Views: 70

4.9    Menyembuhkan perempuan yang lapan belas tahun dirasuk roh

  1. Ayat-ayat Alkitab yang berkaitan:

Luk 13:10-17

10 Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. 11 Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bongkok punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. 12 Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: “Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.” 13 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. 14 Tetapi kepala rumah ibadat gusar kerana Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: “Ada enam hari untuk bekerja. Kerana itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat.” 15 Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: “Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keldainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? 16 Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, kerana ia adalah keturunan Abraham?” 17 Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita kerana segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.

2. Tarikh dan Masa: Lebih kurang tahun 30AD, pada musim bunga dalam tahun terakhir Yesus berada di dunia.

3. Tempat: Desa Yahudi

4. Plot:

(A) Yesus mengajar di rumah ibadat pada hari Sabat (10)

(B) Melihat seorang perempuan yang telah lapan belas tahun dirasuk roh sehingga sakit sampai bongkok punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak (11)

(C) Yesus menumpangkan tangan, penyakitnya terus sembuh (12-13)

(D) Perempuan itu memuliakan Allah (13)

(E) Kepala rumah ibadat gusar dan menegur Yesus (14)

(F) Yesus menegurnya sebagai orang-orang munafik (15-16)

(G) Semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita kerana segala perkara mulia yang telah dilakukan-Nya (17)

5. Renungan:

(A) Perbuatan Yesus berbelas kasihan terhadap manusia akhirnya tetap dialu-alukan manusia. Ini adalah kerana perbuatan ini memanfaatkan manusia dan tidak mendatangkan keburukan.

(B) Pemimpin-pemimpin memang tahu boleh membawa lembu dan keldai ke tempat minuman pada hari Sabat, tetapi tidak bersetuju pula dengan perbuatan Yesus yang menyelamatkan manusia pada hari Sabat. Sememangnya orang-orang Farisi melihat selumbar di mata orang lain sedangkan balok di dalam mata tidak diketahui mereka.

3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? 4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. 5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu. (Mat 7:3-5)

Ini bukanlah naif, melainkan sempit fikiran dan kurang kasih. Berpengetahuan tetapi tidak mempunyai kasih adalah penyakit biasa pemimpin-pemimpin yang ditegur ketika itu.

(C) Sebelum peristiwa ini, Yesus menggunakan perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbunga, mencangkul tanah dan memberi pupuk sebagai contoh, mengharapkan agar mereka bertaubat dan memulihkan kasih. Ini adalah harapan Yesus terhadap umat Kristus yang telah kehilangan firman kebenaran. Kita juga sedang membincangkan perihal hari Sabat dengan hasrat ini.

(D) Setakat ini, Yesus masih masuk ke dalam rumah ibadat pada hari Sabat dan memperingati hari Sabat, cuma cara-Nya berlainan dengan pemimpin agama pada ketika itu.

Similar Posts