40. Hendaklah Mengasihi Tuhan Yesus
|

40. Hendaklah Mengasihi Tuhan Yesus

Rm 8 : 35-39.

I.       MENGAPA HARUS MENGASIHI TUHAN YESUS

1.      Sebab Ia terlebih dahulu mengasihi kita (1 Yoh 4 : 19, 10;  Rm 8 : 39;  5 : 8).

2.      Sebab Ia telah mengorbankan diriNya ganti kematian kita (Yes 53 : 3-6;  Gal 2 : 20b).

3.      Sebab Ia menyelamatkan kita dari murka Allah (Rm 5 : 9;  1 Tes 1 : 10).

II.     BAGAIMANA MENGASIHI TUHAN YESUS

1.      Harus menjadi milik Tuhan Yesus (Gal 3 : 27;  Rm 8 : 9;  1 Yoh 3 : 8-9).

2.      Meremahkan kekayaan dunia dan memandang kepada Tuhan Yesus (Flp 3 : 7-8).

3.      Tinggal di dalam Dia selamanya dan tidak meninggalkanNya (Rm 8 : 35;  Yoh 15 : 5).

  • Rela mengorbankan diri dengan mengasihi Tuhan Yesus (1 Yoh 3 : 16).

III.    PERBANDINGAN ANTARA YANG MENGASIHI TUHAN DENGAN YANG TIDAK MENGASIHI

1.      Barangsiapa yang mengasihi Tuhan pasti akan dikasihi Tuhan, serta memperoleh mahkota kemuliaan (2 Tim 4 : 7-8).

2.      Barangsiapa yang tidak mengasihi Tuhan, pasti akan terkutuk dan akan masuk ke dalam neraka yang kekal (1 Kor 15 : 22;  Mat 25 : 41).

KESIMPULAN:

Barangsiapa yang mengasihi Tuhan pasti menuruti segala perintah Tuhan (Yoh 14 : 15).

39. Empat Kabar Kesukaan Besar
|

39. Empat Kabar Kesukaan Besar

Di atas dunia ini banyak kabar kesukaan, tetapi semuanya itu tidak dapat dibandingkan dengan keempat kabar kesukaan yang diuraikan di bawah ini, sebab kabar kesukaan ini berhubungan sekali dengan kehidupan, kematian, kebahagiaan dan celaka umat manusia pada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

I.       KELAHIRAN JURUSELAMAT (Luk 2 : 11)

1.      Kesukaan besar untuk segenap bangsa (Luk 2 : 10;  Mat 1 : 21).

2.      Sebab Ia ingin menebus manusia yang takluk kepada Hukum Taurat (Gal 4 : 4-5).

3.      Agar kita diterima menjadi anak Allah (Gal 4 : 5-6).

II.     KEBANGKITAN JURUSELAMAT (Luk 24 : 41;  Yoh 20 : 20)

1.      Dosa dihapuskan (Rm 6 : 10).

2.      Mengalahkan maut (Rm 6 : 9;  1 Kor 15 : 55-57).

3.      Sebagai buah sulung (1 Kor 15 : 20).

III.    JURUSELAMAT DIANGKAT (Kis 1 : 9)

1.      Untuk memerintah (1 Ptr 3 : 22).

2.      Menurunkan Roh Kudus (Kis 1 : 4-5;  Yoh 16 : 7-8).

3.      Sebagai perantara kita (1 Tim 2 : 5;  1 Yoh 2 : 1).

IV.    KEDATANGAN JURUSELAMAT (Kis 1 : 10-11)

1.      Tuhan sendiri berjanji pasti akan datang kembali (Yoh 14 : 3).

2.      Ia datang untuk melaksanakan hukuman (Mat 25 : 31-41;  Why 20 : 12, 15).

3.      Menjemput pulang bangsa pilihanNya (Yoh 14 : 3b;  1 Tes 4 : 16-18).

KESIMPULAN:

Hendaklah percaya akan ke – 4 Kabar Kesukaan yang besar ini, dan juga harus memberitakannya.

38. Tuhan Berfirman : ” Aku Telah Datang “
|

38. Tuhan Berfirman : ” Aku Telah Datang “

Tuhan berfirman : “Aku datang untuk melakukan KehendakMu” (Ibr 10 : 9).

I.       YANG PERTAMA DIHAPUSKAN – HUKUM TAURAT

1.      Hukum Taurat diberikan oleh Musa (Yoh 1 : 17a).

2.      Hukum Taurat ingin mengikat manusia di dalam dosa (Rm 3 : 9;  4 : 15).

3.      Kegunaan Hukum Taurat, agar manusia mengenal dosa (Rm 3 : 20;  Gal 3 : 24).

4.      Menurut Hukum Taurat tidak mungkin persembahan Korban dapat menghapuskan dosa (Ibr 10 : 3-4).

5.      Bahkan tidak dapat memperoleh Kehidupan kerana melakukan Taurat (Gal 3 : 11).

  • Hukum Taurat dan Kitab Para nabi berlaku sampai zaman Yohanes (Luk 16 : 16).

II.     MENEGAKKAN YANG KEDUA – KASIH KARUNIA

1.      Hukum Taurat sebenarnya hanya bayangan perkara yang akan datang (Ibr 10 : 1) – Kristus adalah Korban yang sesungguhnya.

2.      Kasih Karunia datang daripada Tuhan Yesus (Yoh 1 : 17;  Ibr 10 : 5).

3.      Kedatangan Tuhan adalah ingin menebus orang yang takluk akan Hukum Taurat (Gal 4 : 4-5).

4.      Orang yang dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh Korban Tuhan (Ibr 10 : 10-14;  1 Kor 6 : 11).

5.      Akhirnya kita berada di bawah Kasih KaruniaNya (Rm 6 : 14).

  • Orang yang berada di bawah Kasih Karunia tidak boleh berbuat dosa lagi (Rm 6 : 15;  Ibr 10 : 26-27;  6 : 4-6).

KESIMPULAN:

Jangan membuat sia-sia Kasih Karunia Tuhan (2 Kor 6 : 1), hendaklah membalas dengan pengucapan syukur (Mzm 116 : 12).

37. Perjalanan Selamat
|

37. Perjalanan Selamat

“Selamat” bererti dalam keadaan tenang dan baik, memperoleh selamat iaitu memperoleh Kebahagiaan.

I.       MANUSIA TIDAK DAPAT PERGI DAN PULANG DENGAN SELAMAT (Ref : 2 Taw 15 : 5)

1.      Hati mengharapkan damai, namun tidak memperolehnya (Yer 8 : 15;  Yeh 7 : 25).

2.      Mulut menyerukan damai, namun sesungguhnya tanpa perdamaian (Yer 8 : 11).

3.      Mencari kedamaian, namun tidak kenal jalan (Yes 59 : 8).

  • Kerana manusia telah berbuat dosa, melakukan kejahatan dan telah melanggar perjanjian abadi dari Allah (Yes 24 : 5;  57 : 20-21).

II.     PERJALANAN SELAMAT

1.      Keselamatan diberikan oleh Allah (Rm 16 : 20).

2.      Keselamatan diperoleh bagi yang mengenal Allah (Ayb 22 : 21).

3.      Keselamatan dinikmati oleh orang yang di dalam Tuhan (Yoh 16 : 33).

a.      Dibaptis di dalam Tuhan (Gal 3 : 27).

b.      Menerima Roh Kudus menjadi milik Kristus (Rm 8 : 9).

c.      Barangsiapa yang menuruti perintah Allah dan tidak meninggalkanNya adalah di dalam Dia (1 Yoh 3 : 24).

  • Tuhan Yesus memimpin manusia pada perjalanan damai sejahtera (Luk 1 : 78-79).

KESIMPULAN:

Ingin memperoleh keselamatan, maka harus percaya kepada Tuhan Yesus.  (Menerima baptisan dan memperoleh Roh Kudus).  Serta mematuhi Firman KebenaranNya (Ams 3 : 17;  Yes 32 : 17).

36. Hendaklah Mencari Hidup Yang Kekal
|

36. Hendaklah Mencari Hidup Yang Kekal

Apabila manusia dapat hidup sampai usia 100 tahun, menikmati kehidupannya dengan kemewahan, namun tidak mendapatkan hidup yang kekal, maka tidaklah berguna.

I.       APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN HIDUP KEKAL?

1.      Iaitu hidup yang selamanya (1 Yoh 1 : 2).

2.      Segala unsur-unsur dunia tidak dapat tinggal selamanya (2 Ptr 3 : 10).

3.      Di dalam Allah senantiasa ada Hidup Kekal (Yoh 17 : 2-3).

II.     MENGAPA HARUS MENCARI HIDUP YANG KEKAL

1.      Umur manusia amat singkat (Ayb 14 : 1).

2.      Tidak dapat hidup selamanya/kekal (Ruj : Kej 5 : 27;  Mzm 90 : 10).

3.      Sebab manusia berbuat dosa jasmani (Kej 3 : 22-24).

III.    BAGAIMANA MEMPEROLEH HIDUP YANG KEKAL

1.      Harus percaya kepada Tuhan Yesus (1 Yoh 5 : 11;  Yoh 3 : 16, 36;  Mrk 16 : 16).

2.      Harus menerima Roh Kudus (Yoh 4 : 14;  Yeh 37 : 14;  Gal 6 : 8).

3.      Harus taat melaksanakan Firman Tuhan (Luk 10 : 25-28;  18 : 29-30).

KESIMPULAN:

Hendaklah mencari Kehidupan Kekal, untuk memperoleh kehidupan yang Kekal, bahkan harus merebut Kehidupan yang kekal itu.

35. Kasih Yang Diberikan Oleh Allah Bapa
|

35. Kasih Yang Diberikan Oleh Allah Bapa

1 Yoh 3 : 1-3.

I.       DISEBUT SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH (1 Yoh 3 : 1)

1.      Sebelum Adam berbuat dosa adalah sebagai anak Allah (Luk 3 : 38) – Setelah berbuat dosa telah kehilangan nama dan kedudukannya.

2.      Kerana percaya kepada Tuhan Yesus, maka menjadi anak-anak Allah (Yoh 1 : 12).

3.      Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahawa kita adalah anak-anak Allah (Rm 8 : 16;  Mat 3 : 16-17).

  • Jika kita adalah anak Allah, maka berhak sebagai ahli waris dan berhak menerima janji-janji Allah, serta kelak akan dipermuliakan (Rm 8 : 17).

II.     DIJADIKAN SAMA SEPERTI TUHAN (1 Yoh 3 : 2)

1.      Allah memilih orang yang ditentukanNya dari semula agar sejenis dengan rupa AnakNya (Rm 8 : 29).

2.      Akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuhNya yang mulia (Flp 3 : 21).

3.      Diubah oleh Roh Tuhan (2 Kor 3 : 18).

  • Sebab daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (1 Kor 15 : 50).

III.    MENYUCIKAN DIRI (1 Yoh 3 : 3)

1.      Allah ingin agar kita membersihkan diri (Yes 1 : 16;  1 Tes 4 : 7).

2.      Hendaklah kita menyucikan diri dari semua pencemaran jasmani dan rohani (2 Kor 7 : 1).

3.      Suci seperti Kristus (1 Yoh 3 : 3) – Tidak dapat menemukan ketidak benarannya.

  • Sebab tanpa kekudusan tidak akan melihat Tuhan (Ibr 12 : 14;  Mat 5 : 8).

KESIMPULAN:

Kita harus mengerti tentang Kasih Allah Bapa, dengan mengucap syukur akan KasihNya dan membalas KasihNya.