Views: 97

Allahku, mengapa kau tinggalkan aku? (Mazmur 22:1 32)

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar.
Mazmur Daud.

2 Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?
Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

3 Allaku, aku berseru-seru pada waktu siang,
tetapi Engkau tidak menjawab,
dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.

4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam
di atas puji-pujian orang Israel.

5 Kepada-Mu nenek moyang kami percaya ;
mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.

6 Kepada-Mu mereka berseru-seru, dan mereka terluput;
kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak mendapat malu.

7 Tetapi aku ini ulat dan bukan orang,
cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak.

8 Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,
mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya:

9 ” Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya,
biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?”

10 Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan;
Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.

11 Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir,
sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

12 Janganlah jauh dari padaku,
sebab kesusahan telah dekat,
dan tidak ada yang menolong.

13 Banyak lembu jantan mengerumuni aku;
banteng-banteng dari Basan mengepung aku;

14 mereka mengangakan mulutnya terhadap aku
seperti singa yang menerkam dan mengaum.

15 Seperti air aku tercurah,
dan segala tulangku terlepas dari sendinya;
hatiku menjadi seperti lilin,
hancur luluh di dalam dadaku;

16 kekuatanku kering seperti beling,
lidahku melekat pada langit-langit mulutku;
dan dalam debu maut Kauletakkan aku.

17 Sebab anjing-anjing mengerumuni aku,
gerombolan penjahat mengepung aku,
mereka menusuk tangan dan kakiku.

18 Segala tulangku dapat kuhitung,
mereka menonton, mereka memandangi aku.

19 Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka,
dan mereka membuang undi atas jubahku.

20 Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh;
ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

21 Lepaskanlah aku dari pedang,
dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

22 Selamatkanlah aku dari mulut singa,
dan dari tanduk banteng.
Engkau telah menjawab aku!

23 Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada
saudara-saudaraku
dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:

24 kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia,
hai genap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia,
dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

25 Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik
kesengsaraan orang yang tertindas,
dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu,
dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

26 Kerana Engkau aku memuji-muji dalam jemaah yang besar;
nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

27 Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang,
orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia;
biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

28 Segala ujung bumi akan mengingatnya
dan berbalik kepada TUHAN;
dan segala kaum dari bangsa-bangsa
akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

29 Sebab TUHANlah yang empunya kerajaan,
Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

30 Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang
sombong di bumi,
di hadapan-Nya akan berlutut semua orang yang turun ke
dalam debu,
dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.

31 Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya,
dan akan menceritakan tentang TUHAN
kepada angkatan yang akan datang.

32 Mereka akan memberitakan keadilan-Nya
kepada bangsa yang akan lahir nanti,
sebab Ia telah melakukannya.

Tajuk:
Doa dan Puji-Pujian Iman

Tema:
Setelah seruan permohonan di dalam waktu penderitaan, pujangga kini beroleh pengalaman bernilai di dalam kemenangan iman kepercayaan.

Latar Belakang:
1. Fasal ini adalah keadaan terseksa Daud, sewaktu melarikan diri pemburuan dan sedang berada di padang gurun Maon (1 Sam fasal 23).

2. Terdapat orang yang berpendapat fasal ini juga menghuraikan tentang penderitaan yang menimpa sama ada Yesaya ataupun Yeremia; keluahan yang diluahkan Daud sewaktu di dalam penderitaan. Dia terasa seolah-olah Allah telah meninggalkan tetapi pada akhirnya dia mendapat kesusahan yang baik. Justeru itu, dia meluahkan puji-pujian dan kesyukuran.

3. Ada juga pihak yang berkata bahwa fasal ini menyimbolkan bagaimana umat Israel dianiaya bangsa asing dan kira-kira mereka ditimpa penderitaan sedemikian disebabkan mereka meninggalkan Tuhan. Dan disebabkan pusat pemikiran Mzm 22:23-32 adalah serba bersamaan dengan kitab Zakharia maka gasal ini dianggap sebagai suatu hasil pengarangan selepas ditawan.

Kategori:
Nyanyian Mesias, yang bernubuat tentang Mesias menderita dan kemudian beroleh kemuliaan. Tergolong sebagai ratapan dan nyanyian pujian peribadi.

Hubungan dengan gulungan kitab lain:
1. Ayat-ayat suci fasal ini telah tergenap pada diri Tuhan Yesus ialah:
Ayat 2 :
Doa permohonan di atas kayu salib (Mat 27:46; Mrk 15:34)

Ayat 8:
Mengolok-olok Tuhan ( Mrk 15:29)

Ayat 9:
Ada iman Elia (Mat 27:43)

Ayat 10 – 11:
Hati yang percaya dan bersandar (Luk 23:26)

Ayat 16:
Aku haus (Yoh 19:28)

Ayat 17:
Anjing-anjing (Yoh 19:34)

Ayat 19:
Membagi-bagi jubah (Mat 27:35; Mrk 15:24; Luk 23: 34; Yoh 19:23-24)

Ayat 23:
Pujian (Ibr 2:12)

Ayat 32:
Sudah Selesai (Ia telah melakukannya) (Yoh 19:30)

2. Fasal ini mempunyai 2 kelainan dengan fasal-fasal Mazmur lain di dalam hal berkenaan keseksaan:
a. Fasal ini menyentuh tentang kelemahan sifat manusia, namun bukan aspek menyesali, meratapi ataupun mengakui dosa.

b. Fasal ini tidak menyentuh tentang kutukan ke atas orang yang menyebabkan kesiksaan ataupun memohon Allah menghukum orang yang menimpakan kesiksaan; melainkan fasal ini menghuraikan penderitaan Yang Mahakudus, yang tak berdosa. Begitulah sebabnya mengapa Kristus sendiri pernah juga menggunakan ayat 2 dalam fasal ini.

Garis kasar:
~ ‘Menurut lagu: Rusa di kala fajar’ ~ ada yang menjelaskannya bahwa Kristus lemah lembut umpama rusa, tetapi dikejar dan diburu sehingga ditimpa perbuatan ganas dan kejam. Dia bangkit menerima kemuliaan, juga umpama rusa yang keluar melompat-lompat pada waktu fajar menyinsing (Kid 2:8-9)

I. Doa dalam keseksaan (2-3)
1. Seruan kesepian dan keseksaan
a. Mengapa meninggalkan
b. Mengapa tidak menolong
c. Mengapa tidak menjawab

2, Seruan terjaga-jaga siang dan malam

II. Dasar Jaminan berdoa (4-11)
1. Pengalaman iman nenek -moyang (4-6)
a. Allah adalah kudus ~ sebab puji-pujian umat Israel semenjak dahulu kala hingga sekarang
b, Allah boleh dipercayai ~ nenek moyang pernah diselamat-tebuskan
c. Allah ialah maha pengasih ~ sikap yang berseru tidak akan mendapat malu

2. Pengalaman iman peribadi (7-9)
(1) Walaupun aku ini ulat
a. Cela bagi manusia
b. Dihina orang banyak
c. Diolok – olok

(2) Aku tetap berserah
~ Sebabb Allah berkenan kepadaku

3. Pengalaman ibubapa (10-11)
(1) Iman sejak dalam kandungan ibu
~ Aku bersandar kandungan ibu

(2) Iman setelah lahir
~ Engkaulah Allahku

III. Doa yang meluahkan isi hati (12-23)
1. Menceritakan keadaan terseksa (12-19)
a. Ditinggalkan teman-teman
b. Dikepungkan musuh-musuh
c. Tubuh dan batin kering
d. Dicemooh tak terhingga

2. Isi kandungan permohonan (20-22a)
a. Memohon jangan menjauh
b. Memohon Engkau menolong aku
c. Memohon Engkau melepaskan aku

3. Doa penuh keyakinan (22b)
~ Engkau telah menjawab aku

4. Doa penuh puji-pujian (23)
1. Memasyhurkan namaMu kepada saudara-saudara
2. Memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah

IV. Puji-puji bersyukur atas penyelamatkan Tuhan (23-32)
1. Saudara-saudara memuji Engkau di tengah-tengah jemaah (23)
2. Yang takut akan Tuhan memuji Allah (24-25)
3. Puji-pujian jemaah (26-27)
4. Puji-pujian bangsa-bangsa (28-30a)
5. Puji-pujian di dalam alam maut (30b)
6. Puji-pujian angkatan yang akan datang (31-32)

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *