Views: 125

Murid-murid Tuhan haruslah berpegang pada pengajaran Tuhan, kerana Tuhan pernah berfirman bahawa:

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga (Mat 7:21).

Menurut catatan Alkitab, apakah yang Tuhan kehendaki kita peringati? Sila dengarkan pesanan Tuhan:

1. Dia mahu supaya kita memperingati Dia yang menyerahkan nyawa-Nya. Bukannya hari kematian, lebih-lebih lagi bukanlah hari kebangkitan-Nya:

Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.”

24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur ke atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!” 

25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” (1 Kor 11:24-26).

2. Memperingati pengajarannya: Hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya:

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu (Yoh 15:20).

Oleh itu hamba tidak boleh melebihi tuannya dengan mengubah hari Sabat yang ditetapkan oleh tuannya.

3. Memperingati Dia yang merupakan keturunan Daud, dan Raja di atas segala raja di Syurga:

Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku (2 Tim 2:8).

4. Memperingati seorang perempuan yang mengurapi Tuhan dengan minyak wangi

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan, di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia”(Mat 26:13).

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia” (Mrk 14:9).

5. Memperingati Tuhan yang berkata seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya:

Ingatlah apa yang Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu (Yoh 15:20).

Meskipun ia merupakan seorang perempuan yang kecil, namun dengan jelas sekali Tuhan menyuruh kita mengingatinya. Sekiranya Tuhan mengkehendaki kita memperingati kebangkitan-Nya, apakah Dia tidak akan menjelaskannya dengan berdepan muka? Akan tetapi tidak ada sebarang catatan di dalam Alkitab mengenai Tuhan menyuruh kita memperingati kebangkitan-Nya, sebaliknya kita disuruh untuk memperingati kematian-Nya. Dengan ada kematian barulah ada kebangkitan, dengan kematian barulah rencana digenapi:

Sesudah Yesus meminum anggur masam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya (Yoh 19:30).

Menurut intinya, kehendak Tuhan adalah supaya kita memperingati kematian-Nya (Sakramen Perjamuan Kudus), dan bukannya memperingati kebangkitan-Nya; Oleh itu jika ingin menuruti kehendak-Nya, maka haruslah menikmati Perjamuan Kudus bersama-sama demi memperingati Tuhan yang telah menyerahkan nyawa-Nya, dan bukannya memegang hari Tuhan dan memperingati kebangkitan-Nya. Hari kebangkitan bukanlah keutamaan, maka ia tidak perlu dipertahankan.

Similar Posts