Perihal Kehidupan Seharian Dalam Kitab Yakobus
| | |

Perihal Kehidupan Seharian Dalam Kitab Yakobus

[Che Fu Ming]

Prakata:

Kitab Yakobus menekankan kepentingan kehidupan kepercayaan yang praktikal di mana ianya menuntun para pemercaya bagaimana melatih diri dalam ibadah serta menjalani satu kehidupan yang kudus.

I. Kehidupan Yang Bersukacita (Yak 1:3)

  1. Sukacita di dalam pencobaan (I Ptr 1:6-7; Rm 5:3).
  2. Bersukacita senantiasa di dalam Tuhan (Flp 4:4-7; Kis 16:25).
  3. Menjejaki tempat tinggi dengan tenang (Hab 3:17-19; Mzm 30:6).

II. Kehidupan Yang Tahu Merasa Cukup (Yak 1:9-11)

  1. Belajar merasa cukup (I Tim 6:6-8).
  2. Allah turut bekerja dalam segala sesuatu (Rm 8:28).
  3. Merasa aman dalam apa jua keadaan yang dihadapi (Flp 4:11-13).

III. Kehidupan Yang Ibadah (Yak 1:26-27)

  1. Terhadap diri sendiri — Awasi pertuturan (Ef 4:29; 5:3-4; Mzm 39:2).
  2. Terhadap orang lain — Amalkan kasih (Gal 2:10; 6:9-10; Kis 20:35).
  3. Terhadap Tuhan — Memelihara kekudusan (Ibr 12:14; II Kor 6:14-18; 7:1).

IV. Kehidupan Yang Berserah (Yak 5:7-11)

  1. Menanti dengan sabar (Mzm 37:5,7).
  2. Berserah di dalam segala hal (Ams 16:3,9).
  3. Berharap dan bersandar (Rat 3:19-25).

V. Kehidupan Yang Berdoa (Yak 5:13-18; 1:5-6)

  1. Meminta di dalam iman (Mrk 11:22-24).
  2. Berdoa pada setiap waktu (Ef 6:18).
  3. Saling mendoakan (I Tim 2:1-3).

Penutup:

Iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan, kepercayaan haruslah selaras dan berpadanan dengan kehidupan (Yak 2:22).

Perihal Perumpamaan Dalam Kitab Yakobus
| | |

Perihal Perumpamaan Dalam Kitab Yakobus

[Che Fu Ming]

Prakata:

‘Perumpamaan’ bermaksud menggunakan suatu kisah yang ringkas untuk menjelaksan firman-firman tertentu. Perumpamaan-perumpamaan di dalam Alkitab adalah menggunakan hal-hal duniawi untuk mengumpamakan kebenaran sorgawi. Seperti Tuhan Yesus, Yakobus  turut menggunakan perumpamaan-perumpamaan dengan begitu baik sekali; di mana ianya menggunakan perumpamaan tersebut dengan bertolak dari sesuatu yang dalam kepada sesuatu yang cetek untuk menjelaskan suatu kebenaran yang rahasia di samping membentangkan rahasia kebenaran itu dengan begitu mendalam dan  bernilai.

I. Perumpamaan gelombang laut (Yak 1:6-8)

  1. Iman yang bimbang dan bergoyah umpama gelombang laut (Mat 14:24-32).
  2. Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibr 11:6; 3:12-14).

Δ       Meminta dalam iman (Rm 4:17-21).

II. Perumpamaan bunga rumput (Yak 1:10-11)

  1. Kemewahan dunia umpama bunga rumput (Mzm 103:14-16).
  2. Tetapi firman Allah tetap untuk selama-lamanya (Yes 40:6-8; I Ptr 1:24-25).

Δ       Haruslah memperhatikan yang kekal (II Kor 4:16-18).

III. Perumpamaan mahkota (Yak 1:12)

  1. Mahkota adalah suatu hadiah yang mulia (I Kor 9:24-25).
  2. Kini tersedia bagi kita mahkota kebenaran, mahkota kemuliaan dan mahkota kehidupan (II Tim 4:7-8; I Ptr 5:4; Why 2:10).

Δ       Lupakan apa yang telah belakang dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapan dan berlari-lari kepada tujuan (Flp 3:13-14).

IV. Perumpamaan buah kandungan (Yak 1:13-15)

  1. Apabila dosa telah dibuahi, ia melahirkan dosa (Gal 5:16-21).
  2. Apabila dosa sudah menjadi matang ia melahirkan maut (Rm 5:12).

Δ       Haruslah menyalibkan daging dan segala hawa nafsu dengan keinginannya dan menghasilkan buah Roh Kudus nan indah (Gal 5:22-26).

V. Perumpamaan benih (Yak 1:21)

  1. Benih firman Allah (Mat 13:3-23; Mrk 4:20; Luk 8:18).
  2. Kita merupakan ladang yang diusahakan Allah (I Kor 3:9; Pkh 11:6).

Δ       Menghasilkan buah tiga puluh kali lipat, enam puluh kali lipat dan seratus kali lipat (Mrk 4:8).

VI. Perumpamaan melihat cermin (Yak 1:23-24)

  1. Mendengar firman adalah seperti melihat cermin (Mat 7:3-5).
  2. Firman Allah dapat memancari hati manusia (II Kor 3:18,3; Ibr 4:12-13).

Δ       Sesudah mendengar firman haruslah kita menjadi pelaku firman seperti seorang yang mengemaskan dandanan sendiri di hadapan cermin (Yoh 17:17; Ef 4:20-24).

VII. Perumpamaan tubuh dan roh (Yak 2:26)

  1. Iman harus dipadankan dengan pebuatan, kalau tidak ianya adalah kosong (Yak 2:20).
  2. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut (I Yoh 3:14)

Δ       Jangan ada nama sahaja, tanpa perbuatan (Why 3:1-2).

VIII. Perumpamaan lidah (Yak 3:3-8)

  1. Umpama kekang mulut kuda (Yak 3:3; Mzm 39:2).
  2. Umpama kemudi kapal (Yak 3:4; Ams 18:21).
  3. Umpama nyalaan api membakar hutan (Yak 3:5-6; Ams 21:23).
  4. Umpama dunia kejahatan (Yak 3:6; Rm 5:12; Mat 12:36-37).
  5. Umpama binatang-binatang liar yang tidak dapat dijinakkan (Yak 3:7-8; Ams 10:19; Mzm 141:3-4).
  6. Umpama racun yang mematikan (Yak 3:8; Phk 10:1).

Δ       Umpama mata air dan pohon buahan ~ jangan bercabang lidah (Yak 3:11-12; Ef 4:29; 5:3-4).

 

IX. Perumpamaan uap (Yak 4:14).

  1. Hidup manusia sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (Mzm 102:4).
  2. Jika Tuhan menghendakinya (Ams 20:24; Yer 10:23; Luk 12:16-21).

Δ       Aku tahu siapa yang menguasai hari esok (Kis 17:25-28; Ams 27:1).

X. Perumpamaan emas dan perak berkarat (Yak 5:3)

  1. Emas dan perak adalah dosa kejahatan yang menjadi batu sandungan kita (Yeh 7:19; I Tim 6:9).
  2. Menghutangi upah orang lain (Ul 24:15; Mal 3:5; Im 19:13).

Δ       Mengumpulkan satu dasar yang baik (I Tim 6:17-19; Mat 6:19-21).

XI. Perumpamaan hari penyembelihan (Yak 5:5)

  1. Hidup berpesta-pora di dunia (Luk 16:19-31).
  2. Kehidupan yang mabuk akan dunia dan hidup berangan-angan (Luk 12:16-21).

Δ       Akan dihakimi dan dihukum (Why 18:1-20).

XII. Perumpamaan petani menantikan hasil dengan sabar (Yak 5:7-8)

  1. Menanti dengan sabar, mengharapkan kedatangan Tuhan (Rm 8:18-25).
  2. Umpama petani yang telah menabur, akan menatikan hasilnya dengan sabar (Mzm 126:5-6).

Δ       Bertahan dan melakukan kehendak Allah sampai pada kesudahannya (Ibr 10:35-39; Mat 24:13).

Penutup:

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! (Mat 13:9,35).

3. Tiga Tingkatan Rohani
|

3. Tiga Tingkatan Rohani

Tingkatan Rohani umat Kristian dapat dibagi menjadi 3 bagian, Tingkat pertama dan kedua belum mencukupi syarat berohani, hanya setelah sampai pada tingkat ketiga baru dapat disebut berohani dan berkenan kepada Allah.

I.       MEMBALAS KEBAIKAN DENGAN KEJAHATAN – TINGKAT PERTAMA

  • Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan, maka kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya (Ams 17 : 13).

1.      Kerana Nabel membalas kebaikan dengan kejahatan terhadap Daud, maka dipukul Allah sehingga mati (1 Sam 25 : 21, 36-38).

2.      Kerana Saul membalas kebaikan dengan kejahatan terhadap Daud, maka bapa dan anak, empat orang mengalami kebinasaan (1 Sam 24 : 16-18;  31 : 2-6).

II.     GIGI GANTI GIGI – TINGKAT KEDUA

  • Saling gigit dan saling menelan, maka dapat saling membinasakan (Gal 5 : 15).

1.      Kerana suku Benyamin dan orang Israel tidak mahu saling mengalah, sehingga terjadi peperangan (Hak 20 : 12-17), akhirnya terbunuh 50,100 orang dari suku Benyamin (Hak 20 : 35, 44-46), dan orang Israel telah mati sebanyak 4,000 orang (Hak 20 : 21, 25, 31).

2.      Kerana Abner dan Yoab ingin adu kekuatan, sehingga membinasakan sebanyak 360 orang pasukan Abner, dan Yoab kehilangan 19 orangnya dan juga Asael adiknya (2 Sam 2 : 14-17, 23, 30-31).

III.    MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN (Rm 12 : 21)

1.      Yusuf melayani dengan kebaikan terhadap para abangnya yang mencelakai dia (Kej 50 : 15-21).

2.      Tuhan melayani dengan kebaikan terhadap orang yang menyalibkan Dia,  memohon pengampunan kepada Allah Bapa bagi mereka, serta meninggalkan teladan yang baik bagi kita (Luk 23 : 34).

  • Kita sebagai anak-anak Bapa, hendaklah menghargai nasihat/petuah “membalas kejahatan dengan kebaikan” tersebut.

Saudara-saudara, engkau termasuk tingkat yang mana?

2. Malaikat Allah
|

2. Malaikat Allah

I.       ASAL USUL MALAIKAT (MALAIKAT ALLAH)

1.      Diciptakan oleh Allah (Ruj : Yeh 28 : 15, 13-14).

2.      Diciptakan lebih dahulu dari segala sesuatu (Ayb 38 : 6-7).

3.      Jumlahnya banyak dan berorganisasi (Dan 7 : 10;  Mat 26 : 53).

II.     SIFAT MALAIKAT

1.      Roh yang diciptakan (Ibr 1 : 14).

2.      Tidak kahwin dan tidak dikahwinkan (Mat 22 : 30).

3.      Suci (Mrk 8 : 38;  Ruj : 2 Kor 11 : 14-15).

4.      Rendah hati (Why 19 : 10;  22 : 8-9).

III.    PEKERJAAN MALAIKAT

1.      Melayani Allah (Dan 7 : 9-10;  Mat 4 : 11).

2.      Diutus untuk bekerja (Luk 2 : 8-14;  Kej 19 : 12-22).

3.      Berjasa bagi bangsa pilihan (Mzm 91 : 11;  Kis 12 : 6-11).

4.      Mempunyai kekuatan besar (Why 20 : 1-2;  2 Raj 19 : 35;  2 Taw 32 : 21).

  • Jangan menyembah sujud kepada Malaikat (Kol 2 : 18;  Why 19 : 10;  22 : 8-9).

1. Musuh Allah
|

1. Musuh Allah

I.       ASAL USUL IBLIS (MUSUH ALLAH)

1.      Asal mulanya adalah Malaikat (Yeh 28 : 13;  Yes 14 : 12).

2.      Berdosa, sehingga menjadi sebagai Iblis (2 Ptr 2 : 4;  Yeh 28 : 16).

3.      Jumlahnya banyak dan berorganisasi (Mrk 5 : 6-9;  Mat 12 : 24-26).

II.     SIFAT IBLIS

1.      Congkak (Yeh 28 : 17;  Yes 14 : 13-14).

2.      Tidak jujur (Yoh 8 : 44;  Mat 5 : 37).

3.      Najis/kotor (Ef 2 : 2-3;  Gal 5 : 19-21).

4.      Kejam (Yoh 8 : 44;  Why 12 : 4-5).

III.    PEKERJAAN IBLIS

1.      Merosak kebahagiaan manusia (Kej 2 : 8-16;  3 : 16-24).

2.      Menghalangi penebusan Allah (Mat 2 : 13;  16 : 22-23).

3.      Melawan Keselamatan manusia (Kis 13 : 10-13;  12 : 1-4).

  • Bersandar pada kekuatan Allah pasti dapat mengalahkan Iblis (Yak 4 : 7;  Why 12 : 11).
  • Pada akhir zaman mereka pasti dilemparkan ke dalam lautan api (Why 20 : 10;  Mat 25 : 41).

90. Ketidaktaatan Umat Manusia
|

90. Ketidaktaatan Umat Manusia

I.       ASAL MANUSIA

1.      Allah menciptakan Adam dari debu tanah (Kej 2 : 7).

2.      Mengambil tulang rusuk Adam, lalu menciptakan Hawa (Kej 2 : 21-22).

3.      Dari satu orang saja Allah telah menjadikan semua bangsa (Kis 17 : 26;  Mal 2 : 15).

II.     RUPA PADA PERMULAAN

1.      Serupa dengan gambar Allah (Kej 1 : 27) – di dalam Kebenaran dan Kekudusan yang sesungguhnya (Ef 4 : 24).

2.      Ditempatkan di taman (Kej 2 : 8) – tidak khuatir akan pakaian dan makanan (Kej 2 : 16, 25).

3.      Segalanya penuh dengan kebahagiaan.

a.      Dapat bersekutu dengan Allah (Ruj : Kej 2 : 16;  3 : 8).

b.      Suami isteri penuh kesenangan (Ruj : Kej 2 : 22-24).

c.      Hidup rukun dengan segala binatang (Kej 2 : 19-20;  1 : 2b).

III.    KETIDAKTAATAN KEPADA ALLAH

1.      Melanggar perintah dan makan buah terlarang (Kej 3 : 1-6).

2.      Dikutuk oleh Allah.

a.      Hawa (Kej 3 : 16).

b.      Adam (Kej 17-19).

3.      Diusir dari taman (Kej 3 : 22-24).

4.      Jasmani mati, rohani juga mati (Kej 2 : 17;  Why 21 : 8).

5.      Ketidak taatan satu orang, maka semua orang telah menjadi orang berdosa (Rm 5 : 19;  Mzm 31 : 5).

  • Hendaklah bertobat dan percaya kepada Tuhan, menjadi anak-anak yang taat dan masuk ke dalam taman yang lebih indah (1 Ptr 1 : 13-16;  Why 2 : 7).

 

TAHUN-TAHUN PENTING PADA ZAMAN PERJANJIAN LAMA

Perbandingan dengan waktu pada zaman dahulu, penyusunannya ini hanyalah sebagai jumlah angka yang lengkap, hanya mengambil nilai yang berdekatan, dan tidaklah akan tepat.  Akan tetapi untuk menyatakan susunan cerita dan sejarah tokoh-tokoh, adalah sangat tepat.  Siapa yang faham Alkitab, haruslah ia mencatat dan mengingatnya dalam hati.

1.      Adam …………………………………………………………..         4000 tahun (SM)

2.      Air Bah ………………………………………………………..         2400 tahun (SM)

3.      Abraham ……………………………………………………..          2000 tahun (SM)

4.      Yakub ………………………………………………………….         1900 tahun (SM)

5.      Yusuf …………………………………………………………..        1800 tahun (SM)

6.      Musa ……………………………………………………………         1400 tahun (SM)

7.      Mesir …………………………………………………………..         1400 tahun (SM)

8.      Rut ………………………………………………………………         1150 tahun (SM)

9.      Samuel …………………………………………………………         1100 tahun (SM)

10.    Saul ……………………………………………………………..        1053 tahun (SM)

11.    Daud ……………………………………………………………         1013 tahun (SM)

12.    Salomo …………………………………………………………        973 tahun (SM)

13.    Perpecahan Negara (Ruj 1 Raj ps. 12)………………          933 tahun (SM)

14.    Tertawannya Galilea ……………………………………..          734 tahun (SM)

15.    Tertawannya Israel ………………………………………..         721 tahun (SM)

16.    Yehuda jatuh ke tangan Babel ………………………..          606 tahun (SM)

17.    Tertawannya Yoyakhin …………………………………          597 tahun (SM)

18.    Hancurnya Yerusalem …………………………………..          586 tahun (SM)

19.    Kembali dari Penawanan ………………………………           536 tahun (SM)

20.    Bait Suci dibangun kembali …………………………..           520 tahun (SM)

21.    Ester sebagai ratu Persia ……………………………….            478 tahun (SM)

22.    Ezra pergi ke Yerusalem ………………………………           457 tahun (SM)

23.    Nehemia membangun kembali kota kudus ………           444 tahun (SM)

  

MASA-MASA PENTING PADA ZAMAN PERJANJIAN LAMA

1.      Dunia sebelum air bah ……………………………………..+- 1600 th (SM – 4000 th – 2400 th)

2.      Dari air bah s/d Abraham ………………………………….+- 400 th (SM – 2400 th – 2000 th)

3.      Masa Kepala Suku : Abraham, Ishak, Yakub ……….+- 200 th (SM – 2000 th – 1800 th)

4.      Israel menumpang di Mesir ……………………………….+- 400 th (SM – 1800 th – 1400 th)

5.      Masa Hakim-hakim …………………………………………..+- 300 th (SM – 1400 th – 1100 th)

6.      Masa Kerajaan : Saul, Daud, Salomo ………………….+- 120 th (SM – 1053 th – 933 th)

7.      Masa Perpecahan negara ……………………………………+- 200 th (SM – 933 th – 721 th)

8.      Masa Pembuangan (Penawanan) …………………………+- 70 th (SM – 606 th – 536 th)

9.      Masa Kepulihan negara ……………………………………..+- 100 th (SM – 536 th – 432 th)