89. Kedurhakaan Kelompok Korah (Yudas Ayat 11)
|

89. Kedurhakaan Kelompok Korah (Yudas Ayat 11)

I.       SEBAB KEDURHAKAAN – IRI HATI (Mzm 106 : 16)

1.      Tidak mengakui akan pimpinan Musa dan Harun, beranggapan bahawa mereka sendiri sebagai pimpinan (Bil 16 : 3, 13).

2.      Tidak mengucap syukur akan bagian orang Lewi, bahkan menuntut tugas imam (Bil 16 : 8-10).

3.      Membalikkan yang benar, melanggar dari kenyataan, menyerang Musa dengan tanpa sebab (Bil 16 : 12-14).

II.     AKIBAT DARI KEDURHAKAAN (Mzm 106 : 17-18)

1.      Bumi terbelah menelan Korah, Datan, Abiram serta keluarganya, penduduk dan harta benda (Bil 16 : 25-34).

2.      250 pemimpin yang ikut kedurhakaan Korah, dimusnahkan oleh api (Bil 16 : 2-3, 35).

3.      Orang yang tidak puas dengan hukuman Allah terhadap kelompok Korah, yang mati kena penyakit sampar berjumlah 14700 orang (Bil 16 : 41-49).

III.    NASIHAT TERHADAP KITA

1.      Jangan gila hormat sehingga menimbulkan iri hati (Gal 5 : 26;  Ams 27 : 4)

2.      Hendaklah turut bersukacita dengan semua orang (1 Kor 12 : 26).

3.      Rendah hati, taat, maka Tuhan pasti meninggikannya (1 Ptr 5 : 5-6).

88. Orang Yang Gagal Kerana Anggur
|

88. Orang Yang Gagal Kerana Anggur

Alkitab mengatakan : “Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak” (Ams 23 : 31-32).

I.       BAHAYA DARI ANGGUR

1.      Tak berguna bagi tubuh : Sebab sifat anggur menghangatkan (Hos 7 : 5), mendapat cidera tanpa sebab, bahkan binasa (Ams 23 : 29-30).

2.      Tak berguna bagi ekonomi : Sebab peminum anggur dapat menjadi miskin (Ams 23 : 21), menjual anak perempuan untuk membeli anggur (Yl 3 : 3).

3.      Tak berguna bagi kepercayaan : Dapat menodai diri sendiri, pemabuk tidak dapat menerima Kerajaan Allah (Dan 1 : 8;  1 Kor 6 : 10;  Gal 5 : 21).

II.     ORANG YANG GAGAL KERANA ANGGUR

1.      Lot : Meskipun ia ke luar dari Sodom yang dimusnahkan itu, tetapi kerana minum anggur, sehingga terjadi kekacauan dan kejahatan besar (Ruj : Kej 19 : 30-38;  Yeh 33 : 12-13).

2.      Raja Belsyazar : Minum anggur bersama 1000 orang menterinya dan dalam kesenangan minum itu telah mengotori perkakas Bait Allah, memuji-muji berhala, sehingga Allah murka dan membinasakan Kerajaan tersebut (Ruj : Dan 5 : 1-9, 25-31).

III.    HENDAKLAH MENCEGAH MINUM ANGGUR

1.      Bertekad tidak minum anggur (Dan 1 : 8;  Yer 35 : 5-8).

2.      Janganlah bergaul dengan orang peminum anggur (Ams 23 : 20;  1 Kor 5 : 11).

3.      Hendaklah mohon kepenuhan Roh Kudus, mematikan nafsu dari anggur (Ef 5 : 18;  Rm 8 : 13).

87. Tenaga Membangkitkan Negara Pertobatan
|

87. Tenaga Membangkitkan Negara Pertobatan

Bagaimana Raja Hizkia membangkitkan negaranya;  Yaitu Kerajaan Allah – contoh yang baik untuk membangkitkan jemaat.

Alkitab menulis : “Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa” (Ams 14 : 34).

Negara susah kerana berdosa;  Negara senang kerana pertobatan.

I.       PERTOBATAN RAJA-RAJA DAN PEMIMPIN

Mereka datang ke Bait Suci, lalu mempersembahkan korban dosa, ingin menebus dosa bagi negara, Bait suci dan orang Yahudi.  Menandakan bahawa raja dan para pemimpin juga mengaku dosa (Ruj : 2 Taw 29 : 20-24).

 

II.     PERTOBATAN IMAM DAN ORANG LEWI

“Mereka merasa malu, lalu menguduskan dirinya dan membawa korban bakaran di tengah-tengah Bait Allah” (2 Taw 30 : 15;  29 : 34).

 

III.    PERTOBATAN SEGENAP UMAT

Segenap umat pergi ke segala tempat membasmi berhala-berhala dan merobohkan bukit pengorbanan (2 Taw 31 : 1).

  • Pertobatan dari raja-raja, pemimpin, imam dan orang Lewi serta segenap umat menandakan bahawa mereka menjauhi pengajaran yang jahat, sehingga diperkenan oleh Allah dan negara dibangkitkan (Ruj : 2 Taw 30 : 22;  31 : 20-21).
  • Kebangkitan Gereja sekarang yang terpenting juga terletak pada pengakuan dosa, pertobatan, menjauhi dosa serta permohonan doa dari para pemimpin serta segenap umat/jemaat (Ruj : Rat 3 : 40-41;  Yes 66 : 2).

 

86. Harus Bersandar Kepada Allah Dalam Segala Perkara
|

86. Harus Bersandar Kepada Allah Dalam Segala Perkara

Sebagai anak-anak Allah, ada Bapa sebagai sandarannya, namun tidak pernah bersandar kepadaNya, betapa bebalnya!

I.       ORANG YANG TIDAK PERNAH BERSANDAR KEPADA ALLAH

1.      Orang Israel : Mereka memperoleh penyelamatan Allah yang berkuasa dan keluar dari penderitaan raja Mesir, namun tidak mahu bersandar kepada Allah untuk masuk ke Kanaan, sehingga Allah sering murka dan banyak yang mati di padang gurun (Ruj : Bil 14 : 1-3, 26-35).

2.      Raja Asa : Ia sakit, hanya mencari pertolongan tabib, tidak mohon kepada Allah, maka tidak berkenan kepada Allah, sehingga sakit parah dan mati (2 Taw 16 : 12-13).

II.     ORANG YANG TEKUN BERSANDAR KEPADA ALLAH

1.      Kaum Ezra : Mereka berdoa dan berpuasa, mohon perlindungan Allah, dari Babel telah berjalan selama 40 hari dalam perjalanan padang gurun, sehingga sampai di Yerusalem dengan selamat (Ezr 8 : 21-23;  7 : 9).

2.      Daud : Ia bersandar kepada pertolongan Allah, sehingga membinasakan Goliat musuhnya dan menyelamatkan negeri Israel (1 Sam 17 : 34-37, 45-47).

3.      Raja Hizkia : Ketika diberitahu kematiannya oleh Allah, ia mencucurkan air mata mohon kemurahan Allah, lalu didengar oleh Allah dan umurnya ditambah 15 tahun (Yes 38 : 1-8).

  • Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia dan diberkatilah orang yang mengandalkan Allah (Yer 17 : 5-8).
  • Bagi yang hatinya teguh bersandar kepada Allah, pasti memperoleh damai sejahtera (Yes 26 : 3-4).

 

84. Dengan Permohonan Doa Membantu Pekerjaan Kudus
|

84. Dengan Permohonan Doa Membantu Pekerjaan Kudus

Cara untuk mengerjakan pekerjaan kudus sangat banyak, seperti: mempersembahkan diri, pelawatan, memberitakan Injil, mengajar anak-anak, mengurus pekerjaan dan lain-lain. Di antaranya ada satu hal, iaitu “Berdoa”. Seperti dalam surat dari Paulus “Membantu kami dalam doa” (2 Kor 1 : 11).

I.       CONTOH MENGENAI PEKERJAAN KUDUS YANG MEMPEROLEH BANTUAN DENGAN DOA

1.      Dengan doa Musa membantu Yosua mengalahkan orang-orang Amalek (Kel 17 : 8-13).

2.   Dengan doa dan berpuasa orang Yahudi membantu Ester memperoleh keselamatan untuk menghadap kepada raja, dan telah menolong bangsanya terlepas dari penganiayaan Haman (Est 4 : 15-17;  5 : 1-4;  7 : 1-10).

3.      Dengan doa, Tuhan Yesus menolong Petrus kembali (Luk 22 : 31-34, 60-62).

4.      Dengan doa, gereja/jemaat telah menolong Petrus keluar dari penjara (Kis 12 : 1-11).

II.     HARUS MENDOAKAN PERKARA APA?

1.      Mohon supaya Tuhan memberikan karunia perkataan benar dan kekuatan kepada semua Para Penginjil (Ef 6 : 19-20).

2.      Mohon supaya Tuhan membuka pintu penginjilan terhadap setiap negara (Kol 4 : 3-4;  2 Tes 3 : 1).

3.      Mohon supaya Tuhan menambahkan bangsa, supaya gereja makin pesat (Yes 26 : 15).

4.      Mohon supaya Tuhan mengutus pelayan untuk keluar mengerjakan pekerjaan kudus (Mat 9 : 37-38).

5.      Mohon supaya Tuhan menyempurnakan segenap umat kudus (termasuk keluarga), dengan iman yang cukup, dapat berdiri teguh (Kol 1 : 2;  Ef 6 : 18).

6.      Mohon perdamaian bagi negara, supaya kita dapat melewati hari dengan damai sejahtera untuk memberitakan Injil Kebenaran (Yer 29 : 7;  1 Tim 2 : 1-5).

III.    SEMANGAT DOA

1.      Harus percaya bahawa Tuhan dapat mendengarkan/mengabulkan (Ibr 11 : 6;  Kis 10 : 1-4).

2.      Harus berdoa dengan segenap hati (Mzm 145 : 18-19;  2 Taw 16 : 9).

3.      Harus memohon dengan sikap yang tidak malu (Luk 11 : 8;  Ibr 5 : 7).

4.      Harus tekun dan memohon terus (Rm 12 : 13;  Luk 18 : 1-8).

5.      Setiap hari menentukan waktu berdoa (Dan 6 : 10;  Mzm 55 : 17).

6.      Berdoa dengan tiada henti-hentinya (1 Tes 5 : 17;  Mzm 71 : 8).

83. Apa Yang Dapat Dikerjakan Olehmu Bagi Penginjilan Secara Tertulis ?
|

83. Apa Yang Dapat Dikerjakan Olehmu Bagi Penginjilan Secara Tertulis ?

 

  • Memberitakan Injil adalah yang diperintahkan oleh Tuhan (Mrk 16 : 15).
  • Adalah kewajiban umat Kristian (1 Kor 9 : 16-17;  Ams 24 : 11-12).

 

I.       MAKNA PENGINJILAN SECARA TERTULIS

1.      Penginjilan yang bersuara (Kis 2 : 14;  17 : 22;  Yoh 3 : 1-15;  Kis 8 : 26-40).

2.      Penginjilan tanpa suara :

a.      Dimenangkan oleh perbuatan (1 Ptr 3 : 1;  Mat 5 : 16).

b.      Penginjilan secara tertulis (melalui buku-buku, jilid kecil, kertas selebaran dan lain-lain).

 

II.     NILAI DARI PENGINJILAN SECARA TERTULIS

1.      Tidak terbatas oleh waktu, juga tidak dipengaruhi oleh pengkhotbah dan pendengarnya.

2.      Jumlah pembaca tidak terbatas.

3.      Sida-sida dari Etiopia dapat diselamatkan adalah kerana dari penginjilan secara tertulis (Kis 8 : 26-39).

 

III.    TUJUAN DARI PENGINJILAN SECARA TERTULIS

1.      Ke luar :

a.      Bersaksi kepada orang kafir.

b.      Memperbaiki pandangan dan pengertian terhadap Kebenaran aliran Kristian yang menyimpang dari Kitab Suci (Firman Allah).

2.      Ke dalam :

a.      Pemupukan rohani.

b.      Pekerjaan.

c.      Pemahaman Alkitab.

d.      Pengkabaran.

e.      Kesaksian.

 

IV.    APA YANG DAPAT DIKERJAKAN OLEHMU TERHADAP TUGAS SUCI TERSEBUT?

1.      Engkau dapat banyak menulis (1 Yoh 1 : 1, 4;  Luk 1 : 1-4).

2.      Engkau dapat banyak bicara :

a.      Membicarakan tentang berita yang dilihat dan didengar sendiri (Kesaksian sendiri atau keluarga), mohon supaya orang menuliskannya.

b.      Setelah membaca, banyak menceritakan kepada orang lain.

3.      Engkau dapat banyak membaca :

Membaca dengan teliti mengenai Alkitab, serta majalah-majalah, buku-buku yang diterbitkan oleh Gereja kita.

4.      Engkau dapat memperkenalkan kepada para pembaca.

5.      Engkau dapat banyak mempersembahkan : Wang, waktu, kasih karunia.

6.      Engkau dapat banyak mendoakan.

 

KESIMPULAN :

Injil harus diberitakan ke setiap pelusuk dunia, harus dengan penginjilan secara tertulis sebagai pelopornya.