Views: 105

Manusia beranggapan bahawa yang berhikmat belum tentu adalah orang pandai semua;  Dan beranggapan pula bahawa yang bodoh juga belum tentu orang yang bodoh semuanya.

Sebenarnya, siapakah yang berhikmat dan siapakah yang bodoh?

Baiklah kita bahas menurut Alkitab.

I.       DARI SEGI MENYEMBAH KEPADA ALLAH

1.      Bagi orang yang mengenal akan Allah serta berbakti kepadaNya adalah orang yang berhikmat/pandai (Ams 9 : 10;  Ayb 28 : 28).

2.      Bagi Atheisme atau penyembah allah palsu adalah orang bodoh (Mzm 14 : 1;  Rm 1 : 21-23).

II.     DARI SEGI KEPERCAYAAN

1.      Bagi yang rajin dan berjaga-jaga adalah orang berhikmat/pandai (Mat 25 : 4;  Why 16 : 15;  Why 3 : 19).

2.      Bagi yang dingin dan tidak bersiap-siap adalah orang yang bodoh (Mat 25 : 3;  Why 3 : 15-16).

III.    DARI SEGI PERBUATAN

1.      Yang dapat mendengarkan Firman serta melaksanakannya adalah orang yang berhikmat/pandai (Mat 7 : 24-25;  Mzm 111 : 10;  Mat 7 : 21).

2.      Yang tidak mendengarkan serta tidak melaksanakannya adalah orang bodoh (Mat 7 : 26-27;  Yes 32 : 6;  Hos 4 : 6).

IV.    DARI SEGI PERSEMBAHAN

1.      Bagi yang mempersembahkan dengan sukarela adalah orang yang pandai (Luk 16 : 8-9;  Mat 6 : 20-21;  1 Tim 6 : 17-19;  2 Kor 9 : 7).

2.      Hanya mementingkan kesenangan sendiri dan tidak mempersembahkan adalah orang bodoh (Luk 12 : 16-21;  16 : 19-31;  Pkh 5 : 13-17).

V.     DARI SEGI PEKERJAAN KUDUS

1.      Bagi yang rajin bekerja adalah orang pandai (Luk 12 : 42-44;  22 : 28-30;  Mat 25 : 16-17, 20-23;  1 Kor 15 : 53).

2.      Bagi orang yang malas bekerja adalah orang bodoh (Luk 12 : 45-47;  Mat 25 : 26-30).

KESIMPULAN :

Hendaklah menjadi Rohaniawan yang berhikmat (Ef 5 : 15-17;  Ams 9 : 6).

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *