Bahagian Lima:Kuduskan Anak Sulung Lembu dan Kambing Domba (1)
| | | | | |

Bahagian Lima:Kuduskan Anak Sulung Lembu dan Kambing Domba (1)

Ayat alkitab: (Ulangan 15 : 19 – 23)

Pendahuluan:

“Segala anak sulung jantan yang lahir di antara lembu sapimu dan kambing dombamu, haruslah kau kuduskan bagi TUHAN, Allahmu…” (Ul 15 : 19).

A. Prinsip Pembezaan

1. Jantan (19)

* Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (1 Pet 2 : 9).

2. Anak sulung (19)

* Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda (Mzm 127 : 4).

* …… mula segala kegagahan mereka (rujuk Mzm 105 : 36).

3. Tidak timpang (21).

4. Tidak buta (21).

5. Tidak cacat buruk (21)

* Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat?… (Mal 1 : 8).

B. Kembali Bagi TUHAN

1. Janganlah memakai (membajak tanah) (19).

2. Janganlah menggunting bulu (19).

3. Kembali bagi Tuhan (19).

* Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu (2 Kor 6 : 17).

* Mereka harus mengajar umat-Ku tentang perbedaan antara yang kudus dengan yang tidak kudus dan memberitahukan kepada mereka perbedaan antara najis dengan yang tahir (Yeh 44 : 23).

* Kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari. Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini (Mrk 11 : 2 – 3).

C. Makan di tempatmu

1. Orang tahir boleh makan (22).

2. Orang najis boleh makan (22).

* Tidak melalaikan apa yang berguna bagi kamu, baik di muka umum (Kis 20 : 20).

* Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa (2Kor 2 : 15).

 Kesimpulan:

* Mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati (Rm 12 : 1).