Views: 629
Gereja-gereja pada umumnya menganggap bahwa Basuh Kaki bukannya Sakremen.Oleh kerana itu gereja-gereja pada umumnya tidak ada Sakremen Basuh Kaki.Mereka menganggap bahwa Basuh Kaki hanyalah adat istiadat orang Yahudi.Gereja-gereja pada umumnya hanyalah mengambil semangat dan pengajaran Tuhan Yesus dalam hal menbasuh kaki murid-murid-Nya(Yoh.13:1-20).
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
1. Berpandangan bahwa Basuh Kaki bukanlah Sakremen.
2. Basuh Kaki hanyalah adat istiadat orang Yahudi dan tidak ada hubungannya dengan keselamatan.
3. Hanya mementingkan semangat dan pengajaran Tuhan Yesus dalam hal membasuh kaki murid-murid-Nya.
4. Basuh Kaki hanyalah tercatat dalam injil Yohanes pasal 13.Kalau Basuh Kaki adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan, tentu adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan,tentu dalam injil Matius,Markus dan Lukas pun akan dicatat.
5. Gereja Katolik melakukan Basuh Kaki secara ”Simbolis”dimana Paus membasuh kaki para Uskup pada hari Jumat Agung yang telah ditentukan.
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
Basuh Kaki adalah Sakremen (berhubungan dengan keselamatan),harus diterima oleh setiap jemaat,selain itu dalam Basuh Kaki juga terkandung pengajaran rohani.
1. Basuh Kaki adalah Sakremen:
i) Tuhan Yesus memberi contoh/teladan membasuh kaki murid-murid-Nya (Yoh.13:4-5).
ii) Tuhan Yesus memerintahkan agar murid-murid-Nya melakukan Basuh Kaki seperti yang Tuhan Yesus lakukan (Yoh.13:15).
iii) Basuh Kaki berhubungan atau berkaitan dengan keselamatan yaitu untuk mendapat bagian dalam Tuhan (Yoh.13:8).
2.Walaupun “Basuh Kaki” hanya tertulis dalam injil Yohanes pasal 13, tetapi kita tidak boleh mengabaikannya,melainkan harus menerima(mendengarkan)dan melakukannya sebab ini pun firman Tuhan.Semua perintah Tuhan harus dilaksanakan.Tidak ada satu perintah pun dapat diabaikan,tidak peduli berapa kali perintah tersebut dicantumkan dalamAlkitab.Tuhan Yesus dengan jelas dan tegas memerintahkanmurid-murid-Nya untuk melakukan seperti yang Dia lakukan.” sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu(Basuh Kaki),supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”(Yoh.13:15).Tuhan Yesus sebelum naik ke Sorga berpesan kepada murid-murid-Nya:”dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.Dan ketahuilah,Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”(Yoh.28:20).
Di sini kita ketahui,bahwa murid-murid diperintah oleh Tuhan Yesus agar mereka mengajar jemaat untuk melakukan segala seuatu yang telah diperintahkan oleh Tuhan Yesus.Pada akhir zaman,dasar untuk penghakiman adalah firman yang telah dikatakan oleh Tuhan Yesus.Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku,tetapi tidak melakukannya,Aku tidak menjadi hakimnya,sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia,melainkan untuk menyelamatkannya.Barangsiapa menolak Aku,dan tidak menerima perkataan-Ku,ia sudah ada hakimnya,yaitu firman yang telah Kukatakan,itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.(Yoh.12:47-48).Oleh kerana itu kita juga harus melaksanakan Basuh Kaki kerana Basuh Kaki adalah perintah Tuhan.
3. Cara Sakremen Basuh Kaki:
i) Syarat pembasuh kaki:
a) Pembasuh Kaki adalah orang yang telah menerima Baptisan Air dan Roh Kudus, dilakukan oleh pejabat kudus gereja yaitu Penatua atau Diaken atau Pendeta.
b) Mencontoh Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya (Yoh.13:4-5;15-17).
• Dengan rendah hati berbuat seperti hamba.
• Menuangkan air ke dalam sebuah basi.
• Membasuh kaki murid-murid-Nya.
• Menyekanya dengan kain.
c) Pembasuh kaki ketika membasuh kaki harus mengucapakan:”Dalam nama Tuhan Yesus membasuh kaki. ”Pembasuh kaki berarti mewakili Tuhan Yesus(Kol.3:17).
ii) Syarat penerima Basuh Kaki:
a) Orang yang menerima Sakreman Basuh Kaki haruslah telah menerima Baptisan Air (telah menjadi murid Tuhan)(Mat.28:19-20;Yoh.13:1-5).Yang dibasuh kaki oleh Tuhan Yesus adalah murid-murid-Nya dan bukan orang lain.
b) Penerima Basuh Kaki haruslah menerima Sakremen Basuh Kaki dengan rasa syukur dan bertekad meneladani Tuhan Yesus,serta melakukan apa yang Tuhan Yesus ajarkan/perintahkan.
4. Basuh Kaki dalam adat istiadat orang Yahudi berbeda dengan Basuh Kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya.Basuh Kaki yang dilakukan dan diperintah oleh Tuhan Yesus bukanlah adat istiadat Yahudi.
Perbedaan Basuh Kaki dalam adat istiadat Yahudi dan Basuh Kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus adalah sebagai berikut:
i) Orang Yahudi membasuh kaki mereka setiap akan masuk ke dalam rumah.Sedangkan Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya di dalam rumah pada saat mereka akan makan Paskah(Yoh.13:1-5).
ii) Tempat mandi orang Yahudi biasanya jauh dari rumah mereka.Untuk mandi,mereka harus berjalan kaki ke tempat mandi.Setelah mandi,mereka berjalan kaki kembali pulang ke rumah.Dalam perjalanan pulang,kaki mereka kotor lagi maka setibanya rumah,mereka membasuh kaki.Sedangkan Basuh Kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus mengandung anti rohani,pengajaran rohani dan khasiat rohani.(Yoh.13:1-7).
iii) Dalam adat istiadat Yahudi,seorang budak berkewajiban membasuh kaki tuannya.Sedangkan Tuhan Yesus sebagai Tuan/Tuhan/Guru membasuh kaki murid-murid-Nya(Yoh.13:13-14).
iv)Orang Yahudi membasuh kaki mereka dengan tujuan supaya kaki mereka tidak mengotori permadani rumah.Sedangkan Basuh Kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya adalah supaya murid-murid-Nya mendapat bagian di dalam Tuhan. Tuhan Yesus mengatakan:”Apabila engkau tidak dibasuh kaki, engkau tidak mendapat bagian di dalam Aku.”(Yoh.13:8).
iiv) Melakukan basuh kaki menuruti adat istiadat orang Yahudi tidaklah memperoleh berkat apa-apa.Sedangkan melakukan Basuh Kaki seperti yang diperintahkan Tuhan Yesus akan memperoleh berkat.
Tuhan Yesus mengatakan:”Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah (beroleh berkat)kamu, jika kamu melakukannya.”( melakukan Basuh Kaki)(Yoh.13:17).
5.Arti rohani dari perbuatan Tuhan Yesus membasuh kaki.
i) Tuhan Yesus bangkit dari tempat duduk (Yoh.13:4).Mengandung arti rohani: Tuhan meninggalkan tahta Sorga (Why.5:13; 4:11).
ii) Tuhan Yesus menanggalkan jubah (Yoh.13:4).Mengandung arti rohani: Tuhan meninggalkan kemuliaan (Flp.2:6-7).
iii) Tuhan Yesus mengambil kain lenan dan mengikat pada pinggan-Nya (Yoh.13:4).Mengandung arti rohani:Tuhan mengambil rupa seorang hamba(Flp.2:7).
iv) Tuhan Yesus menuangkan air ke dalam sebuah basi(Yoh.13:5).Mengandung arti rohani:Dengan air dan firman menguduskan(Ef.5:26).
vii) Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya (Yoh.13:5).Mengandung arti rohani: Dengan sukarela melayan (Mat.20:28; Yoh.13:13-14).
viii) Tuhan Yesus menyeka kaki murid-murid-Nya dengan kain lenan (Yoh.13:5).Mengandung arti rohani: Mengampuni tanpa meninggalkan bekas (Ef.4:32; Kol.3:13).
6. Arti rohani dan Sakremen Basuh Kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus.
i) Menyatakan bahwa Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya sampai kepada kesudahannya (Yoh.13:1).” sampai kepada kesudahannya”dalam bahasa asal terkandung maksud yaitu hingga akhir dan sampai tidak terbatas.
• Tuhan Yesus tetap mengasihi murid-murid-Nya menjelang detil-detik terakhir Kematian-Nya kayu salib.Demikian pula setelah Yesus bangkit dari kematian sampai Dia naik ke sorga tetap mengashi murid-murid-Nya (Yoh.20:19-31;Yoh.21;Mrk.16:9-14;Mat.26:20;Yoh.14:18).
• Tuhan Yesus menghendaki umat-Nya tidak meremehkan anugerah sungguh-sungguh maka Ia akan menyelamatkan mereka sampai kepada keseudahannya.
ii)Menyatakan bahwa Tuhan Yesus menginginkan murid-murid-Nya hidup dalam kekudusan(Yoh.13:10-11).
• Tuhan Yesus , mengatakan:”Barangsiapa telah mandi,ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya,kerana ia sudah bersih seluruhnya.Juga kamu sudah bersih,hanya tidak semua.”(Yoh.13:10).
Arti dalam bahasa asal penegasan Tuhan Yesus dalam Yoh.13:10”Barangsiapa telah mandi , ia tidak usah lagi membasuh kepala dan tangannya,kerana sudah bersih selutruhnya,tetapi kakinya harus dibasuh satu kali. ”Kata”Mandi” mengandung arti pembersihan. ”Bersih”menunjukkan hal rohani yaitu “Kekudusan”.Hal ini mengandung arti bagi kita, setelah seseorang dibaptis,yaitu ”mandi secara rohani”,dia hanya perlu membasuh kakinya.”Kaki”melambangkan tingkah laku dan perbuatan seseorang menjaga kebersihan”Kaki” (perbuatan) mereka setelah dibaptis dalam nama Tuhan Yesus,maka mereka akan benar-benar bersih seluruhnya.
iii)Menyatakan bahwa Tuhan Yesus rendah hati dan melayani orang(Yoh.13:12-14).
Alkitab mengatakan:”yang walaupun dalam rupa Allah,tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri,dan mengambil rupa seorang hamba,dan menjadi sama dengan manusia.”(FIp.2:6-7).”Kerana Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani,melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”(Mrk.10:45)
iv) Menyatakan pengampunan Tuhan Yesus yang mulia(Yoh.13:11-12)
Yudas, murid Yesus yang akan menjual Tuhan Yesus pun diberi kesempatan oleh Tuhan Yesus untuk bertobat,namun Yudas tidak bertobat.Lalu Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya(tidak terkecuali Yudas),Ia menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggannya.Ini menunjukkan pengampunan Tuhan Yesus yang mulia.
7 .Pengajaran rohani bagi penerima Basuh Kaki.
i) Mengajarkan dan mengingatkan kita,agar berjalan di atas jalan terang Tuhan(Yes.2:5;1-4;Yoh.14:6).
ii) Mengajarkan kita berjalan di jalan yang rata dan lurus dengan mata yang tertuju kepada Yesus(Ams.4:26-27;Ibr.12:1-2).
iii) Mengajarkan kita agar berjalan dalam jalan kekudusan(I Ptr.1:13-16;12:14-17).
iv) Mengajarkan kita agar berjalan dalam Kebenaran(Mzm.119:30-32;1:6’Ams.16:31;12:28).
vii) Mengajarkan kita agar berjalan sampai akhir(Kis.20:22-24;II Tim.4:6-8).
*Pandangan Gereja-Gereja Pada Umumnya:
Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid-Nya:”Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu,maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu.”(Yoh.13:14).Tetapi mengapa
pada saat Sakremen Basuh Kaki dilaksanakan di Gereja Yesus Sejati hanya para pendeta yang membasuh kaki jemaat sedangkan jemaat dengan jemaat tidak melakukan saling basuh kaki?
*Pandangan Gereja Yesus Benar:
Basuh kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya adalha Sakremen sedangkan saling basuh kaki bukanlah Sakremen melainkan perintah Tuhan yang mengandung pengajaran rohani.
1. Sebagai sebuah Sakremen,Basuh Kaki berhubungan atau berkaitan dengan keselamatan yaitu untuk mendapat bagian dalam Tuhan(Yoh.13:8).Murid-murid tidak melakukan saling basuh kaki ketika Tuhan Yesus membasuh kaki mereka.Itulah sebabnya Tuhan tidak berkata:”jikalau engkau tidak saling membasuh kaki satu dengan yang lain,engkau tidak mendapat bagian di dalam Aku.”Melainkan Dia berkata:”jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”
Pada saat Sakremen Basuh Kaki berlangsung,pejabat kudus gereja(Pendeta,Penatua atau Diaken)mewakili Tuhan melakukan Basuh Kaki atas nama-Nya sehingga orang-orang percaya yang menerima Sakremen Basuh Kaki mendapat bagian dalam Tuhan.Murid-murid tidak melakukan saling basuh kaki ketika Tuhan Yesus membasuh kaki mereka,oleh kerana itu Sakremen Basuh Kaki tidaklah mencakup saling basuh kaki.
2. Saling basuh kaki mengandung pengajaran rohani (Yoh.13:14b).
i) Mengandung pengajaran rohani:saling mengasihi(Yoh.13:31-35;Mrk.12:30)
ii) Mengandung pengajaran rohani:saling membersihkan (saling mengingatkan/menasihati)(Yoh.13:10;Yak.5:16).
iii) Mengandung pengajaran rohani:saling mengampuni(Ef.4:32;Kol.3:13)
iv) Mengandung pengajaran rohani:saling melayani(Yoh.13:4-5,12:1;Ptr.4:10)
v) Mengandung pengajaran rohani:saling rendah diri(Yak.4:6)
Walaupun saling basuh kaki dengan air kadang-kadang masih dilakukan di gereja sebagai tanda kasih dan pengampunan,tetapi yang terpenting adalah pengajaran rohaninya dari saling basuh kaki.
