Perihal Doa
| | |

Perihal Doa

Doa merupakan berkat bagi pemercaya. Tuhan berjanji, mereka yang berdoa dalam namaNya pasti akan dikabulkan. ( Yoh 14 : 14, 15 : 16, 16 : 23 – 30 ).

1. Meminta yang baik ( Mat 7 : 7 – 11 )

(i) Yang paling baik ialah Roh Kudus ( Luk 11 : 13 ).

(ii) Berusaha untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama ( 1 Kor 12 : 31, 8 – 10 ).

* Berbahasa roh terdapat 2 jenis:

I. Membangunkan jemaat, digunakan dalam pertemuan Jemaat, harus ditafsirkan ( 1 Kor 14 : 5, 26 – 27)

II. Membangunkan diri sendiri, digunakan dalam doa, tidak perlu ditafsirkan (1 Kor 14 : 2,4,14 – 15, 28 ).

* Memohon hikmat ( Yak 1 : 5, 1 Raj 3 : 4 – 28, 4 : 29 – 34, Dan 1 : 17 – 21 )

2. Meminta menurut kehendak Tuhan ( 1 Yoh 5 : 14 – 15 )

(i) Doa Tuhan di taman Getsemani ( Mat 26 : 39, 42, 44 ).

(ii) Sikap doa Paulus ( Rm 1 : 10 ).

(iii) Prinsip dalam kehidupan ( Yak 4 : 15 ).

(iv) Serangkap dalam kata-kata doa Tuhan ( Mat 6 : 10 )

3. Menuruti segala perintah Tuhan dan berbuat apa yang berkenan kepadaNya (1 Yoh 3 : 21 – 23)

(i) Tidak menurut perintah, berdoa sambil berpuasa tidak berkesan ( Yes 58 : 3 – 9 , 59 : 1-2).

(ii) Harus mengampuni, maka Bapa juga akan mengampuninya ( Mrk 11 : 25 – 26 ).

(iii) Doa orang benar besar kuasanya ( 1 Ptr 3 : 12 , Rm 11 : 22 ).

(iv) Berdoa bagi mereka yang menganiaya kita ( Mat 5 : 44 – 48 ).

4. Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya ( Mat 6 : 31 – 34 )

(i) Mementingkan keselamatan jiwa ( 1 Ptr 1 : 9 )

(ii) Bapa akan mengaruniakan keperluan rohani dan jasmani ( Rm 8 : 32 ).

5. Hendaklah meminta dalam iman ( Yak 1 : 6 – 8 )

(i) Percaya bahawa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu ( Mrk 11 :

22 – 24 )

(ii) Pengajaran Petrus berjalan di atas air ( Mat 14 : 22 – 33 ).

6. Jangan kuatir tentang apapun, memohon dengan ucapan syukur ( Flp 4 : 6 – 7 )

(i) Menghampiri takhta kasih karunia ( Ibr 4 : 14 – 16 ).

(ii) Serahkan segala kekuatiran kepada Tuhan ( 1 Ptr 5 : 7 ).

7. Memohon dengan tekun ( Luk 11 : 5 – 8 , Rm 12 : 12 )

Yakub tidak membiarkan malaikat pergi jika tidak memberkatinya ( Kej 32 : 24 – 30 ).

8. Tidak jemu-jemu ( Luk 18 : 1 – 8 )

Musa menyebabkan orang Israel mengalahkan orang Amalek (Kel 17 : 8 – 13 ).

9. Meminta dengan sepakat ( Mat 18 : 19 )

Daniel doa bersama dengan tiga temannya ( Dan 2 : 17 – 19 ).

10. Saling mendoakan ( Yak 5: 13 – 18 )

(i) Samuel tidak berhenti mendoakan umat ( 1 Sam 12 : 23 ).

(ii) Paulus sentiasa mendoakan jemaat ( Ef 1 : 15 – 16 , 3 : 14 – 16 ), dia juga meminta jemaat

mendoakannya dan segala orang kudus (Ef 6 : 18 – 19 ). Paulus menyuruh Timotius mendoakan semua orang, raja-raja dan semua pembesar ( 1 Tim 2 : 1 – 4 ).

11. Memohon dengan sikap yang saleh ( Ibr 5 : 7 )

(i) Doa Tuhan di taman Getsemani ( Mat 26 : 37 , Luk 22 : 44 ).

(ii) Doa Hana ( 1 Sam 1 : 12 – 15 , 17 ).

(iii) Doa Daniel tiga kali sehari ( Dan 6 : 11 ).

12. Berjaga-jaga dan berdoa ( Mat 26: 36 – 45 )

(i) Nasihat Paulus ( Ef 6 : 18 , Rm 13 : 11 ).

(ii) Tiga perumpamaan Tuhan dalam Injil Matius fasal 25:-

I) Perumpamaan tentang sepuluh gadis – berjaga-jaga dan berdoa .

II) Perumpamaan tentang pemberian talenta seorang tuan kepada hamba-hambanya supaya menjalankan wang – taat setia kepada Tuhan.

III) Perumpamaan tentang hari penghakiman, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, Tuhan akan menghakimi semua bangsa – melaksanakan kasih .

Harus berjaga-jaga dan berdoa, bersiap sedia untuk menyongsong kedatangan Tuhan.

Cara-cara Berdoa
| | |

Cara-cara Berdoa

Berdoa merupakan berkat pemercaya. Tuhan yang esa, hidup dan benar mendengarkan doa kami. KekuatanNya tidak terhingga, kekuasaanNya memerintah segala sesuatu dan menentukan hidup setiap orang. (1 Tes 1:9; Yer 32:17,27; 1 Sam 2:1–10).

  • Berdoa dalam nama Tuhan pasti dikabuli (Yoh 14 : 13 – 14 ,  15 : 16 , 16 : 23 – 24).
  • Kasih karunia doa (Flp 4 : 6 – 7 , Ibr 4 : 14 – 16).
  • Keperluan dan kuasa doa (Yak 5 : 13 – 18).
  • Cara-cara berdoa (Ef 6 : 18). Doa dalam hati (1 Sam 1 : 13), doa dalam akal budi (1 Kor 14 : 14 – 15), doa dalam bahasa roh (Rm  8 : 26 , 27).

1. Meminta dengan sungguh-sungguh (Mat 7 : 7 – 11 , Luk 11 : 5 – 13).

  • Doa Tuhan di Taman Getsemani (Luk 22 :  44 , Ibr  5 : 7).

2. Memohon berdasarkan iman (Mat 21:18–22 ; Za 4:6–7;Luk 17:5–6; Mat 13:31–32; Yak 1:5–7).

3. Dengan tidak jemu-jemu (Luk 18:1–8).

4. Meminta menurut kehendak Tuhan (1 Yoh 5:14–15; Mat 26:39, 42, 44, 6:10; Rm 1:10; Yak 4:2–3).

5. Menurut segala perintah Tuhan (1 Yoh 3:21–23; 1Ptr 3:12; Yes  58:3–4, 59:1–2; Yer 14:10–12).

  • Elia memohon hujan.
    (i) Merupakan kehendak Tuhan ( 1 Raj  18 : 1 )
    (ii) Menyelesaikan dosa terlebih dahulu supaya hati umat kembali kepada Tuhan ( 1 Raj 18 : 16 – 40 ), memohon berdasarkan iman ( 1 Raj  18 : 41 – 46 ).

6. Curahkan isi hati ( 1 Sam 1 : 12 – 20; Mzm  62 : 9; Rat 2 : 18 – 19, 3 : 40 – 41 ).

7. Sehati berdoa ( Mat 18 : 19 , Dan 2 : 17 –  19 ).

  • Zaman para rasul, mereka selalu sehati dalam doa ( Kis 1 : 14 , 4 : 24 , 12 : 5 ).

8.Berpuasa dan berdoa ( Mat  4 : 2 , 17 : 21 , Kis 13 : 1 – 3 , 14 : 23 ).

  • Ester ( Est 4 : 16 ), Ezra ( Ezr 8 : 21 – 23 , 31 ), Nehemia. ( Neh 1 : 4 , 9 : 1 – 2 )
  • Puasa yang dikenan Tuhan ( Yes  58 : 6 – 9 ), ‘merendahkan diri dengan berpuasa’ juga diterjemahkan sebagai melatih diri, ia merupakan maksud puasa. ( Im 16 : 29 , Yes 58 : 3 )

9. Doa syafaat ( 1 Tim 2 : 1 – 3 ).

  • Tuhan mendoakan Petrus ( Luk 22 : 32 ) , Tuhan mendoakan  12 rasul dan jemaat ( Yoh 17 : 9 , 20 ).
  • Paulus berdoa untuk jemaat, juga meminta jemaat berdoa untuknya ( Rm 15 : 30 – 33; Ef 3 : 1, 14 – 19, 6 : 18 – 20; Kol 1 : 3, 4 : 2 – 4 ).
  • Musa berdoa untuk umat ( Kel 17 : 8 – 13 , 32 : 7 – 14 , Bil 14 : 11 – 20 ).
  • Samuel berdoa untuk umat ( 1 Sam 7 : 5 – 11 , 23 ).

10. Selalu memuji dan mengucap syukur kepada Tuhan ( Ef  5 : 19 – 20; Kol 3 : 16 – 17; Ibr  13 : 15 ).

  • Hamba tua Abraham mencari jodoh untuk Ishak, dalam perjalanan berdoa kepada Tuhan memohon Tuhan membuat pengaturan ( Kej 24 : 12 – 14 ), apabila dikabuli, berdoa mengucap syukur kepada Tuhan ( Kej 24 : 26 – 27 , 52 ).
  • Apabila doa Daniel dikabuli, juga berdoa mengucap syukur kepada Tuhan ( Dan 2 :19 – 23 ).
  • Selalu berdoa. Tiga kali sehari ( Mzm  55 : 17 – 18 ), tujuh kali sehari ( Mzm 119 : 164 ), Daniel berdoa tiga kali sehari ( Dan 6 : 11 ), orang Yahudi berdoa tiga kali sehari, pada pukul sembilan pagi, pada pukul dua belas tengah hari, pada jam tiga petang, doa tepat pada waktunya ( Kis 2 : 15, 10 : 3, 9, 30 ).

Empat Dimensi Doa
|

Empat Dimensi Doa

Ayat kitab: Yes 56:7; Why 8:3-4; 1Yoh 5:14

Pendahuluan:

‘Rumah doa bagi segala bangsa’, iaitu gereja doa bagi segala bangsa, ia ditubuhkan oleh pemercaya yang menjadi orang berdoa. Jemaat zaman rasul ialah jemaat berdoa, dipenuhi oleh Roh Kudus, tanda-tanda mujizat dinyatakan, injil disebarkan, berbuah roh, kerana rasul-rasul menjadi orang berdoa yang mulia, pemercaya-pemercaya menjadi orang berdoa, inilah orang-orang yang menubuhkan jemaat yang berdoa. Kekuasaan Tuhan dinyatakan dalam jemaat berdoa, bukan dalam bangunan gereja.

Doa yang sempurna seperti (asap) kemenyan di atas ‘mezbah emas’, akan naik ke hadapan Tuhan dan diperingati.

Haruslah menjadi orang yang berdoa, doa kita akan menjadi kemenyan di hadapan Tuhan. Pada masa yang sama, kita memperoleh kekuatan, karunia, hikmat dan kebaikan yang rohani dari doa, supaya jiwa rohani kita seperti ketumbuhan Kristus, dan haruslah mementingkan doa, melatih berdoa, supaya kehidupan doa kita mencapai ‘empat dimensi’!

1. Kepanjangan (Merujuk kepada masa dan kekerapan doa kita: panjang dan banyak)

a) Masa: Tetaplah berdoa (1Tes 5:17; Mzm 77:3) – Panjang.

i. Yesus pergi ke padang gurun untuk berdoa sebelum hari menjadi terang (Mrk 1:35).

ii. Yesus pergi ke bukit untuk berdoa setiap malam (Mrk 6:46).

iii. Yesus berdoa semalam-malaman kepada Tuhan untuk memilih rasul-rasul (Luk 6:12).

      • Mzm 119:147 “Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong…”

b) Kekerapan: Selalu berdoa (Luk 18:1) – Banyak

i. Daniel pasti berdoa tiga kali sehari (Dan 6:10) (Walaupun sibuk dan dianiaya, tidak berubah).

ii. Yesus berdoa bila-bila masa.

      • Memilih rasul-rasul (Luk 6:12).
      • Memberitakan injil (Luk 5:16).
      • Gembira (Luk 10:21).
      • Menghadapi masalah (Luk 22:39-44).
      • Mengajar murid-murid: Berjaga-jagalah dan berdoalah (Mat 26:41).
  • Doa Yesus: Penuh dengan kekuatan, peka kepada kerohanian (Mat 16:23), rupa wajah berkilau (Luk 9:28-29.
  • Doa Daniel: Penuh dengan Roh Kudus, hati terang, kerohanian baik (Dan 5:11-12).
  • Penjelasan (Mat 23:14): Menegur doa yang panjang-panjang dengan sengaja.

 

2. Kelebaran (Merujuk kepada isi kandungan dan liputan doa yang luas) ( 1Tim 2:1-4; Ef 6:18-20)

a) Dari doa persendirian diluaskan sehingga berdoa untuk segala bangsa.

b) Dari kawan dan sanak saudara -> musuh-musuh.

c) Dari keluarga -> gereja (seluruh dunia).

d) Dari gereja benar -> gereja kafir.

e) Dari pemercaya -> pencari injil -> orang tak percaya.

f) Dari pekerja gereja -> pegawai kerajaan -> pemerintah.

g) Dari ketenteraman negara -> dunia-> seluruh bumi.

  • Setiap isi kandungan harus mempunyai matlamat.
  • Doa ada kelebarannya, iaitu liputan doa menjadi luas, isi kandungan banyak, dan menjadikan masa doa panjang.

 

3. Ketinggian (Iaitu doa yang berkualiti dan disanjung tinggi, hati dekat kepada Tuhan, doa yang dikenan oleh Tuhan)

  • Tidak bermakna bagi doa yang panjang tetapi tiada kualiti tinggi.

a) Doa bersyukur, bukan bersungut-sungut (Ibr 13:15; 1Tes 5:18).

      • Bersyukur semasa ingat kepada kasih Tuhan (Mzm 103:1-3).
      • Bersyukur semasa menghadapi kesusahan (Dan 6:11; Ayb 1:20-21).
      • Saksian tentang bersyukur kepada Tuhan walaupun menghadapi kesusahan.

b) Berdoa dengan rendah hati, bukan menganggap diri benar (Luk 18:9-14; Yes 57:15).

      • Menganggap diri tidak layak dengan anugerah Tuhan (Luk 5:8).
      • Semasa menghadapi Tuhan yang sempurna dan kudus, berasa diri memang cemar, menyelidiki sendiri dan bertaubat dengan sedih (Luk 18:9-14; Mzm 51:19).
      • Untuk kelemahan orang lain atau gereja, mengakui dosa sendiri (Dan 9:3-5).

c) Berdoa dengan kasih, tidak mementingkan sendiri (1Kor 10:24; 13:5).

      • Doa menghauskan Tuhan (Mzm 73:25).
      • Mendoakan orang lain dengan kasih (Yak 5:16; Mzm 141:5; 35:13).
      • Berdoa bagi pengampunan dosa musuh (Mat 5:44; Kis 7:57-60).
    • Stefanus berdoa bagi musuh sebelum meninggal dunia, doa dia memang mencapai kepada Kristus, dengan ini Saulus diselamatkan.

d) Berdoa dengan berharapan, bukan tamak (Memohon dengan sembarangan) (Yak 4:3).

      • Memohon hal rohani, bukan kebendaan (Mat 6:31-33).
      • Memohon hal di atas, bukan hal duniawi (Kol 3:1-4; 1Yoh 2:15).
      • Memohon hal masa kelak, bukan hal sekarang (Kristus datang kembali dan berubah) (Flp 3:20-21).

e) Doa menurut, tidak memaksa (1Yoh 5:14)

      • Teladan doa Yesus di taman Getsemani (Mat 26:36-45).
      • Kehendak Tuhan adalah baik (Kej 50:20).
      • Rancangan Tuhan lebih tinggi daripada rancangan manusia, kita hanya boleh berkata “Jadilah kehendak Tuhan” (Yes 55:8-9; Kis 21:14).
  • Doa ada ketinggiannya, suara doa menjadi ‘kemenyan’, naik ke syurga dan didengar Tuhan.

 

4. Kedalaman (Mendalami sepenuhnya)

a) Keinginan doa menghauskan (Mzm 123:1-2; 122:1).

b) Kerja doa bertekun (Kol 4:2; Luk 11:5-8).

c) Tahap doa melupakan diri (2Kor 12:3).

      • Melupakan keletihan, kelaparan dan kekhuatiran diri.
      • Melupakan suasana (Hal, benda dan bunyi sekeliling).
      • Melupakan masa.
    • Dibawa masuk oleh Roh Kudus dalam rohani, berhubung rapat dengan Tuhan.
    • Seperti Petrus melupakan lapar dan berdoa, diliputi kuasa ilahi…(Kis 10:9-10).
    • Doa harus ada kedalaman, baru boleh masuk dalam tempat tersembunyi, melihat penglihatan, mendengar suara, sampai ke hadapan Tuhan, berdepan dengan Tuhan, hati dengan hati, roh dengan roh, berhubung dengan rapat, dipenuhi dengan sukacita. Rohnya, hatinya, wajahnya disinari Tuhan, bercahaya. Seperti Musa turun dari gunung dan mukanya bercahaya (Kel 34:29). Semasa Yesus berdoa, muka wajahNya berubah dan pakaianNya menjadi putih berkilau-kilauan (Luk 9:28-29).
    • Butir-butir yang tidak boleh diabaikan dalam kedalaman doa:
      • Ada persediaan dalam hati (kekudusan dalam rohani).
      • Menggunakan doa untuk membantu doa.
      • Memilih masa yang sesuai (Masa yang biasa dipilih Yesus: malam, subur).
      • Memilih tempat yang sunyi (Tempat yang biasa dipilih Yesus: padang gurun, gereja, tempat dalaman).
    • Dengan adanya kedalaman doa, secara spontannya ada juga kepanjangan, ketinggian dan kelebaran doa.

 

Kesimpulan:

Jika ingin gereja bertambah maju, diri sendiri bertumbuh seperti Kristus, memulihkan imej Tuhan, dipenuhi dengan hikmat, kekuatan kebaikan dan kasih, hendaklah mempunyai kehidupan berdoa yang berjaya. Doa yang berjaya tidak kurang daripada keempat-empat dimensi ini. Berusahalah dalam doa!

Pelayanan Doa
|

Pelayanan Doa

Pendahuluan

Paulus berkata:  “Saudara-saudara, doakan saya.” (1Tes 5:25) Paulus merupa seorang pendeta yang berpelajaran, berkuasa dan berkekuatan, namun dia masih meminta bantuan doa dari seiman. Ini menunjukkan kerja pemberitaan Injil adalah amat sukar dan penting.  Doa merupakan kerja pelayanan yang tidak boleh dikurangkan.  Bagaimanakah kita melayani Tuhan melalui doa?

  • Memohon Tuhan memberikan keberanian kepada pendeta untuk memberitakan kesaksian         (Kis 4:29, 30)

(i) Tidak dapat memberi  kesaksian tanpa keberanian, bahkan tidak berani  mengakui diri sendiri adalah Kristian di muka umum (Mat 26:69–75).

(ii) Dengan keberanian menyatakan apa yang seharus dibicarakan (Ef 6:19–20).

(iii) Menyampaikan kesaksian dengan berani dapat memimpin sejumlah besar orang berbalik kepada Tuhan (Kis 11:19–21).

(iv) Allah memberikan bukan roh ketakutan melainkan roh yang membangkitkan kekuatan (2Tim 1:7).

  • Memohon Tuhan supaya kebenaran dapat disebarkan pantas oleh para pendeta (2 Tes 3:1).

(i) Memohon Allah membuka pintu untuk pemberitaan (Kol 4:2).

(ii) Memohon Allah menuntut ke tempat di mana Injil belum pernah diberitakan orang (Rm 15:20).

(iii) Memohon Roh Kudus memimpin kepada orang yang dipilih (Kis 8:26, 10:9).

  • Memohon Tuhan membuka mulut pendeta untuk memberitakan rahsia Injil (Ef 6:19).

(i) Bakat bicara merupakan pemberian Tuhan (Kel 4:11–15, Luk 21:15).

(ii) Memohon Roh Tuhan sendiri memimpin untuk memberitakan mesej (Mat 10:20).

(iii) Bakat bicara yang diberikan oleh Roh sehingga orang memahami selepas mendengar dan hati terharu  (Kis 2:4–8, 37).

  • Memohon Tuhan menyertai pendeta agar mujizat dinyatakan (Mat 10:1, Kis 4:30–31).

(i) Meneguhkan firman Tuhan dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat (Mrk 16:20).

(ii) Tanda-tanda dan mujizat-mujizat dapat memimpin bangsa-bangsa lain kepada ketaatan (Rm 15:18).

(iii) Tanda dan mujizat menyebabkan orang lain menghormati kita (Kis 5:12–13).

(iv) Tanda dan mujizat dinyatakan, makin lama makin bertambah jumlah orang yang percaya kepada  Tuhan (Kis 5:12-14 ).

  • Memohon Tuhan membantu pendeta dapat mengalahkan si jahat  (2 Tes 3:2–5).

(i) Pendeta harus berjuang melawan si jahat (Ef 6:12, Kis 26:17, 18).

(ii) Si jahat menguasai dunia (Ef 2:2).

(iii) Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat  (2 Tim 4:17, 18).

(iv) Mohon Tuhan teguhkan perbuatan tangan kami (Mzm 90:17).

  • Kita saling mendoakan (Ko l 4:12).

(i) Menurut kehendak Allah (Kol 4:12).

(ii) Berkeyakinan penuh (Kol 4:12).

(iii) Berdiri teguh (Kol 4:12).

Kesimpulan

Memohon Roh Allah menggerakkan hati pemercaya, sentiasa melayani Tuhan melalui doa, agar kerja penginjilan Tuhan dapat disebarkan ke seluruh dunia, dari tempat yang dekat sampai ke tempat yang jauh, demi menyempurnakan amanat besar yang Tuhan berikan.

Penyembahan, Puji-pujian dan Ucapan Syukur
|

Penyembahan, Puji-pujian dan Ucapan Syukur

Pendahuluan
Amin! Puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin! (Why 7:12)

  • Menyembah seorang raja. (Mzm 95:6,7)

Penyembahan (“Worship”) membawa maksud berlutut dan sujud menyembah. (Kel  4:31)

Jika dibincangkan dari pandangan Alkitab, manusia berhubung dengan Tuhan, memuji penciptaan Tuhan merupakan perilaku manusia yang paling asal. (Kej 4:3,4). Penyembahan kepada Tuhan merupakan ucapan syukur seseorang kerana diberkati (Kel 34:8) juga ada dilakukan sama-sama dengan orang ramai (Mzm 42:5), kemudian berkembang menjadi:

(i) Menyukai pengenalan akan Allah lebih daripada korban-korban bakaran. (Hos 6:6 ruj 1Sam 15:22,23)

(ii) Sewaktu Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyebarkan Injil, Dia menegaskan harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran. (Yoh 4:21,24)

  • Memuji keagungan dan kebesaran  Tuhan.

Puji-pujian (“Praise”) harus memikirkan pandangan berikut:

(i) Sebab memuji.

Memuji keagunganNya (Mzm 104:1), kekudusanNya (Yes 6:3), kemuliaanNya. (Rm 1:21)

(ii) Cara-cara  memuji

(1) Gerakan yang berasal dari dalam hati. (Mzm 4:8 , 33:21)

(2) Puji-pujian yang berasal dari mulut. (Mzm 51:17, ruj Kis 16:25)

(3) Supaya kehidupan manusia  menjadi puji-pujian. (Ef 1:6  ruj Dan 4: 34,35,37)

(iii) Kewajipan Puji-pujian

(1) Menunjukkan kesukacitaan. (Mzm 50:20 (?) RM 1:20)

(2) Menunjukkan kesyukuran. (1Yoh 3:1)

  • Bersyukur kerana kebaikanNya.

(i) Berasal dari pelbagai kasih setia Tuhan. (Mzm 34:11 , ruj Yes 41:10)

(ii) Sebab Dia baik. ( Mzm 107 : 1)

(iii) Mempersembahkan korban syukur. ( Mzm 116 : 12 , 17)

(iv) Pengalaman Paulus. ( Flp 1 : 3 , 4 , 2Kor 2 : 14 , Kol 1 : 12)

Penggambaran dalam Mazmur

(i) Puji-pujian bertembung dengan ucapan syukur, seperti warna-warni dalam lukisan. (Mzm 57:8-12)

(ii) Puji-pujian terhadap keagungan Allah dan belas kasihanNya terhadap umatNya disebatikan. (Mzm 111 : 1 , 3 , 9 , 10)

(iii) Israel membina bait suci, memuji Tuhan. (1 Taw 29 : 11-15)

 

Kesimpulan

(i) Kasih karunia menyertai kamu. ( Kol 4:18)

(ii) Mengucap syukurlah dalam segala hal. ( 1Tes 5:18)

Membincang Pelayanan Doa dari “Kisah Para Rasul”
|

Membincang Pelayanan Doa dari “Kisah Para Rasul”

  • Sebab berdoa (Tujuan dan isi kandungan berdoa)

a) Tidak memahami kehendak Tuhan. (Kis 1:24-26)

Jika kita ada yang tidak faham tentang kebenaran semasa mendengar firman, membaca Alkitab, haruslah berdoa memohon bantuan Tuhan.

b) Memohon pencurahan Roh Kudus. (Kis 1:14-15, 2:1)

Atau ditumpangkan tangan memohon Roh Kudus. (Kis 8:14-17)

c) Membantu doa bagi orang yang dalam penderitaan dan kesusahan. (Kis 9:40)

d) Membantu doa bagi pekerja suci dan kerja suci. (Kis 12:5)

e) Membantu doa bagi pengukuhan gereja. (Kis 14:23)

 

  • Orang yang berdoa

a) Jemaat (Pemercaya). (Kis 1:14-15, 2:1,41-42, 12:5)

b) Pekerja suci. (Kis 3:1, 16:25)

c) Simbaptisan. (Kis 10:1-4)

 

  • Sikap berdoa

a) Sehati dan bertekun dalam doa. (Kis 1:14-15, 12:5)

b) Bersyukur dan gembira. (Kis 4:24)

c) Berdoa dan menyanyikan puji-pujian dalam penjara. (Kis 16:25)

d) Sentiasa berdoa. (Kis 10:2)

 

  • Hasil berdoa

a) Pencurahan Roh Kudus. (Kis 2:1-4)

Tempat berdoa bergoyang. (Kis 4:31)

b) Melakukan mujizat dan berkuasa.

i) Naik ke bait Tuhan berdoa pada pukul tiga petang dan melakukan mujizat. (Kis 3:1)

ii) Membangkitkan Dorkas melalui doa. (Kis 9:40)

iii) Menyembuhkan penyakit. (Kis 28:8)

c) Saleh berdoa, diingati Tuhan. (Kis 10:1-4)

d) Mendapat penglihatan semasa berdoa, diutus Tuhan, membuka pintu pemberitaan injil kepada orang kafir. (Kis 10:9, 13:2-3)

e) Jemaat membantu doa bagi Petrus, malaikat menampakkan diri dan menyelamatkan Petrus. (Kis 12:5)

f) Berdoa dapat membuka pintu penjara dan belenggu terlepas. (Kis 16:25-26)