Natan, Nabi Yang Setia Ikhlas
| | |

Natan, Nabi Yang Setia Ikhlas

Natan, Nabi Yang Setia Ikhlas

[Chen Jin Rong]

Prakata

Natan merupakan seorang nabi yang terkenal di zaman dinasti Daud dan Salomo. Sewaktu Daud telah berbuat dosa, Natan pernah menegur akan perbuatan salahnya (II Sam fasal 12). Pada waktu tua Daud, Natan telah diutus untuk mengurapi Salomo sebagai raja (I Raj 1:11-45); akhirnya ia telah mencatatkan peristiwa riwayat Daud dan Salomo sebagai sebahagian catatan sejarah (I Taw 29:29; II Taw 9:29).

[1]   Personaliti Natan

i. Taat setia kepada Tuhan

Nabi yang bertanggungjawab

‚Taat kepada perintah Tuhan

ii. Setia kepada Daud

Adonia berkomplot merampas takhta Salomo, tetapi Natan tetap setia kepada Daud (I Raj 1:8-10)

Mencatatkan peristiwa riwayat Daud sebagai sebahagian dari catatan sejarah (I Taw 29:29)

iii. Berani menegakkan keadilan

Menegor Daud bahawa ia pasti menerima hukuman atas dosanya (II Sam 12:1-15)

iv. Mempunyai hikmat

Tidak disesatkan oleh komplotan Adonia, bahkan menasihatkan Batsyeba supaya menghadap Daud untuk mengingatkan sumpahan Daud tentang Salomo yang akan menjadi raja (I Raj 1:11-45)

Dengan hikmatnya, Natan telah mereka-cipta satu perumpamaan demi menuntun Daud untuk mengakui dosa sendiri

[2]   Kesudahan

i. Membuat Daud menyesali diri lalu berbalik kepada Tuhan dengan sesungguhnya (II Sam 12:13; Mzm 51)
ii. Berjaya mempertahankan tahkta raja Salomo

[3]   Pengajarannya Kepada Kita

  1. Kita merupakan bangsa terpilih Allah, imamat yang rajani (I Ptr 2:9)
  2. Dengan berani menyatakan kesalahan saudara-saudara (Mat 18:15); lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi (Ams 27:5). Menyelamatkan satu jiwa (Yak 5:19-20)
  3. Taat setia kepada Tuhan (Yak 4:4)
  4. Siapa membenci suap akan hidup (Ams 15:27; Ul 19:16)
  5. Nasihati dan ajari tiap-tiap orang dalam segala hikmat untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus (Kol 1:28)

 

Tetaplah Berada Di Dalam Kasih Setia Tuhan
| | |

Tetaplah Berada Di Dalam Kasih Setia Tuhan

Tetaplah Berada Di Dalam Kasih Setia Tuhan

[Chen Wan Fa]

Nas Kitab: Rm 11:22

Prakata

Upah dosa ialah maut, namun Allah kaya dengan kemurahan sehingga mengaruniakan kepada manusia hidup yang kekal (Rm 6:23). Namun, setiap yang dikaruniai, jangan sekali-kali terkeluar daripada domain anugerah Tuhan.

[1]      Domain Anugerah Tuhan Umpama:

  1. Sepohon pokok anggur (Yoh 15:5-6)
  2. Sebuah bahtera (Kej 6:14; 7:13, 21; I Ptr 3:20)
  3. Seekor induk ayam (Mat 23:37-38)
  4. Sebuah kandang domba (Yoh 10:7, 9, 16)
  5. Satu tubuh (Ef 1:23; I Kor 12:27)

[2]      Bagaimana Menjaga Diri

  1. Tidak meninggalkan Gereja Benar (Ef 3:8-11; I Ptr 3:15)
  2. Pegangi perkataan Allah (I Yoh 3:24; Mat 28:20)
  3. Jangan melupai kebaikan Tuhan (Kol 4:2; Mzm 103:1-5; Ibr 2:3)
  4. Teladanilah orang-orang kudus zaman dulu:

 Daud (Mzm 23:1-6)

‚ Petrus (Yoh 6:66-68)

ƒ Paulus (Rm 8:35-39)

Penutup:  Yoh 1:16

Bahagian Tiga: Tuhan Allah Memegang Perjanjian Dan Melimpahkan Kasih Setia
| | | |

Bahagian Tiga: Tuhan Allah Memegang Perjanjian Dan Melimpahkan Kasih Setia

Bahagian Tiga: Tuhan Allah Memegang Perjanjian Dan Melimpahkan Kasih Setia

Nas Kitab: Ul 7:12-16

Prakata

Dan akan terjadi, kerana kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau Tuhan, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setiaNya yang diikrarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu (Ul 7:12).

[1]      Ia Akan Mengasihi Engkau (7:13-14)

i. Membertakti engkau.
ii. Membuat engkau banyak.
iii. Ke tanah yang dijanjikan.
iv. Memberkati buah kandungmu.
v. Hasil tanaman dan binatang ternakan diberkati.

“Allah akan mengirim gandum, anggur dan minyak, dan kamu akan kenyang memakannya” (Yl 2:19).

“Akan bersenang-senang kerana Tuhan, membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kenderaan kemenangan; akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub” (Yes 58:14).

[2]      Akan Lebih Dari Pada Segala Bangsa (7:14,15)

i. Melahir secara banyak (14).

Tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu.
Tidak akan ada hewan yang mandul.

“Berkatalah Firaun itu kepada rakyatnya: “Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita” (Kel 1:8,9).

ii. Akan menjauhkan segala penyakit dari padamu (15).

À    Akan menjauhkan segala penyakit dari padamu.

Á     Tidak ada satu dari wabah celaka akan menimpamu.

“Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu” (Mzm  103:3).

“Jika  kamu melakukan apa yang benar di mata Allah, maka tidak akan ditimpakan kepadamu”.

“Penyakit yang ditimpakan kepada orang Mesir” (Kel 15:26).

“Di dunia ada penderitaan, di dalam Tuhan beroleh damai sejahtera” (Yoh 16:33).

[3]     Kesimpulan

i. Harus lenyapkan orang-orang Kanaan.

ii. Jangan beribadah kepada allah Kanaan.

“Sebab hal itu akan menjadi jerat bagimu”.

“Hapuskan dosa sampai kepada akarnya” (Mzm 137:9).

Teladan Baik Dalam Pelayanan
|

Teladan Baik Dalam Pelayanan

Kita patut mencontohi teladan bujang (hamba) Saul yang baik yang pergi bersama-sama dengannya mencari keledai sebab kita adalah hamba Tuhan. (1Sam 9 : 1-10)

 

  • Mengambil Berat Akan Harta Tuan (1 Sam 9 : 4-6)
    1. Mempunyai iman, kesabaran, kesungguhan dan berdoa demi mencari keledai tuannya.
    2. Anak-anak adalah milik pusaka daripada Tuhan (Mzm 127 : 3).
    3. Bangsa Tuhan (pemercaya) adalah milik pusaka Allah (Mzm 33 : 12 : Ul 4 : 20).
  • Menitik Berat Kepercayaan (1 Sam 9 : 6)
    1. Dalam keadaan sibuk masih menitik beratkan kepercayaan.
    2. Jangan membiarkan kesibukan itu memisahkan kita dengan Tuhan (Luk 14 :16-24: Ams 6 : 9-11).
    3. Harus bertaubat, melakukan yang sama seperti semula (Ibr 3 : 14: Why 2 : 4-5).
  • Setia (1 Sam 9 : 7-8)
    1. Menyatakan kesetiaan ketika diperlukan tuan.
    2. Kesetiaan adalah kewajiban seorang hamba (1 Kor 4 : 2; Luk 16 : 10; Mat 6 : 24).
    3. Harus berkorban seberapa banyak seperti yang diterima daripada Tuhan (Mat 25 : 20-22).
  • Taat (1 Sam 9 : 25-27)
    1. Jalan terlebih dahulu mengikut petunjuk Saul.
    2. Taat adalah akhlak yang semestinya dimiliki seorang hamba (2 Ptr 2 : 18).
    3. Taat adalah syarat memperoleh berkat (Luk 11 : 27-28).
    4. Tuhan taat pada kehendak Allah (Yoh 4 : 34, 5 : 30, 6 : 38).
    5. Kata Paulus : harus menaruh fikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Yesus (Flp 2).
    6. Kita harus mentaai kesemua firman Tuhan.