Views: 121

Hukuman terhadap orang fasik

1 Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran Daud.

2 ketika Doeg, orang Edom itu,
datang memberitahukan kepada Saul,
bahwa Daud telah sampai di rumah Ahimelekh.

3 Mengapa engkau memegahkan diri dengan kejahatan,
hai pahlawan, terhadap orang yang dikasihi Allah sepanjang hari?

4 Engkau merancangkan penghancuran,
lidahmu seperti pisau cukur yang diasah, hai engkau, penipu!

5  Engkau mencintai yang jahat lebih dari pada yang baik,
dan dusta lebih dari pada perkataan yang benar. 

6 Engkau mencintai segala perkataan yang mengacaukan,
hai lidah penipu!

7 Tetapi Allah akan merobohkan engkau untuk seterusnya,
Ia akan merebut engkau dan mencabut engkau dari dalam kemah,
membantun engkau dari dalam negeri orang-orang hidup.

8 Maka orang-orang benar akan melihatnya dan menjadi takut,
dan mereka akan menertawakannya:

9 “Lihatlah orang itu yang tidak menjadikan Allah tempat pengungsiannya,
yang percaya akan kekayaannya yang melimpah, dan berlindung pada tindakan
penghancurannya!”

10  Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah;
aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya.

11 Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya,
sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik,
aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!

Tajuk:
Kesudahan Muktamad Membedakan Baik Dengan Jahat

Tema:
Orang fasik akan memakan buahnya, orang benar teguh menghijau selama-lamanya

Latar belakang:
Ditulis oleh Daud sewaktu melarikan diri dari pemburuan Saul (I Sam fasal 22). Disebabkan kabar yang disampaikan oleh Doeg, orang Edom di hadapan Saul maka mengakibatkan 85 orang iman dibunuh. Lantas, Daud dengan semangat gagah berani mengistiharkan dia akan bersandar kepada Tuhan, sekali-kali tidak goyah dan mencabar ‘pahlawan’ yang berbuat jahat.

Kategori:
Nyanyian ratapan peribadi

Hubungan dengan gulungan kitab lain:
Fasal 52-55 adalah ‘Nyanyian pengajaran Daud untuk pemimpin biduan’ dan setiap fasal tersebut mengandungi ajaran-ajaran rohani yang sangat dalam. Misalnya perkataan ‘pahlawan’ selain daripada ditujukan kepada musuh, ianya juga ditujukan kepada anti-Kristus.

Garis kasar:
(I) Lidah orang-orang jahat memusnahkan masa depan sendiri (3-7)
1. Lidah orang jahat melukai orang (3-6)
(a) memegahkan diri dengan kejahatan
~ Menghina kasih setia Tuhan

(b) Lidah merancangankan penghancuran
~ Seperti pisau cukur yang diasah

(c) Muliakan Tuhan
a. Mencintai yang jahat lebih daripada yang baik
b. Tidak menyukai keadilan dan yang benar

2. Mencintai segala perkataan yang mengacaukan
a. dirobohkan untuk seterusnya
b. direbut
c. dicabut dari dalam kemah

(II) Orang benar tetap teguh di dalam Tuhan (8-11)
1, Tidak tunduk kepada perbuatan orang fasik (8-9)
a. Jadikan orang-orang jahat sebagai amaran
b. Bersandarlah kepada Tuhan dan bukan hanya kekayaan
c. Tidak berlindung pada tindakan penghancuran

2. Bertekad bersandar kepada Tuhan (10)
a. Percaya akan kasih setia Allah untuk selamanya

b. Seperti pohon zaitun di dalam rumah Allah
~ Daun menghijau empat musim, yakni mempunyai hidup yang berkelimpahan

3. Bersyukur atas naam Tuhan (11)
a. Engkaulah yang bertindak
~ Membinasaakn orang-orang jahat

b. Namamu baik
~ Percaya kepadanya selama-lamanya [hendak memashurkannya]

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *