Raja Yoram
| | | |

Raja Yoram

Raja Yoram

[Zheng De Ming]

Nas Suci: II Raj 8:16-24; II Taw 21:1-20

[1]      Riwayat Hidup Raja Yoram

¨ Anak Yosafat (II Taw 21:1)

¨ Ia mempunyai tujuh orang saudara (II Taw 21:2)

¨ Saudara-saudaranya menerima emas, perak dan barang-barang berharga dari ayah mereka (II Taw 21:3a)

¨ Seluruh negara diberikan kepada Yoram (II Taw 21:3b)

¨ Berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah (II Taw 21:5)

[2]     Sebab-Musabab Kegagalan

  1. Membunuh saudara-saudaranya sendiri (II Taw 21:4)
  2. Mengawini perempuan asing sebagai isteri (II Taw 21:6)
  3. Meninggalkan Tuhan Allah (II Taw 21:10)
  4. Mendirikan berhala-berhala di atas bukit-bukit (II Taw 21:11a)
  5. Membujuk penduduk untuk berzinah (II Taw 21:11a)
  6. Tidak mendengar peringatan nabi (II Taw 21:12-15)

[3]     Akibat

  1. Allah menggerakkan hati musuh untuk melawannya (II Taw 21:16)
  2. Musuh memasuki istana dan mengangkut segala harta milik yang terdapat di dalam istana, juga anak-anak dan isterinya (II Taw 21:17a)
  3. Hanya anak bongsu, Yoahas yang tinggal (II Taw 21:17a)
  4. Mendapat penyakit usus yang tak dapat disembuh lalu ia mati dengan penderitaan yang hebat (II Taw 1:18,19)
  5. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang (II Taw 21:20)

[4]     Pengajaran

i. Umat Kristian tidak boleh membunuh (Mat 5:21)

¨  Setiap orang yang membenci orang lain adalah pembunuh manusia (I Yoh 3:15)

¨  Menggugurkan kandungan adalah membunuh (Mzm 139:13-16)

ii. Jangan kahwin-mengawini orang kafir (Ul 7:3-4)

¨ Sesungguhnya yang percaya pada Tuhan tidak seimbang dengan yang tidak percaya (II Kor 6:14)

¨ Di zaman Perjanjian Lama harus dicabut rambut (Neh 13:24-25)

iii. Jangan meninggalkan Allah (Ibr 6:4-8)

¨ Celakalah orang yang meninggalkan Tuhan Allah (Yer 17:5)

iv. Jangan menyembah berhala (Kel 20:3-5)

¨ Keserakahan sama dengan menyembah berhala (Ef 5:5)

v. Jauhi hal-hal percabulan (Kel 20:14; I Kor 6:9-10; Why 21:8)

¨ Percabulan ada dua jenis: percabulan jasmani dan percabulan rohani (Yak 4:4-5)

vi. Taatilah perkataan nabi (Ibr 13:7)

Kegagalan raja Yoram bukanlah sesuatu yang kebetulan melainkan dia sendiri telah mendurhakai Allah, yang berpunca daripada tidak menunaikan tanggungjawab sebagai anak Allah. Segala yang menimpanya haruslah dijadikan peringatan para pemercaya akhir zaman ini (I Kor 10:11)

Raja Ahazia
| | | |

Raja Ahazia

Raja Ahazia

[Zheng De Ming]

Nas Kitab: I Raj 22:40, 51-53; II Raj 1:1-17

¨ Ahazia, anak Ahab, menjadi raja di Samaria, hanya memerintah dua tahun lamanya lalu mati (I Raj 22:51)

[1]      Ia Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata Tuhan

  1. Hidup menurut kelakuan ayah dan ibunya, beribadah kepada Baal (I Raj 22:52-53)
  2. Melakukan juga dosa yang dilakukan Yerobeam (I Raj 22:52b)
  3. Melalaikan kewujudan Tuhan, pergi pula meminta petunjuk kepada Baal-Zebub, allah di Ekron (II Raj 1:2b)
  4. Menghina dan memandang rendah akan kekuasaan Allah (II Raj 1:2b)
  5. Walaupun sudah jatuh dari kisi-kisi kamar dan menjadi sakit sehingga menghampiri maut, namun masih tidak menginsafi diri untuk berseru kepada Tuhan (II Raj 1:2)
  6. Menghantar utusan-utusan meminta petunjuk daripada allah asing, dengan sengajanya menentang dan memusuhi Allah (II Raj 1:5-6)
  7. Setelah diberikan mesej, namun tidak juga tergerak; sebaliknya menjadi marah dan menurunkan perintah untuk menangkap nabi Elia (II Raj 1:9b; 11b)

[2]      Akibat

  1. Mengutus pewira dengan kelima puluh anak buah, namun berturut-turut dua kali mereka semua habis terbakar oleh api yang turun dari langit (II Raj 1:9-12)
  2. Tepat seperti yang dikatakan nabi, yakni ia tidak akan bangun lagi dari tempat tidur lalu mati (II Raj 1:4, 16-17)

[3]     Pengajaran

  1. Jangan meniru yang jahat melainkan yang baik (III Yoh 11)
  2. Percaya pada nabi Allah pasti berhasil (I Tes 5:20)
  3. Berseru hanya kepada Tuhan sewaktu dalam kesesakan (Mzm 118:5)
  4. Allah akan menentang setiap yang beribadah kepada allah lain (Im 20:6)
  5. Selidikilah dan insafilah diri sewaktu menghadapi kesesakan (Pkh 7:14)
  6. Jangan berniat jahat terhadap para nabi (I Taw 16:22)

Penutup

Manusia hidup di dunia sesungguhnya tak terelak daripada kesesakan dan penderitaan; umat Kristian ditimpa kesesakan ada kehendak baikNya; asal saja percaya dan bersandar padaNya dengan segenap hati, Tuhan pasti membuka jalan.

Raja Yoas
| | | |

Raja Yoas

Raja Yoas

[Hua Jia Hua]

Prakata

Yoas adalah raja atas Yehuda pada 835-796 sebelum masihi. Ia adalah anak Ahazia dan ibunya ialah Zibya dari Bersyeba (II Raj 11:1; II Taw 24:1). Sewaktu neneknya, Atalya bangkit membinasakan semua keturunan raja, saudara perempuan Ahazia iaitu Yoseba telah meculik Yoas dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur dan menyembunyikannya terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh. Maka Yoas bersama inang penyusunya bersembunyi di rumah Tuhan selama 6 tahun (II Raj 11:1-3; II Taw 22:10-12)

[1]      Kehidupan Dan Suasana Peringkat Kanak-Kanak Yoas

  1. Tidak lama setelah ia lahir, neneknya Atalya apabila melihat anak sendiri dibunuh oleh Yehu, terus bangkit membinasakan semua keturunan raja (II Raj 11:1; II Taw 22:10)
  2. Makciknya, Yoseba telah memasukkan dia di dalam gudang tempat tidur, menyembunyikannya terhadap pembunuhan Atalya (II Raj 11:2; II Taw 22:11)
  3. Seterusnya ia menyembunyikan Yoas bersama inang penyusunya di dalam rumah Tuhan selama 6 tahun (II Raj 11:3; II Taw 22:12)
  4. Sewaktu Yoas berumur tujuh tahun, imam Yoyada telah mengurapinya menjadi raja atas Yehuda (II Raj 11:12, 21; II Taw 23:11; 24:1)
  5. Dalam tahun yang ketujuh, imam Yoyada telah mengarahkan para kepala pasukan dan pasukan bentera penunggu untuk mengawal istana dan menyertai Yoas setiap kali ia keluar atau masuk (II Raj 11:4-8; II Taw 23:6-7)

[2]      Dosa Pelanggaran Yoas

  1. Bukit-bukit pengorbanan tidak dijauhkan, bangsa itu masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu (II Raj 12:3)
  2. Sesudah Yoyada mati, ia mendengar pula perkataan pemimpin-pemimpin lalu beribadah kepada patung-patung berhala asing (II Taw 24:17-19)
  3. Tidak mendengar nasihat amaran nabi (II Taw 24:19)
  4. Tidak mengenang budi (II Taw 24:20-22)

[3]     Pengajaran

  1. Pupuk dan bekalkan pendidikan agama semenjak kecil lagi (Ul 6:6-7; II Tim 1:5)
  2. Taatilah bimbingan dan nasihat para pemimpin (Ibr 13:17)
  3. Lakukanlah segala pekerjaan di dalam kasih (I Kor 16:14)
  4. Jangan menjadi seorang yang tidak tahu mengenang budi (Flp 4:8-9; Mzm 1:1)

 

Raja Amazia
| | | |

Raja Amazia

Tokoh-Tokoh Raja Kerajaan Yehuda  –  Raja Amazia

[Su Yin Guang]

Nas Kitab: II Raj 14:1-22; II Taw 25:1-28

[1]      Riwayat Hidup Raja Amazia (menjadi raja pada kira-kira 800-711 sebelum masihi)

  1. Dalam tahun kedua zaman Yoas, raja Israel, Amazia menjadi raja Yehuda. Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah (II Raj 14:1-2; II Taw 25:1)
  2. Pada mulanya Yoas, bapanya adalah seorang raja yang baik di Yehuda (II Tawn 24:1-2)
  3. Walaupun pada peringkat awal ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, namun kesetiaannya tidak berkekalan, lalu melakukan hal-hal yang amat menyesalkan (II Taw 25:2)

[2]      Kelebihan Amazia

  1. Pada mulanya ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan (II Raj 14:3)
  2. Fasih mengetahui perintah dan hukum Allah (II Raj 14:5-6)
  3. Taat kepada nasihat abdi Allah lalu menawankan bani Seir disebabkan Allah tidak menyertai umat Israel dalam perang (II Taw 25:5-13)

[3]     Kekurangan Amazia

  1. Ibadahnya kepada Allah tidak dengan segenap hati, tidak seperti Daud, bapa leluhurnya (II Taw 25:2; II Raj 14:3-4)
  2. Membawa pulang para allah bani Seir, sujud menyembah kepada allah-allah tersebut lalu membangkitkan murka Allah (II Taw 25:14-15)
  3. Walaupun ditegor nabi namun tidak bertobat seketika itu juga (II Taw 25:15-16)
  4. Setelah menewaskan bani Seir dan kembali, ia menjadi tinggi hati dan berkeras-keras mahu mengadu tenaga dengan Yoas, raja Israel, akibatnya ia kalah (II Taw 25:15-19; II Raj 14:8-11)

 ¨ Akitbatnya:

 Membangkitkan murka Allah (II Taw 25:14-16)

Mati dalam tangan para pemberontak (I Taw 25:27-28)

[4]     Pengajaran

  1. Percaya dan bersandar pada Tuhan Allah dengan segenap hati (Ams 3:5-8; Luk 14:25-27)
  2. Orang yang memuliakan diri dianggap keji (Ams 25:26; Flp 2:3; Mzm 18:48)
  3. Kemenangan-kekalahan tertakluk di dalam tangan Tuhan (II Taw 25:8; Ams 21:31; I Sam 17:47)

 

Raja Uzia
| | | |

Raja Uzia

Raja Uzia

[Lian Zhun Cheng]

Nas Kitab: II Raj 14:21-22; 15:1-7; II Taw 26-27.

[1]      Latar Belakang Raja

  1. Ibubapa raja
    1. Amazia
    2. Yekhonya (orang Yerusalem)

  1. Nama raja
    1. Uzia: maksudnya Allah adalah kekuatanku
    2. Azarya: maksudnya Allah telah menolong aku

¨  Kedua-dua nama tersebut adalah serba sama; kemungkinan digunakan berganti-ganti.

  1. Penobatan raja
    1. Umur: 16 tahun
    2. Jadi raja selama 52 tahun
    3. Tahun: 701-739 sebelum masihi

¨ Ia merupakan salah seorang raja Yehuda yang paling mahir. Disebabkan ia hidup dan berbuat mengikut teladan baik raja-raja sebelumnya, maka ia sangat berkenan kepada Allah lalu Allah selalu membantu dan membuatnya menjadi sangat makmur dan berhasil. Raja ini boleh dijelaskan mengikut dua peringkat: Peringkat pertama di mana ia tunduk kepada Allah lalu menjadi makmur. Peringkat kedua ialah peringkat di mana ia membelakangi Allah lalu dihukum.

[2]     Pembahagian Peringkat Raja

i. Peringkat tunduk kepada Allah

¨ Umur 16-56 tahun; menjadi raja dari tahun pertama hingga ke-40; 791-751 sebelum masehi.

ii. Aspek keagamaan:

 Melakukan apa yang benar di mata Tuhan (II Taw 26:4)

Berketetapan mencari Allah (II Taw 26:5)

â Allah membuat segala usahanya berhasil

iii. Aspek politik

Ekonomi berkembang pesat (II Taw 26:8)

 Pertanian sangat berhasil (II Taw 26:10)

 Pembangunan semakin maju (II Taw 26:10)

Pertahanan negara semakin kuat (II Taw 26:11-15)

â Nama menjadi termasyhur

iv. Peringkat membelakangi Allah (II Taw 26:16-20)

¨ Umur 57-69 tahun; pada tahun pemerintahan ke-41 hingga 52; 750-739 sebelum masehi.

v. Tinggi hati dan angkuh

 Melakukan hal yang merusak (II Taw 26:16)

Berubah setia kepada Tuhan (II Taw 26:16)

 Melanggar hukum Allah (II Taw 26:16-18)

 Menghina para imam (II Taw 26:19)

â Melampaui kuasa sendiri

vi. Dihukum Allah

 Ditimpa penyakit kusta (II Taw 26:19-20)

 Diasingkan dalam tempat lain sehinggalah ia mati (II Taw 26:21)

[3]     Pengajaran Daripada Raja

  1. Beroleh pertolongan sewaktu tunduk kepada Allah (15, 5)
  2. Ditimpa hukuman sewaktu membelakangi Allah (16-20)
  3. Teladani orang-orang yang baik (Rm 12:9)
    1. Sekali-kali jangan tinggi hati (Ams 11:2; 16:18; 18:12; 21:4, 24; 4:6)
    2. Terima nasihat orang lain (Ams 1:30-31)
      1. Turutilah peraturan dan hukum, jangan melangkahi kuasa maupun memandang rendah akan orang lain (Ams 6:1-2)

¨ Pada waktu ia berbuat dosa, orang benar tidak dapat hidup kerana kebenarannya (Yer 33:12-16)

Raja Yotam
| | | |

Raja Yotam

Raja Yotam

[Zhuang Mou Wen]

[1]      Latarbelakang Raja Yotam

  1. Maksud Yotam ialah ‘Tuhan Allah sempurna’.
  2. Menjadi raja atas Yehuda menggantikan ayahnya, Azarya (Uzia) [II Raj 15:5, 7)
  3. Ia merupakan tokoh yang sezaman dengan nabi Yesaya dan nabi Hosea (Yes 1:1; Hos 1:1)
  4. Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem (II Raj 15:32, 33)

[2]      Rekod Peperangan Raja Yotam: Menewaskan bani Amon (II Taw 27:5-9)

[3]     Kekurangannya

Bukit-bukit pengorbanan tidak dijauhkannya, umat masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu (II Raj 15:34, 35)

[4]     Kelebihannya

Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan, tepat seperti yang dilakukan ayahnya (II Raj 15:34)

[5]     Pengajaran

i. Yang diminta daripada Allah terhadap dia ialah mempunyai nama yang sepadan dengan perbuatan, sempurna di dalam segala perilaku, sempurna sama seperti Allah adalah sempurna (Mat 5:48)

ii. Raja Yotam tidak memasuki Bait Suci, juga tidak menasihati umat supaya berbuat baik (II Taw 27:2)

¨ Seandainya barisan pemimpin gereja sendiri tidak percaya dan bersandar kepada Tuhan dan tidak giat, bagaimanakah jemaat dapat menjadi baik juga? (I Ptr 5:1-3; Ibr 13:17)

iii. Kemudian ia mengarahkan diri ke jalan benar Allah. Lalu ia menjadi kuat dan makmur (II Taw 27:6)

¨ Teladanilah ia menuruti firman kebenaran agar semakin hari semakin makmur (III Yoh 2-4; II Kor 4:16)

iv. Ia mengalahkan musuh – bani Amon (II Taw 27:5-9)

Umat Kristian sepatutnya mengalahkan musuh rohani iaitu Iblis dan nafsu jahat (I Yoh 5:4; 2:14)