|

Matius 18:1-35

​Matius. 18:1-35
Mengasihi dan mengampuni

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Murid-murid telah mengetahui tugas akhir Yesus untuk menderita dan mati di Yerusalem. Tetapi mereka tidak sepenuhnya mengerti tujuan dan erti pentingnya. Mereka masih mempunyai pengharapan yang keliru seperti apakah kerajaan syurga nantinya, dan ingin menjadi yang terbesar di dalam kerajaan itu. Dalam pelajaran ini, Tuhan menyampaikan pengajaranNya yang keempat untuk menjawab dua pertanyaan murid-murid. Pengajaran Yesus yang menyeluruh dimaksudkan untuk meluruskan kesalafahaman murid-muridNya dan mengajarkan mereka akan pentingnya kasih dan kesatuan di antara umatNya.

Ayat kunci

​“Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam kerajaan Syurga” (18:4)

Tahukah anda…?

1. Batu kilangan (18:6): yaitu batu kilangan keledai, adalah batu yang ditarik oleh seekor keledai- jauh lebih besar dan lebih berat dibanding batu kilangan kecil (24:41) yang digunakana oleh para perempuan setiap pagi di rumah mereka.8/1465

2. Tujuh kali (18:21): Pengajaran Taurat tradisional mengatur bahawa seseorang yang diperlakukan salah oleh seorang saudara hanya perlu mengampuni saidara itu sebanyak tiga kali. 12/62

3. 10,000 talenta (18:24): Setara dengan beberapa puluh milyar Rupiah, kerana satu talenta mungkin adalah sebuah satuan berate mas, antara 58 hingga 80 pon 12/62, yaitu sekitar enam ribu dinar, satu dinar adalah rata-rata upah satu hari kerja. Oleh kerana itu, ini adalah suatu hutang yang tidak mungkin dilunasi. 1/1447

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(18:1-14)
​​​​​​​​​​(1-4)
​​​​​​​​​​(5-9)
​​​​​​​​​​(10-14)
​​​​​​​​​​(18:15-21)
​​​​​​​​​​(18:22-35)
Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis umum

1. Perhatikanlah bagaimana kata “kecil” memberikan erti pada “besar”. Lihatlah kembali ayat-ayat ini dan catatlah hal-hal yang membuat seseorang “besar” dalam kerajaan syurga.

2. Ayat-ayat manakah yang menunjukkan bahawa Allah memperhatikan kesejahteraan anak-anak kecil?

3. Mengapa sikap kita terhadap anak-anak kecil mempunyai pengaruh langsung pada sikap kita kepada Allah?

Analisis bagian
18:1-14

​1. Apakah sikap pemikiran murid-murid dalam pertanyaan tentang siapakah yang terbesar, dan mengapa pemikiran seperti ini salah?

2. Apakah yang dimiliki oleh anak-anak kecil yang harus kita pelajari?

3. Apakah sifat yang menggarisbawahi ajaran untuk menjadi seperti anak kecil (3) dan menerima anak kecil (5)?

4a. Mengapa menyebabkan orang lain jatuh dalam dosa adalah dosa yang besar?
​​​​​​​​​​​
​4b. Mengapa penyesatan harus ada? Bila demikian, mengapa pelakunya masih harus dihukum?

​4c. Fikirkanlah beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang anak jatuh dalam dosa

​5. Bagaimanakah cara kita melakukan pengajaran di ayat 8 dan 9?

​6a. Siapakah “anak-anak” di ayat 11 hingga 14?

​6b. Dari ayat-ayat ini, apakah yang dapat kita ketahui tentang Allah?

18:15-20

​7. Hubungkanlah alinea ini dalam ayat 11-14

​8a. Tuliskanlah langkah-langkah yang harus kita ambil untuk seorang saudara yang  jatuh dalam dosa

8b. Apakah semangat di balik perintah-perintah ini?

9. Apakah yang diajarkan dalam ayat 18-20?

10a. Tanggungjawab kita kepada saudara yang berdoa

10b. Wewenang gereja

11. Apakah erti berkumpul “dalam namaKu”?

18:21-35

​12. Catatlah pengajaran-pengajaran atau pelajaran pribadi yang dapat anda kumpulkan dari alinea ini.

13. Jelaskanlah maksud dari mengampuni “sampai tujuh puluh kali tujuh kali”

14a. Mengapa hamba yang jahat itu tidak dapat mengampuni sesamanya?

14b. Apakah yang memampukan kita untuk mengampuni, walaupun apabila kita disakiti begitu rupa?

15a. Bacalah ayat 35 dan renungkanlah bobot pengajaran ini. Mengapa Allah bertindak dengan keras apabila kita tidak mengampuni orang lain?

15b. Mengapa mengampuni dengan cara tidak membalas saja tidak cukup? Mengapa mengampuni harus dilakukan dari lubuk hati?

|

Matius 17:1-27

​Matius. 17:1-27
Transfigurasi

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Perubahan rupa Yesus sangat berkaitan dengan pengakuan Petrus bahawa Yesus adalah Kristus di fasal sebelumnya. Sekarang setelah Tuhan telah sepenuhnya menunjukkan jati diriNya kepada murid-murid. Ia memperlihatkan sedikit kemuliaan syurgawiNya. Tetapi kemuliaan ini hanya dapat diperoleh melalui penderitaan, dan kerana itulah, cerita transigurasi ini dibungkus dengan dua nubuat Yesus. Setelah turun gunung, Yesus akan pergi ke Yerusalem untuk menggenapi pekerjaanNya.

Ayat kunci

​“Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri” (17:8)

Tahukah anda…?

1. Bea Bait Allah (17:24): Dua keeping dirham digunakan di antara orang-orang Yahudi untuk membayar bea bait Allah setiap tahun. Peraturan ini berasal dari wang perdamaian yang dicatat di Keluaran. 30:11-16, yang menurut Maimonides, kemudian menjadi gabungan bea tahunan. 7/840 Semua laki-laki Yahudi yang berumur di atas 20 tahun harus membayar bea sebenar setengah syikal (sekitar upah dua hari kerja) untuk memelihara Bait Allah. Di masa Yesus, bea ini dipungut sebulan sebelum Paskah 1/1446

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(17:1-8)
​​​​​​​​​​(17:9-13)
​​​​​​​​​​(17:14-21)
​​​​​​​​​​(17:22-23)
​​​​​​​​​​(17:24-27)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis bagian
17:1-8

​1. Siapakah yang diajar Yesus naik ke atas gunung bersamaNya? Mengapa mereka?

​2. Apakah hal penting di balik penampakan Musa dan Elia?

​3. Mengapa komentar Petrus di ayat 4 tidak pantas? Ingatlah 16:22, 23

​4. Apakah yang dapat kita pelajari tentang Yesus dari kata-kata yang terdengar dari Syurga?​

5a. Apakah tujuan perubahan rupa Yesus? Lihat juga 16:21-28

5b. Apakah pengajaran di balik “mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus”?

17:9-13

​6a. Apakah yang dimaksud oleh murid-murid mengenai kedatangan Elia?

​6b. Mengapa Yohanes Pembaptis disebut sebagai Elia? Bagaimanakah ia “datang dan memulihkan segala sesuatu”?

17:14-21

​7. Mengapa Yesus mengucapkan komentar di ayat 17?

​8. Apakah yang diajarkan ayat 20 tentang iman?

​9. Mengapa doa dan puasa dibutuhkan untuk mengusir setan jenis ini?

17:22-23

​10. Apakah yang disampaikan kepada kita saat murid-murid sangat sedih mendengar nubuat kematian Yesus?

17:24-27

​11. Mengapa Yesus dan murid-muridNya bebas dari bea Bait Allah?

​12. Apakah yang dapat kita pelajari dari Tuhan membayar bea Bait Allah?
​​​​​​​​​​​

|

Matius 16:1-28

Matius. 16:1-28
Pengakuan Yesus sebagai Kristus

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Sampai di sini, Tuhan Yesus telah menunjukkan KemesiasanNya melalui pengajaran dan pekerjaanNya. Ada banyak tanggapan yang berbeda dari orang-orang melihat pelayanan Yesus dan berbagai pandangan tentang siapakah Yesus. Pengakuan Petrus atas Kristus pada bagian ini adalah titik balik dalam injil. Jati diri Yesus sekarang sepenuhnya diungkapkan. Sejak ayat 21, injil berlanjut ke bagian akhir dalam pelayanan Yesus. Tuhan Yesus akan menghadapi tentangan yang semakin besar dan akhirnya menyelesaikan misiNya melalui penderitaan, maut, dan kemuliaan.

Ayat kunci

​“Maka jawab Simon Petrus:”Engkau adalah Masias, Anak Allah yang hidup!”” (16:16)

Tahukah anda…?

1. Kaisarea Filipi (16:13): dibangun oleh Herodes Filipus (ref. 2:20,22) yang memperluas kota kecil di dataran 350 meter di atas permukaan laut di dasar Gunung Hermon, dan dinamai untuk menghormati Kaisar,dengan tambahan “Filipi” untuk membedakannya dari kota pantai dengan nama yang sama. Terletak 40 kilometer di sebelah utara Galilea. Sebagian besar penduduknya bukan orang Yahudi.6/364

2. Bin Yunus (16:7): Anak Yunus atau Yohanes

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​(16:1-4)
​​​​​​​​​(16:5-12)
​​​​​​​​​(16:13-20)
​​​​​​​​​(16:21-23)
​​​​​​​​​(16:24-28)

Analisis umum

​1. Bandingkanlah sikap dan jawaban Yesus yang berbeda pada 2 kelompok orang di ayat 1 hingga 12, dan jelaskanlah perbedaannya.​​​​​​
​​​​​​​​​​​
2a. Apakah hubungan antara 1-12 dengan 13-20? 2b. Antara 13-20 dengan 21-28? ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

Analisis bagian

16:1-4

​1a. Apakah maksud dibalik orang-orang Farisi dan Saduki yang meminta tanda dari Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1b. Apakah anda pernah meminta sesuatu dari Allah dengan makanan yang sama? Apa yang salah dari maksud ini?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2a. Apakah tanda-tanda waktu (3)?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2b. Apakh tanda nabi Yunus? Dan bagaimanakah itu menjadi suatu tanda?

3. Mengapa Tuhan menyebut orang-orang sebagai “angkatan yang jahat dan tidak setia”?
​​​​​​​​​​

16:5-12

​4. Dari ayat 1-4, apakah pengajaran orang-orang Farisi dan Saduki?

​5. Mengapa ajaran-ajaran orang Farisi dan Saduki disebut “ragu”?

​​6. Bagaimanakah ketidakmengertiaan murid-murid menunjukkan bahawa iman mereka kecil?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

16:13-20

​7a. Apakah perbedaan dua pertanyaan Yesus (13,15)?

​7b. Mengapa penting bagi murid-murid untuk mengetahui jati diri Yesus?

​7c. Apakah anda mempunyai pengetahuan pribadi tentang Yesus? Bagi anda, siapakah Yesus?

8. Apakah maksudnya Yesus adalah “Mesias, Anak Allah yang hidup”?

9a . Apakah ucapan Tuhan di ayat 18 bererti bahawa Petrus akan menjadi dasar gereja? Jelaskanlah jawaban anda.

9b. Apakah “gereja”?
​​​​​​​​​​​
​10. Jelaskanlah tentang “kunci Kerajaan Syurga” dan “Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di Syurga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di Syurga” di ayat 19

11. Mengapa Tuhan menyuruh murid-muridNya untuk merahsiakan jati diriNya?

 

16:21-23

​12. Mengapa Yesus melihat perkataan dan perbuatan Petrus sebagai pekerjaan Iblis?

​13. Jelaskanlah ungkapan-ungkapan di bawah ini
​13a. Menyangkal dirinya

​13b. Memikul salibnya

​13c. Mengikat Aku

​13b. Menyelamatkan dan kehilangan nyawa. Lihat juga ayat 26

 

​14. Dengan pengajaran-pengajaran tentang menjadi murid Yesus ini, apakah yang harus anda lakukan dalam kehidupan pribadi anda untuk menjadi murid Kristus yang benar?


​15. Peristiwa apakah yang dimaksud Tuhan di ayat 28?

|

Matius 15:21-39

Matius. 15:21-39
Menyembuhkan dan memberi makan

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Setelah pertemuan dengan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi di Yerusalem, Tuhan Yesus melakukan perjalanan khusus ke utara di daerah Tirus dan Sidon. Mujizat penyembuhan anak perempuan Kanaan menerbitkan awal mula misi penyelamatan bangsa-bangsa lain. Sekembalinya ke Galilea, Yesus kembali menarik perhatian banyak orang yang memohon kesembuhan dariNya. Tuhan sekali lagi memberi mereka makan, seperti ketika Ia memberi makan lima ribu orang di fasal 14.

Ayat kunci

​“Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imamnu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh” (15:28)

Tahukah anda…?

1. Kanaan (15:22): Beradab-adab sebelumnya, penghuni daerah itu disebut orang-orang Kanaan (Bil. 13:29)12/55

2. Magdala/ Magadan (15:39): Kota kecil di Galilea, di pantai barat Danau Galilea, antara Kapernaum dan Tiberias, hanya disebutkan di Matius. 15:39 (di ayat parallel Markus. 8:10 disebutkan sebagai “Dalmanuta”), dan mungkin sama dengan Migdal- El di Yosua. 19:38. Kota ini adalah kota kelahiran Maria Magdalena. Kota ini sekarang mungkin merupakan desa kecil bernama el- Mejdel, 4, 8 kilometer di sebelah barat laut Tiberias. 10/798

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(15:21-31)
​​​​​​​​​​(21-28)
​​​​​​​​​​(29-31)
​​​​​​​​​​(15:32-39)

Kata kunci/ ungkapan

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
Analisis bagian
15:21-28

​1a. Apakah ucapan dan perbuatan Yesus menunjukkan bahawa Ia hanya peduli pada bangsa Isreal saja? Jelaskan jawaban anda.
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​1b. Apakah yang diajarkan dalam cerita ini mengenai misi Yesus pada bangsa-bangsa lain?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2. Mengucapkan perkataan yang merendahkan pada perempuan Kanaan kelihatannya bertentangan dengan sifat Tuhan (26). Menurut anda, mengapa Tuhan mengucapkannya?

3a. Sikap apakah yang ditunjukkan oleh perkataan murid-murid Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​3b. Bagaimana kita kadang-kadang bersikap seperti mereka?
​​​​​​​​​​​​
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4a. Dengan bagaimanakah perempuan Kanaan ini menunjukkan imannya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​4b. Pernahkah anda putus asa ketika doa anda tidak dijawab dan bahkan merasa Tuhan tidak mengasihi anda seperti anak-anakNya yang lain? Sisi iman manakah dari perempuan Kanaan ini yang belum anda miliki?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5. Bandingkanlah sikap perempuan Kanaan ini dengan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Faris kepada Tuhan (lihat 15:12). Apakah ada hal yang penting pada perbedaan kontras yang ditunjukkan dalam catatan-catatan injil?

​6. Apakah yang diajarkan dari ucapan perempuan Kanaan ini mengenai cara yang benar untuk memohon belas kasihan Allah?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
7. Dapatkan kisah ini mendukung khasiat baptisan bayi dan anak-anak? Bila ya, bagaimana?

 

15:29-31

​8. Perhatikanlah tinfakan orang-orang banyak dan Tuhan. Apakah yang diajarkan penyembuhan-pemyembuhan mengenai Yesus dan misiNya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

9. Mengapa orang-orang memuliakan Allah Isreal adalah hal yang penting? ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

 

15:32-39

10. Bandingkanlah mujizat ini dengan yang ada pada 14:13-21
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

11a. Bagaimanakah murid-murid Yesus menunjukkan kurangnya iman mereka?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​11b. Kelemahan manusia yang manakah yang ditunjukkan oleh murid-murid Yesus? Apakah yang dapat kita lakukan?

|

Matius 15:1-21

​Matius. 15:1-21
Kekudusan Sejati

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Sekarang kita masuk ke masa akhir pelayanan Yesus di Galilea. Dalam pelajaran ini, kita membaca pertentangan lain dengan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, dan pengajaran Tuhan selanjutnya kepada orang-orang dan murid-murid mengenai masalah saat itu- kekudusan .

Ayat kunci

​“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang”

Tahukah anda…?

1. Adat istiadat nenek moyang/ membasuh tangan (15:2): “Adat istiadat manusia”, “ajaran turun temurun” (Mrk. 7:8; Kol. 2:8), dan “adat istiadat nenek moyang” (Mat. 15:3, 6; Mrk. 7:9, 13, Gal. 1:14) merujuk pada bagian besar ajaran-ajaran lisan yang membahas hukum Taurat dan menafsirkannya dalam bentuk aturan-aturan yang mendetil, seringkali mencatat pula pendapat-pendapat berbeda dari para nabi yang bersaingan. Di masa Yesus, walaupun tidak termasuk Saduki, melihatnya sebagai hukum yang setara dengan hukum Taurat itu sendiri. Adat istiadat ini kemudian disusun oleh Rabi Yehuda Sang Pangeran (antara tahun 135-200) menjadi Mishnah. Satu traktat penuh, Yadaim, mengatur soal “tangan”, (yaitu yadayim), mengatur hal-hal terinci seperti bagaimana air harus digunakan untuk upacara penyucian yang efektif. “Apabila seseorang menuangkan air di atas satu tangan dengan sekali tuang, tangannya kudus, tetapi apabila di atas dua tangan dengan sekali tuang, R. Meir menyatakan mereka tidak kudus kecuali bila ia menuangkan seperempat gayung atau lebih” (M. Yadaim. 2:1)6/348

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(15:1-9)
​​​​​​​​​​(15:10-11)
(15:12-14)
(15:15-20)

Kata kunci/ ungkapan
​​​​​​​​​​​​
Analisis bagian
15:1-9

​1. Dari manakah para ahli Taurat dan orang-orang Farisi? Dari sini apakah yang dapat anda ketahui mengenai apa yang sedang dihadapi Yesus?

 

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2a. Bagaimanakah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi melanggar dan meniadakan perintah-perintah Allah? Bagaimanakah contoh pada ayat 5 dan 6 menunjukkan kemunafikan mereka?

2b. Fikirkanlah sebuah persamaan modern dalam melawan dan meniadakan perintah-perintah Allah demi adat istiadat keagamaan.

​​​​​​​​​​

3. Apabila adat istiadat para tua-tua dimaksudkan untuk menolong orang memegang perintah-perintah Allah, lalu mengapa itu menjadi alasan untuk melanggar perintah-perintah Allah?

​​​​​​​​​​​
4. Apakah semua adat istiadat itu buruk? Dalam keadaan apakah adat istiadat menjadi “perintah-perintah manusia” dan menghalangi hubungan kita dengan Allah?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
5a. Hati seperti apakah yang diungkapkan dalam nubuat Yesaya di ayat 8 hingga 9? Mengapa orang mengajarkan perintah-perintah manusia?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​5b. Dengan cara apa saja kemunafikan merayap masuk ke dalam ibadah kita kepada Allah hari ini?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​5c. Apakah perbedaan yang ada pada ayat 8? Ibadah seperti apakah yang dikehendaki Allah?
​​​​​​​​​​​

15:12-14

​6. Mengapa para ahli Taurat dan orang-orang Farisi merasa tersinggung? Apakah yang ditunjukkan dari hal ini?
​​​​​​​​​​​
7. Jelaskanlah persamaan yang ada pada ayat 13

​​​​​​​​​​​​​8. Bagaimanakah para ahli Taurat dan orang-orang Farisi menjadi pemimpin yang buta?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

15:10-11, 15-20

​9. Bagaimanakah pengajaran Yesus di ayat 11 menjadi jawaban untuk sunggahan para ahli Taurat dan orang-orang Farisi?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​10a. Penajisan seperti apakah yang dibicarakan Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​10b. Apakah hubungan penajisan ini dengan adat istiadat?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​11. Dari pengajaran-pengajaran ini, apakah yang harus kita lakukan agar menjadi kudus?

|

Matius 14:13-36

​Matius. 14:13-36
Memberi makan orang banyak dan berjalan di atas air

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Walaupun ditolak oleh orang-orang sekotaNya dan bahaya dari Herodes, Tuhan Yesus melanjutkan pelayananNya. Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari dua mujizatNya yang terkenal, dan belajar bersama-sama para murid akan pentingnya iman. Kita juga akan mengamati perbuatan-perbuatan Kristus dan belajar dari hatiNya yang penuh kasih.

Ayat kunci

​“Segera Yesus mengulurkan tanganNya, memegang dia dan berkata “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”” (14:31)

Tahukah anda…?

1. Roti dan ikan (14:17) adalah makanan pokok di Galilea, terutama bagi orang-orang miskin. Yohnaes. 6:9 dan 13 secara khusus menyebutkan roti jelai- yaitu roti yang lebih kasar dan murah. 6/341

2. Giliran jaga malam ke-empat (14:25): (dalam Alkitab NKJV dituliskan the fourth watch untuk menjelaskan jam 3 malam-red) dunia Ibrani Kuno membagi waktu giliran jaga malam dari matahari tenggelam hingga terbit dalam tiga waktu (Hak. 7:19; Rat. 2:19), tetapi orang-orang Romawi menggunakan empat waktu. Jadi Yesus mendekati kapal kira-kira antara jam 3 hingga 6 pagi. 6/344

3. Genesaret (14:34): Entah dataran sempit selebar 4×2 mil di sebelah Danau Galilea dekat hujung utara (utara Magdala), atau sebuah kota di dataran itu. Dataran itu dianggap sebagai daerah yang subur di Palestina dan diairi dengan baik. 8/1461

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(14:13-21)
​​​​​​​​​​(14:22-32)
​​​​​​​​​​(14:34-36)

Kata kunci/ ungkapan

Analisis bagian
14:13-21

​1. Menurut anda, mengapa Yesus sendirian menyingkirkan diri ke tempat yang terpencil?

​2a. Apakah yang ada pada orang-orang banyak yang menggerakkan belas kasihan Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​2b. Mengapa disebutkannya belas kasihan Yesus pada awal kisah memberi makan banyak orang ini penting?

3. Menurut anda, mengapa Yesus meminta murid-muridNya memberi makan orang banyak (16)?
​​​​​​​​​​​

​4a. Pelajaran apakah yang dapat kita peroleh dari mujizat ini?

4b. Fikirkanlah tentang sebuah kejadian ketika Allah juga memenuhi kebutuhan anda dengan sumber daya yang sangat terbatas. Apakah yang anda pelajari dari pengalaman itu?

5. Mengapa sikap menengadah ke atas dalam cerita itu penting?
​​​​​​​​​​​

14:22-33

​6a. Kata “memerintahkan” di ayat 22 adalah kata kerja yang kuat, yang dapat diterjemahkan sebagai “memaksa”. Mengapa Tuhan “memaksa” murid-murid untuk segera naik ke kapal?

​​​​​​​​​​6b. Apakah yang dapat kita pelajari dari tindakan ini?
​​​​​​​​​​

7. Apakah yang penting dalam mencatat Yesus berdoa sendirian? Mengapa penting bagi Yesus untuk berdoa sendirian?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
8. Perhatikan dan catatlah perbedaan antara Yesus dengan murid-muridNya.

9. petunjuk apakah dalam cerita ini yang menunjukkan kekuasaan Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

10a. Menurut anda, mengapa Petrus ingin pergi menghampiri Tuhan? Dari sini apakah yang kita dapat ketahui mengenai sifatnya?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​10b. Mengapa Petrus mulai tenggelam? Apakah pelajaran yang dapat kita petik?

​11. Apakah yang dapat kita pelajari tentang Yesus dalam tiga ayat yang menyebutkan “segera” (22,27,31)?

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​12. Apakah pentingnya penyembahan murid-murid (33)?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

13a. Dari cerita ini, apakah yang dapat kita pelajari dari Yesus?
​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​13b. Apakah yang diajarkan orang-orang Genesaret tentang mencari pertolongan Allah?
​​​​​​​