Views: 209
Alkitab tertulis : Kita diselamatkan adalah berasal dari Kasih Karunia Tuhan.
Tetapi tentang Kasih Karunia/Anugerah tersebut, banyak yang tidak mengenal dan tidak mengerti. Sebab Kasih Karunia/ Anugerah bukan ditunjukkan terhadap jasmani, atau yang diberikan oleh materi.
Kasih Karunia/Anugerah bermacam-macam, serta luas lingkungannya.
Terdapat “segala” Kasih KaruniaNya (Mzm 103 : 2).
Sumber segala “Kasih Karunia” (1 Ptr 5 : 10).
“Kekayaan” Kasih Karunia (Ef 1 : 9).
Kasih Karunia “Yang melimpah” (Ef 1 : 8).
Kasih Karunia “Yang lebih besar” (Yak 4 : 6).
Macamnya adalah sebagai berikut :
1. Mendapat pengampunan dosa kerana Kasih Karunia (Ef 1 : 7; Rm 3 : 24).
Sebab berbahagialah yang memperoleh pengampunan dosa (Rm 4 : 7-8).
2. Orang yang di dalam dosa, dapat terpilih untuk percaya kepada Tuhan, adaah suatu Kasih Karunia (Rm 11 : 5).
3. Jiwa yang mati di dalam dosa, memperoleh keselamatan dan hidup kembali adalah suatu Kasih Karunia (Ef 2 : 5-6).
4. Memperoleh Roh Kudus, dan roh yang mati hidup kembali (Yeh 37 : 14), maka memperoleh Roh Kudus adalah Kasih Karunia.
Alkitab tertulis : Kasih Allah telah dicurahkan didalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita (Rm 5 : 5).
5. Memperoleh iman dan Kasih adalah Kasih Karunia (1 Tim 1 : 14).
6. Memperoleh hikmat adalah Kasih Karunia (Kis 7 : 10), sekarang adalah memberikan hikmat keselamatan mengerti Firman Kebenaran (2 Tim 3 : 15; 1 Kor 2 : 7).
7. Dengan pertolongan Roh Kudus, dapat mengalahkan kejahatan untuk melakukan kebajikan adalah Kasih Karunia (Rm 7 : 25).
8. Dapat mengerjakan pekerjaan kudus Tuhan adalah Kasih Karunia (Ef 3 : 7-9).
9. Hari Sabat adalah Kasih Karunia (Kej 2 : 1-2; Kel 31 : 17; Yes 58 : 13-14).
10. Mempersembahkan adalah Kasih Karunia (2 Kor 8 : 1-4; 9 : 7-8; Mal 3 : 10; Ams 11 : 24-25).
11. Dapat bertahan dalam pencobaan adalah Kasih Karunia (Yak 1 : 12). Mengalahkan penderitaan adalah Kasih Karunia yang lebih besar (1 Ptr 4 : 12-14; 5 : 10).
12. Suatu duri di dalam tubuh, juga adalah Kasih Karunia, maka hendaklah mengucap syukur dengan senang hati (2 Kor 12 : 17-18).
Orang yang mengasihi Tuhan, di dalam segala perkara apapun, semuanya berada dalam Kasih Karunia, segalanya datang dengan Kasih Karunia (Rm 8 : 28).
Terhadap Kasih Karunia yang beraneka macam ini, kita harus mengerti dengan jelas, bahkan harus sering mengucap syukur, serta menjaganya, barulah sebagai umat Kristian yang sesungguhnya untuk memperoleh bahagia yang kekal.
