Views: 207

Mat 14 : 14-21;  Mrk 6 : 34-40 :

Tanda mujizat tersebut mengandung erti yang sangat penting di dalamnya, keempat Injil mencantumkan dengan jelas dan teliti.

I.       MENUNJUKKAN KASIH KEMURAHAN TUHAN

(Mat 15 : 32 – pada kesempatan lain, ketika membagikan roti dicantumkan dengan jelas).

Segala perkara yang dilakukan Tuhan, semuanya berdasarkan kerana belas kasihan, pemberitaan Injil, penyembuhan dan lain-lain (Mat 9 : 12-13;  Mrk 1 : 40-41).

II.     PARA MURID TIDAK MEMPUNYAI KASIH, INGIN MENYURUH SEMUA ORANG PULANG (Mat 14 : 15)

Pada hal tugas murid Tuhan adalah harus memberi kepada yang lapar untuk memperoleh makanan (Yak 2 : 13).

III.    KELAPARAN ORANG BANYAK PERTANDA LAPAR KEROHANIAN (Am 8 : 11;  Yes 55 : 2)

Kehausan rohani, tidak dapat dipenuhi oleh makanan (Yoh 4 : 13).

IV.    YANG ADA PARA MURID TIDAK BANYAK, HANYA 5 KETUL ROTI DAN 2 EKOR IKAN (Mrk 5 : 38)

Sekalipun yang ada hanya sedikit, namun dapat digunakan untuk mengasihi orang lain.

V.     ROTI ITU DIPERSEMBAHKAN DARI SEORANG ANAK KECIL (Yoh 6 : 9)

Yang patut diperhatikan adalah hal ini, sebab justru orang dewasa kurang kasih, hanya kasih dari anak itu dapat menggerakkan hati orang.

VI.    DISERAHKAN KEPADA TUHAN UNTUK DIBERKATI BERGUNA BESAR (Mat 14 : 18)

Janganlah kita mengandalkan segala kemampuan sendiri, serahkan segala yang ada pada tangan Tuhan untuk dipakai, harta benda, bakat, hikmat, kepandaian dan lain-lain.  Terutama Firman Kebenaran Rohani, sekalipun yang ada tidak banyak, apabila bagi Tuhan, setelah Tuhan memberkati dan menolong, maka akan mendapat pertolongan yang berguna untuk menolong orang lain.

VII.  TUHAN PERINTAHKAN SEMUA ORANG UNTUK MENERIMA DENGAN TERTIB (Mrk 6 : 39-40)

Melakukan sesuatu di dalam Tuhan, tidak boleh gaduh tanpa ketertiban (1 Kor 14 : 40).

Penghidupan dan tingkah laku bangsa Israel di padang gurun mempunyai peraturan yang sangat ketat (Bil 2).

Ketika menyerang kota Yerikho (Yos 6).

Cara Gidion memilih tentera (Hak 7).

  • Di samping Tuhan perintahkan semua orang untuk duduk di atas rumput secara tertib, juga suatu pelajaran kasih dari Tuhan.  Sebab orang terlau banyak, maka dengan ketertiban, baru semuanya mendapat bagian.  Pada saat itu, semua orang sudah lelah, membiarkan semua orang duduk beristirehat, dan makan dengan senang.

VIII. TUHAN MENENGADAH KE LANGIT DAN MENGUCAP BERKAT (Mrk 6 : 41)

Semua makanan diberikan oleh Allah, maka sebelum menerima, terlebih dahulu harus mengucap syukur dan mohon berkat, lalu boleh diberikan kepada orang dengan sepuasnya.

IX.    MEMECAHKAN (Di dalam ayat bagian depan)

Yakni adalah kehancuran yang berguna bagi orang;  Apabila tidak dipecahkan, maka hanya satu orang yang memperoleh makanan, hal ini menunjukkan kepada jemaat, agar mengasihi orang lain dengan mengorbankan diri, pemecahan yang semakin hancur, dapat dibagikan kepada orang semakin banyak.

Menunjukkan bahawa semakin berkorban menghancurkan diri, memusnahkan diri, akan banyak menolong dan berguna bagi orang lain.  Seperti gandum yang digiling halus menjadi tepung, baru dapat dibuat menjadi roti bagi kehidupan orang.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *