9. Kamu Harus Menghampiri Allah ( Yak 4 : 8 )
|

9. Kamu Harus Menghampiri Allah ( Yak 4 : 8 )

I.       MENGAPA HARUS MENGHAMPIRI ALLAH

1.      Kita dahulu tanpa Kristus (Ef 2 : 12-13).

2.      Tuhan telah membukakan sebuah jalan yang baru dan hidup (Ibr 10 : 19-20).

3.      Tuhan memilih kita (Yoh 15 : 16).

II.     MANFAAT MENGHAMPIRI ALLAH (Mzm 73 : 28)

1.      Memperoleh damai sejahtera (Mat 11 : 28;  4 : 23-24).

2.      Memperoleh pemeliharaan (Mat 23 : 37;  Dan 6 : 10, 22).

3.      Memperoleh padang rumput (Yoh 10 : 9;  Mzm 23 : 1-2).

4.      Memperoleh Kerajaan Syurga (Yoh 3 : 16;  Mat 11 : 29).

III.    BAGAIMANA MENGHAMPIRI ALLAH

1.      Harus menguduskan diri (Yak 4 : 8;  Kel 19 : 10-11).

2.      Pergi ke rumah Allah (Mzm 122 : 1).

3.      Mendengarkan Firman Allah (Luk 10 : 39).

4.      Berkata-kata kepada Allah (Mzm 62 : 8).

5.      Berjalan serta Allah (Mzm 16 : 8).

8. Anak – Anak Allah
|

8. Anak – Anak Allah

Kerana kita percaya kepada Kristus, sehingga menjadi anak-anak Allah (Yoh 1 : 12).

Allah memberikan Roh Kudus kepada kita sebagai buktinya (Rm 8 : 16).

Di bawah ini terdapat tujuh sebutan sebagai anak-anak Allah.

I.       ANAK-ANAK YANG KEKASIH (Ef 5 : 1)

1.      Mengetahui bahawa Allah mengasihi mereka (1 Yoh 3 : 1).

2.      Melakukan perkara dengan Kasih (Ef 5 : 2).

II.     ANAK-ANAK ALLAH YANG MAHA TINGGI (Luk 6 : 35)

1.      Iaitu anak Allah Bapa (Mat 5 : 45).

2.      Harus seperti Allah Bapa (Mat 5 : 48;  Luk 6 : 36;  Ref : Hak 8 : 18).

III.    ANAK-ANAK TERANG (Ef 5 : 8)

1.      Di dalam Tuhan ada terang (Yoh 8 : 12;  1 Tes 5 : 5).

2.      Harus berjalan dalam terang (1 Yoh 1 : 5-7;  Ef 5 : 9-12).

IV.    ANAK-ANAK YANG TAAT (1 Ptr 1 : 14)

1.      Harus mengetahui kehendak Allah (Ef 5 : 17).

2.      Dengan senang hati/rela melakukan kehendak Allah (1 Tes 4 : 1;  Rm 12 : 2;  1 Ptr 1 : 14).

V.     ANAK-ANAK YANG TIDAK BERDUSTA (Kol 3 : 8;  Yoh 8 : 44)

1.      Allah setia, tidak pernah berdusta (Tit 1 : 2;  2 Tim 2 : 13;  Bil 23 : 19).

2.      Hendaklah berkata-kata yang benar (Rm 9 : 1;  Ef 4 : 25).

VI.    ANAK-ANAK YANG TIDAK BERCACAT CELA (Flp 2 : 15;  Ef 1 : 4)

1.      Allah adalah sempurna (Mat 5 : 48).

2.      Harus menjadi orang yang tidak bercacat cela (Flp 2 : 15;  Why 14 : 5;  2 Ptr 3 : 14;  Ibr 12 : 14).

VII.  UMAT MILIK ALLAH (1 Ptr 2 : 9)

1.      Terpilih menjadi kesayangan Allah (Yoh 15 : 16;  Ul 7 : 6-7).

2.      Hendaklah memberitakan kemashyuran Allah (1 Ptr 2 : 9;  Mrk 5 : 19-20).

7. Tujuan Allah Menciptakan Manusia
|

7. Tujuan Allah Menciptakan Manusia

KATA PENGANTAR :

Allah telah menggunakan tanganNya selama enam hari untuk menciptakan langit bumi dan segala isinya, juga menciptakan taman Eden, dan terakhir baru manusia, maka Alah menciptakan manusia, pasti mempunyai tujuan.

I.       INGIN AGAR MANUSIA BEKERJA SAMA DENGAN DIA

1.      Memelihara dan menjaga taman Eden (Kej 2 : 15).

2.      Bekerja sama dengan Allah (1 Kor 3 : 9).

  • Gereja adalah taman Eden, bagi orang yang banyak memperhatikan pekerjaan Gereja, adalah bekerja sama dengan Allah.

II.     AGAR MANUSIA SERING BERHUBUNG DENGAN DIA (Kej 3 : 8-9)

1.      Allah ingin agar manusia berjalan dengan Dia (Mi 6 : 8).

2.      Kita harus menghampiri Allah (Yak 4 : 8).

  • Berdoa merupakan persekutuan dengan Allah, berkebaktian untuk mendengarkan Firman Allah, banyak berdoa dan banyak berkebaktian, maka sering berhubungan dengan Allah.

III.    AGAR MANUSIA MELAKUKAN PERINTAHNYA (Kej 2 : 16-17)

1.      Umat Allah harus mendengarkan Firman Allah (Yer 7 : 23;  Yoh 14 : 15).

2.      Barangsiapa melakukan akan memperoleh berkat (Kej 26 : 1-5, 12-13).

3.      Barangsiapa tidak melakukan akan terkutuk (Kej 3 : 14-24).

IV.    AGAR MANUSIA MEMBERITAKAN KEMASHYURANNYA (Yes 43 : 21)

1.      Umat Allah harus memberitakan kemashyuran Allah (1 Ptr 2 : 9).

2.      Hendaklah giat untuk memberitakan (Mrk 5 : 19-20).

V.     AGAR MANUSIA MEMULIAKANNYA (Yes 43 : 7)

1.      Di dalam segala perkara memuliakan Allah (1 Kor 10 : 31).

2.      Menjadi terang dan garam dunia (Mat 5 : 13-16).

6. Sebab Apa Kedatangan Tuhan Terlambat
|

6. Sebab Apa Kedatangan Tuhan Terlambat

Orang yang percaya kepada Tuhan, semua mengharap kedatanganNya, sebab ketika Ia datang maka kebahagiaan yang baru akan nampak.

I.       TANDA-TANDA KEDATANGAN TUHAN

1.      Nubuat di dalam Alkitab Perjanjian Lama (Mzm 96 : 13).

2.      Janji Tuhan sendiri (Yoh 14 : 1-3).

3.      Kesaksian malaikat (Kis 1 : 10-11).

4.      Pemberitaan para rasul (1 Tes 3 : 13;  Flp 3 : 20).

5.      Wahyu yang diperoleh Yohanes (Why 1 : 7;  22 : 20).

II.     SEBAB APA KEDATANGAN TUHAN TERLAMBAT

1.      Mengajar umat supaya senantiasa menantikanNya (2 Ptr 3 : 10-13).

2.      Mengajar murid-muridNya untuk bersabar (Yak 5 : 7-8).

3.      Menantikan pertobatan orang-orang berdosa (2 Ptr 3 : 9).

4.      Menggenapi jumlah umat Kristian (Rm 11 : 25-27).

5.      Menanti penyataan orang durhaka (2 Tes 2 : 1-12).

KESIMPULAN :

Kedatangan Tuhan bukanlah terlambat, melainkan ada sebab-sebab utamanya, hanya menantikan sampai semuanya digenapi, maka Tuhan pasti kembali, sebab itu berjaga-jagalah (Why 22 : 20).

5. Keluarga Kristian
|

5. Keluarga Kristian

Sebagian besar dari umat manusia di dunia, ada keinginan untuk menikah dan membentuk sebuah rumah tangga/keluarga.

Tetapi bentuknya berlainan, hanylah keluarga Kristian yang paling diidam-idamkan.

Bagaimanakah suasananya?

I.       IAITU KELUARGA YANG SUAMINYA MENGASIHI DAN YANG ISTERINYA DAPAT MEMATUHI

1.      Suami harus mengasihi isterinya (Kol 3 : 19;  Ef 5 : 28).

2.      Isteri harus tunduk kepada suaminya (Kol 3 : 18;  Ef 5 : 22-24).

3.      Antara suami-isteri menikmati hidup yang senang (Pkh 9 : 9).

II.     IAITU KELUARGA YANG BAPANYA PENGASIH DAN ANAKNYA BERBAKTI

1.      Ibu-bapa tidak menyakiti hati anak-anaknya (Kol 3 : 21;  Ef 6 : 4).

2.      Anak-anak harus mentaati ibu-bapanya (Ef 6 : 1-3).

3.      Umat manusia bahkan harus mentaati Bapanya yang di Syurga.

III.    IAITU KELUARGA YANG TUAN DAN HAMBANYA SALING MELAYANI

1.      Tuan memperlakukan hambanya dengan baik (Kol 4 : 1).

2.      Hamba taat kepada tuannya (Kol 3 : 22-23;  Ef 6 : 6).

3.      Allah pun tidak memandang muka orang (Ef 6 : 9).

IV.    IAITU KELUARGA YANG SALING MENGASIHI

1.      Di antara saudara saling mengasihi (Ams 17 : 17).

2.      Hidup dengan rukun (Mzm 133 : 1).

3.      Tidak berselisih, tidak mencelakai, mengalah, mengampuni dan menolong.

KESIMPULAN :

Keluarga Kristian iaitu keluarga jemaat (Kol 4 : 15;  Flm 1-2), iaitu Kristus menjadi Tuhannya, dengan mentaati Firman Tuhan dan Tuhan memberkatinya, sehingga menjadi keluarga yang gembira, harum serta bahagia.

4. Beberapa Perkara Yang Perlu ( Kis 15 : 29 )
|

4. Beberapa Perkara Yang Perlu ( Kis 15 : 29 )

Beberapa larangan ini telah diputuskan bersama oleh para penatua dan para rasul di Yerusalem;  Yang memperoleh pimpinan dari Roh Kudus, maka harus dipegang oleh Gereja pada zaman Perjanjian Baru kini.

I.       DILARANG MAKAN DARI MAKANAN YANG DIPERSEMBAHKAN KEPADA BERHALA (Kis 15 : 29)

1.      Jangan makan dari makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala (Kel 34 : 15).

2.     Makan dari makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala adalah makan perjamuan dari iblis, serta bersekutu dengan iblis (1 Kor 10 : 20-21).

3.      Makan dari makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala dapat membangkitkan murka Allah (1 Kor 10 : 21-22;  Bil 25 : 1, 3, 9).

II.     DILARANG MAKAN DARAH (Kis 15 : 29)

1.      Janganlah makan darah segala makhluk yang hidup (Im 17 : 14;  7 : 26-27).

2.      Allah memberikan darah bagi kita adalah untuk menebus dosa kita (Im 17 : 11;  Ibr 9 : 12).

3.      Harus mencurahkan darahnya dan ditimbun dengan tanah (Im 17 : 13).

III.    DILARANG MAKAN DAGING DARI BINATANG YANG MATI LEMAS (Kis 15 : 29)

1.      Jangan makan daging yang masih berdarah (Kej 9 : 4).

2.      Jangan makan daging binatang yang mati sendiri/bangkai (Yeh 4 : 14;  44 : 31).

3.      Bagi yang telah makan pasti tidak tahir (Im 17 : 15-16).

IV.    DILARANG MELAKUKAN PERCABULAN (Kis 15 : 29)

1.      Allah menentukan seorang suami dan seorang isteri (Kej 2 : 24;  Mat 19 : 3-12;  Mal 2 : 15).

2.      Barangsiapa yang berbuat zinah, tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (1 Kor 5 : 11, 13;  6 : 9-10).

3.      Di dalam hati tidak boleh timbul keinginan (Mat 5 : 27-28;  1 Tes 5 : 23).

KESIMPULAN :

Apabila kita tidak melanggar larangan di atas, maka kita telah berbuat baik (Kis 15 : 29).