Luk 2 : 40-52: Sejak antara masa kanak-kanak Tuhan Yesus sampai pada usia 30 tahun pergi memberitakan Injil, Alkitab tidak mencantumkan riwayat hidupNya. Sebab dalam hal ini, Yesus bertugas sebagai anak manusia, yang membantu ayah ibuNya di rumah.
Sebelum keluar untuk mengerjakan pekerjaan Kudus mengenai Kerajaan Syurga, maka tidak perlu untuk mencantumkanNya.
Tetapi hanya dalam Kitab Lukas ada pengajaran Firman yang sangat penting yang harus kita pelajari dan melaksanakannya.
I. SUATU TELADAN BAIK SEBAGAI IBU BAPA :
Sejak anak-anak masih kecil, maka harus memimpin mereka untuk berbakti kepada Allah.
1. Perjalanan dari Nazaret sampai ke Yerusalem sangat jauh, sebelum Yesus berusia 12 tahun, meskipun ibu bapaNya belum pernah membawa Dia ke kota kudus untuk berbakti kepada Allah, namun di dalam rumah sudah mengajar Dia untuk takut akan Allah, serta memperlajari Alkitab, sehingga telah memupuk imanNya dengan baik.
2. Perjalanan dari Nazaret ke Yerusalem, harus ditempoh 4 sampai 5 hari; Ketika Yesus berusia 12 tahun, setelah sampai pada masa raya, maka ibu bapaNya membawa anak kecil itu dalam perjalanan jauh untuk beribadah kepada Allah. Yakni lebih menyatakan sikap orang tua (ibu bapa) yang memperhatikan anaknya untuk berbakti kepada Allah.
3. Keluarga Maria sangat miskin, perjalanan pulang pergi ke Yerusalem untuk beribadah kepada Allah, memerlukan waktu 10 hari; Demi untuk beribadah kepada Allah, mereka rela meningglakan tugas kehidupan jasmaninya.
Untuk teladan yang baik ini, sungguh patut kita mencontohnya.
4. Dalam Luk 4 : 16 mencantumkan :
Menurut “Kebiasaan” pada hari Sabat Yesus masuk ke rumah “Ibadat” iaitu sejak masih kecil dibiasakan oleh orang tuanya.
- Kerajinan Timotius adalah dipupuk oleh nenek serta ibunya sejak kecil (2 Tim 1 : 5).
- Sebagai ibu bapa harus memperhatikan anak-anaknya, sejak masih kanak-kanak sudah harus mendidik mereka tentang Kebenaran untuk berbakti kepada Allah (Ams 22 : 6).
II. TELADAN BAIK BARI ORANG MUDA :
Yang dilakukan oleh Yesus semuanya baik (Mrk 7 : 37).
Semuanya adalah contoh bagi kita (Yoh 13 : 15).
Yakni sejak masih kanak-kanak sudah demikian keadaannya.
1. Yerusalem adalah kota yang ramai, pada masa kanak-kanak, Ia tidak pergi main ke luar, hanya di dalam Bait kudus, bahkan setelah masa raya, meskipun semua orang telah meninggalkan tempat ibadah, namun Ia masih berada dalam Bait Kudus sedang mendengarkan Firman dan mempelajari Kebenaran Alkitab.
2. Ia mempunyai semangat yang baik terhadap Firman pengajaran dan dipelajari sampai mengerti betul, apabila orang lain bertanya kepada Dia, maka dijawabNya dengan baik (46-47).
3. Ia senang tinggal di dalam rumah Allah, serta memperhatikan perkara Allah Bapa.
(Dalam ayat 49 terjemahan lama “Wajib ada di dalam pekerjaan Bapa” dan terjemahan baru “Harus berada di dalam rumah BapaKu”, dalam ayat ini terdapat 2 macam erti).