Views: 112

Ibadah yang sejati
1 Mazmur Asaf.
Yang Mahakuasa, TUHAN Allah, berfirman dan memanggil bumi,
dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya.

2 Dari Sion, puncak keindahan, Allah tampil bersinar.

3 Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat,
sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat.

4 Ia berseru kepada langit di atas,
dan kepada bumi untuk mengadili umat-Nya:

5 “Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi,
yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!”

6 Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim.

7 “Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman,
hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu:
Akulah Allah, Allahmu!

8 Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau;
bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

9 Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu
atau kambing jantan dari kandangmu,

10 sebab punya-Kulah segala binatang hutan,
dan beribu-ribu hewan di gunung.

11 Aku kenal segala burung di udara,
dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku.

12 Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu,
sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.

13 Daging lembu jantankah Aku makan,
atau darah kambing jantankah Aku minum?

14 Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan
bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!

15 Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan,
Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.”

16 Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman:
“Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku,
dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,

17 padahal engkaulah yang membenci teguran,
dan mengesampingkan firman-Ku?

18 Jika engkau melihat pencuri, maka engkau berkawan dengan dia,
dan bergaul dengan orang berzinah.

19 Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat,
dan pada lidahmu melekat tipu daya.

20 Engkau duduk, dan mengata-ngatai saudaramu,
memfitnah anak ibumu.

21 Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri;
engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau.
Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

22 Perhatikanlah ini, hai kamu yang melupakan Allah;
supaya jangan Aku menerkam, dan tidak ada yang melepaskan.

23 Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban,
ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya,
keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

Tajuk :
Jangan Menganggap Enteng Keadilan Tuhan

Tema:
Allah akan menuntut dosa untuk umat pilihan yang beribadah secara palsu dan sia-sia

Latar belakang:
1. Kitab Perjanjian Lama ada mencatatkan banyak sekali nubuat dan fasal ini adalah nubuat tentang penghakiman Tuhan dalam kedatanganNya kembali.

2. Fasal ini ialah Mazmur Asaf. Kemunculan Asaf ada dicatatkan di I Taw 15:17-19 dan II Taw 29:30. Maksud bani Asaf ialah sebahagian daripada ahli-ahli kumpulan penyanyi di dalam Bait Suci selepas kebangkitan semula negara (rujuk : Ezr 2:41; Neh 7:44). Asaf ialah seorang ahli muzik, juga salah seorang nabi. Fasal ini “terselitkan” nilai rohani.

3. Dituliskan untuk orang yang mempersembahkan korban. Pada waktu itu, ibadah bangsa Yahudi terhadap Tuhan hanyalah mengutamakan aturcara persembahan korban dan memegang hukum Taurat secara hurufiah, di mana hal tersebut hanyalah dari segi lahiriah, bukan di dalam roh.

Kategori:
Nyanyian nubuat ataupun nyanyian pengajaran

Hubungan dengan gulungan kitab lain:
1. Nas-nas kitab suci yang bernubuat tentang kedatangan kembali Tuhan dan penghakiman (I Kor 4:16-17; Yud 14, 15; Za 14:1-8; Mat 24:29-31; Why 20:4-5; Mat 25:1-46)

2. Ayat suci tentang mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan (I Sam 15:22)

3. Nas suci tentang kemunafikan (Matius keseluruhan fasal 23)

Garis kasar:
(I) Allah akan menjalankan penghakiman yang adil (1-6)
1. Identiti Allah (1)
a. Yang maha kuasa: Tuhan Esa yang maha mulia
b. Allah: Tuhan semesta alam yang menciptakan segala-sesuatu
c. Tuhan (Jehovah): penebus yang mengikat perjanjian dengan manusia.

2. Kedatangan Allah (2-3)
(1) Tampil bersinar dari Sion
~ Memanifestasikan hakikat hukum Taurat

(2) Ada api menjilat dan badai yang dahsyat
a. Memanifestasikan murka Allah
b. Tidak akan berdiam diri

3. Penghakiman Allah (4-6)
(1) Orang-orang yang dihakimi (5)
~ Mengikat perjanjian dengan manusia berdasarkan korban sembelihan

(2) Saksi-saksi (4)
~ Langit di atas dan bumi: Menunjukkan langit dan segala bangsa

(3) Penghakiman Allah adalah adil (6)

(II) Allah mengecam ibadah yang secara rutin
1. Segala bangsa perlu mendengar nasihat dan peringatan (7)
a. Kenalpastilah bahawa Akulah, Allah

2. Binatang korban itu tidak berdosa (8-11)
a. Tidak ada kecelaan pada binatang korban
b. Segala-sesuatu adalah kepunyaan Allah

3. Apakah aku kekurangan bekalan material (12-13)
a. Persembahankanlah syukur
b. Korban membayar nazar
c. Muliakan Tuhan
d. Haruslah tahu berseru kepadaKu
~ Aku akan meluputkan engkau

(III) Allah mengecam sekeras-kerasnya perbuatan fasik (16-21)
a. Sambil giat di dalam hukum Taurat (16)
~ Menyebut-nyebut perjanjianKu dengan mulut

2. Tidak henti-henti juga berbuat dosa (17-20)
a. persembahkanlah syukur
~ mengesampingkan firman Tuhan

b. Mencuri

c. Berbuah zinah

d. Perkataan kesabaran Tuhan (21)

(IV) Amaran terakhir Tuhan (22-23)
1. Janganlah melupakan keadilan Tuhan
2. Muliakanlah Aku: Persembahkan syukur sebagai korban
3. Hidup secara jujur: pasti menerima keselamatan

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *