I. Asal Usul
1. Tuhan sendiri memberi teladan baptisan (Mat 3 : 13-16).
2. Tuhan memerintahkan pada para rasul untuk membaptiskan orang-orang yang menerima Injil Kebenaran (Mat 28 : 19; Mrk 16 : 15-16).
3. Para rasul mentaati perintah, yakni membaptiskan orang-orang yang percaya kepada Tuhan (Kis 2 : 41; 8 : 12, 35; 9 : 18; 10 : 47-48; 16 : 15-33; 18 : 8; 19 : 5).
II. Makna
1. Sakramen pengampunan dosa (Kis 2 : 38; 22 : 16; 1 Ptr 3 : 21).
A. Apakah dosa itu?
a. Dosa asal (dosa yang diturunkan oleh nenek moyang).
Di dalam rahim ibu sudah berdosa (Mzm 51 : 5; 58 : 3).
Dosa yang berasal dari Adam (Rm 5 : 12-14, 16, 18-19).
b. Dosa mula-mula (dosa yang diperbuat oleh diri sendiri).
Segala kejahatan (1 Yoh 5 : 17).
Mengetahui perbuatan baik tapi tak melakukannya (Yak 4 : 17).
Melanggar Hukum Taurat (1 Yoh 3 : 4; Kel 20 : 3-17; Yak 2 : 10-11).
c. Maka semua orang berdosa (Rm 3 : 9-10).
B. Apakah pembalasan dosa?
a. Iaitu maut (Rm 6 : 23).
Maut menunjukkan sikap kemalangan meninggalkan Tuhan (Luk 15 : 24; Ef 2 : 1, 5; Kol 2 : 16).
Di dalam Adam semua orang berdosa (1 Kor 15 : 22).
Kebinasaan dan kemalangan tubuh semua dikeranakan dosa (Kej 3 : 16-19).
b. Kelak menerima penderitaan neraka.
Kematian kedua kali (Why 20 : 3-15).
Binasa selamanya (2 Tes 1 : 9).
Neraka: Tempat kegelapan, api kekal, hukuman kekal (Mat 25 : 30, 41, 46; Mrk 9 : 48).
c. Maka yang menerima baptisan akan dibenarkan oleh Allah, serta berdamai dengan Allah (Rm 5 : 9-11).
2. Baptisan Kelahiran Kembali (Tit 3 : 5).
a. Orang yang ingin masuk Kerajaan Syurga, harus dilahirkan kembali (Yoh 3 : 3-6).
b. Orang yang dibaptis beroleh hidup baru dan menjadi manusia ciptaan baru (Rm 6 : 3-11; Gal 6 : 15; 2 Kor 5 : 17).
3. Menjadi milik Kristus (Gal 3 : 27-29).
a. Iaitu menjadi satu bagian dari jemaat (1 Kor 12 : 13).
b. Memperoleh bagian (hak) sebagai anak Allah, serta menikmati karunia Allah (Gal 3 : 26; 4 : 5; Ef 1 : 5; 2 : 19).
III. Cara
Harus sesuai dengan Alkitab (Yes 8 : 20).
Lambang : 2 Raj 5 : 14 (Ruj: Luk 4 : 27).
Naaman melambangkan orang yang memperoleh Keselamatan; Penyakit Kusta melambangkan dosa; Mandi di sungai Yordan sebanyak 7 kali melambangkan baptisan sempurna yang ditentukan oleh Allah.
1. Seluruh tubuh harus diselamkan.
Baptisan : Dalam bahasa Ibrani yang asli bererti Selam.
a. Teladan Tuhan Yesus (Mrk 1 : 9-10).
b. Cara Baptisan para rasul (Kis 8 : 36-39).
Ruj: Yohanes Pembaptis pun membaptiskan di tempat yang banyak airnya (Yoh 3 : 23).
c. Lambang : Air bah pada zaman Nuh (1 Ptr 3 : 20-21) melalui laut Merah (1 Kor 10 : 1-2; Mzm 77 : 19; 51 : 10). Semua melalui air, sehingga diselamatkan.
d. Nubuat : Tubir laut (Mi 7 : 19), sumber (Za 13 : 1). Harus dibaptis dalam laut atau sungai; Dalam kolam atau palungan semua tidak diperkenankanNya (Yer 2 : 13).
e. Erti kerohanian : Dikubur (Rm 6 : 4; Kol 2 : 12). Seluruh tubuh diselamkan ke dalam air, lebih dapat menyatakan penguburan dalam pengertian Rohani.
2. Harus dalam Nama Tuhan Yesus.
a. Dalam Nama Yesus Kristus (Kis 2 : 38; 10 : 48).
Dalam Nama Tuhan Yesus (Kis 8 : 16; 19 : 5).
- “Dalam nama Bapa, Anak, Roh Kudus”. Iaitu dalam nama Tuhan Yesus.
“Nama” pada Matius 28 : 19, dalam bahasa Ibrani aslinya menunjukkan bentuk tunggal.
Bentuk tunggal mempertandakan bahawa Allah bukan beroknum tiga, melainkan hanya satu, serta namaNya iaitu Yesus.
Yesus iaitu nama Bapa (Yoh 17 : 6, 11-12, 26).
Bapa dan anak, sebenarnya satu adanya (Yoh 10 : 30; 14 : 7-11; Yes 9 : 6; 1 Tim 3 : 16; Ruj : Kis 20 : 28).
Roh Kudus iaitu Roh Yesus (Kis 16 : 6-7; 1 Ptr 1 : 11; Ruj : Yoh 4 : 24; 2 Kor 3 : 17).
b. Dosa memperoleh pengampunan kerana nama Tuhan (Kis 10 : 43; 1 Yoh 2 : 12; Mat 1 : 21; Kis 22 : 16; Ruj : Kis 4 : 12).
Bukan dalam Nama manusia (1 Kor 1 : 13-17).
3. Kepala menunduk.
a. Mencontoh sikap Kematian tuhan (Rm 6 : 3-8; Yoh 19 : 30). Penerima Baptisan, kepalanya harus ditundukkan dengan muka ke bawah, pertanda mati bersama Tuhan; Seluruh tubuh direndam dalam air, pertanda dikubur bersama-sama Tuhan; Keluar dari dalam air, pertanda bangkit bersama-sama Tuhan.
- Kerana baptisan sehingga manusia lama (berdosa) mati, menjadi manusia baru, maka disebut permandian Kelahiran Kembali (Tit 3 : 5).
- Kerana baptisan sehingga manusia lama yang mati dalam Adam dilahirkan kembali (Kebangkitan Roh). (Kol 2 : 12; Ef 2 : 5-6).
- Pada akhir zaman kelak akan bangkit bersama, serupa dengan kemuliaan tubuh Tuhan (Yakni Kebangkitan tubuh). (Rm 8 : 11; Kol 3 : 1-4; Flp 3 : 20-21; 1 Kor 15 : 50-54).
b. Sebab berdosa, maka tak dapat menengadah kepalanya. (Ezr 9 : 6; Mzm 40 : 12; Luk 18 : 9-14).
IV. Syarat Memberi Baptisan ( Pembaptis )
- Harus atas pimpinan Allah dan mempunyai Roh Kudus (Yoh 20 : 21-23).
- Yohanes yang memimpin Tuhan pun mempunyai Roh Kudus (Luk 1 : 15).
1. Khasiat Baptisan adalah bersandar pada Kuat Kuasa Roh Kudus (1 Kor 6 : 11; 12 : 13).
2. Melalui pelaksanaan Roh Kudus, air dalam Roh menjadi darah Tuhan yang kudus (1 Yoh 5 : 6-8; Yoh 19 : 34).
- Pengampunan dosa yang diperoleh adalah bersandar pada darah Tuhan (Ibr 9 : 22; Ef 1 : 7; 1 Ptr 1 : 18-19; Why 1 : 5).
Ketika diadakan Baptisan pada Gereja kita, sering ada orang melihat penglihatan, air berubah menjadi darah.
V. Syarat Menerima Baptisan
1. Harus percaya (Mrk 16 : 16; Kis 18 : 8).
a. Percaya Tuhan Yesus (Kis 8 : 36-37; 26 : 18).
b. Percaya khasiat baptisan (Rm 3 : 25).
c. Percaya Injil sejati (Pengajaran yang diberitakan Gereja Benar). (Kis 8 : 12-13).
Meskipun percaya Tuhan Yesus, namun tidak percaya akan khasiat baptisan; Atau percaya akan khasiat baptisan, namun tidak mengakui Gereja Benar, kesemuanya tidak mempunyai syarat untuk baptisan.
2. Harus bertobat (Kis 2 : 38; Luk 24 : 47).
a. Mengaku dosa sendiri (1 Yoh 1 : 9-10).
b. Merubah perbuatan jahat (Mat 3 : 5-8; Luk 3 : 10-14; Kis 19 : 18-20).
- Orang yang percaya dan bertobat, dapat segera dibaptiskannya (Kis 2 : 41; 8 : 36; 16 : 33; 22 : 16).
- Orang yang menerima baptisan yang Allah, harus menerima baptisan lagi yang sesuai dengan Alkitab (Kis 19 : 1-6).
VI. Bolehkah Bayi Atau Anak-Anak Menerima Baptisan?
1. Anak-anak pun berdosa.
2. Tuhan tidak menolak anak-anak (Luk 18 : 15-17).
3. Sekeluarga menerima baptisan (Kis 16 : 15, 33; 18 : 8; 1 Kor 1 : 16).
- Maka kalau ibu-bapanya percaya, anak-anak juga boleh menerima baptisan. Tetapi ibu-bapanya harus bertanggungjawab untuk mengajarkan anak-anaknya. (2 Tim 1 : 5; 3 : 15; Ul 6 : 4-7; Ams 22 : 6; Ef 6 : 4).
VII. Setelah Dibaptis Tidak Boleh Berbuat Dosa Lagi
1. Baptisan hanya dapat diterima satu kali (Ef 4 : 5). Satu baptisan : satu kali, satu macam.
2. Tidak boleh terdapat korban penebusan dosa lagi (Ibr 6 : 4-8; 10 : 26-27).
3. Apabila berbuat dosa lagi, kelak akan menerima hukuman yang lebih berat (Ibr 10 : 28-31; 2 Ptr 2 : 20-21; Yoh 5 : 4; 8 : 11).
Tetapi kalau tidak berbuat dosa yang mendatangkan maut, maka pertobatan dapat memperoleh pengampunan (1 Yoh 5 : 16-17).