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum
​1(a). Catatlah berbagai perbedaan dalam bagian ini.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1(b). Apakah tujuan setiap berbedaan ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​2. Konsep-konsep utama apa saja yang ada di balik 3 perumpamaan ini?
​​​​​​​​​​​​​
Analisis bagian
7:13-14

​1(a). Jelaskanlah tentang pintu yang sesak dan lebar.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1(b). Bagaimanakah kita dapat menemukan dan masuk melalui pintu itu?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7:15-23

​2. Kebenaran apa yang dapat kita pelajari dari ayat 15 hingga 23?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

3. Bagaimana kita dapat menerapkan perumpamaan tentang pohon dan buah pada diri kita sendiri?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4. Apakah maksud “Aku tidak pernah mengenal kamu”?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

5(a). Mengapa Tuhan menyebut mereka sebagai “pembuat kejahatan meskipun mereka melakukan banyak hal bagi Allah”?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5(b). Dari sini, apakah yang dapat kita pelajari dalam hal prioritas kita dalam melayani Allah?
​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

7:24-27
​6. Apa yang ditunjukkan dalam hempasan hujan, banjir, dan angin?
​​​​​​​​​​​​
​7. Mengapa melakukan apa yang telah kita dengar itu penting?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7:28-29

​8. Bagaimana ajaran Yesus berkuasa?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Pemikiran Terakhir

9. Kajilah pengajaran-pengajaran Yesus di bukit dan sebutkanlah beberapa perubahan yang anda rencanakan dalam hidup anda.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

|

Matius 6:19- 7:12

Matius. 6:19- 7:12
Sikap dalam Kerajaan Allah

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Dalam pengajaranNya di bukit bagian ini, Tuhan mengajarkan kita akan sikap kita terhadap di harta materi, hidup, orang-orang lain, dan Allah. Selain menyediakan panduan yang praktis, Ia juga menuntun para pendengarNya untuk melihat logika dan alasan di balik perintah-perintahNya.

Ayat kunci

​“Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Kerana jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengadi kepada Allah dan kepada Mamon.” (6:24)

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (7:12)

Tahukah anda…?

1. Mammon (6:24): “Wang” diterjemahkan dari bahasa Yunani mamona (“mammon”), merupakan bentuk penulisan lain dalam bahasa Aram mamona (bentuk penekanan; “kekayaan”, “harta benda”). Akar kata istilah yang berasal dari bahasa Aram dan Ibrani ini (‘mn) menunjukkan bahawa di dalamnya orang mendapatkan rasa percaya diri; dan hubungannya dengan wang dan kekayaan terbukti nyata dalam literature Yahudi… dengan terang-terangan sini, ia diwujudkan. 6/178

2. Anjing-anjing (7:6): “Anjing-anjing” di sini bukanlah binatang peliharaan manusia: dalam Alkitab, mereka biasanya adalah binatang-binatang liar, dihubungkan dengan kenajisan, diabaikan…6/185

3. Nabi (7:6): Babi bukan saja binatang yang najis, tetapi juga liar dan keji, mampu melakukan perbuatan-perbuatan buas terhadap seseorang.

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(6:19-24)
​​​​​​​​​​(19-20)
​​​​​​​​​​(21-24)
​​​​​​​​​​(6:25-34)
​​​​​​​​​​(25-30)
​​​​​​​​​​(31-34)
​​​​​​​​​​(7:1-6)
​​​​​​​​​​(1-2)
​​​​​​​​​​(3-5)
​​​​​​​​​​(6)
​​​​​​​​​​(7:7-11)
​​​​​​​​​​(7-8)
​​​​​​​​​​(9-11)
​​​​​​​​​​(12)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum
Tuliskan alasan-alasan pengajaan di bawah ini:

​1(a). Mengumpulkan harta di Syurga:
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​1(b). Jangan kuatir:
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

​1(c). Jangan menghakimi:

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​1(d). Mintalah, carilah, ketuklah:
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​
​2. Yesus menggunakan banyak perumpamaan dan perbandingan untuk menunjukkan pengajaranNya. Tuliskanlah perumpamaan dan perbedaan yang anda temukan.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
analisis bagian
6:19-24

​1(a). Apakah maksudnya mencintai atau mengabdi kepada Mamon?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​1(b). Mengapa kita tidak dapat mengabdi kepada Allah dan Mammon sekaligus? Dapatkah kita mengabdi yang satu tanpa membenci yang lain?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​1(c). Bagaimanakah kita “membenci” atau “tidak mengindahkan” Mammon?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
​1(d). Bagaimanakah kita mengumpulkan harta di Syurga?
​​​​​​​​​​​​​

​2. Mengapa Yesus membicarakan mata saat mengajarkan tentang mengumpulkan harta? Apakah yang ia maksud?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
6:25-34
​3. Bagaimana kita mencari Kerajaan Allah dan kebenaranNya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

7:1-6
​4. Ketika kita memegang suatu pendapat tertentu dalam sesuatu hal, kita pada akhirnya akan menghakimi orang lain yang tidak sesuai dengan prinsip yang kita pegang. Jadi apakah pengajaran Tuhan untuk tidak menghakimi orang lain ini termasuk memegang teguh prinsip moral kita?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5. Jelaskanlah persamaan antara memberikan apa yang kudus kepada anjing-anjing dengan melemparkan mutiara kepada babi-babi?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7:7-11

​Tindakan dan sikap apakah yang dilibatkan dalam perbuatan di bawah ini:

​6(a). Mintalah
​​​​​​​​​​​​​​6(b). Carilah
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​6(c). Ketuklah

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​7. Dalam konteks perikop ini, apakah yang harus kita minta, cari, atau ketuk?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​