Memandang yang kaya dan merendahkan yang miskin, juga yang kuat menghina yang lemah, hal tersebut seringkali terjadi di dunia (Yak 2 : 1-4).
Tetapi Tuhan menasihatkan kepada kita, iaitu seorang dari anak-anak kecil ini : Seperti anak-anak kecil yang bodoh (Juga termasuk orang-orang miskin, orang-orang rendah, orang-orang lemah, janda dan yatim piatu), juga jangan memandang rendah akan mereka (Mat 18 : 10-11).
I. MENGAPA TIDAK BOLEH MERENDAHKANNYA?
1. Sebab ia pun dipilih oleh Allah (Yoh 15 : 16).
2. Sebab Tuhan datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hina (Luk 19 : 10).
3. Bagi orang yang telah bertobat dan kembali kepada Tuhan, janganlah dihina sebagai makhluk dunia (Luk 15 : 10; Kis 10 : 15).
4. Sebab antara anggota tubuh tidak boleh saling menganggap rendah (1 Kor 12 : 20-27; Ef 2 : 19).
5. Malaikat mereka selalu memandang wajah Allah (Mat 18 : 10).
II. BAGAIMANA HARUS MELAYANINYA
A. TERHADAP ANAK-ANAK KECIL
1. Anak-anak kecil seringkali dianggap rendah oleh orang (Luk 18 : 15).
2. Tuhan senang kepada anak-anak kecil serta memandangnya (Mat 19 : 13-15).
3. Bagi yang melayani anak kecil pasti akan memperoleh upah (Mat 10 : 42).
B. TERHADAP ORANG MISKIN
1. Orang miskin sering dibenci dan ditinggalkan (Ams 19 : 4, 7; 14 : 20).
2. Namun Tuhan memilih orang yang miskin (Yak 2 : 5) dan menyelamatkannya (Luk 16 : 22-23).
3. Jangan menghina orang miskin (Mzm 82 : 4; Luk 14 : 13).
C. TERHADAP ORANG YANG MISKIN DAN RENDAH
1. Orang yang rendah seringkali dihina (Luk 18 : 9-14).
2. Namun Tuhan memilihnya (1 Kor 1 : 27-28), serta memeliharanya (Rut 3 : 6-11).
3. Jangan memandang orang dengan rupa (Yak 2 : 1-4).
D. TERHADAP JANDA DAN YATIM PIATU YANG LEMAH
1. Para janda dan anak yatim piatu yang lemah seringkali dilalaikan orang (Mat 18 : 10).
2. Bahkan Allah akan menolong dan menyelamatkannya (Mzm 72 : 12-14). Dan mengutus orang untuk memberi pertolongan (Ayb 29 : 12-16).
3. Kerohanian yang lemah pun harus ditolong (Rm 14 : 1; 15 : 1; Yak 5 : 19).