BAB 1 ALKITAB
I. PEMBENTUKAN ALKITAB
1. Alkitab adalah buku Allah
Δ Semua tulisan diilhamkan oleh Allah (II Tim 3:15, 15-17)
Δ Nubuat di dalam Alkitab adalah firman Allah yang dibicarakan oleh manusia atas gerakan Roh Kudus (II Ptr 1: 20-21).
Δ Yesus Kristus berkata bahawa Alkitab adalah Firman Allah di mana satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan (Mat 15: 4; Mrk 7:8-9; Mat 5:18; Yoh 10:35).
Δ Tuhan berkata, yang memberi kesaksian tentang Dia ialah Alkitab (Yoh 5:39; Luk 24:27, 44).
Δ Alkitab adalah standard kepercayaan umat kristen (Yes 8:20; Gal 1:6-9; Kris 17:2)
Δ Tidak boleh ditambah, dikurangi maupun diubah (Ul 12:32; Why 22:18-19; Yer 26:2).
2. Proses terbentuknya Alkitab
[Kitab Perjanjian Lama (PL)]
Δ Kitab PL mempunyai 39 gulungan, namun dalam bahasa Ibrani hanya dibagi menjadi 24 gulungan, kerana mereka menghitung seperti berikut:
I, II Samuel – 1 Kitab
I, II Raja-raja – 1 Kitab
I, II Tawarikh – 1 Kitab
Nehemia dan Ezra – 1 Kitab
12 buku nabi kecil – 1 Kitab
Kitab pertama kitab Kejadian kira-kira pada tahun 1500 SM manakala kitab terakhir kitab Maleakhi kira-kira pada tahun 400 SM, ditulis oleh orang Yahudi dalam bahasa Ibrani. Isi Alkitab bahasa Ibrani terbahagi kepada 3 bahagian, yakni:
– Kitab Hukum Taurat
– Kitab Nabi
– Tulisan Kudus
(1) HUKUM TAURAT (Laws or Pentateuch)
Bahagian pertama, Kitab Taurat merangkumi 5 kitab iaitu, Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan. Ianya juga disebut Hukum Taurat Musa atau Kitab Musa (I Taw 33:18; 30:16; 35:12). Walaupun lazim digunakan awal-awal lagi di kalangan bangsa Yahudi, namun ianya dikumpulkan menjadi satu kitab hanya pada lebih kurang tahun 400 SM.
(2) KITAB NABI (Prodnets).
Bahagian kedua disebut Kitab Nabi dan dibahagi menjadi kitab nabi pertama dan kitab nabi kedua.
Kitab nabi awal: : Yosua, Hakim-Hakim, Samuel, Raja-Raja.
Kitab nabi akhir : Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, dll;
Dan kitab nabi kecil : Amos, Hosea, Mikha, Zefanya, Nahum, Habakuk, Obaja, Hagai, Zakharia, Maleakhi, Yoel, Yunus, dll.
Penyeleksian bahagian Kitab Nabi ini berlangsung selama 400 tahun, barulah ditetapkan menjadi Alkitab pada tahun 250 SM.
(3) TULISAN KUDUS (Writings or Hagiographa)
Bahagian ketiga disebut ‘Gulungan Kudus’ atau ‘Karangan’ terdiri dari pada sebelas kitab yang berlainan sifatnya. Tulisan ini dalam Alkitab Ibrani dibahagi menjadi:
1) Mazmur : Mazmur, Amsal, Ayub.
2) Lima Tulisan : Kidung, Rut, Ratapan, Pengkhotbah, Ester.
3) Nubuat : Daniel
4) Sejarah : I, II Tawarikh, Ezra dan Nehemia.
Kerja menyunting ‘Tulisan Kudus’ mungkin dilaksanakan pada akhir masa menyunting Kitab Nabi, sampai pada lebih kurang tahun 100 selepas masehi, setelah Yerusalem runtuh dan agama Yahudi terpencar, orang-orang Yahudi mengadakan Persidangan di Jamnia barulah memutuskan untuk membahagikan kitab PL menjadi 24 Kitab, yaitu: Taurat Musa ~ 5 Kitab, Kitab Nabi ~ 8 Kitab, Tulisan Kudus ~ 11 Kitab (Alkitab bahasa Mandarin dan bahasa Malaysia dibahagi menjadi 39 Kitab, susunannya sama dengan Alkitab bahasa Inggeris).
[Kitab Perjanjian Baru (PB)]
Δ Kitab PB mengandungi 27 gulungan kitab, di mana kitab yang paling pertama ditulis ialah Injil Markus, ditulis lebih kurang pada tahun 34 selepas masehi, dan kitab terakhir kitab Wahyu ditulis dalam bahasa Yunani lebih kurang pada tahun 90 selepas masehi. Isinya dibahagi menjadi:
(1) Kitab Empat Injil.
Kitab Injil termasuk: Matius, Markus, Lukas, Yohanes. Mulanya umat Kristen bangsa Yahudi selain menggunakan Kitab PL juga menganggap bahawa perkataan dan perbuatan Kristus sendiri adalah kewibawaan yang tertinggi dalam kehidupan umat Kristen. Maka empat kitab injil sedikit demi sedikit terbentuk dan diakui oleh jemaat. Sampai pertengahan abad kedua barulah menjadi kelompok pertama dari Kitab PB.
(2) Surat Paulus dan Kisah Para Rasul.
Penginjilan keliling oleh Paulus menyebabkan perlunya pekerjaan surat menyurat: Ada tiga belas surat Paulus, yakni, Roma, I Korintus, II Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, I Tesalonika, II Tesalonika, I Timotius, II Timotius, Titus dan Filemon. Kitab Kisah Para Rasul mendapat pengakuan menjadi kelompok kedua dari Kitab PB pada akhir abad ke-2. Namun ada pandangan yang berbeda tentang kedudukan kitab Ibrani.
(3) Kitab Lain
Kitab lainnya termasuk: Ibrani, Yakobus, I & II Petrus, I, II & III Yohanes, Yudas, Wahyu. Berjumlah 9 Kitab, mengalami perdebatan yang lama dan pada akhir abad ke 2 sebahagian besar daripada karangan PB sudah dianggap menjadi kitab asli; hanya sampai tahun 397 selepas masehi pada Persidangan Carthage (Council of Carthage) yang ke-3 barulah semuanya mendapat pengesahan menentukan 27 kitab menjadi Kitab PB.
3. Penulis Alkitab.
[Kitab Perjanjan Lama]
Penulis Kitab Perjanjian Lama ada nabi (seperti Yesaya: Luk 4:17-19), raja (seperti Daud: Mat 22:42-43), ahli politik (seperti Daniel: Dan 6:1-3; Mat 24:15), petani (seperti Amos: Am 7:14-15) dll. Lebih kurang 30 orang pengarang, semuanya orang Ibrani (Lih Rm 3:2). Bahasa asli Kitab PL selain Ezr 4:8, 6:18; 7:12-26; Yer 10:11; Dan 2:4; 7:28, semuanya ditulis dalam bahasa Ibrani.
[Kitab Perjanjian Baru]
Penulis Kitab PB terdiri daripada nelayan (seperti Petrus, Yohanes: Mat 4:18-22), doktor (seperti Lukas: Kol 4:14), pemungut cukai (seperti Matius: Mat 9:9), ahli Taurat (seperti Paulus: Kis 22:1-3), dll, sebanyak 9 orang, dan menggunakan bahasa Yunani.
4. Cara Allah menyampaikan FirmanNya.
Walaupun penulis Alkitab ada lebih kurang 40 orang, namun mereka hanya merupakan 40 batang pensil yang digunakan Allah, di mana Allah menuliskan kehendakNya melalui mereka. Ayat-ayat berikut adalah berbagai cara Allah menyampaikan firmanNya:
(1) Dengan jariNya sendiri Allah menuliskan 10 HukumNya di atas dua batu dan menyerahkannya pada Musa (Kel 31:18; U1 10:2,4).
(2) Allah berbicara berhadapan muka dengan Musa, memberi petunjuk akan segala hal (Bil 12:7,8).
(3) Allah mengeluarkan suara untuk berbicara dengan nabi (I Raj 19:12-18; I Sam 3:10-14).
(4) Allah mengutus malaikat menyampaikan FirmanNya kepada mereka (Dan 9:21-23; Ibr 2:2; Kis 7:38,53).
(5) Allah memberi wahyu kepada mereka melalui mimpi dan penglihatan ajaib (Bil 12:6; Why 1:2,11,19).
(6) Roh Kudus menggerakkan mereka sehingga mereka mengutarakan kehendak Allah (II Sam 23:2; II Ptr 1:21; Gal 1:12; Ef 3:5).
5. Kitab Asli dan Kitab Sampingan.
Kitab asli (Cannor) adalah 66 Kitab PL dan PB (PL39, PB27); Kitab Sampingan (The Apochrypha) adalah kitab yang terdapat di antara PL dengan PB, dan kebanyakan yang ditulis tidak benar, termasuk ajaran sesat, sehingga disebut kitab sampingan atau kitab palsu. Terjemahan Alexandrian telah menambah empat belas kitab sampingan pada bahagian Tulisan Kudus. Terjemahan Vulgate juga menambah tujuh kitab sampingan dan gereja Roma Katolik mengakui bahawa kitab tersebut sama dengan kitab asli.
6. Terjemahan Alkitab: Terjemahan berikut ini adalah terjemahan yang lebih terkenal.
(1) Terjemahan Alexandrian (Alexandrian Version Septuagint): Menurut cerita terjemahan ini diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani oleh 72 orang utusan dari 12 suku bangsa Yahudi, di mana setiap suku menghantar enam orang wakil. Kerja terjemahan dilakukan Alexander, atas desakan dari raja Mesir Tolimai ke II (285-247SM). Mereka menambah 14 kitab sampingan pada Tulisan Kudus.
(2) Terjemahan Vulgate – Terjemahan Bahasa Latin (The Vulgate Version): Terjemahan ini ditulis oleh sastrawan yang terkenal Jerome dalam waktu 15 tahun. Terjemahan bahasa Latin ini termasuk kitab PL dan PB dan ditambah tujuh kitab sampingan.
Terjemahan Authorized (Authorized Version). Atau di sebut terjemahan Raja Yakobus (King James Version): Atas
(1) persetujuan raja Inggries, Yakobus I, terjemahan Authorized ini diselesaikan pada tahun 1611, oleh 54 orang sastrawan dalam waktu 7 tahun. Disebabkan bahasanya serius, indah dan tepat, dapat mengungkapkan semangat bahasa aslinya dengan setia dan indah, maka ianya wajar digunakan dalam penyelidikan. Terjemahan ini memakai bahasa Inggeris, Britain waktu itu.
(2) Terjemahan Amerika / Standard (American Standard version).
(3) Terjemahan Inggeris dasar (Basic English Version): Kata-katanya indah dan senang difahami, memakai bahasa Inggeris popular di Amerika, sesuai untuk orang-orang yang baru belajar bahasa Inggris; namun pengungkapan makna sebenarnya kurang tepat, maka tidak mempunyai nilai dalam penyelidikan Alkitab, tidak digunakan dalam kebaktian umum.
(4) Terjemahan Inggeris baru (New English version): Kerana pemakaian kata-kata dalam terjemahan Authorized sangat dalam dan kuno, maka orang Inggeris menterjemahkannya sekali lagi. Pada tahun 1961 terbit kitab PB dalam bahasa Inggeris Britain Modern.
(5) Terjemahan Cing Ciau: Menurut cerita, Cing Ciau (635-650 selepas masehi) pernah mempunyai terjemahan Sin Chuan dalam bahasa Mandarin, namun sudah hilang.
(6) Terjemahan Malison: Orang Inggeris, Robert Malison selesai menterjemahkan kitab PB pada tahun 1813 di Kuang Zhou berdasarkan kitab bahasa aslinya; 3 tahun kemudian pada tahun 1823 seluruh terjemahan bahasa Mandarin diselesaikan atas bantuan dari Milen.
(7) Terjemahan Union (Union Version): Pada tahun 1890, sidang penginjil memutuskan mengutus orang menterjemahkan 3 macam terjemahan yakni: struktur bahasa yang dalam, struktur bahasa yang dangkal, dan bahasa nasional. Setelah kedua struktur bahasa selesai diterjemahkan barulah mengetahui bahawa kedudukannya tidak banyak berbeda, tidak perlu diulang, maka hanya mencetak struktur bahasa yang dangkal dan bahasa nasional.
(8) Terjemahan kitab PB Li Cen Cung: Li Zhen Zhong menterjemahkan kitab PB ke dalam bahasa Mandarin Popular berdasarkan kitab bahasa aslinya (selesai pada tahun 1952). Kerana diterjemah langsung dari kata-katanya, bukan artinya, maka isinya hampir sama dengan kitab bahasa aslinya, mempunyai nilai dalam penyelidikan Alkitab.
Δ Fasal dan ayat Alkitab: Pada mulanya semua kitab di dalam Alkitab tidak ada fasal dan ayat. Pada tahun 1236, Kardinal Roma membahagikan seluruh Alkitab dengan fasal; tahun 1660, rabi orang Yahudi membahagikan kitab Perjanjian Lama dengan ayat; pembahagian ayat pada kitab Perjanjian Baru dilakukan oleh pencetak Perancis kemudian hari. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru ada 1189 fasal (PL 929 fasal, PB 260 fasal), 31173 ayat.
II. KEBENARAN DARI ALKITAB.
1. Kesaksian terhadap penulisan Alkitab
(1) Tuhan Yesus memberi kesaksian tentang Alkitab.
(a) Dia merujuk kepada tulisan Musa (Mat 8:4; 19:8; Luk 16:31; Mrk 7:10; Luk 24:27; Yoh 5:45-47; 7:22-23).
(b) Waktu menyebut tentang penulis Mazmur, Dia menyentuh tentang nama Daud (Mat 22:42,43).
(c) Dia merujuk kepada perkataan Yesaya (Mat 13:14-15; Mrk 7:6; Luk 4:17-19).
(d) Dia juga memetik kalimat tulisan Daniel (Mat 24:15).
(e) Dia mengakui tulisan para nabi (Luk 24:27).
(2) Tuhan menegaskan bahawa Alkitab adalah Firman Allah.
(a) Seperti waktu Dia mengutip isi Alkitab, Dia berkata: “Allah berfirman, hormatilah orang tuamu” (Mat 15:4).
(b) Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda …… (Mat 22:31, 32).
(c) Dia menyatukan Hukum pada PL dan menyebutnya: “Perintah Allah” (Mrk 7:8, 9).
(d) Dia memberi kesaksian bahawa mazmur yang ditulis Daud adalah gerakan dari Roh Kudus (Mat 22:42-43; II Sam 23:2).
(3) Dia membuktikan kejadian-kejadian dalam kitab PL
(a) Pekerjaan penciptaan langit dan bumi (Mat 19:4-5; Kej 1 & 2).
(b) Air bah zaman Nuh (Luk 17:27; Mat 24:37-39; Kej 6-8).
(c) Musnahnya Sodom dan Gomora (Luk 17:24; Mat 10:15; 11:23,24; Kej 19:12-29).
(d) Isteri Lot menjadi tiang garam (Luk 17:32; Kej 19:26).
(a) Tanda mukjizat tentang Allah menampakkan diri kepada Musa di semak belukar (Mrk 12:26; Kel 3:2-6).
(b) Allah menurunkan manna di gurun (Yoh 6:31-35; Kel 16).
(c) Musa mengangkat ular tembaga di gurun (Yoh 3:14; Bil 21:8,9).
(d) Kemewahan raja Salomo (Mat 6:29; I Raj 10:14-29).
(e) Terbunuhnya Habel dan Zakharia (Mat 23:35; Kej 4:3-9; II Taw 24:20-22).
(f) Kusta Naaman ditahirkan. (Luk 4:27; II Raj 5:1-14).
(g) Janda Sarfat tidak habis-habisnya memakai sedikit minyak dan gandum kerana menyambut nabi Elia (Luk 4:25,26; I Raj 17:8-16).
(h) Yunus berada di dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam (Mat 12:39,40; Yun 1:27).
2. Penggenapan nubuat-nubuat membuktikan bahawa Alkitab dapat dipercayai.
‘Nubuat’ adalah perkataan nabi tentang hal-hal yang akan datang oleh petunjuk dari Allah. Allah adalah Maha tahu, menguasai segalanya, jadi apa yang dikatakanNya pasti akan digenapi. Nubuat Alkitab digenapi satu per satu pada waktunya, ini membuktikan bahawa Alkitab adalah Firman Allah. (Yes 46:9,10; Ams 30:5, 6). Berikut ini adalah nubuat yang telah digenapi.
(1) Nubuat tentang bangsa Israel.
(a) Abraham tidak mempunyai anak sampai usia tua, tetapi Allah menjanjikan bahawa keturunannya akan menjadi bangsa yang besar (Kej 15:1-5).
Δ Penggenapan: Abraham memperoleh anaknya Ishak pada usia 100 tahun, kemudian dari Ishak memperoleh banyak keturunan, sehingga menjadi bangsa yang besar (Kej 21:1-7).
(b) Bernubuat tentang bangsa Israel akan menumpang di negeri orang dan menjadi budak di sana kemudian mendapat perlepasan (Kej 15:13-14).
Δ Penggenapan: Pada zaman Yusuf bangsa Israel pindah ke Mesir kemudian disiksa oleh raja Mesir, sampai pada zaman Musa baru mendapat perlepasan, dan kembali ke tanah air (Kej 46:1-7; 26,27; Kel 1:1-22; Kel 12:35-41).
(c) Bernubuat bahawa raja Babel pasti akan menyerang Yerusalem, dan menawan rakyatnya ke Babel, setelah genap 70 tahun baru kembali ke tanah air (Yer 25:8-12; 29:10; 17-27).
Δ Penggenapan: Sebab raja, para kepala imam dan umat berbuat dosa yang besar, menodai Bait Suci, maka Allah membiarkan raja Babel membakar Kota Suci dan Bait Allah, membawa rakyat yang tersisa ke Babel. Setelah genap 70 tahun, kerana Allah ingin menggenapi FirmanNya yang diucapkan melalui nabi Yeremia maka Allah menggerakkan hati Koresy, Raja Persia mengeluarkan pengumuman, mengizinkan bangsa Israel kembali ke negerinya untuk membangun kembali Bait Suci (II Taw 36:14-23).
(2) Nubuat tentang Kristus
(a) Kristus akan dilahirkan oleh seorang perawan (Yes 7:14), Dia adalah keturunan perempuan (Kej 3:15).
Δ Penggenapan: Anak dara Maria mengandung dari Roh Kudus, dan melahirkan Tuhan Yesus, Juru Selamat (Mat 1:18-25).
(b) Keluar dari keturunan Daud (Yer 23:5; Mat 22:41-42).
Δ Penggenapan: Menurut jasmani, Yesus adalah keturunan Daud (Mat 1:1, 20).
(c) Akan dilahirkan di Betlehem (Mi 5:2; Mat 2:4-6).
Δ Penggenapan: Allah mengatur sehingga Maria pulang ke Betlehem untuk pendaftaran dan melahirkan Yesus di sana (Luk 2:1-7)
(d) Dijual dengan harga 30 uang perak (Zak 11:12).
Δ Penggenapan: Yudas Iskariot menjual Yesus kepada kepala imam dengan harga 30 uang perak (Mat 26:14, 15).
(e) Tangan dan kakiNya akan ditusuk (Mzm 22:14-18).
Δ Penggenapan: Orang Yahudi menyalibkan Yesus di atas kayu salib (Mat 27:22, 23, 26, 32-35).
(f) Akan bangkit dari antara orang mati (Mzm 16:10).
Δ Penggenapan: Yesus bangkit dari antara orang mati (Luk 24:1-7; Kis 2: 25-32).
(3) Nubuat Yesus Kristus.
a. Dia bernubuat tentang tempat kematianNya (Luk 13:33; Mat 16:21).
b. Waktu kematian (Mat 26:18; 16:21).
c. Orang yang menjualNya (Mat 26:20-25).
d. Bagaimana mati (Yoh 3:14; 12:32-33).
e. Bangkit pada hari ketiga (Mat 12:40; 16:21; 17:22, 23).Δ Tentang kelima nubuat di atas sudah digenapi menurut perkataanNya.
f. Bernubuat bahawa Yerusalem pasti akan dimusnahkan (Mat 24:1-2, Luk 19:41-41).
Δ Pada tahun 70 sesudah masehi, kota Yerusalem benar-benar dimusnahkan dan dibakar oleh tentara Roma.
g. Berjanji menurunkan Roh Kudus setelah naik ke Syurga (Kis 1:4, 5; Yoh 16:7; 14:18).
Δ Menurut janjiNya Roh Kudus akan turun pada hari Pentakosta, 10 hari setelah Dia naik ke syurga (Kis 2:1-4). Dari pencurahan Roh Kudus dapat membuktikan bahawa Tuhan sesungguhnya telah naik ke syurga, juga memberi keyakinan pada manusia akan kebenaran janjiNya (Kis 2:32-36).
h. Bernubuat bahawa dia akan datang kembali, menyambut murid-muridNya naik ke Syurga (Yoh 14:1-3; Mat 24:29-31; 25:31-46)
Δ Walaupun Tuhan belum datang kembali, tetapi kerana nubuat yang dulu sudah digenapi semua, maka kita harus percaya dengan sepenuh hati, bahawa Tuhan pasti akan datang dengan segera untuk mengakhiri dunia ini dan menyambut murid-muridNya masuk ke dalam syurga yang mulia (Why 22:20).
III. KEGUNAAN ALKITAB.
Δ Memberi kesaksian tentang Kristus (Yoh 5:39, 46; Luk 24:44: Kis 10:42, 43).Δ Supaya manusia mempunyai hikmat tentang keselamatan (II 3:15, 16; Mzm 119:98, 99).
Δ Patokan kepercayaan (Yes 8:20; Kis 17:2; Gal 1:6-9; II Yoh 9).
Δ Makanan rohani (I Ptr 2:2; Yer 15:16; Am 8:11-13)
Δ Dapat menerangi sifat manusia (Yak 1:23; Ibr 4:12).
Δ Dapat membersihkan hati manusia (Yoh 17:17; Mzm 119:9; Ef 5:26).
Δ Menuntun orang belajar melakukan kebenaran (II Tim 3:16, 17; U1 17:18-20).
Δ Menjadi peringatan bahagi umat (I Kor 10:11; II Ptr 2:6-8).
Δ Senjata rohani (Ef 6:17; Why 1:16; 12:11).
Δ Sumber kekuatan (Rm 15:4; Yes 55:2; Mzm 19:7, 9).
IV. PENYELIDIKAN ALKITAB.
- Membaca seluruh isinya: membacanya fasal demi fasal dari Kejadian sampai Wahyu, supaya mengetahui keseluruhan isi Alkitab pada asasnya.
- Menyelidiki per kitab: menyelidiki tujuan dan pengajarana dan dalin-lain dari setiap gulungan kitab.
- Membacanya per fasal: menyelidiki inti setiap fasal dan erti setiap ayat .
- Menyelidikinya per kategori: seperti Allah, dosa, keselamatan, syurga, neraka, Roh Kudus, baptisan, hari Sabat, dan lain-lain. Ini bertujuan mencari dogma dan pengajaran, maka dibahagi jenisnya untuk dipelajari dan diselidiki.
- Penyelidikan tentang lambang dan nubuat: dari bayangan pada lambang PL mencari wujud yang nyata pada PB atau menyelidiki penggenapan nubuat dll.
- Penyelidikan tokoh: menyelidiki riwayat hidup tokoh-tokoh dalam Alkitab dengan sistematik, supaya mendapat petunjuk atau peringatan.
- Penyelidikan sejarah: mengetahui dengan jelas zamannya, mencatat peristiwa yang penting, supaya mengetahui sejarah Alkitab dan menyelidiki kitab Allah.
V. SEMANGAT MEMBACA ALKITAB.
Δ Harus beriman (Ibr 4:2; 11:6; I Tes 2:13; Ams 30:5).
Δ Bersandar pada Roh Kudus: waktu sebelum, sedang dan sesudah membaca harus terus berdoa, mengharapkan pimpinan Roh Kudus (Yoh 16:13; I Kor 2:11; I Yoh 2:27; Ef 1:17; Luk 24:25).
Δ Mempersiapkan hati yang bersih (Yak 1:21; Mat 5:8).
Δ Menaruh sikap rendah hati (Yes 61:4; Mat 5:3; Kis 8:30-31).
Δ Membaca setiap hari (Yes 50:4; Kis 17:11; Mzm 119:147,148).
Δ Mendengar, membicarakan, menyelidiki dan bertanya (Luk 2:46; Kis 8:34,35).
Δ Merenungkan dan menghafal (Yos 1:8; Mzm 1:2; Kol 13:16; U1 6:6-9).
Δ Memegang dan melaksanakan (Why 1:3; Ams 8:32; Luk 11:27,28; Mat 7:24,25; Yer 42:6).
Δ Memberitakannya dengan berani (Mat 10:27; Yeh 3:1; Why 10:8-11; Tit 1:3; Rm 1:14-16).
Δ Tidak boleh menambah, mengurangi dan mengubahnya (U1 12:32; Ams 30:5; Mzm 119:89; Why 22:18,19).