Hujan Musim Semi 37: Pengabdian

Hujan Musim Semi 37: Pengabdian


[dflip id="8002" ][/dflip]

Dewasa kini, semua orang sibuk dengan komitmen masing-masing tidak kira di alam pekerjaan atau keluarga. Masa yang ada bagi setiap orang nampaknya langsung tidak mencukupi malah jika boleh mahu ditambah lagi bilangan jam dalam satu hari. Nampaknya kita semua cenderung untuk mengabdikan diri kepada dunia demi memperoleh kehidupan yang baik kelak. Sebagai anak Tuhan, berapakah masa yang kita luangkan untuk Bapa di Syurga? Adakah kita dengan rela hati mengorbankan masa dan tenaga kita untuk Tuhan?

81. Pada Masa Engkau Kaya
|

81. Pada Masa Engkau Kaya

Allah berfirman : “Orang-orang miskin tidak henti-hentinya berada di dunia” (Ul 15 : 11).

Umat Kudus juga dapat mengalami kemiskinan (Rm 15 : 26).  Tetapi di dunia masih sangat banyak orang kaya, di antara umat kudus pun banyak juga yang kaya.  Sekarang baiklah membicarakan pengajaran tentang kekayaan menurut Alkitab, serta pengajaran yang harus dilakukan pada masa kaya, guna untuk saling mendorong.

I.       SEBAB KEKAYAAN

1.      Warisan dari nenek moyang (Ams 19 : 14;  13 : 22;  Kej 25 : 5;  24 : 35-36).

2.      Rajin bekerja (Ams 10 : 4;  13 : 4;  21 : 5).

3.      Jimat dan menabung (Ams 21 : 20;  13 : 11;  Ruj : Luk 15 : 11-15).

4.      Memberi dengan kerelaan hati (Ams 11 : 24-25;  19 : 17;  2 Kor 9 : 8-11;  Kis 10 : 1-4).

5.      Kekayaan yang tidak benar (Ams 28 : 8;  Ayb 27 : 13-19;  Luk 19 : 1, 8).

  • Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna (Ams 10 : 2;  13 : 11).

II.     KEKAYAAN UMAT KUDUS

1.      Takut akan Allah (Mzm 12 : 1-3;  Ayb 1 : 1-3;  Ams 22 : 4).

2.      Taat kepada Allah (1 Sam 15 : 22), seperti Abraham (Kej 12 : 1-4;  22 : 1-19;  13 : 2;  24 : 1, 35), Ishak (Kej 26 : 1-5, 12-13).

3.      Memohon hikmat (Ams 3 : 13-16;  1 Raj 3 : 4-13).

4.      Memuliakan Allah (Ams 3 : 9-10;  2 Kor 9 : 6-8).

III.    KETIKA ENGKAU KAYA (BERLIMPAHAN)

A.      YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN :

1.      Jangan congkak dan tinggi hati (Ul 8 : 11-14;  Ams 18 : 23;  1 Tim 6 : 17).

2.      Jangan mewah (Luk 16 : 19-21;  Yak 5 : 5).

3.      Jangan mengumpulkan harta bagi diri sendiri (Yak 5 : 1-4;  Luk 12 : 20).

4.      Jangan menghina orang (Ams 18 : 11;  1 Tim 6 : 17;  Mzm 49 : 6-10).

5.      Jangan melupakan kasih karunia Allah (Ams 30 : 7-9;  Ul 8 : 11-14).

B.      YANG HARUS DILAKUKAN :

1.      Hendaklah mengumpulkan harta di Syurga (Mat 6 : 20-21;  1 Taw 29 : 14).

2.      Hendaklah memberi dengan senang dan baik (1 Tim 6 : 18-19;  Ams 3 : 27-28;  Gal 2 : 10).

  • Allah pasti memberkati (Kis ps. 10;  9 : 36-42;  Mzm 41 : 1-3).

3.      Hendaklah berbakti kepada Allah dengan rajin (Ayb 1 : 1-5;  Kej 13 : 2-4;  Mat 6 : 24).

4.      Kaya di dalam iman (Why 2 : 9;  Luk 12 : 20-21;  2 Ptr 1 : 5-11).

18. Suatu Perkara Yang Indah Dalam Masa Kanak – Kanak Yesus
|

18. Suatu Perkara Yang Indah Dalam Masa Kanak – Kanak Yesus

Luk 2 : 40-52:  Sejak antara masa kanak-kanak Tuhan Yesus sampai pada usia 30 tahun pergi memberitakan Injil, Alkitab tidak mencantumkan riwayat hidupNya.  Sebab dalam hal ini, Yesus bertugas sebagai anak manusia, yang membantu ayah ibuNya di rumah.

Sebelum keluar untuk mengerjakan pekerjaan Kudus mengenai Kerajaan Syurga, maka tidak perlu untuk mencantumkanNya.

Tetapi hanya dalam Kitab Lukas ada pengajaran Firman yang sangat penting yang harus kita pelajari dan melaksanakannya.

I.       SUATU TELADAN BAIK SEBAGAI IBU BAPA :

Sejak anak-anak masih kecil, maka harus memimpin mereka untuk berbakti kepada Allah.

1.      Perjalanan dari Nazaret sampai ke Yerusalem sangat jauh, sebelum Yesus berusia 12 tahun, meskipun ibu bapaNya belum pernah membawa Dia ke kota kudus untuk berbakti kepada Allah, namun di dalam rumah sudah mengajar Dia untuk takut akan Allah, serta memperlajari Alkitab, sehingga telah memupuk imanNya dengan baik.

2.      Perjalanan dari Nazaret ke Yerusalem, harus ditempoh 4 sampai 5 hari;  Ketika Yesus berusia 12 tahun, setelah sampai pada masa raya, maka ibu bapaNya membawa anak kecil itu dalam perjalanan jauh untuk beribadah kepada Allah.  Yakni lebih menyatakan sikap orang tua (ibu bapa) yang memperhatikan anaknya untuk berbakti kepada Allah.

3.      Keluarga Maria sangat miskin, perjalanan pulang pergi ke Yerusalem untuk beribadah kepada Allah, memerlukan waktu 10 hari;  Demi untuk beribadah kepada Allah, mereka rela meningglakan tugas kehidupan jasmaninya.

Untuk teladan yang baik ini, sungguh patut kita mencontohnya.

4.      Dalam Luk 4 : 16 mencantumkan :

Menurut “Kebiasaan” pada hari Sabat Yesus masuk ke rumah “Ibadat” iaitu sejak masih kecil dibiasakan oleh orang tuanya.

  • Kerajinan Timotius adalah dipupuk oleh nenek serta ibunya sejak kecil (2 Tim 1 : 5).
  • Sebagai ibu bapa harus memperhatikan anak-anaknya, sejak masih kanak-kanak sudah harus mendidik mereka tentang Kebenaran untuk berbakti kepada Allah (Ams 22 : 6).

II.     TELADAN BAIK BARI ORANG MUDA :

Yang dilakukan oleh Yesus semuanya baik (Mrk 7 : 37).

Semuanya adalah contoh bagi kita (Yoh 13 : 15).

Yakni sejak masih kanak-kanak sudah demikian keadaannya.

1.      Yerusalem adalah kota yang ramai, pada masa kanak-kanak, Ia tidak pergi main ke luar, hanya di dalam Bait kudus, bahkan setelah masa raya, meskipun semua orang telah meninggalkan tempat ibadah, namun Ia masih berada dalam Bait Kudus sedang mendengarkan Firman dan mempelajari Kebenaran Alkitab.

2.      Ia mempunyai semangat yang baik terhadap Firman pengajaran dan dipelajari sampai mengerti betul, apabila orang lain bertanya kepada Dia, maka dijawabNya dengan baik (46-47).

3.      Ia senang tinggal di dalam rumah Allah, serta memperhatikan perkara Allah Bapa.

(Dalam ayat 49 terjemahan lama “Wajib ada di dalam pekerjaan Bapa” dan terjemahan baru “Harus berada di dalam rumah BapaKu”, dalam ayat ini terdapat 2 macam erti).