[5] Orang Benar Akan Hidup Oleh Iman (Gal 3:1-18)
[5] Orang Benar Akan Hidup Oleh Iman (Gal 3:1-18)
Prakata
- Membela doktrin tentang dibenarkan kerana iman.
- Nasihat supaya belajar kebenaran: Banyak orang setelah percaya Tuhan masuk lagi ke dalam hukum Taurat sehingga menderita sengsara. Hal itu disebabkan mereka tidak menyelidiki Kitab Suci dengan sungguh-sungguh.
[1] Dibenarkan Kerana Iman Bukan Kerana Perbuatan (Gal 3:1-5)
Δ Dasar bukti pengalaman iman kepercayaan orang-orang Galatia.
i. Orang yang bodoh (1a).
- Bodoh: Orang yang tidak mau berfikir, tidak dapat mengecap kebaikan Injil.
- Kerana itu imannya sering terjerumus ke dalam iman rutin, tidak mengerti dengan benar erti dibenarkan kerana iman.
- Mudah tersesat oleh doktrin palsu (pemikiran yang salah) (Mat 13:13, 15; Yes 6:9-10).
Δ Manusia sering berbuat atau membedakan yang benar dan yang salah berdasarkan rupa luar.
ii. Fikirkanlah salib Kristus (1b).
- Disalibkan: Bentuk pasif yang telah dilakukan, menunjukkan peristiwa sejarah, mempunyai khasiat yang berlangsung terus-menerus.
- Dilukiskan dengan terang di depanmu: Nubuat Perjanjian Lama telah menyatakan hal ini (Rm 15:4; Ef 3:3).
ii. Fikirkanlah kerana apa menerima Roh Kudus? (2)
- Melakukan hukum Taurat?
- Percaya kepada pemberitaan Injil? (Rm 8:16-17)
- Menerima Roh Kudus adalah cara yang baik untuk mendapatkan jawabannya (Ef 1:13-14; Why 19:7-9)
iii. Telah mulai dengan Roh, apakah diakhiri di dalam daging? (3)
- Orang yang mendapat kasih karunia tidak lagi berada di dalam penjara dosa (Rm 8:9-11), sudah merdeka kerana percaya kepada Kristus.
- Kerana iman, dalam segala hal berdoa dan menghasilkan banyak buah Roh (I Tes 5:17-19; Gal 5:25, 18-22).
- Apakah mau mengakhirinya di dalam daging? (Za 4:6): Manusia? Sesungguhnya dicapai dengan mengandalkan usaha manusia? Sesungguhnya, di bawah kolong langit ini tiada seorangpun yang berbuat baik dan tidak berbuat dosa (Pkh 7:10).
iv. Apakah sia-sia menderita untuk Tuhan? (4)
- Menderita untuk Tuhan tidak akan sia-sia (I Kor 15:58; Mat 5:10-11; I Ptr 2:20-21).
- Kalau tidak menurut kehendak Allah akan menjadi sia-sia: Apabila kehendak manusia lebih tinggi daripada kehendak Allah (Mat 7:21; Rm 12:1-2), sukarlah masuk ke dalam Kerjaan Allah.
v. Mengapa Allah memberi kasih karunia (melakukan tanda mujizat) (15).
- Meneguhkan Injil yang diberitakan (Mrk 16:15-20).
- Menyatakan bukti kerasulan (II Kor 12:12).
- Membuktikan Roh Kudus masih bekerja di antara jemaat Galatia yang percaya Injil.
[2] Prinsip Dibenarkan Kerana Iman (Gal 3:6-14)
Δ Kitab Perjanjian Lama sebagai dasar.
i. Abraham dibenarkan (6-9).
- Dibenarkan kerana iman (6) (Kej 12; 15:6; 17:24-26).
- Tujuan sunat: Untuk menyatakan perjanjian Allah dan dikuduskan (Kej 17:10-24), sebagai perantara, bukan penyebab dibenarkan.
- Siapakah anak-anak Abraham (7): Mereka yang hidup dari iman.
- Olehmu segala bangsa akan diberkati (8-9): Menjanjikan bangsa bukan Yahudi akan diselamatkan kerana percaya ‘Engkau’ [Kristus] (Kej 12:3).
ii. Hukum Taurat mendatangkan kutuk (10-14).
Δ Menghancurkan semua harapan terhadap hukum Taurat (10-12).
- Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat (10) (Ul 27:6).
- Melakukannya dengan sempurna baru akan beroleh hidup (Im 18:5): Menyatakan bahwa orang benar dengan jelas mengetahui bahwa beroleh hidup hanya kerana percaya Kristus, bukan kerana melakukan hukum Taurat.
- Tiada orang yang hidup kerana melakukan hukum Taurat: Hukum Taurat mengutamakan perbuatan, tidak melihat iman.
- Bagaimana menyelamatkan mereka yang dikutuk di bawah hukum Taurat (13-14)
- Penebusan Kristus (13; Ul 21:23): Kristus menerima kutuk ganti kita.
- Manusia kerana iman (4)
- Terlepas dari kutuk: Berkat bagai Abraham dilimpahkan kepada bangsa bukan Yahudi melalui Yesus.
- Mendapat Roh Kudus yang dijanjikan: Juga kerana percaya Kristus.
[3] Berlakunya Janji Akan Dibenarkan (Gal 3:15-18)
- Janji berasal dari Allah, tiada seorangpun dapat menghapusnya (15; Kej 15:12)
- Mengadakan perjanjian dengan cara menumpahkan darah.
- Allah melawati daging-daging itu, Abraham tidak melawatinya, menunjukkan janji itu diadakan oleh inisiatif Allah.
- Menjanjikan keturunannya akan menjadi banyak seperti bintang-bintang di langit.
- Janji itu menunjuk kepada Kristus (16; Kol 1:16-19), hanya ‘Dia’ sebagai ahli waris segala janji.
- Hukum Taurat tidak dapat mengubah janji (17), janji sudah ada sebelum hukum Taurat.
- Menerima milik pusaka berdasarkan janji (18): Milik orang yang percaya Yesus.
Kata Penutup
- Hukum Taurat adalah firman Allah kepada Musa: “Kamu harus ……… kamu harus………” Janji adalah firman Allah kepada Abraham: “Aku akan …… Aku ……”.
- Janji berbicara tentang rencana, kasih karunia, inisiatif, dan Hukum Taurat berbicara tentang tanggung jawab, pekerjaan, kewajiban, perbuatan, dan ketaatan manusia.
- Janji menunjukkan kasih karunia dan iman. Hukum Taurat menunjukkan keadilan dan perbuatan baik.
Δ Hanya janji membuat orang diselamatkan.
