Bahagian 3  Apabila Engkau Berkata, Aku Mau  Mengangkat Raja Atasku
| | | |

Bahagian 3 Apabila Engkau Berkata, Aku Mau Mengangkat Raja Atasku

Nas Kitab: Ulangan fasal 17 ayat 14-20

Prakata:

……  dan telah mendudukinya dan diam di sana, kemudian engkau berkata: Aku mau mengangkat raja atasku, seperti segala bangsa yang di sekelilingku …… Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kauangkat atasmu (Ul 17:14-15)

I.       Empat larangan bagi raja (Ul 17:16-17)

1. Jangan memelihara banyak kuda (16)

Δ       Jangan berniat membangunkan kekuasaan untuk diri sendiri (rujuk: II Sam 15:1-6)

Δ       Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa (Mzm 33:16)

2. Jangan mengembalikan bangsa ke Mesir untuk mendapat banyak kuda (Ruj: II Sam 15:1-6)

Δ       Jangan kembali ke Mesir dan tercemar dengan adat jahat di situ (Ruj: Yer 42:13-17)

3. Jangan mempunyai banyak isteri (17)

Δ       Supaya jangan hati menyimpang menjadi jahat (I Raj 11:1-10)

Δ       Jangan berikan kekuatanmu kepada perempuan (Ams 31:3)

4. Jangan kumpul terlalu banyak emas dan perak (17)

Δ       Emas dan perak akan menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan (Yeh 7:19)

II.          Tiga keharusan raja (Ul 17:18-19)

1. Harus membuat salinan hukum untuk sendiri (18)

Δ       Harus ada di sampingnya (Ul 17:18)

Δ       Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaan di antara kamu (Kol 3:16)

2. Harus baca untuk seumur hidupnya (19)

Δ       Untuk belajar takut akan Tuhan (Ul 17:19)

Δ       Dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci (II Tim 3:15)

3. Memegang dan melakukan segala isi hukum (19)

Δ       Peringatan-peringatanMu ajaib, itulah sebabnya jiwaku memegangnya. Bila tersingkap, firman-firmanMu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh (Mzm 119:129-130)

III.       Dua penghindaran raja (Ul 17:20)

  1. Jangan tinggi hati terhadap saudara-saudaranya
  2. Jangan menyimpang dari perintah itu ke kanan atau ke kiri

Δ       Setelah raja Uzia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada Allah (II Taw 26:16)

IV.       Kesimpulan

Δ       Agar lama ia memerintah, ia dan anak-anaknya di tengah-tengah orang Israel.