58. Gembala Yang Di Padang
|

58. Gembala Yang Di Padang

(Luk 2 : 8-20)

Mengapa malaikat terlebih dahulu memberitakan kabar kesukaan besar tentang kelahiran Tuhan kepada para gembala yang tinggal di padang?  Di dalamnya pasti ada sebabnya.

I.       MEREKA SETIA DAN KASIH (Luk 2 : 8)

1.      Menjaga kawanan domba setiap saat (Luk 2 : 8).

2.      Memelihara kawanan domba (Luk 2 : 8).

  • Hendaklah memperhatikan lembu domba (Ams 27 : 23;  Ruj : Kej 31 : 40).
  • Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya (Yoh 10 : 11-13;  Ruj : 1 Sam 17 : 34-35).
  • Perkataan Allah dan Pekerjaan Kudus, hendaklah diserahkan kepada orang yang setia dan kasih (2 Tim 2 : 2;  Yoh 21 : 15-17).

II.     MEREKA BERSEHATI UNTUK MENYELIDIKI (Luk 2 : 15)

1.      Saling mendorong untuk pergi bersama (Luk 2 : 15).

2.      Memeriksa yang ditunjukkan oleh malaikat (Luk 2 : 15).

  • Hendaklah sehati saling memberi nasihat (Kol 3 : 16;  Ibr 10 : 25).
  • Hendaklah menyelidiki Alkitab, memberitakan Injil menurut Alkitab (Yoh 5 : 39;  Kis 17 : 2-3, 11;  Gal 1 : 8-9;  Ruj : Ams 14 : 15).
  • Hendaklah sehati giat bagi Injil (Flp 1 : 27;  Ruj : 2 Kor 13 : 11).

III.    MEREKA BEKERJA RAJIN DAN CEPAT

1.      Pergi dengan segera (Luk 2 : 16).

2.      Diberitakan dengan segera (Luk 2 : 17).

  • Segera mengerjakan pekerjaan Tuhan (Yoh 9 : 4;  2 Kor 6 : 2).
  • Hendaklah memberitakan Injil ke pelosok tempat (Mat 24 : 14;  Why 14 : 6-7).
  • Giat selalu dalam Pekerjaan Tuhan (1 Kor 15 : 58;  Rm 10 : 14-17).

IV.    MEREKA MEMULIAKAN ALLAH SERTA MEMUJINYA (Luk 2 : 20)

1.      Kemuliaan bagi Tuhan (Luk 2 : 20).

2.      Memuji Allah dengan segala yang diperolehnya (Luk 2 : 20).

  • Segala dikerjakan bagi kemuliaan Allah (1 Kor 6 : 20;  10 : 31;  Yes 43 : 7).
  • Segalanya harus memuji Allah (Why 19 : 5;  Ibr 13 : 15;  Mzm 69 : 30).
  • Tidak berhenti memuji serta memuliakan Tuhan (Mzm 71 : 8;  15 : 1;  Ruj : Yes 42 : 8).

 

57. Saatnya Telah Tiba Untuk Bangun Dari Tidur ( Rm 13 : 11 )
|

57. Saatnya Telah Tiba Untuk Bangun Dari Tidur ( Rm 13 : 11 )

Hari sudah jauh malam, waktu kedatangan Tuhan sudah dekat, kita harus bergiat menyongsong kedatangan Tuhan.

Sangat disayangkan sekali, keadaan rohani umat pada masa kini seolah-olah tertidur, apabila tertidur terus, sungguh terlalu berbahaya.

Saudara-saudara!  Hendaklah mengerti dengan jelas bahawa saatnya telah tiba untuk bangun dari tidur.

I.       SEKARANG ADALAH SAAT APA?

1.      Saat hari sudah jauh malam, yakni saat akhir zaman sudah dekat (Rm 13 : 12;  Ef 5 : 16;  2 Tim 3 : 1-5;  Yes 60 : 2).

2.      Saat kepercayaan lemah (Mat 24 : 10-12;  25 : 5;  Why 3 : 15-16;  2 : 4;  2 Tim 4 : 3-4;  1 Tim 4 : 1).

3.      Saat pekerjaan rohani tertunda (Luk 12 : 45-47;  Yes 56 : 10-12;  Mat 25 : 18).

II.     BAHAYA TIDUR

1.      Tidak mengetahui tanpa minyak (Mat 25 : 5-8).

2.      Kuasa jahat masuk dan bekerja (Mat 13 : 25).

3.      Sehingga mati (Hak 4 : 21;  Kis 20 : 9;  Mzm 13 : 3).

III.    HARUS BANGUN KEMBALI (Ef 5 : 14)

1.      Bangun kembali makan dan minum (1 Raj 19 : 5-8).

2.      Bangun kembali menambah minyak (Mat 25 : 7).

3.      Bangun kembali meninggalkan kejahatan (Rm 13 : 12-14).

4.      Bangun kembali bekerja (Luk 12 : 35-40, 42-43;  Yes 62 : 6-7;  Ruj : Yer 48 : 10).

KESIMPULAN :

Jangan tertidur, tetapi berjaga-jaga dan sedar (1 Tes 5 : 6-8;  Mat 26 : 40-42;  Mzm 132 : 4).

56. Apakah Yang Harus Dikerjakan Semasa Muda ?
|

56. Apakah Yang Harus Dikerjakan Semasa Muda ?

I.       INGATLAH AKAN TUHAN PENCIPTA (Pkh 12 : 1)

1.      Ia menciptakan kita (Kej 1 : 27;  Kis 17 : 26-28).

2.      Ia memelihara kita (Kej 1 : 29;  Kis 14 : 16-17).

3.      Ia menjaga kita (Mzm 121 : 7-8;  145 : 9).

4.      Ia menyelamatkan kita (Yoh 3 : 16;  Rm 5 : 8;  2 Tim 4 : 18).

  • Janganlah melupakan segala kebaikan Allah (Mzm 103 : 2-5).

II.     MELAKSANAKAN FIRMAN ALLAH (Mzm 119 : 9).

1.      Adalah suatu kewajiban setiap orang (Pkh 12 : 13).

2.      Dapat menjaga diri membangun kebajikan (Mzm 119 : 165;  Kis 20 : 32;  2 Tim 3 : 16-17).

3.      Dapat memuliakan Allah serta berguna bagi orang (Mat 5 : 16;  Yoh 15 : 8).

4.      Dapat masuk kerajaan Allah serta memperoleh pahala (Mat 7 : 21;  2 Tim 4 : 7-8).

  • Berbahagialah orang yang melaksanakannya (Luk 11 : 28;  Yak 1 : 25).

III.    MENJADI TELADAN YANG BAIK (1 Tes 4 : 12)

1.      Menjadi alat yang berharga, yang sesuai dipakai Tuhan (2 Tim 2 : 21).

2.      Menjadi terang dunia yang menerangi orang lain (Mat 5 : 14-16;  1 Ptr 2 : 12).

3.      Menjadi penggembala domba yang baik (Ruj : Yoh 21 : 15;  1 Ptr 5 : 3;  1 Tim 5 : 3;  1 Tim 3 : 7;  Kis 20 : 28).

4.      Menjadi umat Kristian yang baik, sebagai askar yang baik (Yoh 13 : 35;  1 Yoh 2 : 8;  2 Tim 2 : 3).

  • Hendaklah menjadi teladan yang baik, sebagai orang yang mempunyai nama baik (Tit 2 : 6-8;  1 Tes 1 : 7;  Kis 6 : 3).
  • Seperti : Paulus (1 Kor 11 : 1).

 

55. Bilur Tuhan Yesus
|

55. Bilur Tuhan Yesus

I.       BERAPA BANYAK LUKA YANG DITERIMA TUHAN?

1.      Tubuh dan mukaNya ditinju dan dipukul dengan tangan (Mat 26 : 67;  Yes 51 : 23).

2.      Di atas punggungNya terdapat luka (Mat 27 : 26;  Yes 50 : 6;  Mzm 129 : 3).

3.      KepalaNya dipukul dan luka tertusuk duri (Mat 27 : 29-30).

4.      Kaki dan tanganNya kena luka paku (Mat 27 : 35;  Mzm 22 : 16).

5.      LambungNya ditikam dengan tombak (Yoh 19 : 34).

6.      CelaNya telah mematahkan hati Tuhan (Mzm 69 : 20;  Mat 27 : 39-44).

II.     MENGAPA TUHAN DILUKAI?

1.      Penyakit kita ditanggungNya, dan kesengsaraan kita dipikulNya (Yes 53 : 4;  1 Ptr 2 : 21;  Ibr 2 : 17-18).

2.      Ia dianiaya serta dilukai oleh kerana kejahatan yang dilakukan oleh kita (Yes 53 : 5;  Rm 4 : 25).

3.      Supaya kita disembuhkan serta diselamatkan (Yes 53 : 5;  1 Ptr 2 : 24).

III.    HARUS BAGAIMANAKAH KITA BERTINDAK TERHADAP BILUR TUHAN?

1.      Senantiasa mengingatnya (2 Kor 5 : 14;  Ibr 12 : 3;  Gal 2 : 20).

2.      Bertekad hidup bagi Tuhan (Rm 12 : 1;  14 : 7-8;  2 Kor 5 : 15;  Flp 1 : 21;  3 : 8).

3.      Tidak boleh menyalibkan lagi Tuhan Yesus (Ibr 6 : 6;  10 : 26-29).

54. Bunga Bakung Dan Semak Duri
|

54. Bunga Bakung Dan Semak Duri

(Kid 2 : 1-3;  Yes 32 : 13-14;  34 : 13).

Ayat-ayat tersebut mempertunjukkan bahawa di antara umat Allah juga terdapat kualiti dan sikap yang tidak sama, sehingga terdapat perbezaan yang tidak merata.

Marilah membahas perbezaan kedua sifat dari bunga bakung dan duri-duri yang akan dihuraikan di bawah ini sebagai suatu nasihat bersama.

I.       KUALITI BUNGA BAKUNG

1.      Putih bersih dan harum (2 Kor 2 : 15;  11 : 2).

2.      Rendah hati dan sabar (dalam duri-duri) (1 Kor 4 : 10-13;  Mat 11 : 29).

3.      Tidak tunduk terhadap keadaan yang buruk (Yes 27 : 4;  Yeh 2 : 6-7).

Contoh : Mordekhai (Est. pasal 3).

Rasul Paulus (Rm 8 : 35-39).

4.      Mempunyai Kebangkitan hidup (1 Ptr 1 : 23;  Yoh 11 : 24-25).

  • Bunga bakung, nama asalnya adalah bunga bawang putih, setelah musim gugur akan menjadi layu, tetapi sampai pada musim semi (musim bunga) bertunas lagi, itu disebabkan kerana bijinya masih hidup, umat Kristian juga ada Kebangkitan hidup.

II.     KUALITI SEMAK DURI

1.      Menghimpit pada barang pertanian (Ruj : Mat 13 : 7).

  • Jangan menabur pada tempat berduri (Yer 4 : 3).

2.      Dapat melukai orang (Yeh 28 : 24;  2 Sam 23 : 6-7).

  • “Perkataan yang buruk melukai orang lain, sakit seperti dikerat pisau”.

3.      Ingin menjadi kepala (Hak 9 : 1-15;  3 Yoh 9-11).

  • Hendaklah melayani orang dengan rendah hati (Mrk 10 : 42-45).

4.      Semak duri akhirnya dibakar (Ibr 6 : 6-8;  Why 21 : 8).

  • Bunga bakung dan semak duri, sifatnya berbeza, maka kita perlu memeriksa diri (Rat 3 : 40), termasuk bagian yang mana, segera bertobat, supaya jangan dilempar oleh Allah – dibakar (Mat 7 : 16-19).
53. Allah Melihat Dalam Hati Manusia
|

53. Allah Melihat Dalam Hati Manusia

KITAB BACAAN : 1 Sam 16 : 6-7, 10-13;  Mzm 139 : 1-2.

I.       KEINDAHAN DALAM HATI LEBIH PENTING DARIPADA KEINDAHAN WAJAH/RUPA

1.      Orang yang berwajah cantik, dalam hatinya belum tentu baik.

Orang kuno berkata : “Mengetahui orang dan rupanya, namun tidak mengetahui hatinya”.

a.      Absalom – pemuda tampan (2 Sam 14 : 25-27;  18 : 9-10, 14-15).

b.      Zakheus – orang yang pendek (Luk 19 : 1-10).

  • Jangan menilai orang menurut wajahnya (2 Kor 5 : 16;  Yoh 7 : 24).

2.      Allah mengasihi akan orang yang jujur dalam hatinya (Mzm 51 : 6).

  • Jujur :  Iaitu lurus, memegang janji, tidak tamak, tidak palsu, tidak pura-pura (Yoh 1 : 45-47).
  • Tidak jujur :  Iaitu mudah berjanji, hilang kepercayaan, menyangkal, sembarangan, tamak, berdusta, …… Saul adalah orang yang semacam ini (1 Sam 10 : 8;  13 : 9-10;  15 : 1-15). Kerajaannya dihapuskan oleh Allah.

3.      Allah menyenangi akan orang yang adil, pemurah dan rendah hati (Mi 6 : 8).

a.      Allah membenci orang yang berlaku tidak adil (Ams 17 : 15;  Yes 5 : 20-23).

Allah mengasihi bagi yang adil (1 Sam 30 : 21-24;  Kis 13 : 22).

b.      Murah hati (menaruh kasihan, bersimpati). (Mat 5 : 7;  9 : 13).

c.      Rendah hati, mahu menerima pendapat orang lain (Kel 18 : 13-24;  1 Ptr 3 : 8).

II.     PENYATAAN KEINDAHAN DALAM HATI

1.      Dalam doa (Luk 18 : 9-14).

2.      Dalam persembahan (Mat 6 : 21).

  • Maria (Mrk 14 : 3-9).
  • Janda miskin (Mrk 12 : 41-44).

3.      Dalam saat menerima Kasih.

  • “Orang baik sekali pun miskin tidak akan meminta, bahkan kaya pun tidak sombong”.

Seperti : Mordekhai (Est 3 : 1-2;  6 : 5-12).

  • (Yak 2 : 2;  Kis 24 : 16;  Ams 4 : 23;  1 Ptr 1 : 13).