|

Pengenalan Kitab Mazmur (1) : Fasal 4

Doa pada malam hari (Maz 4:1-9)
1 Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi.
Mazmur Daud.

2 Apabila aku berseru, jawablah aku,
ya Allah, yang membenarkan aku.
Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku.
Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!

3 Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai,
berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan?

4 Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya;
Tuhan mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya.

5 Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa;
berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.

6 Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada Tuhan.

7 Banyak orang berkata: ”Siapa yang akan memperlihatkan yang baik kepada kita?”
Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan!

8 Engkau telah memberikan sukacita kepadaku,
lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.

9 Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur,
sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

Tajuk:
Bersukacita senantiasa di dalam Tuhan

Tema:
Percaya dalam keseksaan tubuh dan jiwa, Daud melihat bagaimana manusia mencintai yang sia-sia dan kebohongan dan sama sekali tiada pertolongan. Lantaran itu, dia terasa bahwa sukacita hanya diperolehi dengan bersandar kepada Tuhan.

Kategori:
Nyanyian ratapan peribadi

Hubungan dengan gulungan kitab lain:
Fasal 2 ialah doa pada pagi hari manakala fasal ini ialah doa pada malam hari dan ianya sengaja dipadankan demikian.

Garis kasar:
1. Percaya akan keadilan Tuhan (2-3)

a. Percaya Allah menganggap aku benar
1) Memberi kelegaan kepadaku
2) mengasihani aku

b. Percaya orang-orang fasik pasti binasa
~ Kesia-siaan dan kebohongan pasti berhenti

2. Menasihatkan manusia harus takut akan Tuhan (4-5)
a. Tuhan telah memilih orang yang dikasihiNya

b. Manusia harus awasi pertuturan dan perbuatan sendiri
1) Jangan berbuat dosa
2) Harus merenungkan secara diam

3. Menasihatkan manusia harus percaya kepada Tuhan (6-7)
a. Hatiku bersukacita
~Lebih daripada gandum dan anggur

b. Hatiku tenteram dan aman
~ Tidur dengan tenteram

4. Memuji kebahagiaan Allah (8-9)
a. Hatiku bersukacita
~ Lebih daripada gandum dan anggur

b. Hatiku tenteram dan aman
~ Tidur dengan tenteram

|

Pengenalan Kitab Mazmur (1) : Fasal 3

Nyanyian pagi dalam menghadapi musuh (Maz 3:1-9)

1 Mazmur Daud, ketia ia lagi dari Absalom, anaknya.

2 Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku!
Banyak orang yang bangkit menyerang aku;

3 banyak orang yang berkata tentang aku:
“Baginya tidak ada pertolongan daripada Allah.”

4 Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai yang melindungi aku,
Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

5 Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN,
dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.

6 Aku membaringkan diri, lalu tidur;
aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!

7 Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang
yang siap mengepung aku.

8 Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku!
Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku,
dan mematahkan gigi orang-orang fasik.

9 Dari TUHAN datang pertolongan.
Berkat-Mu atas umat-Mu!

Tajuk : Nyanyian Ratapan Dalam Persembunyian

Tema : Doa permohonan Daud sewaktu melarikan diri

Latar belakang :

1. Absalom telah bertindak mengikut nasihat Ahitofel mengadakan pemberontakan, di mana persepakatan gelapnya itu menjadi giat dan makin banyak rakyat yang memihak kepadanya (II Sam 15:12), lalu Daud melarikan diri dan bersembunyi Beth-merhak (17) melarikan diri daripada pemburuan.

2. Waktunya kira-kira 990 BC

3. Setelah Daud berbuat dosa, dia telah ditegur Nabi Natan dan dimaklumkan: “Bahwasanya melapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri” (II Sam 12:11). Justeru itu, Daud sememangnya sudah menduga akan adanya pemberontakan tersebut, bahkan ia memahami itu adalah kehendak Tuhan, lantas ia tetap merasa terhibur dan beriman sewaktu ditimpa hukuman tersebut.

Kategori :
Tergolong sebagai nyanyian ratapan peribadi; nyanyian kutukan.

Hubungan dengan gulungan kitab lain :
Memandangkan fasal ini ialah perasaan yang diluahkan atas suatu peristiwa tertentu, maka haruslah baca dahulu sejarahnya di II Sam fasal 14 untuk memahami perasaan di dalam hati Daud pada waktu tersebut.

Garis kasar :

1. Menyatakan betapa tersesak keadaannya (2-3)
a. Betapa banyaknya lawan, banyak orang yang bangkit menyerang (2)
b. Mereka berkata bahwa aku tidak ada pertolongan daripada Tuhan (3)

2. Percaya dengan yakin Tuhan pasti mendengar permohonannya (4-6)
a. Tuhan ialah
~ Perisai
~ Kemuliaan
~ Yang mengangkat kepalaku (4)

3. Andainya aku berseru, Dia pasti menjawab (5) Pasti tidur tenang di bawah jagaanNya (6-7)
a. Tetap dijaga baik waktu tidur maupun bangun (6)
b. Tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku (7)

4. Memuji bersorak-sorai perbuatan rahmat Tuhan (8-9)
a. Bangkitlah dan selamatkanlah (7)
~ Bangkitlah
~ Tolonglah
~ Memukul rahang semua musuh
~ Mematahkan gigi orang-orang fasik

b. Menyanyi memuji keperkasaan (9)
~Dari Tuhan datang pertolongan
~BerkatMu atas umatMu

|

Pengenalan Kitab Mazmur (1) : Fasal 2

Raja yang diurapi TUHAN (Mazmur 2:1-12)

1 Mengapa rusuh bangsa-bangsa,
mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

2 Raja-raja dunia bersiap-siap
dan para pembesar bermufakat bersama-sama
melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya;

3 “Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka
dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!”

4 Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa;
Tuhan mengolok-olok mereka.

5 Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya
dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

6 “Akulah yang telah melantik raja-Ku
di Sion, gunung-Ku yang kudus!”

7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan;
Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau!
Engkau telah kuperanakkan pada hari ini.

8 Mintalah kepada-Ku,
maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi
milik pusakamu,
dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

9 Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi,
memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

10 Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!

11 Beribadalah kepada TUHAN dengan takut
dan ciumlah kaki-Nya dengan gementar,

12 Supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan,
sebab mudah sekali murka-Nya menyala.

Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

Tajuk : Mesias akan menjadi raja

Tema: Allah akan menghakimi dunia melalui Mesias

Latar belakang:
1. Fasal ini selalunya dianggap sebagai nubuat nabi Natan kepada Daud berkenaan kerajaannya. Kira-kira terselindung di dalam nubuat tersebut ialah walaupun Daud akan diserang oleh raja-raja dan bangsa-bangsa asing. Namun pada akhirnya dai pasti menang. Lantas dia membuat nyanyian ini meluahkan puji-pujian kegirangan di dalam hatinya (1 Raj 11:14-25)

2. Ada pihak beranggapan mazmur ini menandakan secara tidak langsung Salomo menghadapi pemberontakan musuh daripada keturunan raja (1 Raj 11:14-25)

3. Ada orang berkata mazmur ini berlatar-belakangkan peristiwa raja Hizkia ditimpa penyakit tenat (2 Raj fasal 18 dan 19)

Kategori:
1. Fasal ini sama juga kategorinya dengan fasal 1, yaitu hanyalah sebagai pembuka tirai; justeru tidak dinyatakan objektifnya.
2. Fasal ini sahut-menyahut dengan fasal 1, di mana fasal 1 adalah permulaan berkat.
3. Fasal ini Nyanyian Mesias (Kis 4:23-27)

Hubungan dengan gulungan kitab lain:
1. Petrus menyatakan fasal ini bernubuat tentang Mesias.
2. Paulus juga menyatakan bahwa ‘memperanakkan Engkau pada hari ini’ adalah ditujukan kepada kebangkitan Kristus (Kis 13:32-33)
3. Yohanes menjelaskan fasal ini menyatakan Mesias beroleh kemenangan besar (Why 2:26-27)
4. Pengarang Ibrani juga menyatakan fasal ini bernubuat tentang Mesias (Ibr 1:5; 5:5)

Garis Kasar:

1. Mengenali kebodohan manusia (1-3)
a. Rusuh bangsa-bangsa (1)
~ Suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia

b. Raja-raja dunia bermuafakat(2)
~ Menentang yang diurapi

c. Memutuskan belenggu-belenggu(3)
~ Ingin membuangkan tali-tali Allah

2. Memahami pengawasan Tuhan (4-6)
a. Tuhan akan mengolok-olok mereka (4)
b. Tuhan akan mengancam (5)
c. Tuhan akan melantik raja (6)

3. Percaya dengan yakin akan penghakiman Tuhan (7-9)
a. Tuhan ialah Baoa kepada yang diurapi (7)
b. Tuhan akan membawa Dia mengalahkan segala bangsa (18)
c. Tuhan akan membolehkan Dia menghukum yang jahat (9)

4. Mengingatkan manusia harulah bertaubat (10-12)
a. Sedarlah dan terima pengajaran (10)
b. Beribadahlah dengan girang (11)
c. Berbaliklah tepat waktunya (12)

|

Pengenalan Kitab Mazmur (1) : Fasal 1

Jalan orang benar dan jalan orang fasik (Mazmur 1:1-6)

1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,
dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.

4 Bukan demikian orang fasik:
mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,
begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;

6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Tajuk: Dua Jalan Hidup Manusia

Tema: Menyukai Taurat Tuhan ialah jalan beroleh berkat

Latar Belakang:
secara amnya dianggap Mazmur fasal 1 adalah ditulis oleh Ezra sewaktu dia membuat kesimpulan untuk ‘Keseluruhan Kitab Mazmur’ dan fasal ini dijadikan pembuka tirai kepada mazmur-mazmur lain. Merujuk kepada huraian Mazmur 1:3 boleh dinilaikan bahawa pujangga pernah terpengaruh dengan Yeremia 17:5-8. Justeru, penulisan fasal ini adalah selepas waktu pembuangan, di mana umat sangat giat terhadap hukum Taurat.

Kategori:
1. Memandangkan fasal ini adalah pembuka tirai, maka penulisnya tidak mempunyai tujuan spesifik pengarangan.

2. Merujuk kepada isi kandungannya, ia boleh dinamakan nyanyian pengajaran, nyanyian hikmat, ataupun nyanyian kudus. Fasal ini tidak mempunyai nada nyanyian puji-pujian maupun nyanyian ratapan, melainkan ia adalah suatu nyanyian yang sangat indah teknik naratifnya. sila bandingkan ayat 1 dengan ayat 6, ayat 2 dengan ayat 5; ayat 3 dengan ayat 4; ataupun ayat 1,2,3 dengan ayat 4,5,6.

3. Fasal ini dinamakan ‘Mazmur Asyer’. Maksud ‘Asyer’ ialah ‘berbahagia’ (Kej 30:12-13). Mazmur utama ialah ‘berbahagia’. Justeru demikian, ada sesetengah berkata, membaca Kitab Mazmur ialah jalan beroleh berkat.

4. Mazmur yang memujikan hukum Taurat ada 3 fasal : Fasal 1, 19. dan 119.

Garis Kasar:

1. Perbuatan negatif orang benar (1)
a. Tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
b. Tidak berdiri di jalan orang berdosa
c. Tidak duduk dalam kumpulan pencemooh

2. Perbuatan positif orang benar (2)
a. Menyukai Taurat Tuhan
b. Merenungkannya siang dan malam

3. Perumpamaan seorang benar berbahagia (3)
a. Seperti pohon ditanam di tepi aliran air
b. Menghasilkan buah pada musimnya
c. Daunnya tidak layu

4. Perumpamaan kesudahan orang fasik (4)
a. Tidak seperti kesudahan orang benar
b. Bukan pohon melainkan sekam
c. Ditiup angin

5. Perbuatan congkak orang fasik (5)
a. Boleh diketahui pada hari penghakiman
~Orang fasik tidak akan tahan

b. Boleh diketahui daripada kumpulan orang benar
~ orang fasik tidak akan dibenarkan terus hidup

6. Perbuatan bebal orang fasik (6)
a. Tuhan menolak mereka
~ Tuhan hanya mengenal jalan orang benar, ‘Mengenal’ mempunyai maksud ‘menjaga’

b. Jalan mereka menuju kebinasaan

|

Kitab Mazmur : Lampiran – Lampiran

Lampiran-Lampiran

Gambaran Penyembahan Ibadah dalam Mazmur

Banyak merujuk kepada sembahyang secara beramai-ramai di Bait Suci diYerusalem. Contohnya Mzm 23.6; 26.8; 27.4; 63.2; 96.6 dan 122.1 dan Mazmur 24; 68; 118; 132 memberi gambaran tentang perarakan-perarakan manakala Mzm 48.13 menggambarkan perarakan mengelilingi tembok Bukit Sion.

 

Rujukan tentang jenis persembahan turut didapati.

Contoh, persembahan korban biasa (Mzm 4.6; 27.6), korban bakaran (20.4), korban sembelihan (Mzm 50.5), persembahan korban sukarela (54.8). Turut disentuh tentang tari-menari (30.12; 87.7; 149.3; 150.4), bermazmur (Mzm 9.12; 30.5; 33.2; 47.7-8) dan pelbagai jenis alat-alat muzik (Mzm 33.2; 47.6; 81.3; 98.6; 150.5)

 

Mazmur dan Muzik

Mazmur-mazmur seperti dalam perkataan ‘mazmur’ itu sendiri (Ibr. Mizmor) sebenarnya adalah karya-karya yang dinyanyikan dengan iringan muzik. Alat-alat muzik adalah seperti berikut:

~ Alat-alat muzik bertali termasuk kecapi (lyre; Ibr. kinn6rm. Cth ~ Mzm 33.2; 43.4); dan gambus (harp; Ibr. nebel.  Cth ~ Mzm 33.2; 57.9).

~ Alat-alat muzik tiupan: sangkakala (horn; Ibr. Shopar.  Cth ~ Mzm 47.6; 98.6), nafiri (trumpet; Ibr. Hadsosrera. Cth ~ Mzm 98.6) dan seruling (pipe; Ibr. Ugarb. Cth ~ Mzm 150.4)

~ Alat-alat genderang: ceracap (cymbals; Ibr. sels elim.  Cth ~ Mzm 150.4) dan sejenis gendang tangan iaitu rebana atau tamborin (Ibr. Top, cf. Inggeris >tap’).  Cth  ~ Mzm 149.3; 150.4.

Beberapa rangkaikata muzika yang sukar difahami ialah ‘menurut lagu: Bunga Bakung (Mzm 45; 69) dan perkataan Sela, selingan muzika (instrumental) atau dipenghujung sesebuah sajak – pembahagian naturel atau perubahan mud di dalam mazmur (Mzm 44.9; 46.8,12; 89.38).

 

Bahagian Dua – Ilmu Teologia Mazmur

[1] Yahweh dan allah-allah

[2] Yahweh sebagai Pencipta

[3] Perbuatan Ajaib dan Perkasa Yahweh dalam Sejarah

[4] Sifat Ilahi Yahweh

[5] Penyertaan Yahweh

[6] Kemanusiaan

[7] Sarwajagat

[8] Persembahan Korban

[9] Etika dan Hukum

 

Lampiran I: SEBAB-MUSABAB SUSUNAN PENGUMPULAN MAZMUR

 Pertama

Berdasarkan tajuk permulaan atau superscriptions.

~ Mazmur 120-134 kesemuanya adalah ‘Nyanyian Pendakian’ (Songs of the steps or ascents).

~ Mazmur 42/43-9; 84-85 dan 87-88 adalah dikaitkan kepada anak-anak Korah.

~ Mazmur 73-83 adalah berkaitan dengan Asaf (juga Mazmur 50, walaupun ini diasingkan dengan yang lain).

~ Mazmur 3-9; 11-32; 34-41; 51-65; 68-70; 108-110 dan 138-145 kesemuanya adalah dikarang oleh Daud (juga Mazmur 86; 101; 103; 122; 124; 131 dan 133 walaupun ini terasing-asing).

 

 Kedua

Mazmur 104-106; 111-113; 115-117 dan 146-150 kesemuanya bermula atau berakhir (atau kedua-duanya!) dengan perkatan Haleluya, ‘Pujilah Tuhan’.

Mazmur 93; 96-99 kesemuanya adalah Mazmur penobatan.

Contoh-contoh mazmur lain yang mempunyai tema yang saling berkaitan ialah Mazmur 50 dan 51 yang mempunyai kenyataan kritikal berkenaan persembahan korban. Mazmur 135 dan 136 mempunyai keselarian secara lisan dan tematik dalam rujukan mereka kepada Keluaran dan penaklukan (berkenaan Sihon, raja orang Amori dan Og, raja Basan). Satu kata petunjuk menjadi penyambung antara ayat terakhir Mazmur 32 dengan ayat petama Mazmur 33.

Agak banyak ratapan-ratapan individu digabungkan dalam kumpulan-kumpulan: Mzm 3-7; 25-28; 38-40 (bahagian pertama mazmur 40); 54-57; 69-71 dan 140-143.

 

Terakhir

Begitulah secara keseluruhannya penyusunan mazmur-mazmur., namun ianya bertolak dari ratapan kepada puji-pujian, memandangkan rintihan dan ratapan lebih ditekankan dalam bahagian pertama setiap mazmur dan diakhiri dengan puji-pujian di bahagian  kedua. Namun ini cumalah secara amnya kecenderungan pembentukan mazmur dan bukanlah satu peraturan yang kaku dan wajib.

* Dasar Bukti Koleksi-Koleksi Awal Dan Elohistic Psalter

Di peringkat awal, pelbagai ragam koleksi mazmur adalah seperti berikut:

 Mazmur-mazmur Daud: 3-9;11-32; 34-41; 51-65; 68-70; 86; 101; 103; 108; 110; 122; 124; 131 dan 138-145

Mazmur-Mazmur Anak-Anak Korah: Mazmur 42-49; 84-85 dan 87-88

Mazmur-Mazmur Asaf: Mazmur 50 dan 73-83

Mazmur-mazmur ini disifatkan oleh beberapa ciri yang ketara:

(1)   Kesemuanya adadalah berkenaan penghakiman ilahi, samada ke atas Israel (Mazmur 50; 77; 78; 80; 81), Yerusalem (Mazmur 74; 70), negara-negara asing (75; 76; 83), orang jahat (Mazmur 73), atau ke atas allah-allah (Mazmur 82).

(2)   Ianya merayu kepada Yahweh atas perbuatan perkasaNya di masa lampau (samada dalam sejarah atau sewaktu penciptaan) sebagai satu motivasi kepada Yahweh untuk bertindak pada waktu sekarang atau sebagai satu amaran dan dorongan kepada umat. Peristiwa-peristiwa bersejarah yang dicatatkan dalam Mazmur adalah zaman Keluaran (Maz 77.12-21; 78.11-53; 80.9-12; 81.5-8), penetapan dan penaklukan tanah Kanaan (Maz 78; 53-54), zaman Hakim-Hakim (Maz 78-60-66; 83.10-13) dan kemenangan Yahweh atas kuasa-kuasa kekacauan dan penyusunan reka bentuk dunia waktu penciptaan (Maz 74.12-17).

(3)   Umat Israel seringkala diumpamakan sebagai kawanan domba di mana Yahweh adalah Gembala (Maz 74.1; 77.21; 78.52 [cf. 70-72; 79.13; 80.2])

(4)   Ianya tertuju kepada suku-suku kaum di sebelah utara Israel, khasnya suku Yusuf (Maz 77.16; 78.9,67; 80.2f; 81.5).

(5)   Ianya penuh dengan nasihat-nasihat bijak (Maz 50; 75.33-6; 81.7-17; 82.2-7).

(6)   Ianya lebih terfokus kepada komuniti secara keseluruhannya daripada kepada individu masing-masing (Maz 73 adalah kes terkecuali).

Mazmur-Mazmur Yedutun: Mazmur 39 adalah dipimpin oleh Yedutun (lid t n) dan Mazmur 62 dan 77 ‘menurut Yedutun’ (yed(iti2n).

Mazmur Heman, orang Ezrahi: Mazmur 88

Mazmur Salomo:  Mazmur 72 dan 127

 

Lampiran II: SEJARAH  INTERPRETASI  MAZMUR-MAZMUR  OLEH  BANGSA YAHUDI  DAN  GEREJA  KRISTEN

[1] Intepretasi Mazmur Oleh Bangsa Yahudi

[2] Mazmur-Mazmur dalam Perjanjian Baru

[3] Mazmur-Mazmur dalam Gereja Kristen Peringkat Kemudian

|

Kitab Mazmur : Jenis – Jenis Mazmur Utama

JENIS-JENIS MAZMUR UTAMA

Berikut adalah untuk dipelajari siswa-siswa dalam kelas:

1. Kidung-kidung dan mazmur puji-pujian (Ibr. tehilla). Ianya mengandungi pembentukkan tiga bahagian seperti berikut:

[1]     Seruan Pengenalan Pemujian [Mzm 117; 134; 100; 33].

Tuhan dipuji atas kerja penciptaanNya serta perbuatanNya dalam sejarah.

Contohnya, Mazmur 33; 117; 145-150. Dalam seruan pemujian ini, bukan umat Israel sahaja yang terlibat, malahan bangsa-bangsa lain, kemungkinan — dan sesungguhnya seluruh dunia harus juga memuji (Mzm 33.8; 47.2; 66.1,8; 96.1; 98.4; 100.1; 145.21; 148.11), segala allah dan malaikat (Mzm 29.1; 97.7; 148.2) termasuk alam semulajadi (Mzm 19.2-5; 96.11-12; 98.7-8; 148 3-12). Mazmur 148 menyenaraikan keseluruhan katalog item-item (kebanyakkannya alam semulajadi) yang harus memuji Yahweh.

[2]    Bahagian Utama Mazmur: motivasi pemujian (selalunya diperkenalkan dengan ki, ‘untuk’).

Pada asasnya adalah berkaitan dengan keagungan dan kebaikan Yahweh.

2.1      Penciptaan dunia: Mzm 29; 33.4-9; 65.7-14; 95.4-5; 104; 135.6-7; 136.5-9; 146.6; 147.4,8-9; 148.5-6.

2.2      Perbuatan-perbuatanNya yang penuh kemurahan sepanjang sejarah Israel: Mzm 68.8ff; 135.8-12; 136.10-24 dan 147.2

2.  Ratapan Jemaah:

Di hadirat Allah, seluruh umat meratapi takdir negara sendiri dan memohon agar Dia melepaskan mereka daripada kemusnahan Bait Suci di Yerusalem (Mzm 74; 79) atau daripada malapetaka-malapetaka lain serta memohon penyelamatan Tuhan (Mzm 12;44;60;74;80;83;84;94.1-11; 126 dan 137; cf. Yer 14 dan Yl 1-2).

Terdapat hari-hari yang khas diperuntukkan untuk ratapan di Bait Suci (Yos 7.5-9; Hak 20.23,26; I Sam 7.6; II Taw 20.3ff; Yer 14; Yl 1-2; Zak 7.3,5; 8.19; Judith 4.9-15). Di antara perbuatan-perbuatan yang termausk dalam upacara tersebut adalah berpuasa, mengenakan kain kabung, meratap, mengoyakkan jubah dan menaburkan debu dan abu di atas kepala.

Terkandung di dalam mazmur doa permohonan dan permintaan kepada Tuhan untuk kelepasan, ialah rungutan berbentuk soalan. Cth. ‘Berapa lama lagi….?’ (cf. Mzm 74.10; 79.5; 80.5; 94.3) atau ‘Mengapa…?’ (cf. Mzm 44.25; 74.1,11) dan kekadangnya mengandungi kenyataan-kenyataan bahawa Allah telah membiarkan dan membuang mereka (Mzm 44.10-17; 60.3-5; 80.6-7). Selalunya permohonan untuk kelepasan adalah dalam bentuk imperatif. Cth. ‘Terjagalah….  Bangunlah!’ (Mzm 44.24), ‘Bangunlah’ (Mzm 74.22), ‘Tolonglah’ (Mzm 12.2), ‘Tolonglah kami’ (Mzm 79.9), ‘Pulihkan kami’ (Mzm 80.4,8,10; 85.5), ‘Pulihkan keadaan kami’ (Mzm 126.4), atau ‘Menjaga kami’ (Mzm 12.8). Kita juga mendapati bentuk memberi perintah atau mengarah.

3.  Mazmur Diraja:

Di antaranya adalah berkaitan dengan penobatan raja (Mazmur 2; 110), perkahwinan (Mazmur 45), peperangan (Mazmur 18; 20; 144) dan kewajipan moralnya kepada Tuhan dan kepada rakyat sebagai seorang raja yang adil dan murah hati (Mzm 72.1-4, 12-14; 89. 20-29; 132:17-18).

3.1    Mazmur-Mazmur Penobatan (Mazmur 2 dan 110)

Kemungkian Mazmur 72 dan 101 turut terangkum dalam konteks ini.

Upacara penobatan terdiri daripada 2 peringkat, yakni pengurapan di tempat suci dan penabalan ke takhta di istana raja (2Raj 11.12 dan 11.19). Perhatikan bahawa 2 Raj 11.12 mencatatkan imam Yoyada ‘megenakan jejamang kepadanya dan memberikan hukum Allah kepadanya (edut)’. ‘Hukum’ adalah ketetapan (hoq) yang dicatatkan di Mzm 2.7. Kemudian catatan di Mzm 110.7 bahawa ‘dari sungai di tepi jalan ia minum. Oleh sebab itu ia mengangkat kepala’ ~  ini kemungkinan ditujukan kepada mata air Gihon di mana Salomo diurapi menjadi raja, dicatatkan di 1 Raj 1.33ff.,38f.

3.2    Mazmur Pernikahan Diraja (Mazmur 45): Penggantin lelaki digambarkan di ayat 3-10 manakala penggantin perempuan di ayat 11-16.

3.3    Mazmur-Mazmur Peperangan Diraja (Mzm 18, 20, 89, 144, dll).

Mazmur 20 dan 144 adalah doa memohon bantuan sebelum maju berperang. Penggunaan bahasa di Mzm 3; 9.6,9,16,18,20; 10.16; 56.8; 59.6,9 adalah terlalu samar dan umum serta tidak cukup kukuh untuk membuat kepastian bahawa ianya sesuatu yang lazim  digunakan secara berulang-ulang dalam situasi-situasi peperangan dan kemungkinan  bukan ditujukan kepada mana-mana satu peristiwa di dalam sejarah.

Ucapan syukur seorang raja atas kemenangannya dicatatkan di Mazmur 18 dan satu kelainannya turut muncul di 2 Sam 22.

4.  Ratapan-Ratapan Individu

Hampir-hampir satu pertiga pengarangan mazmur terangkum dalam genre ini dan mazmur-mazmur yang disenaraikan berikut adalah berkait dengannya: Mazmur 3-7; 9/10; 13; 17; 22; 25-28; 31; 35; 38-39; 40.14-18=70; 42/43; 51/52; 54-57; 59; 61; 64; 69-71; 77; 86; 88; 94.16-23; 102; 109; 120; 130; 139-143. Ianya meratapi takdir yang menimpa pihak yang merintihkannya.

4.1    Mazmur-mazmur mereka yang sakit tenat.

Mazmur yang merungut tentang penyakit turut merungut akan musuh-musuh yang dihadapi (cf. Mazmur 6; 13; 38; 39); berkenaan perasaan bersalah dan ditinggalkan Tuhan (cf.  ‘penghibur-penghibur’ Ayub yang menuduh bahawa penyakitnya adalah berpunca dari dosa Ayub (Ayb 19.13-22). Satu-satu perbezaannya ialah pujangga-pujangga kekadang mengakui dosa-dosa sendiri (cf. Mzm 38.3ff; 39.8,11), manakala Ayub mempertahankan kebenaran diri sendiri.

Mazmur 38 dan 88 adalah mazmur sewaktu sakit (cf. Juga Mzm 6,13 dan 51). Perbendaharaan kata yang menunjukkan kepada penyakit ialah perkataan-perkataan seperti ‘pukulan / seranganMu’ (Mzm 39.11), ‘penyakitku’ (Mzm 38.12) dan ‘kesakitanku’ (38.18; 39.3). Sesetengah mazmur tentang penyakit memetikkan perkataan Sheol (dunia alam ghaib) yang memancarkan konsep Ibrani tentang penyakit yang dianggap suatu gejala yang menerobosi kehidupan, sejenis maut.

4.2    Mazmur-mazmur mereka yang dituduh secara tidak adil: Mzm 3-5; 7; 11; 13; 17; 25-27; 31; 35; 38-39; 41-42/43; 52; 54-59; 69; 77; 86; 88; 94; 102; 109; 139-140; 142)

4.3    Kepastian Pengabulan

Dalam mazmur ratapan individu didapati perubahan mud pada penghujung suatu mazmur di mana ianya menyatakan dengan pasti dan yakin bahawa Tuhan Allah telah mendengar doanya (Mzm 6.9ff.; 7.11f.; 13.6f.; 28.6ff.; 31.20ff.; 52.25f.; 55.24; 56.10ff.; 57.8ff.; 61.6; 94.22f.; 130.7f dan 140.13f) [cf. Yer 20.11]

5.  Mazmur Kesyukuran Individu

[Mzm 30; 32; 34; 41; 116 dan 138] Ia mengandungi struktur seperti berikut:

(i)        pengenalan

(ii)      naratif

(iii)   kesimpulan

6.  Mazmur Kesyukuran Jemaah

[66.8-12; 67; 124; 129]

7.  Mazmur-Mazmur Hikmat

[Mzm 1; 34; 37; 49; 51; 73; 78; 90; 105; 106; 111; 112; 127; 128]

8.  Mazmur Nyanyian Ziarah

[Mzm 84; 122] ~ Dinyanyikan oleh para penziarah dalam perjalanan ke Yerusalem. Kenyataan bahawa para penziarah berangkat ke Bait Suci di Bukit Sion sambil menyanyi dan diiringi muzik adalah dicatatkan dalam Yes 30.29 dan Mzm 42.5. Dua karangan mazmur yang jelas melihatkan keadaan perarakan penziarah ialah Mzm 84 dan 122, walaupun dari titik pandangan yang lain iannya juga diklasifikasikan sebagai Mazmur-Mazmur Sion (lihat di atas, Bab 3). Mazmur 122 membentuk satu siri mazmur-mazmur yang bertajukkan ‘Nyanyian Ziarah’.

Mzm 84 di bahagikan kepada 3 bahagian di mana kesemua bahagiannya terfokus kepada aktiviti  para penziarah dalam perjalanan ke Bait Suci. Perayaan ini termasuk perayaan-perayaan roti tidak beragi, pentakosta dan pondok daun (Kel 23.14-17; Im 23.4ff; 15ff. 33ff).

Bahagian pertama (ayat 11-5) adalah berkaitan dengan para penziarah yang begitu kagum dan penuh puji-pujian akan Bait Suci – rumah Allah di Yerusalem, seperti zipp¶ r (generik burung-burung, cf. Kej 7.14; Ul 4.17; Yeh 17.23; Dan 4.23).

Seperti burung pipit dan burung layang-layang yang membuat sarang di rumah Allah, para penziarah menikmati kesejahteraan dan ketenangan di pelataran Bait Suci (cf. Mzm 65.5).

Bahagian kedua terangkum dalam ayat 6-9 yang mengisahkan keadaan para penziarah dalam perjalanan ke Sion.

Bahagian ketiga: satu rayuan kepada Raja dan hasrat untuk diam di dalam Bait Suci daripada di kemah-kemah orang fasik.

8.1    Liturgi Masuk

~ Mzm 15; 24

~ cth: Mzm 75; 85; 65

Mzm 15 merupakan satu-satunya mazmur yang keseluruhan fasalnya merangkumi liturgi masuk. Struktur yang sama boleh juga didapati di Mzm 24.3-6 dan ajukan nubuatan di Yes 33.14-16. Strukturnya terdiri daripada:

(a)    Persoalan siapakah yang dibenarkan masuk ke dalam Bait Suci (Mzm 15.1; 24.3; cf. Yes 33.15)

(b)    Jawapan membentukkan syarat kelayakkan etika (Mzm 15.2-5b; 24.4-5; cf. Yes 33.15

(c)     Kata-kata pemberkatan atas mereka yang layak masuk ke Bait Suci (Mzm 15.5c; 24.6; cf. Yes 33.16)

8.2    Nyanyian Ziarah

Mazmur 129-134 merupakan sekumpulan mazmur yang kesemuanya mengandungi subskripsi Ibrani shir hamma{alot, kecuali mazmur 121 yang  mengandungi shir lamma{alot. Selalunya diberikan tajuk ‘Nyanyian Pendakian’ (Songs of Ascents) yang dipetik dari maksud kata tunggal hamma{ala ‘pendakian’ di Ezra 7.9; kemudian mazmur-mazmur ini dikenali sebagai nyanyian ziarah (Mzm 122.1, 3-4a). Kata kerja ‘berziarah’dalam ayat 4 adalah dari kata nama yang sama iaitu ma{a lot. Mzm 132 turut melibatkan satu perarakan Tabut Perjanjian ke Yerusalem. Kemungkinan mazmur-mazmur tersebut terdiri dari satu koleksi mazmur-mazmur yang digunakan dalam penziarahan dan perarakan ke Yerusalem.

9.  Mazmur-Mazmur Torah: Mzm 119; 19B dab 1

10.Mazmur-Mazmur Bersejarah: Mzm 105;106 78

11. Mazmur Menjelaskan Kemenangan Tuhan Atas Kekacauan ~ biasanya digelar Combat-moif (Mzm 74.12-15; 89.11-14; 93.1-4; __________; Yes 17.12-14; 51.9-10; Ayb 26.1,2; 38.8-11; Hab 3.8-15).