Kefasikan orang berdosa dan kasih setia Allah (Mazmur 36:1-13)
1 Untuk pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, dari Daud.
2 Dosa bertutur di lubuk hati orang fasik; rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu,
3 sebab ia membujuk dirinya, sampai orang mendapati kesalahannya dan membencinya.
4 Perkataan dari mulutnya ialah kejahatan dan tipu daya, ia berhenti berlaku bijaksana dan berbuat baik.
5 Kejahatan dirancangkannya di tempat tidurnya, ia menempatkan dirinya di jalan yang tidak baik; apa yang jahat tidak ditolaknya.
6 Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan.
7 Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewa Kauselamatkan, ya TUHAN.
8 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu.
9 Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.
10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang.
11 Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!
12 Janganlah kiranya kaki orang-orang congkak menginjak aku, dan tangan orang fasik mengusir aku.
13 Lihat, orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh; mereka dibanting dan tidak dapat bangun lagi.
Tajuk: Betapa berharganya kasih setia Tuhan
Tema: Melihat betapa bernilainya kasih setia asal pemikiran-pemikiran orang-orang fasik
Latar belakang: Mazmur yang dikarang Daud dan pemimpin biduan untuk dinyanyikan dalam waktu ibadah Bait Suci. Daud telah membuat perbandingan di antara konsep orang-orang jahat terhadap Allah. Dengan hubungan dia sendiri dengan Tuhan, di mana ianya memanifestasikan betapa besarnya berkat menjadi seorang hamba Tuhan. Bagi orang-orang fasik, mereka berani berbuat dosa disebabkan tidak takut akan Tuhan dan menyangka pandangan melihat segala ciptaan Tuhan. Dari satu segi ia memuji memasyhurkan kasih setia dan kekuatan kuasa Tuhan. Dari segi yang lain melihat juga orang-orang fasik yang berbuat jahat.
Kategori: Tergolong sebagai nyanyian sistematik yang menunjukkan kerinduan dan mencintai Bait Suci dan aturcara ibadah.
Hubungan dengan gulungan kitab lain: Berkaitan dengan 35:27, memandangkan Allah berkenan manusia menerima damai sejahtera dan sama kategorinya dengan fasal 23, 42, 43, 65, 73, 84, 100, 134
Garis kasar: (I) Kedahsyatan dosa (2-5) 1. Dosa di dalam lubuk hati (2-3) a. Dosa bertutur di lubuk hatinya b. Rasa takut pada Allah tidak ada padanya
(2) Dosa di mulut (4) a. Perkataannya ialah kejahatan dan tipu daya b. Berhenti berlaku bijaksana dan berbuat baik
(3) Dosa pada tangan (5) a. Kejahatan dirancangkannya di tempat tidurnya b. Kejahatan dilakukan pada siang hari c. Asyik berkompromi dengan kejahatan
(II) Kebaikan tak terhingga Allah (6-7) a. kasih sampai ke langit b. setiap sampai ke awan c. Keadilan seperti gunung-gunung d. Hukum bagaikan samudera raya yang hebat ~ Manusia dan hewan diselamatkan
(III) Tempat perlindungan orang-orang benar (8-10) 1. Ada damai sejahtera ~ Kasih setia Allah adalah perlindungan yang terbaik
2. Akan dikenyangkan ~ Menikmati lemak di rumah Tuhan
3. Ada sukacita ~ Minum dari sungai kegirangan
4. Ada hidup kekal ~ padaMu ada sumber hayat
5. Ada terang ~ Di dalam terangMu
(IV) Doa orang benar (11-13) 1. Semoga orang benar akan menang a. Semoga Tuhan melanjutkan kasih setia kepada orang yang mengenal b. Berlaku adil ke atas orang-orang yang tulus hati
2. Semoga orang-orang jahat gagal dan binasa a. Tidak membenarkan orang-orang congkak menginjak b. Tidak membenarkan orang-orang fasik mengusir c. BIarlah orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh dan tidak bangun lagi.
Dalam dua belas kitab nabi-nabi kecil, hasil penulisan yang paling terkemuka pada abad kelapan ialah Kitab Amos, Kitab Hosea dan Kitab Mikha.
Sering kali ada ahli teologi yang cuba menyunting komentari untuk Kitab Amos dan Kitab Mikha secara bersama-sama kerana difikir senang untuk diselidiki bersama.
Tambahan pula, dua orang nabi ini berada dalam angkatan yang sama. Sungguhpun mereka orang yang berlainan, akan tetapi mesej yang disampaikan mereka lebih kurang sama, yakni menegaskan keadilan dan kebenaran Tuhan.
Nabi Amos memasang kanta fokusnya pada Kerajaan Israel Utara. Mesej yang disampaikan adalah untuk Kerajaan Israel secara keseluruhannya, yang turut menjadi panduan utama bagi hamba-hamba Tuhan pada angkatan zaman baharu ini.
Yesus pergi ke setiap kota dan desa, mengajar, mengabarkan injil, dan menyembuhkan. Melihat banyak otang yang membutuhkan pertolongan, Ia memanggil murid-muridNya kepadaNya, memberikan kuasa kepada mereka, dan menugaskan mereka untuk memberikan kuasa kepada mereka, dan menugaskan mereka untuk mengabarkan injil ke seluruh negeri. Dalam pengajaran yang kedua, Yesus memberikan peringatan-peringatan dan petunjuk kepada mereka untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan-tantangan yang menanti mereka.
Ayat kunci
“Maka kataNya kepada murid-muridNya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit”” (9:37)
Tahukah anda…?
1. Zelot (Simon orang Zelot) (10:4): Entah menunjukkan semangat ibadah Simon, atau keanggotaannya dalam Partai Zelot, sbuah kelompok revolusioner Yahudi yang menentang kekuasaan Romawi di Palestina dengan cara kekerasan. 8/1452
2. Orang Samaria (10:5): Suku bangsa campuran dari perkahwinan campur antara bangsa Israel yang tersisa saat orang-orang kerajaan Israel utara diasingkan dan bangsa-bangsa lain ditransmigrasikan ke daerah itu oleh bangsa Asyur (II Raj. 17:24). Di masa Yesus hidup, ada permusuhan besar antara orang Yahudi dengan orang Samaria (lihat. Yoh. 4:9)8/1452
3. “Kebaskanlah debunya dari kakimu” (10:14): Ini adalah sikap simbolis, dengan maksud memperingatkan. Intinya, seperti yang diucapkan Paulus di kemudian hari, murid-murid berkata kepada mereka yang tidak mahu mendengar, “Biarlah darahmu tertumpuh ke atas kepalamu sendiri” (Kis. 18:6)2/52
1a. Catatlah petunjuk yang berulang kali muncul tentang akhir zaman.
1b. Menurut anda, mengapa petunjuk-petunjuk ini dituliskan?
2. Dengan dorongan apakah Tuhan memberikan perintah, “janganlah kamu takut terhadap mereka” (10:26)?
3. Menurut anda, apakah syarat yang diperlukan bagi seorang penginjil pada ayat-ayat ini?
Analisis bagian
9:35-38
1. Aspek-aspek apa saja yang terdapa dalam pelayanan Yesus?
2. Apa yang dapat kita pelajari dari Yesus dan pelayananNya?
3. Apakah hubungan antara perintah Tuhan di ayat 37 dengan kita pada hari ini?
10:1-15
4. Mengapa Yesus menyuruh murid-murid untuk tidak pergi kepada bangsa-bangsa lain dan orang Samaria?
5a. Tuhan mengajarkan murid-murid tentang prinsip penting yang berguna sebagai
dorongan bagi pelayanan kita. Apakah itu?
5b. Bagaimana prinsip ini berlaku bagi kita?
6. Yesus menyuruh murid-murid untuk tidak membawa wang, bekal pakaian ekstra, atau
tongkat dalam perjalanan mereka. Mengapa perintah ini penting?
7. Apakah perintah untuk mengebas debu dari kaki bertolak belakang dengan perintahuntuk mengasihi musuh-musuh kita? Jelaskan jawaban anda.
10:16-23
8. Apakah alasan di balik perintah-perintah ini?
9. Tuliskanlah hal-hal yang diajarkan Yesus tentang penganiayaan.
11a. Ayat-ayat mana sajalah dalam Kitab Matius yang serupa dengan ayat 22 dan 23?
11b. Apakah yang mungkin ditunjukkan oleh nubuat dalam ayat 23?
10:24-33
12. Jelaskanlah pengajaran di balik ayat-ayat ini menurut konteksnya:
12a. 24,25
12b. 27
12c. 28-31
12d. 32,33
10:34-39
13. Jenis peperangan apakah yang dibicarakan Yesus dalam 34-36?
14. Apakah yang diajarkan dalam ayat 37-39 tentang menjadi murid Yesus?
10:40-11:1
15. Amalkanlah pengajaran-pengajaran dalam ayat-ayat ini pada diri kita hari ini.
Latar Belakang dan Biografi Yehezkiel Yehezqel, bermakna Allah akan menguatkan. Yehezkiel lahir sekitar 621 BC. Dia seorang imam, anak Busi, keturunan Zadok. Namanya juga pernah muncul dalam senarai nama imam yang ditawan ke Babel (Yeh 1:3 ; 1 Taw 24:16).
Amat Ketara Yehezkiel seorang yang sangat mementingkan Bait Suci (7:22 ; 24: 19-21). Dia sangat sensitif dengan dosa kejahatan yang berlaku di dalam Bait Suci (fasal 8). Dia juga seorang yang sangat fasih dengan jenis korban persembahan dan alat – alat kudus ( Yeh 22: 8, 26 ; 24: 1-14).
Pengalaman Yehezkiel melayani di dalam Bait Suci mungkin menyumbang kepada pengetahuannya yang arif dan kaya dengan istilah untuk menghuraikan reka bentuk Bait Suci (Fasal 40-48).
Nabi Yehezkiel ditawan ke Babel pada 598 SM. Pada tahun ke – 5 selepas ditawan, dalam lingkungan umur 30 tahun dia diutus Tuhan untuk bertugas sebagai nabi pada sekitar 593SM (1:1).
Yehezkiel terus bernubuat selama 22 tahun sehinga 571SM (29:17), bersama dengan Daniel. Mereka merupakan nabi yang bertugas di Babel dan sasaran utama mereka ialah orang Yahudi yang ditawan.
PENULIS YEHEZKIEL
Di Babel, Yehezkiel tinggal di Tel Abib yang dekat dengan Sungr Kebar (3:15). Tempat tinggalnya sentiasa dikunjungi para tua-tua Israel untuk menanyakan petunjuk. Kemungkinan dari rumahnya bermulanya tempat ibadah orang Yahudi sehingga terbentuknya rumah ibadah pada kemudian hari. Ini tercatat sebanyak lima kali iaitu (3:15; 8:1; 14:1; 20:1; 33:31).
Isterinya mati ketika Kota Yerusalem mula dikepung oleh tentera Babel pada tahun 588SM (24;1,15-18)
Jelas sekali Yehezkiel sendiri adalah penulis Kitab Yehezkiel memandangkan dia merujuk kepada dirinya dengan ganti nama pertama aku. Nabi diperintahkan Tuhan agar menuliskan ilham tragedi kemudian Allah meninggalkan Bait Suci dan Kota Yerusalem, dan kemudian pemulihan rohani apabila Roh Allah kembali ke Bait Suci dan Kota Suci (43:11).
KRONOLOGI YEHEZKIEL Yehezkiel unik dalam kalangan nabi – nabi Perjanjian Lama dari segi tarikh nubuat yang direkodkan sebanyak 14 kali ; ditunjukkan dalam jadual berikut:
Rujukan Ayat Alkitab
Peristiwa yang dinyatakan
Tarikh oleh Yehezkiel
Tarikh menurut Kalendar Julian
Hari
Bulan
Tahun
Hari
Bulan
Tahun
Kelahiran Nabi Yehezkiel semasa pemulihan iman oleh Raja Yosia
621
1:1
Panggilan Yehezkiel
5
4
30 umur nabi
31
Julai
593
1:2
Panggilan Yehezkiel
5
(4)
5
31
Julai
593
8:1
Penglihatan: Berhala di Bait Suci Yerusalem
5
6
6
17
Sep
592
20:1
Para Tua-tua Utusan datang bertanya kepada Tuhan
10
5
7
9
Ogos
591
24:1
Serangan Babel bermula
10
10
9
15
Jan
588
26:1
Nubuat melawan Tirus
1
(11)
11
12
Feb
586
29:1
Nubuat melawan Mesir
12
10
10
7
Jan
587
29:17
Serangan Babel dari Tirus ke Mesir – mesej yang terahkir
1
1
27
26
Apr
571
30:20
Tangan Firaun Patah
7
1
11
29
Apr
587
31:1
Nubuat menentang Firaun
1
3
11
21
Jun
587
32:1
Ratapan ke atas Firaun
1
12
12
3
Mac
585
32:17
Firaun ke dunia orang mati
15
(12)
12
17
Mac
585
33:17
Kota Yerusalem Rutuh 5
5
10
12
8
Jan
585
(5
10
11)
19
Jan
585
40:1
Penglihatan: Bait Suci dan Kota Suci
10
1*
25
28
Apr
573
** Tarikh oleh Yehezkiel – Tarikh dalam kurungan adalah dianggarkan dalam komentar, bulan tidak dinyatakan dengan tepat dan jelas, berlaku ketidaksamaan.
** Tarikh menurut Kalendar Julian – tarikh-tarikh ini berdasarkan jadual dalam R.A. Parker dan W.H. Dubberstein, Babylonian Chronology, 626 BC – AD 75 (1956), p.26. Tarikh – tarikh ini janganlah diambil terlalu dogmatik kerana terdapat lebih daripada satu pentafsirannya. Sebagai contoh, kita tidak boleh terlalu pasti sama ada Yehezkiel mengikuti kalendar yang diambil dari musim luruh ke musim luruh atau musim bunga ke musim bunga. Tarikh-tarikh yang dinyatakan di atas diandaikan bahawa kita membincangkannya dengan kalendar musim bunga.
Ciri-ciri Yehezkiel A. Terdapat banyak persamaan dengan Kitab Wahyu.
Berikut adalah gambar rajah perbandingan dengan Kitab Wahyu.
Yehezkiel
Wahyu
1
Yehezkiel menerima wahyu Tuhan dengan menelan kitab (2:8-3:3)
Yohanes menerima wahyu zaman akhir dengan menelan kitab kecil (10:8-11)
2
Yehezkiel melihat penglihatan, tentang takhta Allah dan empat mahluk muncul bersama takhta Tuhan (1.3,10-11).
Yohanes turut melihat penglihatan takhta Syurga dan empat makhluk (4-6)
3
Yehezkiel menubuatkan empat cara hukuman ketika Tuhan menghakimi, yakni kebuluran, penyakit sampar, binatang buas dan pedang. (5:12,17; 14:21);
Yohanes turut diilhamkan meterai ke-4 tentang empat hukuman yang sama (4-6)
4
Yehezkiel menubuatkan perang akhir dengan gabungan tentera utara yang diketuai Gog (38)
Yohanes menubuatkan serangan oleh Iblis yang menggabungkan tentera Gog (Why 20:7-10)
5
Yehezkiel menubuatkan jamuan besar dengan mayat musuh – musuh (39)
Yohanes menubuatkan serangan oleh Iblis yang menggabungkan tentera Gog (Why 20:7-10)
6
Sungai Kehidupan dari bawah ambang pintu Bait Suci dengan pohon kehidupan (Yeh 47:1,12)
Sungai air kehidupan mengalir dari takhta Allah dengan pohon kehidupan di tepi sungai (Why 22:1-2)
7
Penglihatan tentang malaikat mengukur Bait Suci dan kota suci (40-48)
Yohanes melihat penglihatan malaikat mengukur Bait Suci, Kota Yerusalem Syurgawi (Why 11:1; 21-9-22:4)
B. Ciri-ciri gaya bahasa yang amat istimewa dalam nubuat nabi Yehezkiel di dalam Kitab Yehezkiel. (1) Empat Penglihatan (1-3,8-11,37:1-14, 40-48) a. Penglihatan dipanggil sebagai nabi (1-3) b. Penglihatan tentang kemuliaan Allah meninggalkan Bait Suci (8-11) c. Penglihatan tentang kebangkitan tulang-tulang (37:1-14) d. Penglihatan tentang Bait Suci dan Kota Yerusalem (40-48)
(2) 12 Aksi simbolik nabi (4-5,12) a. Aksi simbolik ke rumah kaum pemberontak (3:22-26) b. Aksi tentang Kota Yerusalem dikepung (4:1-3) c. Aksi baring ke kiri dan ke kanan (4:4-8) d. Makan makanan yang najis (4:9-11,12-14) e. Aksi mencukur rambut dengan janggut (5:1-4) f. Beraksi dengan pelarian (12:1-16) g. Makan dan minum dengan gemetar (12:17-20) h. Mengerang dalam kesengsaraan (21:6-7) i. Aksi simbolik ke-9. Berseru dan meratap. Tepuk pinggang sebagai tanda perkabungan (21:12) j. Aksi simbolik ke-10. Bernubuat sambil tepuk tangan (21:14). k. Kematian istei Nabi Yehezkiel (24:15-24) l. Menulis di atas dua potong papan / kayu (37:15-28)
(3) Enam Perumpamaan (15-19,23) a. Pohon anggur (15; 19:10-14) b. Perempuan sundal (16) c. Dua ekor rajawali (17) d. Anggur yang asam (18) e. Singa dan anak-anak singa (19:1-9) f. Dua adik-beadik yang sundal (23)
(4) Meratap dengan enam kali nyanyian ratapan (19:1; 22:8-17; 26:17; 27:2; 28:12; 32:2-16)
(5) Pemberitaan lisan, formatnya seperti firman Tuhan kepadaku: hai anak manusia telah berulang sebanyak 93 kali (2:1; 3:1,4,10,17,25; 4:1,16: 5:1; 6:1; 7:2; 8:5,8,12,15,17; Dan 8:17). Berbanding dengan seperti anak manusia (Daniel 7:13; Why 1:13); Mk 2:28 yang ditujukan kepada anak manusia. Berbanding dengan seperti anak manusia (Daniel 7:13; Why 1:13); MK 2:28 yang ditujukan kepada anak manusia.
Ciri – Ciri Kitab Yehezkiel (Kabod) (3:12; 1:28) telah muncul 24 kali dalam kitab Yehezkiel. Sebagai contoh peristiwa Ikabod yang bermaksud – “Tiada kemuliaan ( 1 Sam 4:12)
(1) Yehezkiel menerima panggilan Tuhan melalui penglihatan – melihat kemuliaan TUHAN hadir di Babel (1-3) (2) Nubuat tentang kemusnahan Kota Yerusalem melalui aksi simbolik (4-7) (3) Penglihatan tentang Kemuliaan Allah meninggalkan Bait Suci (8-11) (4) Sebab-sebab keruntuhan Yerusalem (12-20). (5) Hukuman Yerusalem (21-24). (6) Lapan Bangsa yang bermusuhan dengan Israel turut dihakimi (25-32; 38-39).
(i) Amon (25:1-7)
(iv) Filistin (25:15-17)
(vii) Mesir (29:1-32:32)
(ii) Moab (25:8-11)
(v) Tirus (26:1-28:19)
(vii) Gog (38-1-39:20)
(iii) Edom (25:12-14;35:1-15)
(vi) Sidon (28:20-23)
(7) Nubuat tentang kaum Israel berdamai semula dengan Tuhan (33-39) (8) Penglihatan tentang Bait Suci dan Yerusalem yang baharu (40-48). a. Penglihatan tentang Bait Suci (40-43:12) b. Peraturan dan ketetapan tentang jabatan imam dan raja (43:13-46:24) c. Sungai Kehidupan dan pembahagian tanah milik di Kota Yerusalem (47-48)
ANALISIS STUKTUR KITAB YEHEZKIEL
FASAL 1-32
FASAL 33-48
Yehezkiel dipanggil sebagai penjaga kaum Israel atau nabi (3:17-21).
Sekali lagi Yehezkiel dilantik sebagai penjaga kaum Israel
Hati Bangsa Israel yang degil dan keras (3:7)
Bangsa Israel diberi hati daging yang taat (36:26-37)
Bernubuat mengutuki gunung-gunung Israel (6:1-14)
Bernubuat menentang Edom dan bernubuat memberkati gunung-gunung Israel tentang pemulihan (35-36)
Nabi diperlihatkan Bait Suci yang telah najis (8:1-18)
Nabi melihat malaikat mengukur Bait Suci dan Kota Yerusalem yang baharu 40-42)
Kemuliaan Allah meninggalkan Bait Suci dan Kota Yerusalem – Ikabod (9-11)
Kemuliaan Allah kembali ke Bait Suci – ADONAY Shama (43-48)
Penglihatan panggilan menjadi nabi atau penjaga kaum Israel (1:1-3:27)
FASAL 1 PENGLIHATAN TENTANG EMPAT MAKHLUK DAN KEMULIAAN TAKHTA ALLAH (a) Pengenalan diri oleh penulisan (1-3) (b) Penglihatan (4-28) i. Rupa empat makhluk (4-14) ii. Rupa empat roda (15-21) iii. Cakerawala (The firmament) (22-25) iv. Rupa Tuhan Allah (The glorious Image of God) (26-28)
1:1 Pada tahun ketiga puluh, bulan ke-4? Tahun ketiga puluh ialah umur nabi menerima penglihatan panggilan Tuhan.
Dua syarat untuk melihat penglihatan takhta Tuhan: a. Langit terbuka – sama seperti pengalaman Rasul Yohanes yang juga melihat langit terbuka dan diikuti dengan penglihatan takhta Tuhan Allah. (1; Mat 3:16; Kis 7:55-56; Why 4:1; 19:11).
b. Diliputi kekuasaan Allah (3; Why 1:10; 4: 17:3; 21:10).
1:2 Pada tanggal lima bulan itu, iaitu tahun kelima sesudah raja Yoyakhin di tawan – Kronologi atau tarikh peristiwa itu ialah 593BC. 1:3; 3: 14, 22; 8:1;37:1; 40:1; 2 Raj 3:15 Kekuasaan TUHAN meliputinya … Roh Tuhan mendesak dengan kuat… Bahasa Ibrani ialah “Tangan Tuhan diletakkan ke atasku… (The hand of God rested upon me)” Terjemahan Cina “Roh TUHAN dicurahkan ke atasku”.
Frasa -frasa demikian menyampaikan maksud dalam perjanjian lama Roh TUHAN dicruahkan ke atas para hakim atau nabi-nabi Tuhan dengan tujuan melaksanakan sesuatu tugas khas dalam tempoh yang ditentukan TUHAN.
Ia berbea dengan janji Karunia Roh Allah (Yeh 36:26-27; 11:19; 37:14;39:29).
Dalam Kitab Yehezkiel, Nabi menerima Wahyu daripada Tuhan melalui dua kaedah: 1. Mendengar Suara Tuhan yang memberi petunjuk dengan jelas. 2. Melihat penglihatan dalam alam roh (Fsl 1; 40:4; 44:4-5).
Fasal pertama hanya penglihatan yang belum ada petunjuk melalui suara Tuhan. Tuhan hanya berfirman kepada nabi melalui suara mula dari fasal 2.
Penglihatan bermula dengan angin badai yang membawa awan serta api dari utara (4; Ayub 37:22; Yes 14:13). 4 Makhluk muncul dalam fasal 1 hingga 3 dan 10. Dalam fasal 10 mereka disebut sebagai kerub-kerub Allah (9:3; 10:4, 9, 14).
Empat makhluk (Kerub) (1:5-25; 10:2), dalam Alkitab sering menggambarkan kerub yang dikaitkan dengan takhta Allah: – Bekas identiti Iblis iaitu Lucifer merupakan kerub yang berjaga (Yeh 28:14,16). – Malaikat kerub diutus oleh Tuhan menjaga jalan menuju ke Taman Eden (Kej 3:24) – Dua kerub dibuat pada tutup pendamaian yang menyelubungi tabut Allah (Kel 25:18-20). – Dua replika kerub setinggi 10 hasta, dua sayap sepanjang 5 hasta dibuat di dalam Bait Suci Maha Kudus yang dibina raja Salomo (1 Raj 6:23-28; 2 Taw 3:13). – Mereka adalah kenderaan yang mengangkut takhta Tuhan Allah (Maz 18:11; 99:1; Yes 37:16). – Kerub yang diukir pada dinding Bait Suci dalam penglihatan Yehezkiel ialah bermuka dua, iaitu muka manusia dan singa (Yeh 41:18-20).
Ciri-ciri makhluk atau kerub berbanding dengan Kitab Wahyu 1. masing-masing mempunyai empat muka (1:6), manakala empat makhluk dalam Kitab Wahyu masing-masinh hanya ada satu muka (Why 4:6-9). 1.1 Muka manusia di hadapan, manusia kemuncak penciptaan Allah kerana memiliki rupa Allah yang memiliki nafas Allah (10). Adil, suci (Efe 4:24), penyayang (1 Yoh 4:8,16). rendah hari seperti Kristus (Mat 11:28-29).
1.2 Muka singa di sebelah kanan. SInga adalah raja binatang buas di hutan. Melambangkan kuasa diraja dan wibawa Ilahi (10; Kej 49:9-10; Amos 3:8; Why 5:5). Iman yang berani seperti Stefanus, Petrus dan Paulus (Kis 4:5-13; 6:8-15; 19:8; 20:23-24).
1.3 Muka anak lembu (sor, calf, bullock) di kiri. Lembu merupakan ketua binatang ternakan. Namun, imej lembu di sini dan Wahyu ialah anak lembu, bukan lembu dewasa, kerana kaki mereka bentuk anak lembu, nyata sekali kerub lebih condong kepada rupa anak lembu (1:7,10,14;10:14; Why 4:7).
Anak lembu jantan dijadikan korban penghapus dosa (Ima 4:3, 14; 9:2; 16:3) dan korban bakaran (Ima 9:3; 23:18). Melambangkan korban persembahan yang sempurna dan berkenan kepada Tuhan. Setia, taat, sanggup berkorban dan suci tak bernoda.
1.4 Muka rajawali di belakang, yang merupakan raja segala burung di udara. Tuhan mengumpamakan penyelamatan-Nya sebagai sayap rajawali (1:10; Kel 19:4; Ul 32:11); rajawali bersarang di gunung tinggi, melambangkan tahap kerohanian yang tinggi (Ayu 39:27; Ams 30:19); menjadi muda semula melalui pembaharuan hidup (Maz 103:5); Kuasa Roh Kudus seumpama imej Ilahi Tuhan Yesus yang rahsia dalam Kitab Yohanes (Yes 40:31; Why 12:14). Imej orang yang berhikmat rohani dan dipenuhi Roh Kudus.
2. Masing-masing mempunyai 4 sayap dan 4 tangan di bawah sayap mereka (1:8; 10:8, 21) manakala 4 makhluk di Wahyu mempunyai 6 sayap (Why 4:8). – Mereka menurunkan sayap apabila berdiri (1:24,25) – rendah hati. – Bunyi sayap seperti bunyi air terjun yang menderu dan suara yang maha kuasa dan keributan laskar yang besar (1:24) – suasana diepnuhi kuasa Roh Kudus (Why 19:1,6). – Sayap saling menyentuh (1:9) – serasi dan sehati sejiwa.
3. Tubuh mereka dipenuhi mata (10:12) manakala makhluk dalam Wahyu dipenuhi mata di dalam dan di luar tubuh (Why 4:8). Hikmat rohani, dipenuhi dengan Roh hikmat dan Wahyu (Efe 1:17-18).
4. Empat roda (15-21 Tindakan dan daya hidup rohani yang sihat dan kuat, dinamik. – Berwarna seperti permata prus (1:16). – Terdapat satu roda di tengah-tengah yang lain (16). – Lingkaran roda dipenuhi mata (18) – hikmat rohani yang tidak akan tersesat. – Fleksibel menuju ke empat arah, menunjukkan rencana dan kehendak Tuhan tidak terhalang (17; Ayub 42:2). – Mereka tidak berbalik kalau berjalan. Maksudnya sentiasa maju ke depan dan tidak akan berundur (12,17). Tuhan tidak berkenan kepada mereka yang mengundurkan diri dalam iman (Ibr 10:38). – Roh makhluk di tengah-tengah roda (21) yang memimpin pergerakan mereka (1:12,20). Hidup rohani dan pelayanan seseorang akan dinamik dan kuat apabila dipenuhi Roh Allah yang menjadi daya penggerak dirinya.
5. Cakerawala seperti hablur ais (crystal) terbentang di atas kepala mereka (1:22).
6. Di atas cakerawala terdapat takhta Allah yang kelihatan seperti permata lazurit (Sapphire) (1:26), warna biru atau langit melambangkan warna syurga. Takhta ini pernah muncul beberapa kali dalam kitab.
Takhta di Syurga (1 Raj 22:19; Maz 93:2). Banding dengan takhta syurga yang dilihat oleh Yohanes (Why 4:1-10). – Takhta tinggi di Bait – a high and lifted up throne of God in the holy temple (Yes 6:1). (Yes6:1). – Takhta Tuhan di bumi – Tutup pendamaian juga disebut takhta kasih karunia (Kel 25:21-22; Ibr 4:16). – Takhta penghakiman Tuhan yang besar dan putih – a great white throne of judgement (Maz 9:7; Why 20:11)
Takhta yang dijanjikan kepada hamba-hamba Tuhan yang menang: – Takhta-takhta 24 tua-tua (Why 4:4) – Beberapa takhta untuk mereka yang telah bangkit dari mati syahid (Why 20:4).
Kemuliaan rupa Allah (26-28) 1. Seperti rupa manusia (26) – Rupa seperti Yesus, Anak Manusia (Kej 1:27-28; Why 1:13; Dan 7:13), inilah gambar kemuliaan TUHAN (28). 2. Dari atas pinggang ditudungi suasa mengkilat dan api (27). 3. Dari pinggang ke bawah dikelilingi sinaran api (27) – Api melambangkan keadilan Tuhan, dasar Tuhan menghakimi (M 2:5; Ibr 12:27-29; 2 Pet 3:10-12). 4. Kemuliaan Tuhan dikelilingi busur pelangi (28) – kasih kesetiaan dan belas kasihan Tuhan (Kej 9:9-17). Tanda perjanjian Tuhan yang abadi untuk menjanjikan kedamaian.
FASAL 2 – TAKLIMAT PENGUTUSAN SEBAGAI NABI 1. Tujuan Yehezkiel dipanggil Tuhan (1-4). 2. Sikap semasa menjalankan tugas yang sukar (5-7). 3. Makan gulungan kitab yang mengandungi ratapan (8-10). “Hai anak manusia” gelaran Yehezkiel yang muncul dengan anak manusia dalam Daniel 7:13 yang menubuhkan identiti Yesus yang akan datang ke dunia (Mk 2:28).
Fungsi Roh Tuhan (2:1-2): – Rohku – The Spirit entered into me, menurut konteks tiada “ku” Roh Tuhan ang masuk ke dalam nabi. menguatkan seseorang manakala tidak seperti roh jahat yang melemahkan seseorang (2:1-2; 3:24). – Memberi hikmat dapat mendengar suara Tuhan (2:2)
Sasaran pemberitaan ialah kaum Israel yang memberontak dan menderhaka (3-4). Yehezkiel sebagai nabi dan penjaga kaum Israel (2:5; 3:17). Melihat dengan jelas sikap manusia yang lemah.
Pemberontak ini bagaikan (6): – onak dan duri – kalajengking – dusta nabi palsu dan para tua-tua (Yes 9:14-15; Why 9:4-6).
Sikap semasa bertugas ialah mengenalpasti nilai kehendak Tuhan, bukan sekadar menilai sejauh mana keberkesanan sesuatu kerja, haruslah setia menjalankan pemberitaan (5-7). Tuhan berterus terang bahawa tugas ini banyak halangan yang ditimbulkan oleh kaum pemberontak tersebut.
Dorangan Tuhan kepada nabi (5-8): – Jangan takut mendengar kata-kata mereka dan melihat muka mereka (6). – Setia memberitakan firman Tuhan, tanpa mempertimbangkan hasil dan kesan kerja (5,7). – Jangan memberontak seperti mereka (8, 1 Tim 4:16).
Menelan dan menghadamkan mesej firman Tuhan (9-10,3:3). Gulungan kitab dibentangkan, dapat dibaca dan difahami, bukan rahsia yang dimeterai tujuh kali seperti gulungan Kitab Wahyu (Why 5:1).
Gulungan kitab ditulis sebelah menyebelah dan mengandungi: – Nyanyian – nyanyian ratapan (19:1; 22:13; 26:17; 27:2; 28:12; 32:2-16). – Keluh – kesah (morning). walaupun mereka kematian orang kesayangan, mereka tidak diizinkan berkabung, mereka hanya berkeluh kesah kerana dosa sendiri (24:21-23). Rintihan.Woe (KJV), cris of grief (ISV), menyatakan kecelakaan yang tidak dapat dielakkan dan melihat kesudahan penghakiman Tuhan.
FASAL 29 MESIR HANYALAH BULUH / TEBERAU YANG PATAH TERKULAI (6).
Tujuh kali menubuatkan kemusnahan Mesir.
1. Mesir akan binasa kerana keangkuhannya (1-16). 2. Babel menyerang Tirus selama 13 tahun tetapi tidak berhasil (17-21). 3. Israel mendapat penghiburan (21).
Nubuat pertama, tarikh yang dijelaskan di sini ialah bulan Januari, 589SM (1-16). Tahun Kota Yerusalem mula diserang oleh tentera Babel tercatat dalam fasal 24. KJV-serpent, great monster, Seamonster, dragon; binatang-binatang laut yang besar; ITB terjemahkan sebagai buaya besar (Kej 1:21).
Punca kemusnahan Mesir: Pertama – disebabkan keangkuhan mereka yang menganggap Sungai Nil kepunyaan mereka dan buatan mereka (3,9; 30:6,18).
Kedua – disebabkan Mesir membantu Tirus menentang Babel yang diutus Allah, maka Allah tiga kali mengisytiharkan cabaran bahawa Dia menjadi lawan Mesir (3; 10; 30:22).
Ayat 6-7 menggambarkan Firaun Hophra yang ragu-ragu untuk menolong raja Zedekia (Yer 37:7).
ITB- … dari Migdol sampai Siene, bahkan sampai perbatasan tanah Etiopia. (10)
CUV/ISV/KJC – dari Syene (Aswan) hingga sempadan Etiopia. Nubuat Allah telah genap kemudian apabila Mesir dua kali dikalahkan oleh Babel iaitu pada tahun 572SM dan 568SM.
Orang Mesir ditempatkan ke negara-negara asing. Mesir menjadi reruntuhan selama 40 tahun. Kemudian, mereka diizinkan kembali ke Mesir semasa pemerintahan kerajaan Persia oleh Raja Koresy (Koresh). Sejak itu, Mesir menjadi kerajaan yang paling lemah (29:11-12,15).
(14) Patros – Mesir Utara.
Nubuat ke -2 Perempuan ini merupakan kronologi dan mesej terakhir daalm kitab Yehezkiel iaitu pada tahun 571SM (29:17-21).
(20) Raja Babel dikatakan bekerja untuk Tuhan Allah, dia dihadiahkan Mesir sebagai upah berkhidmat untuk Tuhan. Raja Nebukadnezar digelar sebagai hamba Tuhan (Yer 27:5-7).
Hakikatnya ialah Babel mengepung Tirus selama 13 tahun dan kemudian mendapati harta-harta yang bernilai telah dipindahkan ke kota lain oleh bantuan Mesir. Dalam hal ini, Yehezkiel menubuatkan tindakan Mesir membantu Tirus ialah menentang kehendak Tuhan. Oleh itu, Mesir dihadiahkan kepada Babel sebagai upah oleh TUhan pada tahun 568SM.
Fasal ini diakhiri dengan dua janji.
Pada hari itu, akan terjadi dua perkara seperti berikut. 1. Tuhan akan menumbuhkan tanduk bagi kaum Israel, tanduk dalam Alkitab biasanya ditunjukan kepada penyelamatan Allah (21; Lk 1:69).
2. Nabi Yehezkiel akan mula berbicara dan tidak lagi bisu (21).
FASAL 30 ALLAH MEMATAHKAN TANGAN FIRAUN MESIR
1. Bangsa-bangsa sekutu Mesir akan runtuh (1-11). 2. Semua tempat berhala di Mesir akan dihapuskan (12-19). 3. Kuasa Firaun dihancurkan (20-26).
Nubuat ke-3 (30:1-19). Hanya mesej ini tidak dinyatakan tarikhnya. (3) Hari Tuhan, bukan kiamat tetapi pada 568SM Tuhan memusnahkan Mesir melalui tangan Raja Babel (9,10,11).
(4-5) Bangsa-bangsa bersekutu dengan Mesir turut dimusnahkan. Etiopia: Selatan Mesir (Yes 10). Put: Lybia, sebahagian Afrika. Lud: Lydia, di tanah Afrika. Tanah Arab @ orang bajingan. Libia: Sebahagian Afrika. Orang-orang dari negeri bersekutu dengan Mesir akan mati rebah bersama.
(13-14) Memfis – ibu kota di selatan Mesir, pusat berhala. Patros – dipercayai tempat berpuncanya Mesir (14). Soan – di utara Mesir, sebelah timur Delta Sungai Nil (14). Tebe – Kota terkemuka di tengah Mesir. Pernah dijadikan ibu Kota Mesir, tempat menyembah Dewa Mataharia (14).
Sin (15) – timur laut Delta Sungai Nil.
On/Aven (17) – Heliopolis ang kuno. Kota asal bagi isteri Yusuf, Asnat. Bapa mertua Yusuf merupakan imam di kota On (Kej 46:20). Pi-Beset – Moden Basta. Tahpanhes – Greek Daphnai, moden Tel Degenneh, tempat di mana Yeremia dibawa ke situ setelah kematian Gedalya (18; Yer 43:7; 44:1).
Nubuat ke-4 Masa: Hari ke-7, bulan pertama, tahun ke-11, iaitu April 587SM, selepas Raja Yoyakim ditawan (30:20-26).
Dalam fasal ini empat kali mengulangi satu frasa amaran Tuhan, iaitu “Tuhan akan mematahkan tangan kekuatan Mesir” melalui Babel (18,21,22,24).
Dua kali menegaskan bahawa “pedang Allah akan diserahkan ke dalam tangan Raja Babel (24,25). Hamba Tuhan yang memberitakan Injil harus terlebih dahulu mendapatkan pedang Roh untuk bertempur dengan penuh kuasa dan berkesan… (pierced/pricked/cut to the hearts) (Kis 2:37).
Akibat daripada penghakiman Tuhan maka orang Mesir berselerak dan diserakkan ke semua negeri.
Matius. 21:23-22:14
Pertentangan di Bait Allah (1)
Dasar pemahaman
Latar belakang
Dari bagian ini dan seterusnya, perseteruan antara Yesus dengan orang-orang Farisi terus memanas. Pada pelajaran ini, Tuhan membungkam mereka yang mempertanyakan kekuasaanNya dan memberikan tiga perumpamaan yang menyatakan penghakiman atas imam-imam besar, para tua-tua, dan orang-orang Farisi. Bukannya bertobat, pemimpin-pemimpin agama ini berencana membunuh Yesus. Pada waktunya, hati mereka yang keras akan menjadi kebencian yang mendalam.
Ayat kunci
“Kata Yesus kepada mereka, “Belum pernahkah kamu baca dalam kitab Suci:’Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita’” (21:42)
Matius. 13:54-14:12
Yesus ditolak dan Yohanes Pembaptis dihukum mati
Dasar pemahaman
Latar belakang
Nama Yesus telah tersebar di seluruh Galilea dan bahkan mencapai telinga Herodes Antipas, penguasa Galilea dan Berea. Tetapi orang-orang dari kampung halamanNya sendiri tidak senang dan menolakNya. Ketika Herodes mendengar tentang kuasa Yesus yang besar, ia percaya bahawa Yesus adalah Yohanes yang dibangkitkan dari kematian. Herodes yang merupakan alat si jahat, tidak hanya membunuh Yohanes Pmbaptis, tetapi kemudian juga berencana untuk membunuh Yesus (Luk. 13:31)
Ayat kunci
“Dan kerana ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakanNya di situ” (13:58)
Tahukah anda…?
1. Herodes raja wilayah (14:1) lahir dengan nama Antipas. Ia adalah anak ermuda dari Raja Herodes dan Malthace, dan mewarisi daerah Galilea dan Perea dari daerah kekuasan ayahnya… Dia adalah anak Herodes yang paling berbakat, dan seperti ayahnya yang adalah arsitek yang terkenal, dia membangun kota Tiberias di Danau Galilea (22M) dan dinamakan demikian sebagai penghormatan kepada Kaisar Tiberius. Dia menikahi anak Raja orang Nabat Aretas IV (q.v) , tetapi kemudian menceraikannya untuk menikah dengan Herodias (q.v), isteri dari saudara tirinya Herodes Filipus. 7/522
2. Herodias (14:3) menikah dengan Herodes Filipus (bukan Filipus raja wilayah, Lukas. 3:1), anak Herodes Agung dan Mariamme II… sehingga merupakan setengah saudara Herodes Antipas… Herodias bukan saudara ipar Antipas, tetapi juga keponakannya, anak setengah saudaranya Aristobulus. 6/388
3. Hukum Allah melarang laki-laki menikah dengan isteri saudaranya (Im. 18:16; 20:21)
4. Anak dari Herodias (14:6): Anak Herodias dari pernikahannya yang sebelumnya. Tarian yang dilakukannya mungkin bersifat sangat sensual, tetapi Alkitab tidak menuliskannya. Ini disiratkan dari moralitas keluarga Herodias yang bobrok, dan juga status rendahan para gadis penari. 6/338
1a. Mengapa orang-orang di kota asal Yesus merasa tidak senang denganNya?
1b. Dengan jalan apa saja banyak orang hari ini tidak suka dengan Yesus?
1c. Apakah iman anda dalam Tuhan kadang-kadang menjadi lemah kerana anda mengira anda telah mengenalNya terlalu baik?
1d. Bagaimanakah kita kadang-kadang melakukan kesalahan serupa dalam menghakimi orang lain?
2a. Bagaimanakah orang-orang di kota asal Yesus menunjukkan ketidakberimanan manusia?
2b. Mengapa iman dibutuhkan agar Tuhan bekerja dalam kehidupan kita? (58)
14:1-12
3. Bayangkanlah bagaimana perasaan Herodes ketika ia berkata bahawa Yesus adalah Yohanes Pembaptis yang telah bangkit dan kematian. Menurut anda, apakah ia sungguh-sungguh ingin percaya kepada Yesus? Jelaskanlah
4a. Apakah yang disampaikan ayat-ayat ini mengenai sifat Herodes?
4b. Apakah anda melihat sebagian sifatnya dalam diri anda sendiri? Apakah yang dapat anda lakukan untuk menanggulanginya?
5a. Mengapa Herodes ingin membunuh Yohanes? Mengapa orang-orang yang hidup dalam dosa, seperti Herodes dan Herodias, ingin melenyapkan orang benar seperti Yohanes?
5b. Bagaimanakah sikap Herodes dan Herodias mencerminkan hati banyak orang yang tidak ingin menerima injil, atau bahkan mencemoohnya?
6. Apakah kesalahan yang dilakukan Herodes sehingga menyebabkan kematian Yohanes yang tragis? Apakah pengajaran di balik hal ini?
7. Bagaimanakah Yohanes menjadi teladan bagi kita dalam penderitaan dan kematiannya?