Views: 146

Prakata :

(1) Ada penderitaan dan penganiayaan dalam dunia.

(2) Hidup manusia ada kesusahan dan kegelisahan, sakit, tua, mati dan tidak selamat.

(3) Setiap manusia menginginkan damai sejahtera. Pepatah : Nilai perkataan damai sejahtera ini seperti mahal emasnya.

Asal usul tidak damai sejahtera.(Kej 3: 1) 

(I)  Tuhan memberikan manusia damai sejahtera, sukacita (Taman Firdaus). Kesejahteraan yang sempurna : tubuh jasmani, jiwa rohani dan kehidupan. (Kej 2)

(II) Kemudian, kehilangan keamanan. (Kej 3: 1)

(i) Pencobaan Syaitan. (penggodaan si Ular)

(ii) Manusia jatuh ke dalam dosa.(makan buah larangan)

(iii) Manusia jauh daripada Tuhan.(menyembunyikan diri terhadap Tuhan)

(iv) Semua orang di dalam Adam : (Rm 5: 12-14)

(a) Berada di bawah kuasa si Jahat. (1Yoh 5: 19)

(b) Telah berbuat dosa. (Rm 3: 23)

(c) Jauh daripada Tuhan.(Efs 2: 13)

Bagaimanakah mencari damai sejahtera? 

(I) Menganut ke dalam Kristus. (Yoh 16 : 33; 14: 27)

(II) Giat mendekat kepada Tuhan. (Yak 4: 7-8)

(III) Terpisah dari dosa. (Ada dosa, ada hukuman)

(IV) Berwaspada dan berjaga-jagalah. (Yang tidak sejahtera berasal Syaitan)

Kita harus menyelidiki diri jika tidak damai sejahtera. 

(I) Adakah kita telah meninggalkan Tuhan?( hati berjauhan dengan Tuhan) (Yoh 15 : 5-8; Ayb 22: 21)

(II) Adakah disebabkan Syaitan? (Syaitan menggangu, merosakkan) (Yoh 10: 10)

(III) Adakah kerana berbuat dosa? (Dan 4: 27)

(IV) Kehidupan jasmaniah di dunia, memang tidak mempunyai damai sejahtera. (Ayb 5: 6-7)

(V) Dengan itu, haruslah bersandar kepada Tuhan, jangan salah faham melainkan mata hati harus terang.

Kesimpulan : Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *