Bagaimana Percaya Kepada Tuhan Supaya Selamat
| | |

Bagaimana Percaya Kepada Tuhan Supaya Selamat

Bagaimana Percaya Kepada Tuhan Supaya Selamat

[Lai Yin Fu]

Prakata

Bagaimanakah seorang kawan simbaptisan menjadi percaya pada Yesus? Setelah percaya pada Tuhan, apakah yang harus diperbuat supaya dapat masuk ke dalam Sorga? Ini merupakan anugerah keselamatan Tuhan yang harus difahami dengan sejelas-jelasnya. (Nas ini boleh dibahagikan kepada dua kali khotbah).

[1]      Harus Ada Iman

¨ Orang benar akan hidup oleh iman (Rm 1:17), iman ialah dasar kepercayaan dan kekuatan mengamalkan firman (I Yoh 5:4).

i. Percaya pada Allah: percaya akan kewujudan dan kekuasaan Allah (Ibr 11:6), percaya pada Yesus ialah percaya pada Allah (Yoh 10:30; 14:1, 7-10).

ii. Percaya pada anugerah keselamatan: anugerah keselamatan digenapkan oleh kematian Tuhan Yesus (Ef 1:3-6; Kol 1:21, 22), percaya Yesus percaya juga pada anugerah keselamatan Tuhan  (Yoh 1:14, 17).

iii. Percaya pada gereja: gereja benar ialah tubuh Kristus; Kristus ialah Penyelamat tubuh, anugerah keselamatan digenapi melalui gereja (Ef 1:23; 5:23).

iv. Percaya pada baptisan: baptisan yang bersesuaian dengan Alkitab dengan darah bernilai Tuhan Yesus yang berkhasiat mengampuni dosa, disebabkan ada kesaksian oleh Roh, air dan darah (Kis 2:38; I Yoh 5:6-8).

[2]     Pertobatan Yang Benar

¨ Manusia ciptaan baru di dalam Kristus, haruslah tanggalkan yang lama, kenakan yang baru (II Kor 5:17).

i. Pertobatan dalam iman.

Ateis jangan lagi menafikan kewujudan Tuhan (Rm 1:19, 20).

Politeis jangan lagi menafikan bahwa Allah yang benar hanyalah satu (I Kor 8:4b).

Penyembahan berhala jangan lagi beribadah kepada allah palsu (I Tes 1:9).

Pemercaya denominasi gereja lain, jangan lagi percaya kepada firman-firman yang tidak bersesuaian dengan Alkitab dan gereja yang tidak disertai Roh Kudus.

ii. Pertobatan dalam perbuatan.

Buangkan kesemua kepercayaan karut, pantang larang, adat-adat tidak baik.

Ubah-baiki tabiat buruk: misalannya perkataan kotor, bohong, omongan kosong, merokok, meminum arak, berjudi, tari-menari dan lain-lain.

ƒHapuskan perbuatan dosa: misalnya percabulan, pelacuran, menggugurkan anak kandungan, mencuri dan lain-lain.

[3]     Berilah Diri Dibaptis

¨ Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan (Mrk 16:16); yang dibaptis ke dalam Kristus akan menjadi anak-anak Allah yang berhak menerima warisan kerajaan Sorga (Gal 3:26-29).

i. Di dalam nama Tuhan Yesus (Kis 4:12; 2:38; 8:16; 10:43, 48; 19:5).

ii. Seluruh tubuh diselami dalam air: dalam kata asal bahasa Yunani baptisan sebenarnya ialah ‘upacara menyelam’; setelah Tuhan Yesus dan sida-sida dibaptis, kedua-dua mereka ‘keluar dari air’ (Mat 3:16;  Mrk 1:9, 10; Kis 8:38-39).

iii. Tundukkan kepala: baptisan ialah mati bersama-sama Tuhan, kubur bersama-sama, bangkit bersama-sama; justru itu mesti menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematianNya (Rm 6:3-7), sewaktu dibaptis mesti tundukkan kepala (Yoh 19:30; Mzm 38:5).

[4]     Terimalah Roh Kudus

¨ Roh Kudus ialah Roh Allah, Roh Yesus (Mat 3:16; Kis 16:7); tidak memiliki Roh Kristus bukan milik Kristus (Rm 8:9).

i. Roh Kudus ialah jaminan memperoleh bagian kerajaan Sorga (Ef 1:14; Yoh 3:5; Tit 3:5).

ii. Memohon secara langsung dengan hati tulus ikhlas dan secara tekun pasti menerima Roh Kudus (Yoh 14:14; Luk 11:8-13).

iii. Roh Kudus membantu pemercaya menghabisi jalan ke sorga.

Roh Kudus berdoa untuk kita (Rm 8:26, 27).

Menguatkan semula kekuatan batin (Ef 3:16, 20).

Dapat menghasilkan buah Roh Kudus (Gal 5:22, 23).

Oleh Roh Kudus kita menjadi kudus (Rm 15:16).

Menyertai selama-lamanya, mengajar, menghibur, melindungi, mencurahkan rahmat (Yoh 14:16-18).

[5]     Berusahalah Melakukan Firman

¨ Jadilah pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja, maka kita akan berbahagia oleh perbuatan kita (Yak 2:17; 1:22-25).

i. Utamakan penyempurnaan rohani: Iblis sama seperti singa yang mengaum-aum, haruslah utamakan doa, membaca Alkitab, mendengar firman, menghadiri kebaktian, ujilah diri, pelihara diri, awasi diri, berjaga-jaga dalam doa, jadilah kuat di dalam Tuhan (I Ptr 5:8; Flp 2:12).

ii. Kasihi Allah dan kasihi manusia: kasihi Allah dengan memuliakan Allah dalam segala hal dan kasihi manusia dengan membawa kebaikan kepada orang (Mat 22:37-40; I Yoh 4:7, 8, 16).

iii. Giatlah di dalam kerja suci: pergunakanlah setiap kesempatan, bergumul selalu di dalam kerja Tuha, genapi kehendak Allah menyelamatkan manusia (I Ptr 2:4; Yoh 21:15-17; Mrk 16:15; II Yoh 8).

Penutup

Barangsiapa yang beriman dan percaya pada Tuhan, haruslah bertobat dan memberi diri dibaptis menganuti Gereja Benar. Bagi kita yang telah percaya pada Tuhan, beritakanlah Injil, gembalakan kawanan domba Tuhan sambil menantikan kedatangan kembali Tuhan.

Bahagian Empat: Bagaimanakah Aku Dapat Menghalaukan Mereka
| | | |

Bahagian Empat: Bagaimanakah Aku Dapat Menghalaukan Mereka

Bahagian Empat: Bagaimanakah Aku Dapat Menghalaukan Mereka

Nas Kitab: Ul 7:17-25

Prakata

Jika sekiranya engkau berkata dalam hatimu: Bangsa-bangsa ini lebih banyak dari padaku, bagaimanakah aku dapat menghalaukan mereka? (Ul 7:17).

[1]      Ingatlah Akan Kekuasaan Allah (Ul 7:18-20)

i. Ingatlah selalu apa yang dilakukan Tuhan, Allahmu, terhadap Firaun dan seluruh Mesir (18).

Tulah air menjadi darah, tulah katak, tulah nyamuk…… tulah gelap gulita, tulah membunuh anak sulung (Kel 7:20-12:36).

Air menutupi Firaun bersama enam ratus kereta yang terpilih di dalam Laut Teberau (Kel 14:6-31).

ii. Allah akan membantu lagi (20).

“Lagi pula Tuhan, Allahmu, akan melepaskan tabuhan menyerbu mereka, sampai habis binasa orang-orang yang masih tinggal dan yang menyembunyikan diri terhadap engkau” (Ul 7:20).

[2]     Menghalau Sedikit Demi Sedikit (Ul 7:22-24)

i. Menghalau sedikit demi sedikit, tidak boleh binasakan (22).

“Tidak boleh bertindak secara kejam dan ganas” (Ruj: I Tim 2:8).

“Amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah” (Yak 1:20).

“Beransur-ansur tinggalkan asas-asas pertama ajaran tentang Kristu”s (Ibr 6:1-2).

ii. Jangan binatang hutan menjadi terlalu banyak (22).

“Daya penahan umat tidak mencukupi” (Ruj: Mat 12:43).

iii. Sampai mereka punah (23-24).

“Jangan tinggalkan kecelakaan untuk kemudian hari” (Ruj: Mzm 137:9).

[3]     Barang-Barang Yang Harus Dimusnahkan Adalah Kekejian Bagi Allah (7:25-26)

i. Bakar habis patung-patung allah mereka (25).
ii. Jangan ingini perak dan emas yang ada pada mereka (25).
iii. Jangan membawa sesuatu kekejian masuk ke dalam rumahmu (26).

“Pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim” (I Sam 15:23).

[4]     Kesimpulan

“Umat pilihan pasti mengalahkan musuh” (Ul 7:19).

“Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah” (I Yoh 5:5).