Teladan Cemerlang Pelayanan
| | |

Teladan Cemerlang Pelayanan

Teladan Cemerlang Pelayanan

[Wang Min Chang]

Prakata

Perbuatan dan perlakuan hamba yang mengikut Saul untuk sama-sama mencari keledai yang hilang adalah wajar kita teladani. Ini memandangkan kita semua adalah hamba-hamba Tuhan.

[1]   Berprihatin Akan Milik Pusaka Tuhan (I Sam 9:4-6)

  1. Mencari keledai tuan dengan semangat penuh iman, kesabaran, kesungguhan sambil berdoa.
  2. Anak-anak adalah milik pusaka dari pada Tuhan (Mzm 127:3)
  3. Umat Tuhan (para pemercaya) adalah milik pusaka dari pada Tuhan (Mzm 33:12; Ul 4:20)

[2]   Mengutamakan Iman Kepercayaan (I Sam 9:6)

  1. Tetap mengutamakan iman kepercayaan walaupun dalam kesibukan
  2. Jangan jadikan kesibukan sebagai penghalang antara kita dengan Tuhan (Luk 14:16-24; Ams 6:9-11)
  3. Bertobatlah dan lakukan apa yang kita lakukan pada semulanya (Ibr 3:14; Why 2:4, 5)

[3]   Setia (I Sam 9:7-8)

  1. Menunjukkan kesetiaannya sewaktu diperlukan oleh Tuhan
  2. Kesetiaan adalah syarat perlengkapan seorang hamba (I Kor 4:2; Luk 16:10; Mat 6:24)
  3. Seberapa banyak yang diterima dari pada Tuhan, harus sumbangkan dengan sepenuhnya (Mat 25:20-22)

[4]    Taat (I Sam 9:25-27)

  1. Berangkat dahulu seperti disuruh oleh Saul
  2. Taat adalah akhlak yang wajib bagi seorang hamba (I Ptr 2:18)
  3. Taat adalah syarat untuk beroleh berkat (Luk 11:27, 28)
  4. Tuhan Yesus taat kepada kehendak Allah (Yoh 4:34; 5:30; 6:38)
  5. Kata Paulus: Hendaklah menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus (Flp 2:5)
  6. Hendaklah kita taat sepenuhnya kepada perkataan Tuhan.

 

Empat Keperluan Dalam Pembelajaran Pelayanan
| | |

Empat Keperluan Dalam Pembelajaran Pelayanan

Empat Keperluan Dalam Pembelajaran Pelayanan

[Wang Min Chang]

Prakata

Pelayanan pada hakikatnya juga merupakan suatu latihan. Latihan perlu ada langkah-langkahnya serta garis panduan. Justeru itu, berikut dibentangkan empat aspek sebagai rujukan bersama dalam pembelajaran pelayanan:

[1]     Perlu Berdoa

  1. Doa semalam-malaman (Luk 6:12)
  2. Doa sepanjang hari (Mzm 71:8)
  3. Tetaplah berdoa (I Tes 5:17; Why 4:8)
  4. Berpuasa dan berdoa (Mat 17:21; Mrk 9:29)

[2]   Perlu Membaca Alkitab

  1. Membaca di waktu pagi (ruj: Mzm 119:147, 148)
  2. Membaca setiap hari (ruj: Kis 17:11; 8:28)
  3. Membaca seumur hidup (ruj: Ul 17:18-21; Kol 3:16)

[3]   Perlu Menyempurnakan Rohani

  1. Awasi pertuturan (Ams 10:19; ruj: Mat 12:36-37)
  2. Awasi perbuatan (I Kor 9:27; I Tim 4:16)
  3. Awasi hati pemikiran (Ams 4:23; ruj: Luk 6:45)

[4]   Perlu Bekerja

  1. Kerja tiap-tiap hari (II Kor 12:28)
  2. Kerja dengan segenap kekuatan (I Kor 15:58; ruj: Mat 25:20-22)
  3. Kerja sepanjang hayat (II Ptr 1:12-15)

 

Marilah, Ikutlah Tuhan!
| | |

Marilah, Ikutlah Tuhan!

Marilah, Ikutlah Tuhan!

[Huang De Qin]

Nas Kitab: Peringkat permulaan pemberitaan Injil Tuhan Yesus (Mat 4:17-22)

Prakata

  1. Dunia bagaikan lautan pahit, Tuhan datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (Luk 19:10)
  2. Pilihan Tuhan (Yoh 15:16; Flp 2:13; Ef 2:8-9)

[1]   Menjual Segala Milik Demi Mengikut Tuhan (Mat 19:16-22)

  1. Kebimbangan orang muda yang kaya: Hukum Taurat? Milik Pusaka?
  2. Murid-murid meninggalkan jala (Mat 4:18-20; Mrk 1:16-20)
  3. Elisa membunuh kawanan lembu (I Raj 19:19-21)

Δ        Dorongan Tuhan (Luk 14:33)

[2]   Memikul Kayu Salib Mengikut Tuhan (Luk 14:27)

  1. Kayu salib menandakan pengorbanan (Ef 2:14-16) dan kesengsaraan (Ibr 5:7; 12:2)
  2. Pakukan keinginan daging dan nafsu pada kayu salib (Gal 5:25; II Kor 5:17)
  3. Paulus mengutamakan firman tentang kayu salib (Gal 6:14)

[3]   Berwaspada Dalam Mengikuti Tuhan (Luk 21:7-9)

  1. Penyesatan dan kekacauan dari Iblis, musuh kita (I Ptr 5:8; Ayb 1:7; 2:2)
  2. Penyesatan perbuatan-perbuatan jahat manusia (II Ptr 3:17; Mat 24:10-13)
  3. Peringatan dari Tuhan (Mat 26:40)

Δ        Dorongan Paulus (I Kor 10:12; Gal 1:6)

[4]   Sabar Sampai Pada Kesudahannya Demi Mengikut Tuhan (Mat 24:13)

  1. Waktu (Yoh 21:18) dan suasana (Luk 22:54-62) mengikut iman
  2. Cari kembali iman yang hilang (Luk 15:11-32)
  3. Berbahagialah yang tetap mempertahankan iman kepercayaan (Ibr 3:14; Yud 20-21)

Kesimpulan

Tuhan mempunyai perkataan hidup kekal, kepada siapakah aku akan pergi (Yoh 6:66-71)

Prinsip-Prinsip Yang Wajib Dimiliki  Seorang Pemimpin
| | |

Prinsip-Prinsip Yang Wajib Dimiliki Seorang Pemimpin

Prinsip-Prinsip Yang Wajib Dimiliki Seorang Pemimpin

[Gao En Feng]

Prakata:

Barisan pemimpin mempunyai jawatan tungasan yang penting, yaitu sebagai hamba-hamba Tuhan (I Kor 9:19; II Kor 4:5), justeru demikian, janganlah jadi seorang buta yang memimpin jalan (Luk 6:39), supaya jangan jatuh ke dalam lubang kebinasaan, melainkan bawalah para pemercaya ke dalam kesempurnaan di hadirat Tuhan (Kol 1:28-29) baru demikian, tidaklah mempesia-siakan pilihan Tuhan.

 I.             Bawakan Masalah-Masalah Sampai Ke Hadirat Tuhan

Bawalah dan serahkan setiap bebanan kepada Tuhan (beban gereja, beban pemercaya, beban kerja (I Ptr 5:7-9), disebabkan seumur hidup manusia tertakluk di dalam tangan Tuhan (Mzm 31:2)

 II.          Beriktiar Memahami Keperluan Dan Permintaan Pemercaya

Δ       Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan dombamu (Ams 27:23)

Δ        Cari kembali yang hilang, sembuhkan yang luka (Yeh 34:15-16)

 III.       Bertahan Menghadapi Kesakitan Kritikan

Δ       Teladani Tuhan yang sabar menghadapi celaan dan kritikan bangsa Yahudi (Yoh 1:47; Yes 53:2-3; Mat 13:53-47; Yoh 8:46-49)

Δ       Teladanilah para rasul yang sabar dalam setiap pekerjaan (Kis 4:18-19; I Tes 5:14)

 IV.       Harus Menaruh Hati Yang Berbelas Kasihan

Δ       Tergerak hati orang Samaria oleh “belas kasihan” (Luk 10:29-37)

Δ       Jawapan yang lemah lembut meredakan kegeraman (Ams 15:1). Contoh: Hak 8:1-3

 V.          Mempunyai Semangat Berjuang Dan Setia Di Dalam Kerja

Δ       Yang diminta daripada Allah terhadap kita ialah boleh dipercayai (I Kor 4:1-2)

Δ       Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela (I Ptr 5:2-4)

 VI.       Tidak Boleh Kekurangan Doa

Δ       Mendoakan tahap kerohanian sendiri (Mrk 1:35; Mat 26:41; Ibr 5:7; Mat 18:19)

Δ       Mendoakan seluruh jemaat (I Tes 1:2-6)

 VII.    Jangan Terjerumus Dalam Kecongkakan

  1. Malaikat yang berbuat dosa (Yes 14:12-15)
  2. Amaran dari pembinaan menara Babel (Kej 11:4-9)
  3. Uzia yang memberanikan diri mempersembahkan kroban (II Taw 26:16-20)
  4. Nebukadnezar yang sesat dalam kecongkakan (Dan 4:28-32)

Kesimpulan:

Beberapa butir yang dibentangkan di atas adalah dijadikan dorongan bersama sesama para pemimpin. Kiranya Tuhan mengaruniakan Roh hikmat, iman yang berani agar setiap pemimpin kita menaruh hati seperti pada Tuhan Yesus, sama-sama membantu kerja suci gereja, agar kerja suci gereja akan berkembang maju manakala iman seluruh jemaat ditegurkan memuliakan nama Tuhan (Flp 2:5, 12-13; II Tes 1:11-12).

Jadilah Jemaat Yang Mulia
| | |

Jadilah Jemaat Yang Mulia

Jadilah Jemaat Yang Mulia

[Gao En Feng]

Prakata:

Ef 5:26-27 ~ Jadilah Jemaat yang mulia, di mana jemaat ialah tubuh Tuhan (Ef 1:22-23); haruslah kita suci diri sendiri seperti mana Tuhan Yesus menyucikan Bait Allah (Yoh 2:14-16; Yer 7:11; Luk 19:45). Syarat-syarat menjadi jemaat yang mulia adalah seperti berikut:

I.          Iman Yang Kuat Dan Teguh (Rm 4:19-21)

  1. Jemaat Smirna beriman kuat dan teguh sehingga setia sampai mati (Why 2:8, 11)
  2. Teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula (Ibr 3:14)
  3. Ujilah diri sendiri, apakah tetap tegak di dalam iman (II Kor 13:5)

II.          Perbuatan Yang Sempurna (Yak 2:26)

  1. Miliki cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa lain (I Ptr 2:12)
  2. Pemercaya harus bersinar terang, menerangi angkatan yang gelap (Flp 2:14-16; Mat 5:14-16)
  3. Setiap orang dihakimi setimpal dengan perbuatannya (Mat 7:21)

III.       Kasih Yang Baik-Indah (Why 2:1-5)

  1. Maria yang mengasihi Tuhan mempersembahkan yang paling berharga (Mrk 14:3-6; Ibr 13:16; 3:9; II Kor 9:7)
  2. Teladani Abraham yang mengasihi Tuhan (Kej 14:12-16; Rm 13:8)
  3. Pertunjukkanlah kasih yang benar (I Kor 13:1-7) – ajaran Ishak menggali sumur (Kej 26:15-22; I Tes 3:12)

IV.       Menaruh Kerendahan Hati (Mat 20:20-28)

  1. Menganggap yang lain lebih utama daripada diri sendiri (Flp 2:3)
  2. Hendaklah rendah hati dan jangan membalas kejahatan dengan kejahatan (I Ptr 3:8-9)
  3. Yang rendah hati akan dirahmati dan diselamatkan Allah (I Ptr 5:5; Ayb 22:29)

Kesimpulan:

Kita adalah Bait Allah (I Kor 3:16-17), justru itu, berusahalah menyempurnakan rohani demi membangunkan rumah rohani (Ef 2:18-22), sehingga menjadi Bait yang mulia dan dispersembahkan sebagai persembahan rohani (I Ptr 2:5), berkenan kepada Tuhan (I Kor 6:19-20).

Tiga Keutamaan Mengerjakan Kerja Tuhan
| | |

Tiga Keutamaan Mengerjakan Kerja Tuhan

Tiga Keutamaan Mengerjakan Kerja Tuhan

[Cai Zhen Ming]

Nas Kitab:

Jerih payah di dalam Tuhan tidak sia-sia, banyaklah melakukan kerja Tuhan (I Kor 15:58)

I.             Berdirilah Teguh, Jangan Goyah (58a)

  1. Percayalah pada Tuhan: Tak sesuatu apa jua pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Rm 8:35-39)
  2. Percayalah pada Alkitab: Terimakannya sendiri (I Yoh 1:1) mendorong sampai kepada pemercya generasi kedua, ketiga.
  3. Percaya kepada gereja:  ia didirikan oleh Roh Allah, harus beriman terhadap Gereja Benar (Ef 1:18-23)

Δ       Bacalah Alkitab selalu, disebabkan perkataanNya menjadikan kita ada hikmat yang menuntun kepada keselamatan; rasai Tuhan melalui doa, kayakan diri sendiri (II Tim 3:15-17)

II.          Giatlah Selalu (58b)

  1. Dikuasai kasih Tuhan (II Kor 5:14)
  2. Hidup untuk Tuhan, mati untuk Tuhan (II Kor 5:15; Rm 14:7-8)
  3. Kenali akan kepentingan Injil, disebabkan Injil membolehkan seseorang diselamatkan dan memimpin orang kepada kesempurnaan di hadirat Tuhan (Kol 1:23, 28)

Δ       Lima inti penting di dalam Injil: Kelahiran, kematian, kebangkitan, keberangkatan ke Sorga dan kedatangan kembali Tuhan.

4. Waktu tidak lama lagi (Pkh 9:10), selama hari masih siang (Yoh 9:4), selama masih merdeka, selama masih muda, selama masih sihat, jangan sesudah tua baru menyesal tidak bekerja waktu awal ataupun sewaktu sakit baru ingin bekerja membalas Tuhan, sudah terlambat.

III.       Harus Berpengharapan (58c; I Kor 9:10)

  1. Sabar (Yak 5:7), seperti petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya, ia sabar.
  2. Dengan sukarela, pasti menerima upah (I Kor 9:16-17)
  3. Mendapat seratus kali lipat hidup masa kini, mendapat hidup kekal di masa akan datang (Luk 18:28-30)

Δ       (II Tim 4:7-8; II Ptr 1:10-11; II Yoh 8)