Views: 133
Bahagian 5: Semarakkan Keharuman Kristus
Nas Kitab: 2:12-17
[1] Berjerih Payah Firman Allah ~ Dari Troas ke Makedonia
i. “Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana” (12).
ii. “Tetapi hatiku tidak merasa tenang, kerana aku tidak menjumpai saudaraku Titus” (13a).
Δ Pada waktu tersebut, Paulus mengutus Titus untuk membawa surat yang tegas (yang ditulis dengan mencucurkan air mata) ke Korintus. Namun, Titus tidak balik-balik membawa kabar maklum balas lalu Paulus mulai merasa cemas kerana tidak mengetahui perkembangan keadaan di Korintus.
iii. “Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia” (13b).
Selepas itu, ia berjumpa dengan Titus di Makedonia yang membawa pulang kabar baik, Paulus merasa amat gembira dan bersyukur atas pimpinan Tuhan (13,14).
[2] Syukur Kepada Pimpinan Tuhan Yang Membawa Kemenangan Sehingga Menyebarkan Keharuman Kristus
i. Bermegah atas pimpinan Tuhan.
“Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana” (14).
Δ ‘Keharuman Kristus’ ~ di sini Paulus merujuk-gunakan keadaan seorang panglima Roma yang mendapat kemenangan. Panglima tersebut akan memimpin pasukannya berarak dan prajuritnya akan membawa wangi-wangian dan hemburkan, menghasilkan keharuman sebagai tanda kemenangan bahawa mereka pulang membawa orang-orang tawanan. Paulus menggunakan ini untuk mengumpamakan: ‘Allah, sebagai Panglima’ telah membawa kemenangan kepada para pemercaya, yakni oleh pengantaraan mereka, Injil diberitakan di setiap tempat, memperjuangkan pertandingan yang baik.
ii. “Menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana”.
Δ Setiap pemercaya, biarpun berada di mana, haruslah tinggalkan dan tunjukkan perbuatan baik atas pengenalan akan Kristus dan olehnya memberi kesaksian tentang Injil (Mat 5:13-16).
[3] Ada Dua Kegunaan Keharuman Itu
Δ Jadilah keharuman (bau yang harum) dalam kerja-kerja suci penginjilan; namun bau harum pada setiap orang, masing-masing ada kesan yang berlainan (2:15).
i. “Bagi orang yang diselamatkan…… ia adalah bau harum kehidupan” (16)
Δ Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang disorga (Mat 5:16).
Δ Di tengah-tengah angkatan ini, kamu bercahaya di antara mereka sambil berpegang pada firman kehidupan (Flp 2:14-16). Agar mereka yang menerimakan Injil akan berjuang mengarahkan diri kepada hidup kekal.
ii. “Di antara mereka yang binasa……. Ia adalah bau kematian yang mematikan” (16).
Δ Bagi orang-orang yang tidak percaya, ianya menjadi penghakiman, dan pasti akan dihukum (Mrk 16:16).
Δ Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataanKu, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan (Yoh 12:48). Seandainya tidak pernah mendengar firman, tentu tidak berdosa (Yoh 15:21,22).
[4] Bertekad Menyebarkan Keharuman Injil Kristus
i. Kuatkan hati, tabah bersandar kepada menyerah Tuhan ~ “Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?” (2:16b).
Δ “Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah” (3:5).
ii. Haruslah setia, tak tergodai oleh keuntungan diri ~ “Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah” (2:17a).
iii. Haruslah memberitakan Injil dengan hati yang takut akan Allah ~ “Sebaliknya dalam Kristus kamu berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapanNya” (2:17b).
Δ Syarat terutama bagi hamba-hamba Allah ialah jujur ikhlas; barulah demikian dapat kita bicarakan firman keselamatan yang dipercayakan kepada kita, yang kita terimakan dari Allah lalu membicarakan dengan setia seolah-olah berdiri “di hadirat Allah”.
