[7] Menjaga Kedewasaan Harus Giat Berusaha (Gal 4:1-20)
[7] Menjaga Kedewasaan Harus Giat Berusaha (Gal 4:1-20)
Prakata
1. Orang yang berada di bawah Hukum Taurat: Seperti orang yang belum dewasa.
2. Orang yang berada di bawah Mengurung orang di dalam dosa, membuat orang mati (21b-22a).
3. Paulus menjelaskan Hukum Taurat dan kasih karunia dengan proses pertumbuhan.
[1] Menghargai Status Sebagai Anak (Gal 4:1-7)
Δ Bukan lagi hamba, melainkan anak
i. Tuan dalam status (1-3): Orang yang berada di bawah Hukum Taurat sama seperti anak-anak.
- Anak-anak tidak berbeda dengan hamba: Kerana anak-anak belum dewasa, “tidak kuat” menerima warisan.
Δ Menunjukkan orang Yahudi yang diajar menurut Hukum Taurat secara Hukum Taurat secara hurufiah (Kol 2:8): Memperlihatkan ketidakmampuan manusia.
Δ Menunjukkan orang bukan Yahudi yang diajar menurut hati nurani: Juga memperlihatkan ketidakmampuan manusia.
- Sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya: Diasuh sampai setelah menjadi dewasa baru layak menguasai warisan.
ii. Tuan dalam hal yang sebenarnya (4-7): Di bawah kasih karunia menjadi anak yang dewasa rohaninya.
- Setelah genap waktunya (4a)
- Segi Agama:
-Perjanjian Lama sempurna.-Gereja-gereja berdiri (setelah dibuang ke Babel)
- Segi Politik:
- Segi bahasa: Bahasa Yunani sebagai bahasa umum.
- Penebusan Kristus (4b-5)
- Firman menjadi manusia (4b)
- Merendahkan diri menjadi manusia (Ibr 1:5), memiliki sifat manusia, adalah manusia seutuhnya, menjadi korban penebus dosa bagi manusia.
– Memiliki sifat Allah: Mempunyai kuasa untuk meremukkan dosa dan maut.
iii. Lahir di bawah Hukum Taurat.
Menggenapkan Hukum Taurat: Melakukan segala kehendak Allah, menggenapkan setiap hal dalam hukum Taurat.
Menebus manusia: Agar manusia diterima menjadi anak.
- Agar orang yang percaya menjadi anak (6-7).
Roh Kudus bersaksi (Rm 8:16): Mempunyai hubungan Bapa dan anak.
Menjadi anak Allah: Menerima warisan (Rm 8:17).
[2] Tidak Dengan Mudah Melepaskan Status Sebagai Anak (Gal 4:8-11)
- Kamu pernah memperhambakan diri kepada allah-allah palsu (8).
- Sekarang kamu sudah percaya Tuhan: Telah mendapat status sebagai anak (9), dan telah dikenal Allah.
- Mengapa memperhambakan diri lagi kepada roh-roh dunia (9-11)?
- Diikat oleh paham hukum Taurat (Kol 2:16-17): Dengan teliti memelihara hari-hari, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun.
- Iman akan menjadi sia-sia, tidak berdaya mengalahkan dosa.
[3] Mengingatkan Orang-Orang Galatia Supaya Memelihara Statusnya Sebagai Anak (Gal 4:12-20)
Δ Persahabatan Paulus dengan orang-orang Galatia.
i. Mengharapkan kamu menikmati kemerdekaan lagi (12a): Jangan melakukan hal yang sama seperti dulu.
- Jadilah sama seperti aku: Dari hukum Taurat berbalik kepada kemerdekaan kasih karunia.
- Akupun telah menjadi sama seperti kamu: Bangsa kafir tidak diikat oleh hukum Taurat.
ii. Belum pernah kualami sesuatu yang tidak baik daripadamu (12b-14).
- Tidak menghina aku (13-14): Mengerti arti Injil yang sebenarnya.
- Manusia pada umumnya menganggap, mendapat penyakit adalah hukuman dari Allah (Yoh 9:1-2; Kis 28:4).
- Menyambut aku sama seperti menyambut malaikat dan Kristus: Percaya akan janji Allah.
- Sekarang, di manakah bahagia imanmu itu (15-16)
- Mengenang kasih rohani yang dahulu (15)
- Pernah merasa puas di dalam kasih karunia: Belajar pada kasih Kristus, ada kekuatan untuk mengasihi orang.
- Mengasihi Paulus lebih daripada mengasihi diri sendiri (II Kor 12:7): Rela ‘mencungkil’ mata dan memberikannya kepada Paulus.
- Sekarang telah menjadi musuh (16)
- Mengenang kasih rohani yang dahulu (15)
Δ Kerana Paulus telah memberitakan kebenaran, dan kerana bujukan dari guru-guru palsu
iii. Waspada terhadap keaktifan yang tidak tulus (17-18)
- Perhatikan motivasi menarik domba: Menghalangi pintu anugerah.
- Giat melayani harus ditambah dengan pengetahuan: Harus dinyatakan dalam perkara-perkara yang baik dengan motivasi yang murni.
iv. Pengharapan Paulus (19-20)
- Rela menderita sakit bersalin lagi.
- Semoga rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu.
- Semoga dapat menghilangkan nada menegor.
Kata Penutup
Kalau orang Galatia ingin mendapatkan hidup yang matang, bersandarlah pada firman kehidupan Tuhan Yesus dan pertolongan Roh Kudus, buanglah hati yang lama menjadi manusia baru di dalam Kristus.
