Views: 184

“Membenarkan diri sendiri” iaitu merasa dirinya benar, memperlihatkan segala keadaan dirinya (seperti iman, kasih, pemupukan rohani, perbuatan, persembahan dan sebagainya) yang melampaui daripada orang lain.  Orang yang semacam ini, di dalam hatinya penuh dengan kecongkakan, dan tidak menghargai orang lain.  Membenarkan diri semacam itu pasti berbahaya, maka harus diperingati.

I.       APAKAH BAHAYA DARI MEMBENARKAN DIRI SENDIRI

 1.      Di dalam kesalahan, tidak dapat sadar.

  • Contohnya seperti orang Farisi (Mat 23 : 1, 23;  Mat 3 : 8, 10).

2.      Doanya tidak diperkenankan Allah (Luk 18 : 9, 13;  Mzm 51 : 17).

3.      Dosa mudah menghina orang lain.

  • Orang yang membenarkan diri sendiri, pura-pura berbuat baik, membanggakan dirinya dan menghina orang lain, seperti orang Farisi (Mat 23 : 5, 7;  6 : 6).
  • Mereka membanggakan diri, dan mentertawakan orang lain adalah perbuatan dosa yang menghina (Ams 14 : 21).

4.      Di dalam ujian mudah bersungut-sungut terhadap Allah.

  • Orang yang membenarkan dirinya menganggap bahawa segalanya adalah benar, bersikap keras kepala, mudah bertengkar, tidak menurut akan nasihat orang lain.  Orang yang semacam ini, sewaktu menerima pengajaran dari Allah atau ujian, pasti hatinya tidak tenang dan bersungut-sungut kepada Allah.
  • Seperti Ayub (Ayb 27 : 2, 6).
  • Janganlah bersungut-sungut (1 Kor 10 : 10).
  • Kemudian Allah menggunakan banyak pertanyaan untuk menguatkan Ayub (Ayb. pasal 38 dan 39), barulah ia merendahkan diri terhadap Allah dan menyesal dalam abu, sehingga memperoleh akhir yang baik (Ayb 42 : 2-6, 10-11).

II.     BAGAIMANA MENCEGAH UNTUK MEMBENARKAN DIRI SENDIRI

1.      Banyak membaca Alkitab, mendengarkan Firman, menghampiri Allah (Yak 1 : 23;  Yoh 1 : 1-9, 14;  Yes 6 : 1, 5).

2.      Rajin melaksanakan Firman (Yak 1 : 22-24;  1 Kor 4 : 4;  Flp 3 : 12).

3.      Sering berdoa (Yud 20;  Kis 10 : 1-2, 22).

  • Penyakit membenarkan diri, seringkali orang tidak memperhatikannya, semoga saudara-saudara seiman saling mengoreksi (membetulkan), untuk mencapai yang diperkenan oleh Allah dengan sempurna.

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *