Raja Manasye
| | | |

Raja Manasye

Raja Manasye

[Lai Mou Qing]

Prakata: II Raj 20:21-21:18

[1]      Manasye: mempunyai maksud ‘membuat orang lupa’.

[2]     Anak Lelaki Hizkia (II Raj 20:21; 21:1)

[3]     Riwayat Hidup (II Raj 21:1; II Taw 33:1-11)

  1. Menjadi raja sewaktu berumur dua belas tahun
  2. Menjadi raja lima puluh lima tahun

 

[4]     Menjadi Raja Jahat (II Raj 21:2-16; II Taw 33:1-9)

  1. Melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (21:2)
  2. Melakukan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel (21:2b)
  3. Mendirikan mezbah-mezbah bagi segenap tentera langit di kedua pelataran rumah Tuhan (II Taw 33:5) dan mendirikan patung-patung berhala (II Taw 33:7)
  4. Melakukan ramal, telaah dan sihir; menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal (II Taw 36:6)
  5. Mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di Lebak Ben-Hinom (II Taw 33:6; II Raj 21:6)

[5]     Kesudahan

  1. Tidak mendengar amaran (II Taw 33:10)
  2. Mendatangkan panglima-panglima tentera raja Asyur untuk menyerang mereka (II Taw 33:11a)
  3. Menangkapnya dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel (II Taw 33:11b)

 

[6]     Bertobat

  1. Memohon dengan sungguh-sunguh kepada Tuhan (33:12)
  2. Merendahkan diri (33:12)
  3. Berdoa kepada Tuhan (33:13)
  4. Menjauhkan berhala-berhala (33:15)
  5. Menegakkan kembali mezbah-mezbah Tuhan (33:16, 3-5)
  6. Bersyukur (33:16b)

 

Penutup

Kepentingan bertobat dengan seikhlas-ikhlasnya

  1. Allah menyertai orang yang remuk dan rendah hati, memberikan kesejahteraan semula dan mengampuni segala dosanya (Yes 57:15-19)
  2. Orang-orang yang fasik tidak dapat tetap tenang (20,21)
  3. Bertobatlah dengan sesungguhnya (Mzm 51:11-14)

 

Raja Manasye Sebelum Bertobat
| | | |

Raja Manasye Sebelum Bertobat

Raja Manasye Sebelum Bertobat

[Lai Mou Qing]

Nas Kitab: II Taw 33:1-10

[1]      Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata Tuhan

  1. Menuruti perbuatan keji bangsa-bangsa lain (II Taw 33:2)
  2. Mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan ayahnya (II Taw 33:3a)
  3. Membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, sujud menyembah kepada segenap tentera langit dan beribadah kepadanya (II Taw 33:3b)
  4. Mendirikan mezbah-mezbah berhala di dalam rumah Tuhan (II Taw 33:4-5b)
  5. Mempersembahkan anak-anak sebagai korban dalam api, melakukan sihir dan menghubungi para pemanggil arwah (II Taw 33:6)
  6. Raja sendiri menyesatkan rakyat sehingga melakukan yang jahat (II Taw 33:9)
  7. Tidak menghiraukan peringatan amaran Tuhan (II Taw 33:10)

[2]      Akibat

  1. Allah membangkitkan raja Asyur menyerang mereka (II Taw 33:11a)
  2. Musuh menangkapnya dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel (II Taw 33:11b)

[3]     Kelebihan

  1. Ketahui akan kesalahan lalu bertobat, dan berdoa kepada Tuhan mengakui dosa sendiri (II Taw 33:12-13)
  2. Setelah bertobat ia bertindak mendirikan semula tembok dan kota kubu (II Taw 33:14)
  3. Menempatkan panglima-panglima perang untuk memimpin pasukan tentera (II Taw 33:14b)
  4. Menjauhkan allah-allah asing dan berhala di dalam rumah Tuhan dan membuangnya ke luar kota (II Taw 33:15)

[4]     Pengajaran

  1. Jangan menyembah berhala (Kel 20:4)
  2. Jangan mempersembahkan anak-anak sebagai korban di dalam api (Im 20:2-4)
  3. Mesti bersyukur (II Taw 33:16b)
  4. Bertobat sewaktu ketahui akan kesalahan diri (Mzm 51:9)