Bahagian 17: Pemberian Sukarela Dan Upah
Nas kitab: 9:6
[1] Ketetapan Upah (6)
‘Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit’.
‘Orang yang menabur banyak, akan menuai banyak’.
‘Camkanlah itu’.
[2] Persembahkan Menurut Kerelaan Hati (7)
“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya”.
Δ Berbuat menurut tahap kerelaan sendiri.
“Jangan dengan sedih hati”.
Δ Tidak merasa sedih hati setelah memberi pesembahan, melainkan pertahankan kemurahan hati itu.
“Atau kerana paksaan”.
Δ Jangan kerana inginkan kemuliaan dan kehormatan, atau takut sendiri ketinggalan di belakang, juga bukan kerana didesak maupun dipaksa.
“Sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita”.
[3] Diperkenan Dan Penerimaan Upah (8-9)
“Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu”.
- “Supaya kamu senantiasa berkecukupan” (8b).
“Di dalam segala sesuatu” (8c).
“Malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan” (8d).
Δ “Menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi, dan dengan demikian mengumpulkan suatu dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya (I Tim 6:18,19).
Δ Banyak benih, buah akan bertambah-tambah (10).
“Ia yang menyediakan benih bagi penabur dan roti untuk dimakan” (10a).
Δ Maksudnya: yang rela menabur (memberi sedekah) demi Tuhan, Tuhan akan bekalkan benih untuknya.
“Dan melipatgandakannya”.
Δ Yaitu siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi lagi sehingga ia berkelimpahan (Mat 13:12).
“Dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu”.
Δ Kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian (Flp 1:9) serta penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah (Flp 1:11; Kol 1:10,11).
- “Kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati (11a).
- “Yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh kerana kami” (11b).
Δ Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya; ada yang menghemat secara luarbiasa, namun selalu kekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan; siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum (Ams 11:24-25).
[4] Pengalaman: “Syukur Kepada Allah Kerana KaruniaNya Yang Tak Terkatakan itu!” (15)
- Orang-orang kudus dibantu: “Pelayanan kasih ini mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus” (12).
- Allah dimuliakan: “Melimpahkan ucapan syukur kepada Allah” (12b).
“Dan sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah kerana ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan kerana kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang” (13).
- Kebajikan diperingati pemercaya: “Sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh kerana kasih karunia Allah yang melimpah ke atas kamu” (14).
Kata penutup:
“Syukur kepada Allah kerana karuniaNya yang tak terkatakan itu” (15).
Allah menjadikan para penyumbang wang sendirinya mengecapi karunia Allah yang tak terkatakan itu, juga menjadikan mereka yang dibantu, turut mengecapi karunia Allah yang tak terkatakan. Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Rm 8:28).