62. Berhikmat Dan Bodoh
|

62. Berhikmat Dan Bodoh

Manusia beranggapan bahawa yang berhikmat belum tentu adalah orang pandai semua;  Dan beranggapan pula bahawa yang bodoh juga belum tentu orang yang bodoh semuanya.

Sebenarnya, siapakah yang berhikmat dan siapakah yang bodoh?

Baiklah kita bahas menurut Alkitab.

I.       DARI SEGI MENYEMBAH KEPADA ALLAH

1.      Bagi orang yang mengenal akan Allah serta berbakti kepadaNya adalah orang yang berhikmat/pandai (Ams 9 : 10;  Ayb 28 : 28).

2.      Bagi Atheisme atau penyembah allah palsu adalah orang bodoh (Mzm 14 : 1;  Rm 1 : 21-23).

II.     DARI SEGI KEPERCAYAAN

1.      Bagi yang rajin dan berjaga-jaga adalah orang berhikmat/pandai (Mat 25 : 4;  Why 16 : 15;  Why 3 : 19).

2.      Bagi yang dingin dan tidak bersiap-siap adalah orang yang bodoh (Mat 25 : 3;  Why 3 : 15-16).

III.    DARI SEGI PERBUATAN

1.      Yang dapat mendengarkan Firman serta melaksanakannya adalah orang yang berhikmat/pandai (Mat 7 : 24-25;  Mzm 111 : 10;  Mat 7 : 21).

2.      Yang tidak mendengarkan serta tidak melaksanakannya adalah orang bodoh (Mat 7 : 26-27;  Yes 32 : 6;  Hos 4 : 6).

IV.    DARI SEGI PERSEMBAHAN

1.      Bagi yang mempersembahkan dengan sukarela adalah orang yang pandai (Luk 16 : 8-9;  Mat 6 : 20-21;  1 Tim 6 : 17-19;  2 Kor 9 : 7).

2.      Hanya mementingkan kesenangan sendiri dan tidak mempersembahkan adalah orang bodoh (Luk 12 : 16-21;  16 : 19-31;  Pkh 5 : 13-17).

V.     DARI SEGI PEKERJAAN KUDUS

1.      Bagi yang rajin bekerja adalah orang pandai (Luk 12 : 42-44;  22 : 28-30;  Mat 25 : 16-17, 20-23;  1 Kor 15 : 53).

2.      Bagi orang yang malas bekerja adalah orang bodoh (Luk 12 : 45-47;  Mat 25 : 26-30).

KESIMPULAN :

Hendaklah menjadi Rohaniawan yang berhikmat (Ef 5 : 15-17;  Ams 9 : 6).

Orang Kaya Yang Bodoh
| | | |

Orang Kaya Yang Bodoh

Orang Kaya Yang Bodoh

[Cai Zheng Yi]

Nas Kitab: Luk 12:16-21

Prakata

Manusia ini taklah seratus peratus sempurna; aspeknya yang baik wajar kita teladani, sebaliknya aspeknya yang bodoh terlebih lagi wajar dijadikan peringatan.

[1]      Aspek Yang Baik

i. Ia seorang yang rajin (16)

¨ Kekayaannya datang dari ladang tanah; bukan hakim yang tidak benar maupun pemungut cukai ……dan lain-lain, menjauhi ketamakan, penipuan, memeras ugut, menerima wang bunga dan lain-lain (Ams 10:4).

ii. Ia seorang yang berpandangan jauh, yang rela merancang dengan usaha gigih (17-18)

¨ Sediakan payung sebelum hujan (Ruj: Ams 31:21)

iii. Ia seorang yang berjimat-cermat ~ menyimpankan yang berlebihan (18)

¨ Ams 6:7-8; Yoh 6:12

iv. Ia seorang yang mengambil berat akan jiwanya (19)

¨ Percaya bahwa manusia ada jiwa (Kej 2:7; Ruj: Ibr 9:27b)

v. Ia seorang yang ingin beroleh berkat dari Allah (19)

¨ Nikmati hasil jerih payah (Pkh 5:18)

[2]      Aspek Yang Bodoh

i. Lalai bersyukur ialah bodoh

¨ Segala sesuatu adalah pemberian Tuhan (I Taw 29:14; Ayb 1:21)

¨ Sebab ia hidup memusatkan sendiri (17-19). Mempunyai 13 patah perkataan “ku” (aku)

ii. Lalai mengakui bahwa nyawa manusia terletak dalam tangan Tuhan (20)

¨ Hana (I Sam 2:6)

iii. Lalai mengetahui bahawa jiwa bukanlah dapat dipuaskan dengan kebendaan

¨ Zakheus (Luk 19:5-9)

iv. Lalai menjadi seorang kaya di hadirat Tuhan (21)

¨ Janda miskin boleh juga menjadi seorang kaya (Mrk 12:43, 44; II Kor 6:10)

v. Tidak sanggup berserah dalam masa akan datang, cuma bersandar pada diri sendiri untuk merancang (19)

¨ Yak 4:13-15

vi. Disebut oleh Allah sebagai orang bodoh ~ itulah yang benar-benar bodoh (20)

¨ Jangan takut orang menyebut kita bodoh (kamu juga percaya Yesus ……), yang ditakuti ialah Allah menyebut kita bodoh.

[3]     Pengajaran

i. Apakah yang harus aku perbuat? (17a)

¨ Harta kekayaan menjadikan kita gelisah dan cemas (Pkh 5:12)

ii. Apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? (20b)

¨ Untuk anak-anak? Untuk isteri? Benar-benarkah mereka akan memperolehnya? (Mzm 39:7)

iii. Pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu (20a), mati dengan aman tenang?

¨ Simeon (Luk 2:29, 30)

iv. Pergunakanlah dengan sebaik-baiknya kekayaanmu

¨ Masamu, hikmat, karunia, wang …… dan lain-lain (Luk 12:48b)