Raja Ahas
| | | |

Raja Ahas

Raja Ahas

[Lin Zheng Xiong]

Nas Kitab: II Raj 16:1-9; II Taw 28:1-27

Ahas, raja ke-sebelas atas Yehuda, berumur dua puluh tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia tidak melakukan apa yang benar di mata Tuhan seperti Daud, bapa leluhurnya (II Taw 28:1)

[1]      Melanggari Kebudayaan Warisan

  1. Hidup menurut kelakuan raja-raja Israel (II Taw 28:2)
  2. Membuat patung-patung tuangan untuk para Baal (2b)
  3. Membakarkan korban di Lebak Ben-Hinom (3a)
  4. Membakar anak-anak sebagai korban dalam api (3b)
  5. Melakukan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan Tuhan (3c)
  6. Mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit pengorbanan, di atas tempat-tempat yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun (4)

[2]      Membangkitkan Amarah Tuhan (II Raj 16:5)

  1. Membangkitkan raja Aram, Rezin dan raja Israel, Pekah sebagai hukuman atasnya (5a)
  2. Dipukul kalah oleh raja Aram, menawan banyak orang dan diangkut ke Damsyik (II Taw 28:5b)
  3. Diserahkan ke dalam tangan raja Israel dan mengalami kekalahan yang besar (II Taw 28:5b)
  4. Dalam sehari saja Pekah raja Israel menewaskan seratus dua puluh ribu orang yang tangkas (II Taw 28:6)
  5. Anak raja, kepala istana dan orang kedua di bawah raja dibunuh oleh seorang pahlawan dari Efraim (II Taw 28:7)
  6. Seramai dua ratus ribu orang ditawan, banyak harta milik dirampas dan dibawa ke Samaria (II Taw 28:8)
  7. Kehilangan tanah jajahan – tanah Elat (II Raj 16:6)

[3]     Semakin Durhaka (II Taw 28:22)

i. Sewaktu tentera Edom bersepakat dengan tentera Filistin bangkit menyerang (II Taw 28:17-19)

Memohon bantuan kepada raja negeri Asyur (II Taw 28:16)

Mengambil barang-barang dari rumah Tuhan, dari rumah raja dan dari rumah-rumah para pemimpin dan menyerahkan kepada Asyur sebagai upah membantu (21)

Raja Asyur bukan saja tidak membantunya, melainkan menyesakkannya (20)

ii. Mendurhakai Allah, mempersembahkan korban kepada allah orang Damsyik yang telah mengalahkan dia (II Taw 28:23)

Menghancurkan perkakas rumah Allah (II Taw 28:24)

Sendiri bertindak mengubahkan mezbah dan upacara persembahkan korban (menggeserkan mezbah tembaga dan menaruhnya di sebelah utara, mendirikan dua mezbah satu yang baru dan satu yang lama, mempersembahkan korban di atas manakala bertanya kepada Tuhan di mezbah tembaga [mezbah]) (II Raj 16:14-15)

iii. Demi menyenangkan hati Asyur, ia menyingkirkan dari rumah Tuhan serambi tertutup untuk hari Sabat (II Raj 16:18)

  1. Menutup pintu rumah Tuhan (II Taw 28:24b)
  2. Membuat mezbah-mezbah bagi dirinya di segenap penjuru Yerusalem (28:24c)
  3. Di tiap-tiap kota di Yehuda ia membuat bukit-bukit pengorbanan untuk membakar korban bagi allah lain (II Taw 28:25a)

[4]     Kesudahan – Mangkat Pada Waktu Gemilang

  1. Membangkitkan murka Allah
    1. Mati pada umur 36 tahun [menjadi raja sewaktu berumur 20 tahun, memerintah selama 16 tahun, hidup selama 36 tahun] (II Taw 28:1)
    2. Mayatnya tidak dibawa ke pekuburan raja-raja (II Taw 28:27c)

[5]     Pengajaran

  1. Akan membalaskan kesalahan sehingga kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku (Kel 20:4-6)
  2. Hati-hatilah, supaya jangan engkau mempersembahkan korban-korban bakaranmu di sembarang tempat yang kaulihat, melainkan di tempat yang dipilih Tuhan untuk menegakkan namaNya, di sanalah harus kaupersembahkan korban bakaran (Ul 12:13, 14, 15)
  3. Jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu (Ul 12:29-31)
  4. Kerana kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman ktia yang semula. Pada hari ini, jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman (Ibr 3:14, 15).

 

Raja Hizkia
| | | |

Raja Hizkia

Raja Hizkia

[Ling Zheng Xiong]

Nas Kitab: II Raj 18:1-20:21; II Taw 29:1-33; Yes 38:39

Raja Hizkia: Raja Yehuda yang kedua belas. Berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tepat seperti yang dilakukan Daud, bapa leluhurnya (II Raj 18:1-3; II Taw 29:1-2)

[1]      Perbuatan Baik Raja Hizkia

  1. Ia merupakan satu-satunya ‘raja yang baik’ di antara semua raja-raja Yehuda, baik yang sesudah dia maupun yang sebelumnya, tidak ada lagi yang sama seperti dia (II Raj 18:5)
  2. Ia berpaut kepada Tuhan, tidak menyimpang dari pada mengikuti Dia (II Raj 18:6)
  3. Menghapuskan sama sekali bukit-bukit pengorbanan dan patung-patung berhala di dalam kota (II Raj 18:4)
  4. Pada tahun pertama pemerintahannya, dalam bulan yang pertama ia membuka pintu-pintu rumah Tuhan yang ditutupkan oleh raja Ahas (II Raj 29:3; 28:24; 29:17, 12-16)
  5. Mengorganisasikan semula para iman dan orang-orang Lewi, menjalankan upacara-upacara menurut peraturan dan ketetapan di dalam hukum (25-36)
  6. Mengumpulkan para pemimpin dan pergi ke rumah Tuhan untuk mempersembahkan korban penghapus dosa demi negara, bait Tuhan dan seluruh umat (20-24)
  7. Kempen kebangkitan semula: mengirim pesan kepada seluruh umat kerajaan utara (Israel), juga kepada Yehuda sehingga kepada Yerusalem agar merayakan Paskah (II Taw 30:1-25)
  8. Seluruh jemaah bersukaria, para imam Lewi memberkati rakyat, suara doa mereka sampai ke tempat kediaman yang kudus di sorga (II Taw 30:25-27)
  9. Menetapkan rombongan-rombongan pelayan dalam Bait Suci di zaman Salomo, serta mempersembahkan persepuluhan juga segala keperluan untuk pelayanan dalam Bait Suci (31:2-19)

¨ Dalam setiap usaha raja Hizkia untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk perlaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allah semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil (20-21)

[2]      Raja Hizkia Mendapat Pertolongan Allah Sehingga Terlepas Daripada Tangan Musuh Besar, Raja Asyur (II Taw 32)

i. Sanherib, raja Asyur datang menyerbu Yehuda dan mengepung kota-kota berkubu.
ii. Perkembangan tanah jajahan raja Hizkia.

    Memperkuatkan pertahanan dan pembangunan kemudahan:

a. Menutup segala mata air yang terdapat di luar kota (32:3)
b. Membangun kembali seluruh tembok yang telah terbongkar, mendirikan menara-menara (32:5)
c. Perkuatkan kubu pertahanan di luar kota (5b) ~ perkuatkan Milo untuk melindungi istana.
d. Membuat lembing dan perisai dalam jumlah yang besar. (5c)

Memperteguhkan pembangunan mental psikolgi:

a. Mengumpulkan pasukan tentera dan rakyat lalu memberikan kata-kata dorongan (32:6)

~ “Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Janganlah takut dan terkejut terhadap raja Asyur serta seluruh laskar yang menyertainya” (32:7a)

~  “Kerana yang menyertai kita lebih banyak daripada yang menyertai dia” (7b)

~ “Yang menyertai dia adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah Tuhan, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita” (8a)

~ “Oleh kata-kata Hizkia, raja Yehuda itu, rakyat mendapat kepercayaannya kembali” (8b)

iii. Raja Asyur menghinakan raja Hizkia dan menghujat Allah.

Mengamalkan strategi perang psikologi – mengutus beberapa pegawai untuk memfitnah demi menakutkan dan mengacau-bilaukan semangat tentera dan umat.

a. Menurut titah Sanherib yang congkak: “Apakah yang kamu harapkan, maka kamu tinggal saja di Yerusalem yang terkepung ini? (32:10)
b. Bukankah Hizkia memperdayakan kamu, supaya kamu mati kelaparan dan kehausan (11)
c . Para allah bangsa-bangsa segala negeri itu tidak pernah berhasil melepaskan dari tanganku? (32:13)
d. Masakan Allahmu dapat melepaskan kamu dari tanganKu? (32:14)
e. Janganlah Hizkia memperdayakan dan membujuk kamu seperti ini! Janganlah percaya kepadanya …… lebih-lebih lagi Allahmu itu takkan dapat melepaskan kamu dari tanganKu! (15)

Sanherib, raja Asyur menulis surat mencela dan menghujat Allah (32:16-18)

Para pegawai raja Asyur berseru dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda untuk menakutkan dan mengejutkan umat dan melemahkan semangat mereka agar menyenangkan perebutan kota (32:18-19)

iv. Allah mengutus malaikat untuk melenyapkan tentera Asyur sehingga Hizkia diagungkan oleh semua bangsa.

Raja Hizkia dan nabi Yesaya berdoa dan berseru kepada Tuhan dan dikabulkan (20)

Allah mengutus malaikat ke dalam perkemahan musuh dan melenyapkan habis-habis semua pahlawan yang gagah perkasa, pemuka dan panglima (21)

Pada malam itu juga Malaikat Tuhan telah membunuh seratus lapan puluh lima ribu pahlawan tentera Asyur (II Raj 19:35-37)

Raja Asyur dikalahkan sehingga ia berasa malu untuk kembali ke negerinya dan ditewaskan dengan pedang oleh anak-anak kandungnya sendiri keteika ia memasuki rumah allahnya (32:21b ~ )

Tuhan menyelamatkan Hizkia dari tangan raja Asyur dari tangan semua musuhnya; mengaruniakan keamanan kepada mereka di segala penjuru, sejak itu ia diagungkan oleh semua bangsa.

[3]     Usia Tua Raja Hizkia

  1. Pada waktu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati, Tuhan mengutus nabi Yesaya kepadanya dengan pesan: Sampaikanlah pesan terakhirmu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi (II Raj 20:1).
  2. Dengan ratap tangis Hizkia memohon pada Tuhan lalu Tuhan melanjutkan usianya lima belas tahun lagi (II Raj 20:2-7).
  3. Dikaruniakan kekayaan dan kemuliaan yang sangat besar dari Allah (II Taw 32:27-30).
  4. Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya (II Taw 32:25).
  5. Hati menjadi angkuh dan memperlihatkan kepada utusan dari Babel seluruh yang ada dalam kerajaannya. Allah mengutus nabi menegornya dengan berkata: “Sesungguhnya suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel” (II Taw 32:25; II Raj 20:16-18)

[4]     Pengajaran

  1. Bedakanlah manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Rm 12:2).
  2. Jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah yang telah kamu terima (II Kor 6:1).
  3. Tinggi hati mendahului kehancuran (Ams 18:12).

 

Raja Manasye
| | | |

Raja Manasye

Raja Manasye

[Lai Mou Qing]

Prakata: II Raj 20:21-21:18

[1]      Manasye: mempunyai maksud ‘membuat orang lupa’.

[2]     Anak Lelaki Hizkia (II Raj 20:21; 21:1)

[3]     Riwayat Hidup (II Raj 21:1; II Taw 33:1-11)

  1. Menjadi raja sewaktu berumur dua belas tahun
  2. Menjadi raja lima puluh lima tahun

 

[4]     Menjadi Raja Jahat (II Raj 21:2-16; II Taw 33:1-9)

  1. Melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (21:2)
  2. Melakukan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel (21:2b)
  3. Mendirikan mezbah-mezbah bagi segenap tentera langit di kedua pelataran rumah Tuhan (II Taw 33:5) dan mendirikan patung-patung berhala (II Taw 33:7)
  4. Melakukan ramal, telaah dan sihir; menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal (II Taw 36:6)
  5. Mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di Lebak Ben-Hinom (II Taw 33:6; II Raj 21:6)

[5]     Kesudahan

  1. Tidak mendengar amaran (II Taw 33:10)
  2. Mendatangkan panglima-panglima tentera raja Asyur untuk menyerang mereka (II Taw 33:11a)
  3. Menangkapnya dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel (II Taw 33:11b)

 

[6]     Bertobat

  1. Memohon dengan sungguh-sunguh kepada Tuhan (33:12)
  2. Merendahkan diri (33:12)
  3. Berdoa kepada Tuhan (33:13)
  4. Menjauhkan berhala-berhala (33:15)
  5. Menegakkan kembali mezbah-mezbah Tuhan (33:16, 3-5)
  6. Bersyukur (33:16b)

 

Penutup

Kepentingan bertobat dengan seikhlas-ikhlasnya

  1. Allah menyertai orang yang remuk dan rendah hati, memberikan kesejahteraan semula dan mengampuni segala dosanya (Yes 57:15-19)
  2. Orang-orang yang fasik tidak dapat tetap tenang (20,21)
  3. Bertobatlah dengan sesungguhnya (Mzm 51:11-14)

 

Raja Manasye Sebelum Bertobat
| | | |

Raja Manasye Sebelum Bertobat

Raja Manasye Sebelum Bertobat

[Lai Mou Qing]

Nas Kitab: II Taw 33:1-10

[1]      Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata Tuhan

  1. Menuruti perbuatan keji bangsa-bangsa lain (II Taw 33:2)
  2. Mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan ayahnya (II Taw 33:3a)
  3. Membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, sujud menyembah kepada segenap tentera langit dan beribadah kepadanya (II Taw 33:3b)
  4. Mendirikan mezbah-mezbah berhala di dalam rumah Tuhan (II Taw 33:4-5b)
  5. Mempersembahkan anak-anak sebagai korban dalam api, melakukan sihir dan menghubungi para pemanggil arwah (II Taw 33:6)
  6. Raja sendiri menyesatkan rakyat sehingga melakukan yang jahat (II Taw 33:9)
  7. Tidak menghiraukan peringatan amaran Tuhan (II Taw 33:10)

[2]      Akibat

  1. Allah membangkitkan raja Asyur menyerang mereka (II Taw 33:11a)
  2. Musuh menangkapnya dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel (II Taw 33:11b)

[3]     Kelebihan

  1. Ketahui akan kesalahan lalu bertobat, dan berdoa kepada Tuhan mengakui dosa sendiri (II Taw 33:12-13)
  2. Setelah bertobat ia bertindak mendirikan semula tembok dan kota kubu (II Taw 33:14)
  3. Menempatkan panglima-panglima perang untuk memimpin pasukan tentera (II Taw 33:14b)
  4. Menjauhkan allah-allah asing dan berhala di dalam rumah Tuhan dan membuangnya ke luar kota (II Taw 33:15)

[4]     Pengajaran

  1. Jangan menyembah berhala (Kel 20:4)
  2. Jangan mempersembahkan anak-anak sebagai korban di dalam api (Im 20:2-4)
  3. Mesti bersyukur (II Taw 33:16b)
  4. Bertobat sewaktu ketahui akan kesalahan diri (Mzm 51:9)

Raja Amon
| | | |

Raja Amon

Raja Amon

[Hu Qing Zhen]

Nas Kitab: II Raj 21:19-2b; II Taw 33:21-25

Prakata

Raja ke-empat belas atas Yehuda, memerintah di Yerusalem selama dua tahun lalu dibunuh oleh pegawai-pegawainya. Ia adalah seorang raja yang jahat dan setiap yang dilakukannya adalah dosa kejahatan.

[1]      Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata Tuhan (II Raj 21: 20-22)

i. Ia melakukan segala yang jahat sama seperti yang dilakukan ayahnya (21)

Membuat patung berhala dan menginjak-cemarkan Bait Suci (4-7)

‚Menjatuhkan orang Yahudi ke dalam dosa, menyesatkan mereka sehingga menyembah berhala (9, 11)

ƒMenumpahkan darah orang-orang tak berdosa (6, 16)

ii. Meninggalkan Tuhan, beribadah kepada berhala-berhala (21-22)

Meninggalkan Tuhan, Allah nenek moyangnya (22)

Beribadah dan menyembah berhala-berhala yang disembah ayahnya (21)

iii. Tidak menuruti firman Tuhan (22:8-9)

Tidak menuruti dan tidak melakukan segala perintah Allah.

Tidak menuruti hukum-hukum Allah yang diperintah melalui Musa.

iv. Pengajaran

  • Allah ialah Allah yang cemburu, yang tidak membenarkan sesiapa membuat patung berhala dan sujud menyembah kepadanya; bahkan akan membalaskan kesalahan dari bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat (Kel 20:4, 5)
  • Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia (I Kor 3:16-17)
  • Bukan saja sendiri berbuat jahat, bahkan merasa senang dan suka apabila orang lain melakukan kejahatan, maka pasti menimpakan balasan yang setimpal (Rm 1:28-32)
  • Sembahlah Allah benar yang Esa (Kel 20:3; Ul 5:7)

¨ Setiap yang meninggalkan Allah, Allah akan meninggalkannya (II Taw 15:2)

¨ Di luar Tuhan, kita tidak akan dapat berbuat apa-apa (Yoh 15:5)

  • Yang percaya pada Tuhan akan tetap teguh, yang percaya pada nabi-nabi akan berhasil (II Taw 20:20)
  • Berbahagia setiap yang melakukan firman, dapat mengalahkan setiap yang melawannya (Yak 1:22-25; Ul 28:1-46)

[2]      Melampau Dalam Perbuatan Jahat Namun Tidak Merendahkan Diri (II Taw 33:23)

  1. Ayahnya, walaupun banyak berbuat jahat, namun pada akhirnya telah merendahkan diri dan bertobat di hadirat Allah, doanya didengari dan dikabulkan Tuhan (12-13)
  2. Bukan saja ia tidak merendahkan diri, malah makin banyak kesalahnnya (23)
  3. Pengajaran
  • Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati; hati sedemikian tidak akan dipandang hina Allah (Mzm 34:19; Mzm 51:19)
  • Meninggalkan kejahatan berbalik kepada kebaikan, pasti hidup; yang meninggalkan kebaikan mengikut yang jahat pasti mati (Yeh 18:21-32)
  • ƒSiapa yang menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi (Ams 28:13)

[3]     Kesudahannya

  1. Hanya dua tahun setelah ia memerintah, pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan melawan dia, dan membunuhnya di istana (II Taw 33:21, 24)
  2. Agar manusia ketahui bahwa memecat dan mengangkat raja adalah tertakluk pada Allah (Dan 2:21; 4:31-33)
  3. Jadikanlah itu sebagai peringatan supaya jangan kita jatuh dan dihukum Allah (Ruj: I Kor 10:11-12; Rm 15:4)

 

Raja Yosia
| | | |

Raja Yosia

Raja Yosia

[Hu Qing Zhen]

Nas Kitab: II Taw fasal 34, 35; II Raj fasal 22:23:1-30

Prakata

Ia adalah raja kelima atas Yehuda, memerintah di Yerusalem selama tiga puluh satu tahun; walaupun ia masih mudah tetapi tahu mencari Allah, melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Perbuatan baiknya adalah seperti berikut:

[1]      Pembaharuan Kepercayaan Secara Besar-Besaran (II Taw fasal 34)

i. Mentahirkan Bait Suci (3-13)

Melenyapkan patung-patung berhala (3-7)

ii. Berhala adalah allah palsu yang diciptakan, orang-orang yang membuatnya dan yang percaya padanya akan binasa sama seperti ia (Mzm 115:4-8; Rm 1:24-25)
iii. Allah adalah Allah yang cemburu, bagi mereka yang membuat atau menyembah berhala, Allah akan membalas padanya dari bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat (Kel 20:4, 5)
iv. Sembahlah Tuhan Pencipta, iaitu Allah benar yang esa (Kel 20:3; I Kor 8:6; Yoh 17:3; Kis 4:12)

Memperbaiki rumah Tuhan (8-13)

iv. Perlu perbaiki pembangunan kemudahan fizikal – bahagian-bahagian rumah Tuhan yang telah bocor (11; II Raj 22:5)
v. Perlu juga perbaiki pembangunan kemudahan lembut – kedurhakaan hati umat terhadp Tuhan (33; Ruj: II Kor 2:2-3)

â Berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati; beribadah hanya kepadaNya (I Sam 7:2-4; Bil 14:24)

vi. Berbalik kepada Kitab Suci (14-33)

¨ Kitab Suci adalah diilhamkan Allah yang memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran ….. (II Tim 3:16, 17)

Setelah raja ketemukan Kitab Taurat, ia merendahkan diri bertanya pada Tuhan (14-28)

  1. Allah menghendaki raja menulis bagi sendiri satu salinan kitab hukum Taurat, membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan Tuhan dengan berpegang pada segala isinya (Ul 17:18-20)
  2. Segala ajaran dan nasihat Allah adalah piawaian iman kepercayaan; siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar (Yes 8:20)

Membaca kitab Taurat untuk didengarkan umat (29-30)

  1. Umat pilihan harus mencarikan hukum Taurat dari mulut nabi (Mal 2:6-7)
  2. Umat binasa kerana tidak mengenal Allah (Hos 4:6)
  3. Yang memperoleh perkataan-perkataan Allah akan beroleh kegirangan dan kesukaan di dalam hati dan besarlah ketenteramannya (Yer 15:16; Mzm 119:165)

Raja mengikat perjanjian dan memerintahkan rakyat agar hidup menurut kitab Taurat (31-33)

  1. Bila tidak ada wahyu, liarlah rakyat, berbahagialah orang yang berpegang pada hukum (Ams 29:18)
  2. Simpankan firman Allah di dalam hati, maka ia tidak akan berbuat dosa (Yoh 3:9)
  3. Berbahagialah yang melakukan firman; kerajaan pasti  kukuh maju (Yak 1:25; II Taw 11:17)

â Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan serta melakukannya  (Why 1:3)

vi. Merayakan Paskah dan perayaan membuang ragi (II Taw 35:1-19)

Memperingati penebusan Allah (Kel 12:23-28; I Kor 5:7-8)

‚Kuduskan diri (I Ptr 1:15-16; Ibr 12:14)

Jalani kehidupan yang kudus (II Kor 6:14-18)

[2]      Ketidaksempurnaan Dalam Kesempurnaan (II Taw 35:20-24)

  1. Tidak mendengar perkataan Allah yang diucapkan melalui Nekho lalu ia menyamar untuk maju berperang (22)
  2. Akhirnya ia tetap maju berperang dan terkena anak panah seorang pemanah lalu cedera tenat dan mati (22-24)

¨ Tak seorangpun yang dapat melawan Allah dengan sesuka hati, kalah-menang tertakluk dalam tangan Tuhan (Ams 21:30-31; I Sam 17:47)

¨ Bertanyalah kepada Allah dalam segala hal, apakah diperbolehkan atau tidak, supaya jangan mencari maut sendiri (Flp 4:6-7; Yak 4:15)