Kitab Kolose Fasal 4
| | |

Kitab Kolose Fasal 4

Kolose Fasal Empat : Kristus Adalah Tuan Kita

[LinYung Jih]

[1]   Menjunjung Besar Tuhan (1)

i. Tuan-tuan harus berbuat baik kepada hamba-hamba

Δ        Layani dengan cara yang adil

¬    Berlaku adil dan jujur: yang patut diberi harus diberikan, melayani orang secara berpatutan (Mat 20:4). Jangan mengeksploitasi maupun menindas orang.

Hormati hak asasi orang: seimbang (II Kor 8:13) dan setaraf (personaliti); hormati hak asasi orang sama seperti Tuhan menghormati kita

®    Di masa nanti perlu memberi pertanggunganjawab kepada Tuhan (Luk 12:48)

¯     Hanya Tuhan yang adalah Tuan di atas segala yang diciptakan (Kol 1:16-17)

ii. Ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di Sorga

¬    Ingatlah: menunjukkan diketahui dan senang difahami

­     Menunjukkan segala yang ada pada seseorang tuan adalah diamanahkan Allah (I Ptr 4:10)

[2]   Beritakan Kristus (2-6)

i. Memohon kepada Allah agar Injil Kristus diberitakan (2-4)

¬    Haruslah kita hidup memancarkan Kristus (2)

a)  Bertekunlah dalam doa

Δ  Tidak putus-putus bersandar kepada Allah, tidak henti-henti memohon kepada Allah dan menantikanNya (Luk 11:8).

Δ  Berdoa ialah komunikasi rohani [kenikmatan] dan pelayanan [perjuangan] (Ef 6:18; I Tes 5:17).

b)  Berjaga-jagalah: berhati-hati akan perbuatan si jahat.

c)  Sambil mengucap syukur: menaruh hati yang bersyukur, lantas kehidupan seharian memancarkan Kristus.

Berdoa jugalah untuk kami (3-4)

a)  Supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami: ambilkan segala rintangan orang-orang jahat (II Tes 3:1-2).

Δ  Dapat berbicara tentang rahsia Kristus: agar semua orang akan mengenali bahawa Kristus adalah Pengantara untuk megenali Allah (Kol 1:26-27; Yoh 14:6)

Δ  Yang kerananya Paulus dipenjarakan

– Kerana menyaksikan Kristus (Ef 6:19-20)

– Ini menampakkan juga hati yang berkobar-kobar demi firman (I Kor 9:22-23)

b)  Supaya Allah memberi bakat bicara

Δ  Memperkatakan apa yang patut dikatakan

– Berbicara dengan berani (Kis 4:31)

– Memperkatakan segala yang bersesuaian dengan maksud Allah (Kol 1:9-10; Yoh 12:49)

Δ  Nyatakan rahsia tersebut: menunjukkan Kristus ialah pengharapan kita (II Kor 2:14), bersaksi demi nama Kristus (Yoh 17:6)

ii. Utamakan pergaulan dengan orang-orang luar (5-6)

Δ  Orang-orang luar: menunjukkan orang-orang bukan kristian (I Kor 5:12-13)

¬  Dengan penuh hikmat: menunjukkan daya penilaian

Δ  Stefanus (Kis 6:10): hikmatnya datang dari Tuhan (Luk 11:31), menuntun orang kepada Tuhan dengan hikmat (Kol 1:9, 28)

Pergunakanlah waktu yang ada: mempunyai objektif dan rancangan (Luk 14:28, 29), jangan tergodai (Ef 5:9-12)

®  Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih: peramah dan kata-kata kita biarlah membawa berkat (Luk 4:22; Pkh 10:12)

¯  Jangan hambar: biarlah ia menarik hati dan melucukan, namun membangunkan orang dan membawa damai sesama manusia (Mrk 9:50)

[3]   Layani Tuhan Dengan Setia (7-18)

i. Tikhikus (7-8), saudara kita yang kekasih: mempunyai pertalian dan sentimen rohani (Mrk 3:34-35)

¬  Seorang hamba yang setia, kawan pelayan, juga seorang ahli pekerja dalam gereja (pembantu); bekerja atas utusan jemaat (Kis 20:4; I Kor 16:1, 4; Tit 3:12; II Tim 4:9, 12)

Kawan pelayan di dalam Tuhan: orang yang diutuskan Tuhan (I Ptr 4:10).

®    Melaporkan hal ihwal kami: keprihatinan dan persekutuan di dalam roh.

¯  Menghibur hatimu

ii. Onesimus (9)

¬    Seorang dari antaramu (Flm 10)

Akan memberitahukan kepadamu segala sesuatu yang terjadi di sini

iii. Hamba-hamba yang disunat (10-11)

¬  Aristarkhus: teman sepenjara Paulus; seorang anggota jemaat Tesalonika (Kis 20:4); menanggung derita bersama-sama Paulus (Kis 19:29; 27:2)

Markus: kemenakan Barnabas yang pernah mematah balik di tengah jalan dalam satu kali misi penginjilan (Kis 12:12, 25; 13:13), kemudian dididik dan dibimbing Paulus dan Barnabas (Kis 15:39; I Ptr 5:13), sehingga menjadi teman sekerja Paulus yang baik.

®    Yustus, yang disebut Yesus

¯     Kesamaan ketiga-tiga mereka:

a)  Menjadi teman sekerja Paulus untuk Kerajaan Allah: bekerja dengan mempertaruhkan nyawa demi kebenaran tatkala ditimpa penindasan dan ancaman kuasa barisan penentang bangsa Yahudi.

b)  Menjadi penghibur Paulus

iii. Epafras (12-13)

¬    Salam dari Epafras, seorang dari antaramu (Kol 1:7-8)

Hamba Kristus Yesus

®  Yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu: sikap keprihatinan (Luk 11:5-13)

a)  Supaya kamu berkeyakinan penuh dalam segala hal yang dikehendaki Allah: supaya jangan disesatkan oleh ajaran-ajaran sesat

b)  Supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa: tidak menyia-nyiakan kasih karunia dan firman Allah (Ibr 2:3; 3:7)

¯   Yang sangat bersusah-payah untuk semua orang

a)  Untuk kami dan untuk mereka yang di Laodikia dan Hierapolis.

b)  Aku dapat memberi kesaksian tentang dia.

iv. Lukas (14), teman sekerja baik Paulus, menanggung derita bersama-sama Paulus dan selalu melayani di sisi Paulus (Kis 16:10; II Tim 4:11); seorang tabib.

v. Demas (14), pernah menjadi seorang teman sekerja Paulus; kemudian meninggalkannya kerana mencintai dunia (Flm 24; II Tim 4:10)

Δ  Mengikuti Tuhan haruslah berazam kuat, sekali-kali jangan lepaskan di pertengahan jalan (Luk 14:25-33)

vi. Sampaikan salam kepada saudara-saudara di Laodikia; juga kepada Nimfa dan jemaat yang ada di rumahnya (15)

Δ  Rumah adalah pangkalan permulaan perkembangan gereja (Rm 16:5; I Kor 16:19)

vi. Surat kitab ini dibaca bergilir-gilir sesama jemaat (16): pengembalaan Paulus melampaui ruangan, seorang pendeta teladan (Kol 2:5).

¬   Dan bilamana surat ini telah dibacakan di antara kamu, usahakanlah supaya dibacakan juga di jemaat Laodikia.

Dan supaya surat yang untuk Laodikia dibacakan juga kepada kamu.

vii. Sampaikanlah kepada Arkhipus (17)

¬    Perhatikanlah (II Tim 4:5; I Tim 4:16)

Supaya pelayanan yang kau terima dalam Tuhan kaujalankan sepenuhnya: suatu pelayanan yang mulia, bukan sendiri rebutkan (Ibr 5:4-5)

viii. Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri: supaya jangan ada orang yang memalsukannya, menunjukkan juga betapa penting surat ini.

¬    Ingatlah akan belengguku: tidak takut menderita demi kasih akan Tuhan dan demi kasih akan kebenaran (II Tim 1:8; Flp 1:12-13)

Kasih karunia menyertai kamu: hidup dalam kasih karunia Tuhan, umpama ikan di dalam air, pasti terlindungkan.

Kitab Kolose Fasal 3
| | |

Kitab Kolose Fasal 3

Kolose Fasal Tiga Kristus Adalah Hidup Kita

[Lin Yung Jih]

[1]   Benar-Benar Dibangkitkan Bersama Kristus (1-4)

i. Carilah perkara yang di atas (1-2)

¬    Kamu dibangkitkan bersama Kristus: menunjukkan kehidupan beroleh perubahan, menyusul itu akan beroleh juga konsep kehidupan yang baru (Kol 2:12; Gal 2:19)

Carilah perkara yang di atas:

a)       Setiap yang mempunyai pengalaman bersatu di dalam roh dengan Tuhan haruslah mencari perkara yang di atas (Ef 2:6)

b)       Perkara yang di atas ialah perkara yang tidak binasa (Yoh 6:27)

Di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah:

a)       ‘Duduk’ menggunakan kata kerja kini, menunjukkan Dia benar-benar duduk di sebelah kanan Allah (Ef 1:20-23), satu-satunya bukti jelas ialah penerusan gereja sehingga ke hari ini

b)       ‘Di sebelah kanan’ menunjukkan kekuasaan dan  pemerintahan (Kis 5:30-31; Mrk 10:37; Kis 2:34)

c)       Kalimat ini menyatakan bahawa Kristus adalah Imam Besar yang kekal, tidak henti-henti membela dan menyelamatkan manusia (Ibr 1:3; 7:25; 8:1; Rm 8:34)

¯     Tidak memikirkan perkara yang di bumi:

a)       ‘Memikirkan’: kata kerja kini menunjukkan senantiasa mengingat-ingat, sangat mengutamakan

b)       ‘Perkara yang di bumi’: segala yang diperlukan dalam kehidupan di bumi, tetapi ia mengutamakan hal-hal di bumi lebih daripada yang di Sorga; senang menjatuhkan diri dalam dosa lalu binasa (Mat 6:34; Flp 3:19)

ii. Sebab hidupmu tersembunyi di dalam Allah (3)

¬    Sebab kamu telah mati: maksudnya hidup yang lama telah mati (Rm 6:10-11)

Hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah: kita mempunyai hidup kebangkitan Kristus, bahkan merasai Kristus hidup di dalam diri kita, juga mengetahui hidup kita tertakluk di dalam tangan Tuhan (Gal 2:20)

iii. Menyatakan diri dalam kemuliaan (4)

¬    Kristus ialah hidup kita

a)       Kristus ialah sumber hidup (Yoh 1:14; 6:33; I Yoh 5:12)

b)       Kristus hidup di dalam kita, setiap yang menjujung besar Kristus beroleh hidup (Flp 1:21; Gal 2:20)

Kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Kristus: hari ini memuliakan Kristus, hari kemudian berkongsi dan menikmati kemuliaan Kristus, maka hidup tidak lagi tersembunyi (I Yoh 3:2)

®    Menyatakan di dalam kemuliaan: kehidupan akan berubah, tubuh menjadi tubuh rohaniah

[2]   Tanggalkan Yang Lama, Perbaharui Diri Belajar Menjadi Sama Seperti Tuhan (5-11)

i. Matikan diri yang lama (5-9)

¬    Matikan keinginan nafsu manusia lama (5-7)

a)       Maksudnya ialah mematikan dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi (5): ajaran-ajaran sesat membawa seseorang menguasi diri dari segi lahiriah; tetapi yang ditekankan dalam Kitab Suci ialah pembaharuan hidup. Justeru itu, ‘matikan dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi’ bermaskud kita bertekad untuk bersandar kepada kuasa Roh Kudus agar diriku yang lama itu (kehidupan lama) tidak lagi dinampakkan.

Δ        Percabulan: hubungan tidak normal antara lelaki dan perempuan sebelum berkahwin (Mat 5:21, 27)

Δ        Kenajisan: tidak bersih, perbuatan yang melanggar ketetapan semulajadi kemanusiaan, misalnya homoseks (Rm 1:24; II Kor 12:21; Gal 5:14)

Δ        Hawa nafsu: emosi-emosi yang ditunjukkan seseorang yang belum dilahirkan kembali

Δ        Nafsu jahat: nafsu-nafsu yang tidak senonoh, melanggar kehendak Tuhan demi memenuhi keinginan diri

Δ        Keserakahan: tamak, yang sama dengan penyembahan berhala, menganggap segala kebendaan lebih penting daripada Allah (Ef 4:19; 5:3, 5; I Tes 4:5, 6)

b)       Jangan jadi orang-orang durhaka (6); durhaka bermakna tidak taat kepada Tuhan

Δ        Seperti jangan mendatangkan murka Tuhan: menunjukkan akibat yang setimpal dengan dosa. Juga membuktikan keadilan Allah.

c)       Jadikan akibat dulu sebagai peringatan (7)

Δ        Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu:  kehidupan yang rosak dan binasa adalah kebiasaan lazim orang-orang Kolose. Namun bagi seseorang yang telah percaya kepada Tuhan ia sekali-kali tidak boleh berkompromi dalam hal demikian. Sebaliknya harus jadikan itu sebagai peringatan dan tidak dibenarkan menurunkan standard moral.

Matikan mentaliti manusia lama (8)

a)       Marah: dendam yang terpendam di dalam hati (Ef 4:26)

b)       Geram: muka yang diluahkan (Why 14:8)

c)       Kejahatan: hal-hal jahat yang amat membinasakan

®    Matikan pertuturan manusia lama (8-9)

a)       Fitnah: mereka-reka perkataan palsu semata-mata memburukkan nama baik seseorang.

b)       Kata-kata kotor: perkataan najis dan kotor.

c)       Mendustai: tidak jujur.

¯     Kerana kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya: menunjukkan kendiri yang lama telah mati bersama-sama Tuhan.

ii. Kenakan manusia baru (10-11)

¬    Sama seperti gambar rupa Tuhan yang menciptanya (10)

a)       Mengenakan manusia baru: mengenakan Kristus (Gal 3:27; Rm 13:14)

b)       Mempunyai gambar khalikNya: harus menampakkan gambar Tuhan Pencipta dalam kehidupan baru (Ef 4:23-24).

c)       Terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar:

Δ        ‘Diperbaharui’ kata kerja kini menunjukkan suatu yang dilakukan dari sehari ke sehari.

Δ        ‘Pengetahuan’: dengan sepenuhnya mengenali Tuhan (Kol 1:6, 9, 27).

Telah bersatu di dalam Tuhan (11)

a)       Tiada perbezaan kaum dan status

Δ        Orang Yunani atau orang Yahudi: menunjukkan perbezaan kaum dan kewargaan negara.

Δ        Orang bersunat atau orang tak bersunat: menunjukkan ketidaksamaan latar belakang ugama.

Δ        Orang Barbar atau orang Skit: menunjukkan orang bertamadun dengan tidak bertamadun.

Δ        Budak atau orang merdeka: menunjukkan ketidaksamaan status sosial

Δ     Di dalam Kristus tidak ada lagi perbezaan kaum, kebudayaan, maupun status, di mana setiap yang percaya telah diperbaharui oleh Tuhan menjadi manusia baru

b)       Kristus adalah semua

Δ     Segala sesuatu yang dicipta adalah kepunyaan Kristus. Kristus rela masuk ke dalam hati setiap yang dikuduskanNya, agar ia menjadi  milik  Kristus  (Rm 8:9)

[3]   Hidup Memancarkan Gambar Manusia Baru (12-17)

i. Motif (12)

¬    Kamu adalah orang-orang pilihan Allah:

a)      Oleh kasih karunia Allah, barulah seseorang mengenaliNya (Ul 7:6-8; I Kor 1:26-29; Yoh 15:16; Rm 9:11)

b)    Untuk memuliakan Tuhan, justeru itu kita harus tekun menyempurnakan rohani, baru di masa nanti layak menghadap hadirat Allah (Kej 12:3; Yoh 15:16; Ef 1:4)

Kamu adalah orang-orang yang dikuduskan dan dikasihi

a)       Kudus: berbeda dari orang-orang dunia (Kol 1:2)

b)       Dikasihi: sebab kita dipilih atas belas kasihan dan tindakan pihak Tuhan sendiri (Yud 1)

ii. Gambar rupa (13-15)

Kenakanlah:

a. Belas kasihan

b. Kemurahan

c. Kerendahan hati

d. Kelemah-lembutan

e. Kesabaran: hati yang bertahan dalam kesiksaan, tidak mendendam maupun membalas dendam (Luk 23:34)

f. Hati yang mengampuni: bersabar mengampuni segala hal atau terhadap seseorang yang tidak menyenangkan, sama seperti yang dilakukan Tuhan (Mat 18:21-22)

g. Hati yang mengasihi orang lain: berkenaan akhlak-akhlak yang dinyatakan di atas, ia hanya akan menjadi sempurna kalau adanya kasih (I Kor 13:1-8,13; 16:14; Ef 4:15; 5:2)

h. Damai sejahtera:

a)      ‘Damai sejahtera’: menunjukkan kedamaian dan keharmonian dengan orang-orang lain, tidak bersalah terhadap Tuhan, bahkan mengetahui secara dalam akan kehendak Tuhan tatkala jatuh dalam kesesakan (Yoh 14:27)

b)       ‘Memerintah’: sebagai standard penilaian

c)    ‘Telah dipanggil’menjadi satu tubuh: untuk membangunkan anggota-anggota yang sihat, yang diperlukan ialah perbuatan-perbuatan yang dilaksanakan berdasarkan hati yang aman sejahtera (Mat 5:9; 11:29; II Kor 5:17-18)

i. Hati yang bersyukur

a)     Sewaktu kerohanian menjadi matang, pasti ia bersyukur dalam segala hal (Ibr 12:28; I Tes 5:18)

b)     Dengan hati bersyukur, disusuli perbuatan membalas anugerah (I Kor 15:10); sama seperti yang akan dibentangkan dalam ayat-ayat berikut:

iii. Tujuan (16)

¬    Saling mengajar dan menegur:

a)       Dengan segala hikmat: berfikiran rasional dan cerdas, senang mengesani segala macam tipu muslihat (I Kor 14:29; I Tim 4:1-3; Ibr 2:1; Mat 13:19-28)

b)       Perkataan Kristus diam dengan segala kekayaan di antara kamu: menaruh perkataan Allah di dalam hati malah menerima sepenuhnya dengan hati yang taat, pasti menghasilkan buah yang baik (Yoh 15:7-8)

c)       Mengajar seorang akan yang lain: mengajar tentang prinsip-prinsip dan cara-cara kehidupan menurut kebenaran (Kis 20:20; I Tes 5:11).

d)       Menegur seorang akan yang lain: memperbaiki pertuturan dan perbuatan yang salah, sebaliknya mengarahkan ia ke jalan yang betul (II Tim 2:24-26; Ibr 12:7-8; II Tes 3:15; Ibr 3:13).

Menyanyi kepada Allah (16)

a)       Mengucap syukur di dalam hati: hanyalah mereka yang mengalami kasih karunia Allah baru tahu menyanyi mazmur memuji Tuhan sama seperti orang-orang yang dikaruniai akan menyanyi nyayian baru di masa kelak (Why 14:3)

b)       Dengan mazmur.

c)       Dengan puji-pujian: tidak semestinya diiringi dengan alat-alat muzik (Kis 16:25; Luk 1:67-79; 2:29-32).

d)       Dengan nyanyian rohani: nyanyian yang dinyanyikan atas gerakan Roh Kudus.

®    Mengucap syukur kepada Allah, Bapa kita (17)

a)       Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau  perbuatan,   lakukanlah  semua  itu  dalam  nama  Tuhan

Yesus: menunjukkan kehidupan umat kristian menjunjung besar Tuhan, bersandar kepada kekuasaan Tuhan dan hidup menurut kehendak Tuhan (Kis 2:37-38; Mat 18:19-20; Mrk 16:17)

[4]   Perilaku Kehidupan Yang Dibaharui (18-25)

i. Kehidupan bersama antara suami-isteri (18-19)

¬    Isteri tunduk kepada suami

a)       Tundaklah kepada suamimu: menurut urutan ciptaan, lelaki adalah kepala manakala perempuan ialah tubuh; justeru itu, haruslah tunduk demi memuliakan kepala (I Kor 11:3, 7; Ef 5:22-23)

b)       Ketundukan isteri: bukanlah bersifat seperti seorang hamba abdi, melainkan membantunya berdasarkan kebenaran (I Kor 9:19-21)

c)       Sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan: dasar standard kehidupan umat kristian ialah ajaran-ajaran Tuhan.

Suami harus mengasihi isteri

a)       Kasih adalah pengetahuan dan tanggugjawab yang wajip bagi seorang suami selaku kepala tubuh (I Ptr 3:7; Ef 5:22-23)

b)       Kasih juga suatu sikap menghormati, memandangkan isteri juga ditebus oleh darah mahal Tuhan (I Ptr 1:19)

c)       Janganlah berlaku kasar terhadap dia: fahami kelemahannya dan kasihi serta lindunginya (I Ptr 3:7)

ii. Kehidupan bersama antara bapa-anak (20-21)

¬    Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal

a)       Segala hal yang bersesuaian dengan kebenaran (Ef 6:1)

b)       Taatilah: menunjukkan ‘tunduk kepada’; ini juga perilaku percaya dengan yakin (Ams 23:22-25)

c)       Kerana itulah yang indah  di dalam Tuhan: disebabkan ibubapa adalah wakil Tuhan (Ams 23:19)

Hai bapa-bapa, janganlah sakiti anakmu

a)       Bapa-bapa: dimaksudkan kepada ibu bapa

b)       Janganlah sakiti anakmu: jangan mengajar mengikut emosi manusiawi, banyaklah bersandar kepada Tuhan (Ibr 12:9)

c)       Supaya jangan tawar hatinya: haruslah membawa mereka agar beriman dan menaruh harapan pada Kristus (Ef 6:4)

iii. Ajaran perihal hamba (22-25)

¬    Taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal (22): kewajipan    jemaat    bukanlah     menggubah     dengan     rekaan masyarakat  melainkan mengubah dengan membaiki kehidupan manusia. Kehidupan umat kristian yang telah diubah-baiki pasti secara spontannya akan mempengaruhi masyarakat ataupun tuannya yang di dunia (I Ptr 2:12, 18, 23)

Dengan tulus hati kerana takut akan Tuhan (22-23)

a)       Seimbangkan lahiriah dengan batiniah: bukan hanya menyenangkan hati manusia, melainkan takut akan Tuhan dengan tulus hati, perbuatan lahiriah seiras dengan batiniah memanifestasikan kesetiaan (Mat 23:25)

b)       Perbuat dengan segenap hati seperti untuk Tuhan

Δ        Perbuatlah dengan segenap hati: maksudnya bekerja dengan segenap hati dan segenap kekuatan (Mrk 12:30)

Δ        Bukan untuk manusia: kebanyakan tuan-tuan pada masa tersebut mengerjakan hamba-hamba mereka umpama lembu dan kuda, sama sekali tidak menghormati hak asasi seseorang. Ini menjadikan hamba-hamba tawar hati dan putus harapan

Δ        Perbuat dengan segenap hati seperti untuk Tuhan: Tuhan membawa pengharapan dan hidup kepada manusia. Oleh itu, jadikanlah sasaran memuliakan Tuhan sebagai objektif kerja kita.

®    Tuhan mempunyai pembalasan yang adil (24-25)

a)       Setiap yang menaruh hati melayani Tuhan:

Δ        Akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah: hamba-hamba sekali-kali tidak akan mendapat upah dari tuannya; tetapi di dalam Tuhan tetap menerima upah, yakni menjadi ahli-ahli pewaris Allah (Kol 1:12).

Δ        Layanilah Kristus: membuktikan Kristus adalah Tuan kita dan harus melayaniNya dengan sikap dan kesetiaan seorang hamba (Rm 6:18).

b)       Setiap yang berbuat kesalahan:

Δ        Akan menerima balasan jahat: biar tuan maupun hamba, setiap yang berbuat kesalahan harus menanggung kesalahannya dan dihukum.

c)       Tuhan tidak memandang orang: Tuhan sekali-kali tidak membalas mengikut rupa seseorang.

Kitab Kolose fasal 2
| | |

Kitab Kolose fasal 2

Kolose fasal Dua : Kristus Adalah Kekayaan Kita

[Lin Yung Jih]

[1]   Segala Hikmat Ada Di Dalam Kristus (1-5)

i. Paulus berjuang dengan segenap hati dan tenaga untuk memberitakan ‘Kristus adalah hikmat’

Δ Kerana aku mau, supaya kamu tahu – menunjukkan Paulus amat    menitik-beratkan hal-hal berikut (Rm 1:13; 11:25; I Kor 11:3)

¬ Sasaran pemberitaan (1)

a) Untuk kamu (jemaat Kolose)

b) Untuk mereka yang di Laodikia

c) Untuk semuanya yang belum mengenali aku pribadi: kemungkinan ditujukan kepada jemaat ‘Hierapolis’ (Kol 4:13)

­Sikap pemberitaan:  Betapa beratnya berjuang: menunjukkan usaha yang tidak henti-henti juga tabah, bukan hanya di dalam doa melainkan juga dalam kerja mengajar (Kol 1:29; 4:12)

®    Tujuan pemberitaan (2)

a) Supaya hati mereka terhibur: menunjukkan sewaktu menghadapi pengaruh ajaran-ajaran sesat haruslah berhati teguh terhadap kebenaran (Gal 1:8-9; Luk 16:25)

b) Supaya mereka bersatu dalam kasih: sewaktu menghadapi ajaran-ajaran sesat, hanyalah dengan adanya kasih akan kebenaran barulah dapat berdiri teguh dalam pendirian kita (II Yoh 6-11)

c) Sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian: mengerti secara akal budi akan kebenaran demi membangunkan iman, barulah dapat menikmati kekayaan jiwa dalam kehidupan harian (Yud 20-25)

d) Dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus: memahami sepenuhnya bahawa rencana penebusan Allah ternyata pada diri Kristus (Ef 1:4)

¯     Isi kandungan pemberitaan (3)

Δ Di dalam Dialah tersembunyi segala hikmat dan pengetahuan

a) Pengetahuan: kebenaran yang diterima

b) Hikmat: daya memahami makna-makna rohani kebenaran

c) Semuanya tersembunyi dalam Kristus: hikmat dan pengetahuan di dalam Kristus bukanlah sesuatu yang tak boleh diketahui, melainkan perlu dicungkil dengan sungguh-sungguh dengan bersandarkan Roh Kudus (Yoh 14:26)

ii. Paulus membela iman kepercayaan dengan segenap hati dan kekuatan (4-5)

¬ Supaya jangan ada yang diperdayakan:

a) Supaya jangan ada yang memperdayakan kamu: menunjukkan jangan tertipu oleh ajaran-ajaran sesat antara jemaat (Yud 4)

b) Memperdaya dengan kata-kata yang indah: mempergunakan hikmat dan pengetahuan duniawi sebagai slogannya untuk mengecohkan kebenaran (I Kor 1:21; 3:3-5)

­Supaya hidup menjadi tertib: kebenaran membolehkan kehidupan kepercayaan seseorang menjadi bersistem dan berdisiplin (Tit 2:2, 5, 6)

®  Meneguhkan iman: peneguhan iman tertakluk kepada pengenalan akan Kristus dan penerimaan kebenaran (Gal 1:11, 12)

¯ Prihatin Paulus melampaui masa dan ruang:

a) ‘Roh’ aku bersama-sama dengan kamu: menunjukkan persekutuan di dalam roh, sama-sama berkongsi kesukaan dan kedukaan di dalam roh (I Kor 5:3; Rm 12:15)

b) Panca indera jiwa haruslah luas dan berpandangan jauh, sudut penjuru kasih harus berkembang-luas, barulah kebenaran dapat disebar secara berleluasa (Rm 15:20)

[2]   Setiap Sifat Allah Ada Di Dalam Kristus (6-10)

i. Hiduplah di dalam Kristus (6-7)

¬ Terima Kristus sebagai Tuhan hidup kita: dalam kehidupan kita, kita taat kepada pimpinan Tuhan dengan penuh iman, barulah memanifestasikan Kristus (Gal 2:20)

­ Pertumbuhan akhlak rohani di dalam Kristus:

a) ‘Berakar’ kata kerja lampau: menunjukkan suatu yang sudah selesai, beroleh hidup oleh Kristus.

b) ‘Dibangun’ kaja kata kerja kini: menunjukkan terus-menerus membangun dan membesar.

c) ‘Bertambah teguh dalam iman’ kata kerja kini: menunjukkan pengukuhan dalam kebenaran.

d) Yang telah diajarkan kepada kamu: pertahankan iman kepercayaan yang semula.

® Hati berlimpah-lumpah dengan syukur: mengakui kasih karunia Tuhan, rendahkan diri; tidak tersandung semata-mata kerana merasa puas dan terlalu yakin akan sendiri (I Kor 4:6-7)

ii. Hati-hati supaya jangan disesatkan (8-9)

¬ Filsafat: maksud asalnya ialah mencintai hikmat dan kebenaran yang baik tetapi ia berkembang serta berdasarkan maksud manusiawi lalu melalaikan wahyu dan ilham Tuhan; pemikiran sedemikian selalu membelakangi Injil.

­ Yang kosong dan palsu: perkataan-perkataan yang digunakan untuk menggambarkan filsafat, di mana ia adalah kosong disebabkan tidak bersesuaian dengan ajaran Kristus melainkan lahir dari maksud manusia sendiri.

® Ajaran turun temurun: menunjukkan bahan-bahan yang tidak berasaskan kebenaran; ada sesetengahnya agak rahsia dan misteri, ada juga merupakan pengetahuan-pengetahuan am manusia (Mrk 7:8)

¯  Tidak menurut Kristus: senang terjerumus dan terperangkap oleh kuasa kegelapan.

iii. Harus kenalpasti bahawa Kristus memiliki kepenuhan Allah (9-10)

¬ Kepenuhan sifat ilahi Allah

a) ‘Kodrat ilahi’ dalam kitab Roma ditujukan kepada sifat kemuliaan dan kekuasaan Allah yang dapat dikenalpasti dari segala sesuatu yang diciptakan (Rm 1:20)

b) Sifat ‘keAllahan’ yang dimaksudnya dalam ayat suci ini ditujukan kepada personaliti Allah

c) ‘Seluruh kepenuhan’: mempunyai maksud ‘memenuhi, kaya, mencukupi’, keAllahan ditujukan kepada sifatNya; gabungan kekuasaan, kekuatan dan dan kemuliaanNya.

Berdiam secara jasmaniah: menunjukkan Kristus yang datang dalam rupa manusia adalah Allah (Yoh 1:14)

® Dialah Kepala semua pemerintah dan penguasa: sehinggakan pelbagai jenis kekuasaan alam rohaniah yang dipercayai oleh ajaran sesat, juga tertakluk di bawah kuasa Kristus (Kol 1:16)

¯  Dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia: menunjukkan setiap yang telah bersatu dengan Kristus telah beroleh kepenuhan Allah yang ada di dalam Kristus

a) Hikmat rohani (II Tim 3:14-15)

b) Akhlak rohani (II Tim 2:1)

c)  Kekuatan rohani (II Tim 1:8-10)

 

[3]   Segala Kekuasaan Ada Di dalam Kristus (11-23)

i. Sunat yang membaharui seseorang (11)

¬ Bersandar kepada sunat Kristus untuk penanggalan tubuh yang berdosa: maksudnya oleh kematian dan penumpahan darah Kristus, kehidupan lama seseorang dihapuskan (Kol 3:5)

­ Bukan dengan sunat yang dilakukan manusia

a) Sunat yang dilakukan manusia: merupakan tanda perbezaan kekudusan yang diminta oleh Allah (Kel 21:4)

b) Bukan dengan sunat yang dilakukan manusia: ditujukan kepada cara penebusan dosa untuk pembaharuan batin (Yer 4:4; Yeh 44:7; Rm 2:28; Flp 3:3)

ii. Agar manusia beroleh kehidupan baru (12-13)

¬  Dikuburkan bersama Tuhan: menunjukkan kendiri lama dengan segala keinginan jahat telah mati, dihapuskan (Rm 6:3-4)

­Bangkit bersama Tuhan: menunjukkan seseorang mengalami kekuatan kuasa Allah yang membangkitkan Kristus, juga sama-sama menikmati kepenuhan keAllahan di dalam Kristus (Rm 8:11)

® Oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati: pembaharuan nyawa rohani seseorang dari sehari ke sehari adalah tertakluk kepada kepercayaan bahawa kerja kuasa Allah yang telah membangkitkan Tuhan, juga akan melimpahi seseorang (Rm 4:17)

¯  Kehidupan dibaharui: menunjukkan pengalaman jemaat Kolose

a) Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh kerana tidak disunat secara lahiriah

Δ Pelanggaran: perbuatan dosa yang konkrit dan perbuatan-perbuatan yang melanggar kebenaran

Δ  Tidak disunat secara lahiriah: menunjukkan tidak ada bahagian dengan perjanjian dan janji-janji Allah

b) Hari ini kita telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, agar kita luput dari upah dosa dan kehidupan beroleh pembaharuan (Luk 7:40-43; 11:4; Mat 6:12)

iii. Agar manusia memperoleh hukum Taurat yang baru (14-19)

¬    Allah memerdekakan manusia dari hukum Taurat (14-15)

a) Ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita: manusia selalu tidak dapat hidup menurut hukum Taurat, malahan hukum-hukum tersebut menjadi dasar bukti menetap dosa (Rm 2:14-15)

b) Allah memakukannya pada kayu salib:

Δ Oleh kematian Kristus, Allah menghapuskan sama sekali dosa dan pelanggaran manusia (Rm 5:18-19)

Δ Oleh kematian Kristus, Allah memerdekakan setiap yang ada dalam Kristus supaya tidak ditetapkan doa oleh hukum (Rm 7:4-6)

c) Allah telah melucutkan pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa: Allah mengalahkan setiap kuasa yang menentang anugerah keselamatan

Δ Menjadikan mereka tontonan umum: setiap yang menentang Allah akan ditaklukkan sedemikian, malahan dilenyapkan kuasanya (Ibr 1:8, 13)

Δ Bermegah atas kayu salib: disebabkan anugerah keselamatan kayu salib ialah pengharapan manusia (I Kor 1:18-25)

­ Allah menjadikan Kristus menggenapkan hukum Taurat (16-17)

a) Manusia tidak perlu lagi memegang ketentuan-ketentuan hukum

Δ Tiada batasan mengenai makanan dan minuman atau hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat: setiap ketetapan dan peraturan dalam Perjanjian Lama bertujuan mengingatkan manusia akan kekudusan dan mendekat kepada Allah, namun juga senantiasa menyatakan kelemahan manusia yang hanya sekadar tahu, dan tidak berdaya melakukan. Kini anugerah keselamatan Tuhan telah memenuhi segala permintaan hukum Taurat (Mat 5:17)

Δ Janganlah kamu membiarkan orang menghukum kamu: kehidupan kita jangalah terkeluar dari apa yang dicatatkan dalam Alkitab (I Kor 4:6), muliakanlah Allah dan memanfaatkan manusia dalam segala hal (I Kor 10:23; Rm 14:1, 5)

b) Hukum Taurat hanyalah bayangan dari apa yang harus datang: hukum Taurat hanyalah simbol-simbol atau lambang-lambang wujud yang sebenar; misalnya domba hari raya Paskah dan roti tak beragi melambangkan kematian dan kekudsuan Kristus (I Kor 5:7)

c) Wujudnya ialah Kristus: Kristus ialah gambar wujud sebenar hal-hal indah yang akan datang, di mana Ia datang untuk menggenapkan ketentuan-ketentuan hukum Taurat (Ibr 9:10-11, 23-24)

®  Pegangilah hukum Taurat yang baru (18-19)

a) Janganlah kamu membiarkan kemenanganmu digagalkan (18): jangan sampai kehilangan upah pada saat-saat terakhir pengadilan (I Kor 9:24-25)

Δ Jangan pura-pura merendahkan diri: yang merendahkan diri tanpa berbuat menurut kebenaran adalah kejahatan bagi Tuhan (Yes 7:10-13)

Δ  Jangan beribadah kepada malaikat: ajaran-ajaran sesat menunjukkan manusia tidak dapat beribadah secara langsung kepada Allah, hanyalah menyembah malaikat, namun Alkitab melarang manusia menyembah kepada malaikat (Why 22:8-9).

Δ Jangan berkanjang kepada penglihatan-penglihatan: ‘berkanjang’ mempunyai maksud mengkaji secara mendalam ataupun meresap ke dalamnya. Ajaran-ajaran sesat senantiasa menyesatkan seseorang dengan dogma-dogma yang misteri dan membesar-besarkan pengalaman sendiri. Para pemercaya jangan sekali-kali tergoda olehnya (II Kor 8:21).

Δ Jangan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikiran-pikirannya yang duniawi: bermegah-megah atas pengetahuan dan pengalaman-pengalaman rohani yang cemerlang berdasarkan keinginan dan nafsu daging dan ia sekali-kali tidak membantu jiwa rohani (Rm 8:6-8)

b) Berpegang teguh kepada Kepala [hukum Taurat baru] (19)

Δ OlehNya seluruh tubuh ditunjang dan diikat menjadi satu (Ef 4:11-16; Yoh 15:5)

Δ Menerima pertumbuhan oleh Allah: membesar menurut permintaan perancangan Allah (Ef 2:10)

¯ Tolakkanlah hukum-hukum yang tak berguna (20-23)

a) Telah mati bersama-sama dengan Kristus (20-21): menunjukkan perbuatan dan pemikiran manusia lama telah dihapuskan.

Δ Telah bebas dari roh-roh dunia: ketetapan dan peraturan yang menyesatkan itu hanyalah menekankan cara-cara pegangan mengikut cara-cara manusiawi yang hanya menetapkan kebinasaan seseorang, haruslah tanggalkan ia (Gal 3:1-4)

Δ Mengapakah kamu masih menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia: seseorang yang beroleh kemerdekaan dalam Kristus, mengapa masih hidup seperti orang-orang duniawi sehingga dikuasai oleh pemikiran-pemikiran yang bodoh (Gal 5:1)

Δ Mengapa taat kepada ketetapan-ketetapan ‘jangan jamah ini’, ‘jangan kecap itu’ dan ‘jangan sentuh itu’: ketetapan-ketetapan yang negatif hanya untuk mengawal keinginan-keinginan bahkan melampau ketatnya, sebaliknya hal-hal yang penting pula dilalaikan (Mat 23:13-33)

b) Peraturan-peraturan tersebut sudah tak berguna (22)

Disebakan ianya diajar menurut perintah-perintah manusia: yang mengakibatkan hati manusia menjauhi Allah adalah tidak berguna (Yes 29:13)

c) Peraturan-peraturan tersebut tidak berkesan dalam penguasaan keinginan-keinginan (23)

Δ Sia-sia disebut berhikmat: manusia selalu beranggapan peraturan-peraturan tersebut adalah berhikmat, namun hakikatnya bukan demikian.

Δ Ibadah buatan sendiri: beribadah menurut  pemikiran dan cara sendiri adalah punca asas penyembahan berhala (Rm 1:21-23: Yoh 4:23)

Δ Seperti merendahkan diri: merendahkan diri menurut maksud keinginan sendiri dan bukan menurut kebenaran adalah tidak berguna

Δ Menyiksa diri: penguasaan keinginan-keinginan diri menurut hukum Taurat adalah kerana beranggapan tubuh daging adalah jahat; pemikiran yang salah ini hanyalah membawa akibat yang buruk (I Raj 18:28-29)

Kitab Kolose Fasal 1
| | |

Kitab Kolose Fasal 1

Kolose Fasal Satu : Kristus Adalah Pengharapan Kita

[Lin Yung Jih]

Prakata

i. Bagaimana mencegah kerosakan kepercayaan tatkala menghadapi angkatan yang sesat? Bahkan bertindak secara positif menghapuskan ajaran-ajaran.

ii. Sebelum Paulus menyampaikan ajaran-ajaran, dia memperkenalkan dahulu identiti sendiri (1:1)

¬ Oleh kehendak Allah:  memahami kehendak Allah adalah syarat terutama dalam pelayanan (Yoh 4:34); juga premis mencegah perubahan kepercayaan.

­Rasul Yesus Kristus:

a) Kristus Yesus

Δ Kristus: idenditi mulia dan hormat Mesias

Δ Yesus: menunjukkan sifat manusiawiNya yang rendah hati dan bakti penebusanNya

b) Rasul

Δ Identiti yang hormat mulia (Mat 10:1-4; Kis 13:2)

Δ Untuk memberitakan Injil Damai (I Kor 1:17; II Kor 5:20)

Δ Untuk membangunkan Kerajaan Allah (Ef 4:11-12)

®    Mengangkatkan generasi muda: menganggap Timotius sebagai saudara sendiri (Kis 16:1-3; Flp 2:14-23)

iii. Prihatin dan penghormatan Paulus terhadap jemaat (1:2)

¬  Saudara-saudara yang kudus  di Kolose: dibezakan oleh kekudusan [dari identiti yang kudus kepada kekudusan yang sempurna] (Yes 1:15; Yos 7:7-13; Kol 3:10)

­     Saudara-saudara yang percaya dalam Kristus:

a) ‘Yang percaya’ dan ‘yang setia’ dalam kata asalnya mempunyai maksud yang sama; menunjukkan sekali-kali tidak berubah pendirian dan azam pelayanan walapun dalam penderitaan (Kol 4:7-9)

b) ‘Saudara-saudara’ menunjukkan orang-orang kepunyaan Allah      yang berbeza dengan orang-orang yang memberitakan ajaran-      ajaran sesat pada waktu itu.

® Memberkati mereka agar dapat menikmati kasih karunia dan damai sejahtera: jangan lupa bersandar kepada kasih karunia Tuhan untuk menikmati damai sejahtera benar di dalam Roh (Kol 1:19-20)


[1]   Diketahui Dari Pada Pengalaman Pemercaya (1:1-8)

i. Kristus menjadikan kita bersyukur (3-5)

¬    Paulus mempunyai doa syafaat syukur:

a) Mengakui Allah adalah Bapa Tuhan Yesus Kristus:

Δ Kristus ialah Anak Kekasih Allah (Kol 1:14; Ibr 1:5-9)

Δ Kita turut menikmati kasih Allah, juga mempunyai kekuasaan rohani (Yoh 1:12).

Δ Kita adalah saudara-saudara bersama Tuhan kerana mempunyai Bapa yang sama (Ibr 2:11)

Δ ‘Tuhan’: menunjukkan Kristus mempunyai sifat ilahi dan kuasa mutlak Tuhan (Mat 28:18), haruslah kita menjunjung Dia sebagai Tuhan dalam kehidupan kita.

b) Selalu bersyukur dan berdoa untuk jemaat: disebabkan pemercaya tidak tercemar maupun ternoda oleh keadaan (Kol 2:5).

­Menjadikan kita beriman di dalam Kristus:

a) Berani menghadapi cabaran keadaan (Yud 3,4)

b) ‘Dalam Kristus Yesus’ menunjukkan Kristus ialah sumber iman kita (Kol 2:2)

®    Agar seseorang menunjukkan kasih sesama seiman

a) Merampas dan menyelamatkan mereka dari api (Yud 22,23)

b) Kasih yang lahir dari iman (Gal 5:6,13)

¯     Agar seseorang beroleh pengharapan kerana Injil

a) Kerana mendengar Injil (Rm 10:17)

b) Firman Kebenaran, iaitu Injil: menunjukkan kemurnian dan kesempurnaan mesej anugerah keselamatan (Gal 2: 5,14).

c) Yakin akan kebahagiaan di Syurga (Ef 1:3; Rm 8:23-24; Tit 2:13).

ii. Kristus membawa pertumbuhan (6-8)

¬    Injil memastikan perkembangan jemaat (6)

a) Perkembangan di antara kamu

Δ Kamu mendengarnya (Injil): kaji dengan teliti (Kis 17:11)

Δ Mengenal kasih karnuia Allah dengan sebenarnya: beroleh pengalaman kerana mengamalkan dan menurutinya, lantas menjadi kesaksian yang baik (Rm 1:8).

b) Injil berkembang di seluruh dunia:

Δ Berkembang di seluruh dunia: ditujukan kepada Empayar Roma; Injil adalah berbeza dengan ajaran-ajaran sesat sebab Injil adalah sejagat.

Δ Hasil: Injil mempunyai daya hidup (Rm 1:16), berbuah kalau di tanah yang baik (Mrk 4:8), bahkan menghasilkan buah yang baik (Mat 7:16-20)

Δ Berkembang: kehidupan tidak putus-putus dibaharui (II Kor 4:16-18); tak terhalangi (II Tim 2:9)

­ Injil memastikan pertumbuhan seseorang (7-8)

a) Mengambil contoh Epafras, kawan pelayan:

Δ Memahami kebenaran yang dipercayakan (Gal 2:20; Luk 17:7-10)

Δ Teman sekerja Paulus yang baik (Kol 4:12)

Δ  Teladan pemercaya (I Tim 4:12 Kol 4:12)

b) Epafras ialah pelayan Kristus yang setia: pengurus yang setia kepada rahsia Allah (I Kor 4:1-2)

c) Epafras bersaksi tentang kasih seiman: berkongsikan hasil kebaikan Injil (Rm 5:5) dan kasih yang lahir dari Roh Kudus, cukup mendorongkan kasih dan hati yang berdoa dengan penuh syukur (Gal 5:22)

Cara yang terbaik untuk memastikan pertumbuhan jiwa rohani dan kemajuan kerja suci ialah banyak membaca bahan-bahan rohani dan berkongsi kesaksian-kesaksian dengan orang lain.

[2]   Diketahui Dari Pertumbuhan Tahap Kerohanian (9-12)

Paulus berharap dengan sungguh-sungguh, dalam proses tumbersaran kerohanian, para pemercaya akan mengetahui secara benar bahawa Kristus adalah pengharapan kita.

i. Kristus membawakan hikmat (9-14)

¬    Mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna (9)

a) Paulus tidak henti-henti berdoa: doa yang lahir dari kasih yang sesungguhnya, sehingga Tuhan menggenapkannya (Luk 11:5-10).

b) Berharap pemercaya mempunyai hikmat rohani untuk mengetahui kehendak Tuhan: pengalaman yang subjektif ~ Allahlah yang membukakan mata hati seseorang (Ef 1:17; I Yoh 5:10; I Kor 2:4-5, 10-13).

c) Berharap pemercaya beroleh pengetahuan yang benar tentang Allah: pengalaman objektif ~ yang diperolehi daripada pembelajaran (Yoh 14:11; Yes 42:30; I Kor 1:23; Mzm 119:33-34).

d) Mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna: memahami kehendak Tuhan dalam kehidupan dan menjadikan itu sebagai panduan setiap tindakan (Ef 1:17-19; 2:10).

­Bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah (10)

a) Hidup layak di hadapan Tuhan:

Δ Tidak menyia-nyiakan kasih karnuia Tuhan (Ef 4:1; Luk 17:17-19)

Δ Bertumbuh di dalam segala hal (Ibr 6:4-8)

Δ Menjunjung besar Tuhan (Kol 3:17)

b) Berkenan kepadaNya dalam segala hal: perbuatan positif membalas kasih karunia.

Δ Selidiki kehendak Allah (Rm 12:1-2)

Δ Bertekad menjadikan diri berkenan kepada Tuhan (II Kor 5:9)

c) Memberi buah dalam segala pekerjaan baik: mengenali Allah dalam proses menghasilkan buah yang baik (II Ptr 1:5-7; Yak 3:17-18; III Yoh 11)

®    Memberikan pengharapan menerima warisan pusaka (11-14)

a) Mengecapi kekuatan kuasa kemuliaan Allah (11)

Δ Dikuatkan dengan segala kekuatan: melayani dengan besandarkan kekuatan yang dikaruniakan Allah (I Ptr 4:11-14; Flp 4:11-13)

Δ Bersukacita, tekun dan sabar dalam segala hal: Fitnahan umpama sebilah pedang yang menusuk, ia bertujuan menguji apakah kita emas campuran ataupun emas tulin murni.

Sukacita: tetap menaruh hati yang penuh syukur (Kis 5:41; Ibr 12:3)

Tekun: Kerana arah pengharapan yang tepat (Rm 5:3-5; I Ptr 2:12)

Sabar: Kerana hati yang empati (II Sam 16:11-12; I Kor 13:4)

b) Mendapat bahagian dengan orang-orang kudus:

Δ Bersyukur atas pemberian Bapa Syurga: peringati kasih karunia Bapa Syurga (Kol 1:11)

Δ Menikmati bahagian di dalam kerajaan terang: lakukan segala sesuatu secara terang-terangan (II Kor 8:21; Flp 2:14-16), beroleh bagian dengan orang-orang kudus.

c) Kerana Allah melakukan kerja penebusan (13-14)

Δ Melepaskan manusia dari kuasa kegelapan: terlepas dari tindasan dosa dan Iblis (Rm 1:21-32; I Yoh 2:11)

Δ Dipindahkan ke dalam Kerajaan AnakNya yang kekasih: berkongsi-nikmati kasih dan kekuasaan Allah, keadaan kehidupan beroleh perubahan (Kis 13:22)

Δ Menebuskan dosa dengan darah bernilai Anak Kekasih: supaya jangan didakwa Iblis (Rm 8:33; I Yoh 5:18-19)

ii. Kristus membawakan kedamaian (15-23)

¬    Anak Kekasih ialah Tuhan Pencipta (15-17)

a) Adalah gambar Allah yang tidak kelihatan (15a), Kristus memanifestasikan Allah (Yoh 1:14; 14:9), adalah gambar wujud Allah (Ibr 1:3; 2:6)

b) Yang sulung: lebih utama dari segala yang diciptakan (15b), adalah yang sulung dari semua manusia ciptaan baru, ‘yang pertama bangkit’ dari antara orang mati (Kol 1:18), adalah manusia ciptaan baru kali kedua yang penuh kemuliaan Allah (Ibr 12:23; Kel 4:22).

c) Di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu (16a): tertuju kepada teori-teori filsafat, menunjuk kepada mereka bahawa Tuhan bukanlah yang dicipatakan melainkan Dia sendiri jauh melampaui segala-sesuatu.

d) Segala sesuatu diciptakan untuk Dia (16b) demi kemuliaan Allah (Yes 43:7).

e) Segala sesuatu ada di dalam Dia (17), Ia menopangkan segala sesuatu dengan firmanNya (Ibr 1:3; Mzm 33:9; 103:19)

Anak Kekasih ialah Tuhan Penebus (18-23)

a) Ia adalah Kepala segala sesuatu (18): kerana Ia berkuasa di atas segala sesuatu, manusia harus menjunjung besar Tuhan

Δ Kerana Dialah Kepala tubuh, iaitu jemaat: segala sesuatu telah diletakkan di bawah kakiNya. Andaikata jemaat ingin berkuasa di atas segala sesuatu, haruslah mencontohiNya (Ef 1:22; Ibr 2:6-10)

Δ Ialah yang sulung: ‘Pada mulanya’ adalah sebab utama penciptaan (Yoh 1:1-2; Mrk 1:1), Ialah yang memulakan dan menyempurnakan penciptaan (Ibr 12:2)

Δ Sebab Ia bangkit dari maut: Ia adalah Tuhan Hidup yang mengalahkan maut (Mzm 2:7; Kis 13:33), agar setiap yang percaya kepadaNya akan beroleh pengharapan yang hidup (I Kor 15:12-21)

b) Seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia (19)

Δ Allah berkenan: menunjukkan Allah melaksanakan segala sesuatu menurut kehendakNya (Yes 53:10), menunjukkan Allah melakukan sesuatu mengikut rancangan

Δ Seluruh kepenuhan: menunjukkan hikmat, kekuasaan  dan sifat ilahi Allah adalah milik Kristus dan ini adalah sebagai membantah salah faham teori filsafat.

Δ Diam di dalam Anak Kekasih: menunjukkan di antara Kristus dengan Allah ada suatu hubungan yang intim dan erat, sama seperti hubungan Kristus dengan manusia (Ef 3:17-18)

c) Dia mendamaikan segala sesuatu dengan Allah (20)

Δ Menggenapkan pendamaian oleh penumpahan darah di kayu salib:

Penumpahan darah: permintaan Allah terhadap dosa (Ibr 9:22); berkuasa mengampuni dosa (I Ptr 2:24)

Mendamaikan sesama manusia: tidak lagi dikutuk (Kej 8:20-22; Rm 8:19-23); hasil pembenaran oleh iman (Rm 5:1)

Δ Segala sesuatu: menunjukkan segala sesuatu di langit dan bumi berdamai dengan Allah, bukan bermakna malaikat yang telah berbuat dosa boleh ditebus juga (Ibr 2:16; Rm 8:22), melainkan maksudnya ialah pada akhirnya alam semesta akan beroleh keharmonian yang sempurna (Flp 2:10-11)

iii. Hargailah Injil Damai Kristus

¬    Kenalpasti perbuatan-perbuatan dosa lampau (21)

a) ‘Hidup jauh’ dari Allah: menunjukkan kita bukan milik Allah, yakni orang-orang yang tanpa pengharapan (Yes 59:2; Ef 2:1, 11-13)

b) Yang bermusuhan dengan Allah: menunjukkan hati pemikiran bermusuhan dengan Allah, perbuatan penuh kejahatan (Ef 2:2-3; Yak 4:4)

­Hargailah kasih karunia hari ini (22)

a) Diperdamaikan dengan Allah: Oleh kematianNya, Kristus telah mendamaikan manusia dengan Allah (I Tim 2:5)

b) Menempatkan kamu kudus: menunjukkan kekudusan dari dalam lubuk hati sampai ke luar (Luk 1:37-40; Kol 3:5-6)

c) Tak bercela: dibersihkan darah bernilai Tuhan (I Yoh 1:8-9)

d) Tak bercacat: dibenarkan oleh Allah (Rm 8:33-34; Kol 1:9-14)

e) Menempatkan di hadapanNya: memahami akan kasih rahmat Tuhan lalu menghadap hadiratNya denga penuh keberanian (Ibr 4:14-16). ‘Menempatkan’ atau ‘menghadap hadirat’ menunjukkan seseorang didapati tidak berdosa, melainkan kudus, dan tidak bercela lalu dibawa menghadap hadirat Allah (Rm 12:1)

® Jangan sekali-kali meninggalkan pengharapan Injil (23)

a) Bertekun di dalam iman: terus-menerus membesar dan menjadi giat (Ibr 5:14; 6:3)

b)  Tetap teguh: jadikan Kristus sebagai batu dasar (I Ptr 2:6; Ef 2:20).

c)  Tidak bergoncang: bertahan melalui pengujian (I Ptr 5:7-11)

d) Jangan mau digeser dari pengharapan Injil (I Ptr 1:3-4)

e) Teladani Paulus yang menjadi pelayan Injil (I Kor 4:10, 14-16)

f)  Agar Injil dikabarkan di seluruh alam di bawah langit (Mat 28:19-20)

[3]   Boleh Diketahui Dari Frman Yang Sempurna (24-29)

i. Kristus adalah firman yang sempurna (24-27)

¬    Cukup untuk menggenapkan kekurangan jemaat (24-25)

a) Paulus ‘bersukacita’ tatkala menderita kerana jemaat:

Δ Demi bersyukur atas kasih karunia Allah (I Kor 15:9)

Δ Kerana sama-sama adalah anggota tubuh (I Kor 12:23-27).

Δ Demi memanifestasikan kebenaran (Mat 5:10-12)

Δ Demi memuliakan Kristus (Kis 5:41)

b) Demi menggenapkan apa yang kurang dalam penderitaan Kristus.

Δ Penderitaan jemaat ialah penderitaan Kristus (Kis 9:6)

Δ ‘Apa yang kurang’ pada penderitaan adalah kata majmuk yang menunjukkan segala yang kurang pada jemaat baik aspek kehidupan, kerohanian, pelayanan maupun yang lain-lain (Flp 4:11; 2:30; I Tes 3:10)

Δ Paulus menderita demi membangunkan jemaat (II Kor 7:5; 11:23-28)

Δ Sepanjang hayatnya, Paulus hidup demi Kristus dan jemaat (Flp 1:23, 24)

c) Paulus memberitakan Firman Allah dengan sepenuhnya

Δ Firman yang sepenuhnya ditujukan kepada Injil yang sempurna (Gal 1:8-9; Yud 3).

Δ Meneruskan dengan sepenuhnya (I Kor 2:1-5; II Kor 2:17; 4:2).

d) Paulus menggenapkan tugas yang diamanahkan Tuhan demi menggenapkan jemaat dan menyelesaikan rencana Allah (Ef 3:2; I Kor 4:1-2).

­Cukup untuk membawa pengharapan kepada hati manusia (26-27)

a) Firman ini telah dinyatakan kepada orang-orang kudus

Δ Ia adalah rahsia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan: menunjukkan Kristus adalah pengharapan kepada para pemercaya bangsa-bangsa asing, di mana rahsia ini tidak diketahui orang-orang benar dan para nabi zaman dulu (Mat 13:17)

Δ Betapa kaya kemuliaannya di antara bangsa-bangsa lain: menunjukkan kasih karunia Tuhan bukan hanya melimpahi bangsa Yahudi, tetapi melimpahi juga bangsa-bangsa lain (Yoh 14:14)

b) Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan: sewaktu kehidupan seorang pemercaya mengalami perubahan maka ia berpengharapan beroleh bahagian dalam kemuliaan di masa kelak.

ii. Kristus menyempurnakan seseorang (28-29)

¬    Dialah yang kami beritakan (28)

a) Dalam segala hikmat: menuntun seseorang mengenalpasti akan kesejatian Injil lalu rela menerimanya (I Kor 9:19-23).

b) Menasihati tiap-tiap orang: perbetulkan konsep-konsep yang salah (Tit 3:10; Ef 6:4; Kis 20:31).

c) Mengajari tiap-tiap orang: mendidik kebenaran secara sistematik.

d) Memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus: menunjukkan kematangan jiwa rohani yang membezakan antara yang baik dengan jahat (I Kor 2:6; Ef 4:13; Ibr 5:14).

­Itulah yang ‘diusahakan’ Paulus (29)

a) Bersandarkan ‘kuasa Tuhan’: usaha manusia memerlukan kekuatan kuasa Tuhan barulah segala terlaksana (I Kor 3:7).

b) Pergumulkan: umpama ahli sukan berusaha menjalani latihan dengan tabah, juga seperti tenaga Yakub sewaktu bergumul dengan utusan Allah (Kol 4:12; Kej 32:24-26).